LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 98. Menyelamatkan Semua Orang Yang Terjebak Di Hutan Emerald.



"Amethyst, apakah kamu pernah melihat manusia di kedalaman Hutan Emerald?" Lazarus bertanya.


"Master, aku melihatnya di dekat danau!. Bukan hanya manusia, tetapi Elf, Dwarf, Pallum, Beastman dan Dark Beastman terjebak di sana. Totalnya lebih dari 100 orang." Amethyst menjawab.


"Tunggu! Mereka membuat lubang untuk tempat berlindung! Bukankah berarti mereka terluka. Wilayah danau dikuasai oleh Legendary Beast Dark Golden Leopard muda. Mungkin, macan tutul itu tidak mempedulikan para ras Humanoid karena tidak mengancamnya." Lazarus berkata.


"Aummm.." Emerald mengaum.


"Master, sebaiknya kita tidak pergi ke wilayahnya. Dark Golden Leopard betina itu sangat kuat, pintar dan licik. Selain itu di Klan Leopard mereka berada di urutan teratas dalam hal kekuatan. Meskipun kita semua bekerja sama dengannya, tetapi kita hanya mempunyai kemungkinan menang 50%." Amethyst berkata.


"Hahaha. Kucing kecil apakah kamu melupakan kami?" Sebastian, Iris, Carissa dan Lilian mengeluarkan Aura ranah Legendary.


Amethyst menelan ludahnya sendiri. "Master, apabila salah satu temanmu ikut bertarung kita dapat mengalahkan macan tutul betina itu dengan mudah!"


"Serahkan macan tutul betina itu kepadaku dan Kyle. Kami berdua akan mengalahkan macan tutul betina itu. Master, kamu dan kelompokmu harus menyimpan sebanyak mungkin mana. Instingku merasakan aura puluhan Beast rank tinggi bergerak ke arah hutan Emerald." Zinovia berkata.


"Baiklah, Zinovia, Kyle aku akan menyerahkannya kepada kalian berdua."


"Golden Fang, Kai, Crimson, Amethyst, Emerald, Regulus, Sirius, Lime kalian harus membantu Zinovia dan Kyle apabila sesuatu yang buruk terjadi." Lazarus berbicara menggunakan kontrak jiwa.


"Sesuai perintahmu, Master." Golden Fang dan yang lainnya menjawab.


Hilda mendekati Regulus, kemudian mengusapkan kepalanya ke arah Regulus.


"Regulus, kamu sangat kuat! Apakah boleh aku berada di sampingmu?" Hilda berkata.


Amethyst melihat Regulus dengan mata haus darah. Adik kecilnya selama ini tidak pernah memperlakukannya seperti itu.


"Siscon, berhentilah melihat Regulus seperti itu. Kamu sudah kalah dari Regulus berarti Regulus lebih kuat dari kamu... sebagai seorang betina Hilda pasti akan tertarik pada pejantan yang kuat. Meskipun Regulus terlihat seperti singa telanjang, tetapi dia adalah singa jantan yang penuh kebanggaan." Golden Fang berkata.


"Auuuu..." Sirius melolong, dia bahagia musim semi sudah tiba untuk Regulus.


"Senior, aku mengerti... Akan tetapi, aku harus menguji Regulus dalam pertarungan satu lawan satu. Aku kalah karena Emerald membantunya." Amethyst menggeram.


Kelompok Lazarus menaiki Beast kontrak Lazarus dan Hilda untuk mempercepat perjalanan.


"Freya, apakah kamu sudah terbiasa menaiki punggung Hilda?" Lazarus yang menaiki punggung Regulus bersama Saint Iris bertanya.


"Urs, di North Sea aku sering menaiki punggung Beast Red Horse untuk berburu. Menurutku punggung Hilda lebih nyaman dari punggung Red Horse." Freya tersenyum.


"Hahaha. Urs, lihatlah aku!" Sebastian tertawa seraya berdiri di punggung Golden Fang yang terbang di langit, dia seperti sangat menikmatinya.


"Urs, kamu sangat beruntung karena mempunyai banyak Beast untuk ditunggangi." Carissa dan Lilian berkata seraya menaiki punggung Zinovia.


"Aku sungguh beruntung karena memiliki mereka semua." Lazarus menjawab.


Kelompok Lazarus sampai di tepi danau mereka melihat banyak sekali Beast sedang minum dan beristirahat di tepi danau. Meskipun, wilayah ini adalah sarang Legendary Beast Dark Golden Leopard, tetapi Beast itu hanya membunuh Beast yang beristirahat jika dia lapar.


"Aummm.." Suara auman terdengar dari jauh.


"Master, macan tutul betina itu sudah merasakan kehadiran kita." Zinovia berkata.


"Golden Fang, bersembunyi bersama yang lainnya dan sembunyikan aura kalian! Biarkan Zinovia dan Kyle yang melawan Beast itu. Amethyst ikut denganku dan tunjukkan tempat orang-orang bersembunyi." Lazarus memberi perintah.


"Baiklah, Master." Amethyst memandu kelompok Lazarus dan Celestial ke arah persembunyian orang-orang yang tidak jauh dari sana.


"Penyusup!"


Seekor Macan tutul dengan bulu hitam dan totol emas pergi ke arah Zinovia dan Kyle dengan wajah yang marah. Mata emasnya terus menatap tajam ke arah Zinovia dan Kyle


"Ancient White Tiger dan Blue Sky White Leopard? Apakah kalian ingin mengambil wilayahku?" Legendary Beast Dark Golden Leopard muda itu bertanya.


"Fufufu. Aku hanya ingin mengetahui seberapa kuat penguasa wilayah danau ini." Zinovia menjawab.


...****************...


Kelompok Lazarus sampai ke tempat yang ditunjukkan oleh Amethyst mereka hanya melihat tanah, semak-semak dan dedaunan jatuh di sekitar mereka dan tidak merasakan hawa kehadiran orang lain.


"Amethyst, apakah kamu melihat para manusia di sekitar sini?" Lazarus bertanya.


"Master, aku melihatnya di sini mereka berjumlah lebih dari 100 orang! Apakah mereka sudah meninggalkan tempat ini?" Amethyst bingung karena tidak melihat satu orang pun disini.


"Tidak! Mereka tidak dapat meninggalkan wilayah ini karena di perjalanan ada seekor Dark Golden Leopard dan Beast rank tinggi lainnya." Carissa berkata dan mendekat ke arah semak-semak saat Carissa menyingkirkan semak-semak itu dia menemukan sebuah lubang selebar tubuh manusia.


"Apakah ada orang di dalam? Kami adalah pasukan penyelamat.." Carissa sedikit berteriak.


"Nona! Masuklah, ke dalam lubang! Berhati-hatilah karena seekor Legendary Beast Two-headed Nightmare Black Crow berada di Hutan Emerald kami kehilangan banyak anggota karena Beast itu." Suara seorang kakek tua terdengar dari dalam lubang.


Lazarus dan yang lainnya memasuki lubang. Di dalam lubang mereka melihat lebih dari 100 orang ras Elf, Manusia, Dwarf, Pallum dan Beastman sedang beristirahat di dalam lubang tanah. Iris segera pergi ke arah orang yang terluka dan menggunakan Skill penyembuhannya.


"Penyelamat! Akhirnya kalian datang! Namaku Elder Dwarf Theodore, aku yang menciptakan lubang ini untuk berlindung semua orang." Seorang Dwarf yang penuh dengan luka dan lumpur ditubuhnya, kumis dan janggut panjang berwarna merah berkata.


Ketika Elder Dwarf Theodore melihat ke arah Iris, Carissa, Sebastian dan Lazarus dia sangat terkejut. Dia, kemudian memukul pipinya seolah-olah tidak percaya bahwa mereka berada di sini.


"Theodore!" Carissa dan yang lainnya berteriak.


"Hahaha. Sahabatku Lazarus sudah lama tidak bertemu." Theodore memeluk Lazarus.


"Theodore, dia adalah Urs bukan Lazarus." Iris berkata menggunakan telepati suara.


"Saint Iris, aku yakin pria ini adalah Lazarus meskipun rambutnya berwarna putih." Elder Dwarf Theodore menjawab.


"Lazarus, mempunyai suatu alasan untuk menyembunyikan identitasnya untuk saat ini kita harus berpura-pura tidak tahu. Sebelum dia mengakui identitasnya sendiri kepada kita." Iris menjawab dengan wajah sedikit sedih.


"Elder Theodore nama saya Urs The North. Bagaimana kalian bisa berada di sini?"


"Urs, awalnya aku menerima sinyal bahaya tentang Tuan Abercio dan Nona Alice yang hilang saat perjalanan pulang melewati Hutan Emerald. Aku bersama pasukanku mencari Tuan Abercio dan Nona Alice, tetapi di dalam perjalanan kami menemui Legendary Beast Ancient Giant Earth Worm dan melarikan diri jauh ke dalam hutan. Akan tetapi, di dalam Hutan Emerald sudah menjadi wilayah banyak Beast rank tinggi hampir setengah pasukan Dwarf yang aku bawa menjadi korban keganasan Two-headed Nightmare Black Crow. Terpaksa kami melarikan diri dan bertemu dengan para Petualang dan Beast Master yang bernasib sama. Aku rasa masih banyak petualang yang bersembunyi di Hutan Emerald." Elder Dwarf Theodore menceritakan apa yang terjadi.


"Tuan Sebastian, Nyonya Carissa dan Freya, kalian harus mengawasi Golden Fang dan yang lainnya. Aku, Lilian dan Saint Iris akan kembali ke Kerajaan Simfonia untuk membawa semua orang."


"Sesuai perintahmu, Sir."


"Celes, buat celah dimensi ke Ibukota Kerajaan Simfonia!'


"Baiklah, Master."


Celestial melompat dari bahu Lazarus, kemudian menggunakan Skill dimensinya dan celah dimensi tercipta dari ruang hampa di depan semua orang.


"Master, cepatlah masuk aku tidak dapat mempertahankan celah dimensi sebesar ini dalam waktu lama." Celestial berkata.


Elder Theodore dan semua orang memasuki celah dimensi dengan terburu-buru. Mereka lega dapat keluar dari Hutan Emerald.


*Tengah Ibukota Kerajaan Simfonia.


Para pasukan Kerajaan Simfonia, Guild Perjalanan Aquila dan Pasukan Dwarf yang dipimpin oleh Elder Dwarf Vulcan sedang bersiap-siap untuk pertempuran.


"Ratu Alicia, kami sudah mengevakuasi semua penduduk. Akan tetapi, masih banyak Petualang, Beast Master dan orang yang ada di dalam Hutan Emerald." Seorang Ksatria Dwarf memberi laporan kepada seorang Wanita High Elf berambut pirang panjang, mata berwarna hijau memakai armor ringan seraya membawa Long Sword.


"Apakah Syr sudah kembali dari dalam Hutan Emerald dan membawa laporan?"


"Alyssa dan Elder Vulcan, bagaimana dengan nasib Kerajaan Simfonia? Apakah Kerajaan ini akan hancur rata dengan tanah seperti wilayah Zander?" Alicia meneteskan air matanya.


"Hahaha, tenanglah! Urs The Cruel berada di sini! Aku yakin dia akan membawa sebuah keajaiban!" Elder Vulcan menjawab.


"Aku percaya kepada Urs, Iris, Sebastian dan Carissa mereka adalah sahabatku yang dapat di andalkan." Freya menjawab.


"Ratu Cordelia, aku sudah menghubungi ayah dan ketua Gavin nyaww.. Mereka sedang dalam perjalanan ke sini." Cathrine berkata.


Sesaat kemudian celah dimensi muncul di depan Ratu Alicia. Para Petualang, Beast Master dan Sisa pasukan Dwarf keluar dari celah dimensi itu.


"Apa yang terjadi?" Ratu Alicia bingung tentang apa yang terjadi di hadapannya.


"Saudara Tyron! Saudara Vulcan!" Elder Theodore berteriak seraya melambaikan tangan. Di sampingnya Iris, Lilian dan Carissa yang berjalan keluar dari celah dimensi dengan tenang.


"Semuanya obati yang terluka!" Ratu Alicia memberikan perintah kepada pasukannya.


Para Pasukan Kerajaan Simfonia segera pergi ke arah para Petualang, Beast Master dan sisa pasukan Dwarf yang terluka.


"Saudara Theodore, apa yang terjadi kepadamu?" Elder Vulcan bertanya.


Theodore mulai menceritakan apa yang terjadi di Hutan Emerald.


Elder Vulcan berjalan ke arah Lazarus kemudian berkata, "Saudara Urs, terima kasih sudah menyelamatkan saudara Theodore sekarang kamu akan menjadi teman para Dwarf." Elder Vulcan sedikit membungkuk.


"Elder Vulcan, aku adalah Saudara dari Elder Tyron. Sudah kewajibanku untuk membantu para Dwarf." Lazarus menjawab.


"Duke Urs, terima kasih karena sudah menyelamatkan orang-orang yang terjebak di Hutan Emerald." Ratu Alicia berkata.


Lazarus menatap wajah Ratu Alicia dengan dingin dan memerintahkan Iris dan Carissa untuk menahan Ratu Alicia.


Lilian dan Alyssa bingung dengan apa yang dilakukan oleh Lazarus tiba-tiba sedangkan semua pasukan Simfonia mengacungkan senjata mereka karena melihat Ratu Alicia diancam oleh kelompok Lazarus.


"Apabila, kalian menyerang kelompok Urs sedikit saja! Aku akan meratakan Kerajaan Simfonia!" Elder Vulcan mengeluarkan tekanan aura ranah Mythical.


Ratu Alicia, menyuruh pasukannya untuk tidak menyerang. Dia mengetahui Lazarus mempunyai alasan untuk melakukan semua ini.


Sebuah celah dimensi besar tercipta di hadapan para pasukan Kerajaan Simfonia dan pasukan Dwarf. Terlihat Duke Donovan, Tuan Iefan, Kaisar Cyril, Aland, Grace, Diana, Duchess Anya, Mantan Raja Arden, Bleddyn, Berdic, Dionysius, Rion, Elise, Kaisar Altair, Duke Adrian, Marquis Edgar dan pasukan besar Kerajaan Pendragon, Kekaisaran Lion Heart dan Kekaisaran Avalon keluar dari celah dimensi itu.


Sesaat kemudian celah dimensi yang ukurannya sama besar terbentuk tidak jauh dari sana. Dua pasukan dengan bendera Fire Phoenix dan Black Crow keluar dari celah dimensi itu. Mereka adalah pasukan Keluarga Bangsawan Duke Raven dan Duke Phoenix . Mereka sudah mendengar berita tentang Abercio dan Alice.


"Pasukan Kerajaan Simfonia gemetar karena melihat empat pasukan besar di hadapan mereka."


Seorang pria maskulin berambut jingga panjang dan seorang pria kekar berambut perak keabu-abuan pergi ke arah Ratu Alicia dan Lazarus.


"Apakah kamu Urs, terima kasih sudah menyelamatkan Abercio dan Alice." Pria kekar berambut perak keabu-abuan itu berkata


Duke Zaire Raven dan Duke Berlin Phoenix. Mereka adalah kedua Duke dari Kekaisaran Zephyra. Kekuatan Keluarga Mereka sama kuat dengan sebuah Kerajaan atau Kekaisaran.


"Aku hanya melakukan kewajibanku Duke Zaire." Lazarus berkata.


"Duke Urs, mengapa kamu mengancam Ratu Alicia?" Kaisar Cyril bertanya.


Lazarus tersenyum. "Apabila, aku adalah Demon Emperor Agathias. Aku akan langsung memenggal kepala Ratu Alicia karena tidak bisa mengurus Kerajaannya sendiri dan mengawasi pengikut dan anggota keluarganya!"


Semua pasukan Kerajaan Simfonia ingin mengeluarkan senjata mereka dan menyelamatkan Ratu Alicia. Namun, mereka dihentikan oleh Ratu Alicia.


"Duke Urs, apa yang kamu lakukan kepada adikku?" High Elf Cynderyn pemimpin Red Tower berjalan ke arah Lazarus.


"Nona Elise, Tuan Berdic, Nyonya Jane, Rion, Dion tahan Tuan Cynderyn."


"Sesuai perintahmu, Sir." Rion dan yang lainnya menahan Cynderyn.


"Ratu Alicia, apakah kamu mengetahui tentang seekor Legendary Beast dan tujuh Herbal Celestial Rainbow Fruit di Hutan Emerald? Apakah kamu tahu juga dengan Celestial Rainbow Fruit rank Mythical yang menarik Beast dari Pergunungan Helios, Hutan Wild Land, Hutan King dan Hutan Atlanta?" Lazarus bertanya.


"Apa maksudnya Celestial Rainbow Fruit rank Mythical yang dapat membuat Legendary Beast menembus ranah Mythical? Bagaimana mungkin dia menyimpan buah itu di Hutan Emerald! Apabila itu terjadi Gelombang Beast Skala besar 10 kali lipat lebih besar dari Gelombang Beast di Kerajaan Pendragon akan terjadi!" Wakil Ketua Leonardo berteriak.


"Aku tidak mengetahui tentang semua itu!" Ratu Alicia menjawab.


"Urs, Ratu Alicia berkata jujur." Lilian berkata seraya menggunakan Artefak Libra Earrings miliknya.


"Pertanyaan kedua apakah kamu mengetahui tentang Legendary Beast Forest Phoenix di tengah hutan Emerald?"


"Aku tidak mengetahuinya.."


"Ratu Alicia, berkata jujur." Lilian berkata.


Wajah Tuan Cynderyn menjadi sangat pucat ketika mendengar Legendary Beast Forest Phoenix. Dia seperti mengetahui tentang Legendary Beast Forest Phoenix itu.


"Tuan Cynderyn, apakah kamu mengetahui Legendary Beast Forest Phoenix di Hutan Emerald?" Lazarus bertanya.


"Aku tidak mengetahuinya."


"Tuan Cynderyn berbohong!"


Lazarus menyuruh Carissa dan Iris untuk melepaskan Ratu Alicia, kemudian berjalan ke arah tuan Cynderyn.


"Tuan Cynderyn, apakah kamu adalah pelakunya?" Lazarus bertanya.


"Aku bukan pelakunya." Cynderyn menjawab.


"Tuan Cynderyn, berkata jujur!" Lilian berkata.


"Apakah kamu mengetahui pelakunya?" Lazarus bertanya.


"Tidak!" Cynderyn menjawab.


"Tuan Cynderyn, berbohong!" Lilian berkata.


"Apakah Cordelia pelaku semua ini?" Lazarus bertanya.


"..."


"Apabila, kamu tidak menjawab berarti semua ini benar! Putri Cordelia adalah pelaku dari semua ini!" Lazarus berkata.


"Maafkan aku karena tidak dapat menjaga putriku." Cynderyn menunduk.


"Para Pasukan bawa Cordelia kemari!" Alicia berteriak menyuruh pasukannya membawa Cordelia.


"Ratu Alicia, Nona Cordelia tidak ada di sini dia pergi ke dalam Hutan Emerald bersama Komandan Syr." Seorang pengawal berkata.


"Semua pasukan evakuasi rakyat! Mundur lebih jauh dari ibukota Kerajaan Simfonia! Pergi sampai kota Kuil Nyx! Kerajaan Simfonia akan hancur karena Gelombang Beast satu hari lagi. Apabila para rakyat masih hidup kalian bisa membangun Kerajaan Simfonia kembali saat Gelombang Beast berakhir." Lazarus berteriak.


"Sesuai perintahmu, Sir!" Semua pasukan Kekaisaran Avalon, Kekaisaran Lion Heart dan Kerajaan Pendragon menjawab serempak.


"Siapa pria itu?" Ratu Alicia bergumam.


"Urs The North, Urs The Cruel, Duke Of Pendragon&Avalon, White Lion, Sahabat Para Dwarf dan God Of Gambling Urs, sudah mempunyai banyak julukan." Alyssa berkata.