
Lazarus berdiri membeku dia tidak menduga, bahwa batu sedimen yang dia beli seharga 1 Koin perak, berisi telur Legendary Beast.
"Nenek, Blossom takut... Apa yang terjadi pada kakek Urs." Blossom berkata.
"Blossom tenanglah, tidak akan terjadi sesuatu yang buruk pada Urs." Iris memeluk Blossom dengan erat seraya melindunginya dari Aura Claire, Duke Adrian dan Alyssa.
Nyonya Claire, Yang mulia Duke Adrian apa maksud semua ini?
"Kalian, pasti mengetahuinya, Urs mendapatkan telur Legendary Beast, apabila rumor ini menyebar, akan terjadi keributan besar dan paling buruk bisa terjadi perang antar Kerajaan." Duke Adrian Leandro berkata dengan dingin.
Kami tidak akan menyebarkan berita ini! Tolong ampuni nyawa kami!!
"Tenang saja, aku tidak akan membunuh kalian semua. Beruntung, kalian berada di Kasino Black Rose, jadi Claire dapat menghapus ingatan kalian." Duke Adrian Leandro menjawab.
Duke Adrian Leandro tahu apabila berita ini menyebar, akan terjadi keributan besar tentang seseorang yang mendapatkan telur Legendary Beast.
Atas Nama bulan merah, aku leluhur ke 7 Claire Aurelia Red Moon, meminjam kekuatan darah hapuskan ingatan mereka. Memory Erase.
Claire menggunakan Skill sihir Mind Control Rank S Job Mage Of Blood Illusion bintang 7. Semua orang terfokus pada mata merah darah Claire, saat mereka melihat mata merah darah Claire, mereka merasakan sedikit pusing dan kesadaran mereka perlahan hilang.
"Urs, cepat ambil telur Beast milikmu!! Ingat kamu tidak boleh memberitahu siapapun! Setelah keluar dari Kasino kita akan membicarakannya lagi." Duke Adrian Leandro berkata.
"Baik, Yang Mulia." Lazarus segera menyimpan telur itu ke Cincin Draupnir.
"Tapi--" Lazarus berpikir sejenak.
"Urs, apa yang kamu maksud?" Alyssa bertanya.
"Apakah ingatan tuan Felix sudah di hapus? Saat itu tuan Felix pingsan...Kalau kita melupakannya, akan ada masalah di masa depan."
Alyssa, Iris, Amarilis dan Duke Adrian saling memandang. Mereka, lupa tentang Tuan Felix yang pingsan. Tuan Felix adalah seorang ketua serikat pedagang yang mempunyai banyak relasi di seluruh dunia.
Tuan Felix yang sudah sadar dari pingsan mendengar semua itu, dan berlari ke arah Lazarus. "Tuan Urs, jangan hapus ingatanku! Saya akan menjadi budak anda tapi tolong jangan hapus ingatan saya! Ayo kita membuat kontrak budak sekarang.. Tapi tolong jangan hapus ingatan saya!!" Tuan Felix bersujud sambil meneteskan air mata.
"Urs, apakah kita harus membunuhnya? Claire hanya dapat menggunakan skill penghapus ingatan satu kali... Pada orang sebanyak ini." Alyssa menatap ke arah Tuan Felix dengan aura membunuh.
"Tuan Urs, saya lebih memilih mati! Daripada melupakan kenangan ini.. Saya dari dahulu saya tertarik dengan Beast, karena saat desa saya dihancurkan oleh Para Beast saya di tolong oleh Legendary Beast Vermilion Bird. Sejak saat itu saya berpetualang ke seluruh dunia dan melihat banyak Beast baru." Tuan Felix berkata.
Tuan Felix ternyata seseorang yang terobsesi dengan Beast.
'Master, lebih baik kamu mengampuninya, dan gunakan dia sebagai alat.'
"Baiklah, saya akan mengampuni anda, tetapi kamu harus menanda tangani segel budak!" Lazarus menjawab.
Yang Lazarus butuhkan adalah Informasi dan hubungan, Tuan Felix adalah seseorang yang cocok untuk itu semua, karena tuan Felix mempunyai serikat pedagang, meskipun, tidak terlalu besar.
"Baiklah tuan!"
Alyssa segera memberi Tuan Felix, kontrak budak untuk ditanda tangani, setelah itu Tuan Felix menandatanganinya dengan darahnya, kontrak budak akhirnya terbentuk. Sekarang Tuan Felix harus menuruti semua perintah Lazarus dan tidak mungkin berkhianat.
"Tuan, apa yang harus aku lakukan selanjutnya." Tuan Felix membungkuk.
"Bersikaplah seperti biasa, aku akan menemui kamu ketika membutuhkan sesuatu." Lazarus memberi perintah.
"Sesuai perintahmu, Tuan."
Sesaat kemudian Claire sudah menghapus ingatan semua orang, tentang telur Legendary Beast.
Apa yang terjadi padaku! Bukankah aku tadi melihat Tuan Urs mendapatkan 3 Jack Pot.
Aku tidak mengingat apapun, tunggu! Seorang pencuri masuk ke dalam Kasino dan ingin mencuri Material Tuan Urs. Nyonya Claire dan Duke Adrian Leandro segera menghentikannya.
Semua orang meminta berjabat tangan pada Lazarus dan Duke Adrian Leandro.
Claire pergi ke arah Iris dan Amarilis dengan ekspresi pucat, dia sudah kehilangan banyak energi mananya.
"Claire, beristirahat aku akan memberikan Permata Blood Tear ini kepadamu." Iris tersenyum.
"Crow, terima kasih." Claire tersenyum.
Alyssa menghampiri mereka.
"Claire, terima kasih.. Telah membantu Urs." Alyssa sedikit membungkuk.
"Fufufu, Alyssa, apakah kamu dapat memberikan cabang pohon Yggdrasil padaku? Sebagai rasa terima kasihmu." Claire sedikit tersenyum.
"Tapi.. Aku hanya mempunyai satu cabang pohon Yggdrasil, jika kamu sangat membutuhkannya, aku akan memberikannya." Alyssa menjawab.
"Alyssa, bukankah kamu menyimpan satu cabang pohon Yggdrasil itu, untuk mengingat rumah?" Iris bertanya.
Alyssa menggeleng ringan. "Urs, lebih berharga dari cabang pohon Yggdrasil, dan sepertinya aku sudah menemukan rumah untuk pulang." Alyssa melirik ke arah Urs yang sedang berbincang dengan Duke Adrian dan orang-orang.
Sesaat kemudian Lazarus dan Duke Adrian menghampiri mereka.
"Apa yang sedang kalian bicarakan?" Lazarus bertanya seraya melirik ke arah cabang pohon Yggdrasil di tangan Alyssa.
"Kakek... Nenek Alyssa ingin memberikan cabang pohon Yggdrasil miliknya yang berharga, kepada Nyonya Claire tapi Nyonya Claire menolaknya." Blossom berkata dengan polos.
"Apakah maksudmu cabang pohon Yggdrasil Rank Epik? Aku mempunyai Sembilan batang, berukuran 3-4 meter." Lazarus berkata.
Apaaaa!
Semua orang terkejut mendengar perkataan Lazarus.
Lazarus segera mengeluarkan cabang pohon Yggdrasil berukuran 3 meter. Apabila dilihat oleh orang biasa tidak dengan teliti batang pohon ini seperti batang pohon biasa, Namun, apabila dilihat menggunakan skill mata cabang pohon ini, mempunyai banyak Aura kehidupan dan lebih kuat dari besi. Selain itu cabang Pohon Yggdrasil juga merupakan konduktor mana terbaik bagi para penyihir.
"Urs, apakah kamu pernah pergi ke Benua Zephyra bagian selatan?" Alyssa bertanya.
"Aku sudah memberitahu kamu, aku sudah mengelilingi Benua Zephyra untuk mengawal para pedagang." Urs menjawab.
"Apakah kamu mencuri cabang pohon Yggdrasil? ." Alyssa bertanya dengan tatapan kosong.
"Tidak!! Seekor Naga yang sangat besar yang mencurinya, Batang pohon itu kebetulan jatuh di depanku." Lazarus menjawab.
Lazarus tidak berbohong, Black Dragon Melanthios yang mencurinya. Karena, suatu takdir batang pohon Yggdrasil secara tidak sengaja jatuh ke tangannya bersama semua harta Melanthios.
"Alyssa pria itu tidak berbohong! Aku sudah mengecek detak jantungnya." Claire berkata.
"Cepat berikan semua cabang pohon Yggdrasil padaku! Apabila para Elf mengetahuinya kamu akan diburu oleh mereka karena sudah mencuri batang pohon suci mereka!!" Alyssa berteriak.
Lazarus mengeluarkan semua cabang Pohon Yggdrasil dari cincin Draupnir. Alyssa segera memasukan cabang pohon Yggdrasil itu, ke dalam kantung penyimpanannya sambil tersenyum.
"Claire, ini sebagai bayaran untukmu." Alyssa memberi Claire cabang pohon Yggdrasil.
"Terima kasih dengan ini aku dapat membuat tongkat sihir... Apabila para Elf menanyakannya aku akan menjawab mendapatkannya dari kamu." Claire tersenyum.
"Urs, kamu sangat beruntung!! Apabila Elf lain mengetahui kamu mempunyai bagian Pohon Yggdrasil, kamu sekarang sudah menjadi mayat." Amarilis berkata dengan wajah pucat.
Fufufu
"Urs, tenang saja Elf lain sekarang tidak akan mengejar kamu.. Aku sudah mengamankan semuanya." Alyssa tersenyum percaya diri.
Sesaat kemudian Jack datang menghampiri Lazarus.
"Tuan Urs, saya telah memotong Permata Heart Of Ocean dan Permata Light Of Forest menjadi dua bagian." Jack tersenyum.
"Terima kasih, Tuan Jack." Lazarus tersenyum.
Hahaha
"Saya merasa sangat terhormat bisa melihat kelahiran Dewa Judi, dengan mata saya sendiri, saya yakin rumor akan segera menyebar." Jack berkata seraya sedikit membungkuk kemudian dia berpamitan pada semua orang.
Hari ini dan seterusnya akan menjadi hari yang sangat sibuk untuk Jack.
Lazarus memberikan setengah bagian Permata Heart Of Ocean pada Duke Adrian Leandro. Karena, Duke Adrian sudah banyak membantu Lazarus. Dia mengatakan untuk menetaskan telur Legendary Beast secara rahasia, dan setelah urusan Lazarus selesai, Lazarus harus kembali ke Kekaisaran Avalon.
"Terima kasih anak muda." Duke Adrian Leandro tersenyum.
Setelah itu Lazarus memberikan permata Light Of Forest pada Iris dan Alyssa.
"Terima kasih Urs." Alyssa dan Iris berkata bersamaan.
Lazarus dan yang lainnya kemudian berpamitan pada Nyonya Claire dan Duke Adrian Leandro. Dan pergi dari Kasino Black Rose.
"Claire, bagaimana menurutmu tentang pemuda itu?" Duke Adrian Leandro bertanya.
"Aku berpikir pemuda itu mempunyai statistik keberuntungan diatas lima, dan dilihat dari tatapan mata pemuda itu, dia mempunyai maksud tersembunyi." Claire menjawab.
"Sebenarnya saat aku melihat telur Legendary Beast, aku ingin membunuh pemuda itu, tetapi entah mengapa instingku mengatakan pemuda itu, akan membawa perubahan yang besar bagi Kekaisaran Lion Heart." Duke Adrian Leandro berkata.
"Iris dan Alyssa berada di sana, aku tidak yakin kamu dapat menghadapi mereka berdua. Untuk saat ini kita harus terus mengawasinya." Claire tersenyum.
"Urs The North, dia seperti pedang bermata dua, kita harus berhati-hati, dimasa depan dia dapat menjadi sekutu kita, atau malah sebaliknya dia bisa jadi musuh yang sangat mengerikan." Duke Adrian Leandro berkata.
"Saat aku pertama kali melihatnya, aku seperti melihat Lazarus. Meskipun, sifat mereka sangat berbeda, aku ingat pria kecil itu mencuri makanan di Kasino milikku." Clair merasa Nostalgia.
"Bajingan kecil itu! Dia mencuri semua material milikku, tapi aku merasa sangat bersalah, tidak membantunya waktu terlibat dalam konspirasi."
"Leandro, meskipun, aku berada di pihak kamu. Namun, musuhnya adalah Leontios dan Aslan, mereka berdua sangat kuat! Mereka menunggu waktu untuk memakan Lion Heart dan Regulus."
"Aku sangat mengkhawatirkan itu." Duke Adrian menghela nafas panjang.