LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 146. Intimidasi Lazarus.



Semua orang yang berada di pertemuan terkejut melihat Material Langka Atribut element es. Bahkan di Benua Utara Boreas hanya sedikit wilayah yang menghasilkan Material langka atribut es ini.


"Kucing Hitam! Apakah tujuanmu memisahkan wilayah Regulus dari Kekaisaran Lion Heart adalah mengambil semua tambang Material Langka sendirian!" Duke Gigas Leontios berteriak.


"Duke Lazarus, wilayah Regulus adalah bagian dari Kekaisaran Lion Heart! Begitupun dengan tambang Material dan sumber daya wilayah Regulus adalah milik Kekaisaran Lion Heart! Kamu tidak boleh memonopoli sumber daya alam itu karena semua itu adalah milik Kekaisaran Lion Heart!" Pierre berkata.


Lazarus tersenyum halus. Dia memikirkan berapa tebalnya wajah para Bangsawan ini. Ketika wilayah Regulus berada dalam krisis mereka tidak pernah membantu dan mendorong wilayah dan rakyat Regulus ke tepi jurang. Akan tetapi, saat mereka melihat kekayaan sumber daya wilayah Regulus. Mereka seakan-akan menginginkan bagian.


"Hahaha. Wilayah Regulus awalnya adalah wilayah tidak berpenghuni! Kalian memberikan wilayah Regulus kepadaku karena di mata kalian wilayah Regulus tidak berharga. Aku, Iris, Cleon dan yang lainnya bertarung dengan Beast setiap hari selama 3 tahun agar wilayah Regulus aman dan layak di tempati oleh orang-orang. Alasan sebenarnya kalian memberikan wilayah Regulus adalah agar aku dan pengikutku dapat menghalau Gelombang Beast di wilayah Utara Kekaisaran Lion Heart." Lazarus tertawa seraya melirik ke arah semua Bangsawan Lion Heart dengan tatapan tajam.


"Duke Lazarus, bukankah kamu harus bersyukur Kaisar Altair memberikanmu gelar Duke, saudarinya Saint Iris dan wilayah! Mengapa kamu mengkhianati Tuanmu yang telah berbelas kasih kepadamu! Seorang rakyat jelata yang tidak memahami artinya membalas Budi lebih buruk daripada seekor anjing yang menggigit tuannya." Athan Aslan menghina Lazarus di hadapan semua orang yang berada di ruang pertemuan.


Athan merasakan niat membunuh dari semua orang yang berada di sana. Iris dan Altair memandangnya dengan tatapan tajam seolah-olah seperti bilah pedang yang langsung menembus jantung Ethan. Ethan kesulitan bernafas, kemudian jatuh berlutut ke tanah.


Duke Elenio Aslan segera mengeluarkan auranya untuk melindungi putranya. Dia tahu Athan sudah melewati batas dan menyinggung seseorang yang tidak boleh dia dan wilayah Aslan singgung.


"Hahaha. Elenio, apakah kamu tidak mengajarkan putramu dengan baik? Apabila, Duke Lazarus dan Saint Iris tidak mengatakan kepada kami semua agar tidak ikut campur dalam urusan ini. Kepala putramu sekarang sudah akan jatuh ke tanah! Apakah kamu tidak melihat Duke Garfield Snow Mountain dan Count Hart Snowflake ingin sekali memenggal kepala putramu!" Mantan Raja Arden berteriak.


Semua orang terkejut, kemudian mereka melihat ke arah 2 orang pria berambut putih di samping Carissa.


Duke Elenio Aslan pergi ke depan Athan Aslan seraya mengeluarkan aura ranah Legendary untuk menghentikan aura intimidasi dan membunuh.


"Aku meminta maaf! Sebagai ayah Athan dan penguasa Aslan." Duke Aslan membungkuk.


Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart terkejut karena Duke Elenio Aslan yang seperti ombak lautan. Membungkuk kepada 3 Bangsawan Kekaisaran Boreas.


"Elenio, apabila anakmu mengatakan Lazarus adalah seorang rakyat jelata! Aslan akan menjadi musuh Kekaisaran Boreas!" Seorang pria tua kekar berambut putihpendek berwajah garang dengan kumis dan janggut jantan berwarna putih berkata dia adalah Duke Garfield Snow Mountain.


"Hahaha. Bajingan itu berani merendahkan anggota keluarga Kekaisaran Boreas! Garfield haruskah aku membunuhnya?" Seorang pria kurus berambut putih panjang tersenyum lebar seraya membawa Artefak tombak berwarna putih kebiruan di bahunya di adalah Count Hart Snowflake.


Semua orang terkejut mendengar perkataan Count Hart Snowflake. Mereka mengetahui Lazarus adalah seorang budak dan anak yatim piatu yang di selamatkan Iris di masa lalu.


"Kucing Hitam! Bukankah awalnya mempunyai rambut hitam? Mengapa rambutmu menjadi putih! Apakah kamu benar Duke Lazarus Regulus?" Duke Gigas Leontios berteriak.


"Ya, Duke Lazarus Regulus mempunyai rambut berwarna hitam! Aku berpikir dia orang yang mempunyai kemiripan dengan Duke Lazarus! Bukankah Mythical Beast Nine Headed Golden Lion itu di bentuk manusia sangat mirip dengan Kaisar Altair!" Semua Bangsawan Kekaisaran Lion Heart berkata.


Ruang pertemuan menjadi berisik. Bangsawan Kekaisaran Lion Heart tidak mungkin memberikan wilayah Regulus yang kaya akan sumber daya alam kepada Lazarus. Jika, wilayah Regulus menjadi zona netral mereka tidak mungkin dapat mengambil bagian dari kekayaan sumber daya alam wilayah Regulus.


"Diam!" Kyros Zephyra berteriak.


Semua orang yang mempunyai ranah di bawah Legendary menutup telinga mereka karena teriakan Kyros.


"Cih.. apakah kalian tidak belajar sejarah? Warna rambut dan warna mata adalah Skill garis keturunan! Rambut putih Lazarus adalah efek dari mengaktifkan Skill Garis Keturunan Bangsawan Utara Rank A atau diatasnya." Kyros berkata.


"Pangeran Kyros! Apabila Lazarus adalah keluarga Kekaisaran Boreas, mengapa dia tidak kembali ke Kekaisaran Boreas dan meninggalkan wilayah Regulus?" Pierre menjawab.


Lazarus berjalan ke arah Pierre, kemudian membisikan sesuatu ke telinganya.


"Maafkan aku! Duke Lazarus Regulus!" Pierre bersujud dengan wajah pucat.


Aura mana element api mengelilingi tubuh Lazarus. Perlahan rambutnya berubah warna menjadi hitam dan matanya berubah menjadi merah. Penampilan Lazarus sekarang terlihat seperti seseorang yang berasal dari keluarga Kekaisaran Golden Sun.


"Bagaimana mungkin! Duke Lazarus, juga mempunyai Skill Darah Bangsawan Timur! Tuan Putri Feng Xueyin apakah mengetahui bagaimana Duke Lazarus Regulus mendapatkan Skill Darah Bangsawan Timur?" Seorang pria tampan dengan bekas luka berbentuk huruf X di pipinya. Rambut hitam sepanjang pinggang dan mata merah berkata.


"Paman Feng Long, apakah kamu mengingat tentang bibi Feng Yin dan Pangeran Arka?" Feng Xueyin berkata seraya melirik ke arah Lazarus yang sedang berubah wujud.


Feng Long melebarkan matanya, kemudian melirik ke arah Lazarus dengan ekspresi pucat. Pewaris sebenarnya dari Kekaisaran Golden Sun sedang berada di hadapannya saat ini.


"Hahaha. Feng Long, aku tidak mengira setelah 200 tahun lebih kita mencarinya dia sekarang berada di sini." Seorang pria tampan berambut hitam pendek dan mata coklat berkata dia adalah Mu Yan.


Mata merah Lazarus perlahan berubah kembali menjadi biru sejernih kristal es. Lazarus sekarang bisa mengendalikan 2 Skill Garis Darah miliknya dan dapat berubah menjadi 3 bentuk


"Hahaha. Bajingan, apakah kamu mengira aku bukan Duke Lazarus Regulus!!" Lazarus tersenyum lebar.


"Bocah tercela! Apa yang kamu lakukan kepada putraku! Pierre sadarlah!" Duke Gigas Leontios berusaha membangunkan Pierre dari keterkejutannya.


"Tidak! Tidak! Aku tidak ingin wanita itu menemukanku! Bukan aku yang melepaskan Beast itu di Kekaisaran Lion Heart!" Pierre bergumam seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Pierre sekarang berusia 48 tahun 13 tahun lebih muda dari Larus. 31 tahun yang lalu saat dia berusia 17 tahun dia tidak sengaja melepaskan seekor Legendary Beast Royal Silver Griffin muda dari kandangnya yang sudah di beli oleh Duke Gigas Leontios dengan mahal.


Ketika Duke Gigas Leontios mengetahuinya dia sangat marah dan mengusir Pierre dari rumahnya. Pierre yang terluka akhirnya di selamatkan dan dibawa oleh seorang gadis yang sangat cantik pulang ke rumahnya. Akan tetapi, Pierre sangat terkejut bahwa wanita cantik yang dia nikahi adalah Gerarda Amazoness Ratu Kerajaan Amazones seseorang yang mempunyai kecantikan menyaingi Iris, Theresa dan Lilian.


Pierre kemudian kembali ke wilayah Leontios setelah itu dan tidak mengatakan apapun yang terjadi selama 3 tahun dia meninggalkan Kekaisaran Lion Heart. Dia terlihat sangat ketakutan terhadap wanita, tetapi karena pengobatan rutin yang di lakukan Pierre perlahan dia tidak takut lagi terhadap wanita.


"Selamat Duke Gigas Leontios, kamu sudah mempunyai seorang menantu yang sangat cantik! Apakah kamu mengetahui Ratu Kerajaan Amazones Gerarda adalah menantu wanitamu?" Lazarus tersenyum lebar.


"Apa!! Sejak kapan Gerarda menikah dengan Pierre. Aku tidak mengetahui dia menikah dengan seorang wanita cantik di Benua Barat! Tunggu saat aku bertemu dengan Gerarda dia sedang sibuk mencari suaminya yang melarikan diri." Kaisar Cyril berkata.


Semua pria di sana melirik ke arah Pierre dengan tajam terutama Athan yang sangat iri dengan keberuntungan Pierre dan Lazarus.


"Jangan sebut nama wanita itu!" Pierre berteriak.


"Ayah, apakah kamu mengetahui mengapa Pierre menjadi seperti itu?" Alastair bertanya seraya melirik ke arah Lazarus.


"Gerarda sangat terobsesi kepada Pierre. Bahkan dia selalu mengawasi Pierre kemanapun dia pergi. Apabila seorang wanita menggoda Pierre dia akan langsung menyayat wajah wanita itu. Apakah kalian ingin mendengar lanjutan kisahnya?"


"Duke Lazarus Regulus, lanjutkan ceritamu." Deviela berkata.


"Gerarda seperti seekor ibu Beast yang agresif yang menjaga anaknya saat bersama dengan Pierre. Meskipun dia tidak memukul atau mengurung Pierre, tetapi dia tidak mengizinkan Pierre keluar dari wilayah Kerajaan Amazones yang hanya ada wanita yang selalu menggodanya apabila ada kesempatan. Pierre selalu dipaksa Gerarda untuk membuat keturunan hingga akhirnya dia muak dan kurus kering. Hingga Akhirnya Gerarda hamil dan Pierre dengan putus asa melarikan diri dari Kerajaan Amazones, kemudian kembali ke Kekaisaran Lion Heart saat Gerarda melahirkan."


"Di bumi perilaku Gerarda disebut dengan Yandere," batin Lazarus.


Duke Gigas Leontios menghela nafas dalam. "Pierre, aku berpikir kamu tidak menyukai wanita sudah lama aku mengharapkan cucu ternyata aku sekarang sudah memiliki cucu."


"Ayah! Jangan biarkan Gerarda menemukanku! Apakah kamu mengerti setiap aku tidur Gerarda selalu terjaga dan memperhatikanku dengan tatapan binatang buas! Saat aku berburu Beast dia selalu mengikuti aku. Seakan-akan seorang Dewa Kematian selalu mengikuti aku. Bahkan ketika aku buang air kecil dan besar. Apakah kamu mengerti bagaimana di ikuti oleh seekor singa betina setiap hari?" Pierre menyentuh bahu ayahnya.


"Bajingan! Berhentilah menceritakannya kami juga merasakan kengerian kamu." Mantan Raja Arden dan semua pria di ruang pertemuan berkata.


"Hahaha. Kakek Tua, apabila kamu terus memojokanku aku akan memberitahu Gerarda bahwa Pierre berasal dari Keluarga Bangsawan Leontios." Lazarus tersenyum lebar.


"Jangan! Duke Lazarus tidak maksudku Tuan Lazarus! Aku tidak mempunyai tempat untuk bersembunyi dari Gerarda! Aku juga selalu mengirimkan uang, Artefak dan semua kebutuhan putriku. Akan tetapi, Gerarda selalu membalasnya dengan surat dan potongan jari orang yang aku suruh mengantarkannya! Gerarda adalah wanita yang tidak akan pernah melepaskan mangsanya bahkan sampai seumur hidupnya."


Iris menoleh ke arah Lazarus dengan mata merah rubynya. "Lazarus, bagaimana kamu mengetahuinya?"


"Hahaha. Aku pernah bertemu Pierre saat aku diculik oleh wanita Amazones untung saja aku berhasil keluar dari Kerajaan terkutuk itu dan mempertahankan kesucianku."


"Fufufu. Apakah pada saat itu kamu kembali ke penginapan dengan ekspresi pucat hanya memakai celana pendek dan kamu juga menghilangkan semua Artefak Armor dan senjatamu." Carissa terkekeh kecil.


"Aku hanya menyelamatkan kelompok wanita dari serangan Beast Liar!! Aku tidak mengetahui bahwa aku akan di bawa ke Ibukota Kerajaan Amazones dan para wanita kuat itu ingin menikah denganku. Aku menolak mereka semua dan aku bertemu dengan saudara kembar Gerarda, Geraldine Amazones. Aku berduel dengannya dan terluka parah, tetapi karena tubuhku sangat kuat aku dapat menang dan kabur dari Kerajaan Amazones."


"Ayah, bagaimana dengan kondisi Putri Geraldine saat ayah kalahkan?" Alastair bertanya.


"Hahaha. Geraldine, bersumpah untuk mengejar aku sampai ke lubang semut! Dia akan mencari ku dan menjadikan aku prianya aku pikir Geraldine mempunyai sifat yang sama dengan saudari kembarnya." Lazarus tertawa bangga.


"Bajingan, haruskah kita memberitahu dia?" Sean Griffin berkata menggunakan telepati suara seraya melirik ke arah Kaisar Cyril dan Raja Arden.


"Hahaha. Aku mengira suatu hal yang menarik akan terjadi saat pertemuan Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar di planet Antares lima hari lagi. Aku ingin mengetahui bagaimana jika Geraldine dan Urs bertemu pada saat itu." Mantan Raja Arden tersenyum lebar.


"Aku setuju dengan Arden." Kaisar Cyril menjawab.


Iris menyentuh dahinya seraya menatap kosong ker arah Lazarus. Bukankah Lazarus menjadi lebih pintar, tetapi ada sifatnya yang tetap sama dan tidak berubah.


"Altair, mari kita pergi ke luar untuk berduel kita selesaikan masalah ini menggunakan cara ksatria!"


"Lazarus, aku akan menerima tantangan mu!"