
"Tuan Urs, Sebastian, mengapa kalian tidak menaiki kereta bersama yang lainnya. Nyaww." Cathrine bertanya seraya menaiki seekor Demon Beast Green Lion jantan.
"Hahaha. Cathrine, aku dan Sebastian hanya ingin menaiki punggung Sirius dan Amethyst!" Lazarus tertawa canggung.
"Nona Cathrine, apakah kamu tidak melihat Amethyst sangat indah! Aku menganggapnya sebagai saudaraku sendiri sekarang." Sebastian mengusap surai Amethyst.
"Lord Amethyst dan Sirius sangat indah bahkan di tempat singgah banyak Beastman dan Dark Beastman jenis kucing, kucing besar, serigala dan anjing ingin menyentuh mereka. Nyaww." Cathrine menjawab.
"Sirius dan Amethyst sangat indah, tetapi menurutku Kyle dan Zinovia lebih indah."
"Tuan Urs, benar Nyaww.."
"Master, apakah senior Crimson sangat kuat?" Amethyst bertanya.
"Hahaha. Amethyst, Crimson lumayan kuat. Apakah kamu bertarung dengannya saat memandu Black Slaughter dan Eucalyptus untuk bertemu Kyle?" Lazarus bertanya.
Sirius dan Amethyst masih mengingat tentang Zinovia, Kai dan Golden Fang yang terluka parah akibat bertarung dengan Crimson. Padahal Zinovia dan Kai mempunyai ranah satu tingkat diatas Crimson.
"Master, kami ingin bertambah kuat seperti Crimson, apakah kamu mengetahui bagaimana caranya?" Sirius bertanya.
Lazarus menyentuh dagunya. "Crimson dapat menggunakan semua anggota tubuhnya dengan sangat baik, dia dapat melihat celah sekecil apapun dari lawannya. Bukan hanya itu, sejak bayi dia selalu mencambuk kan ekornya ke Artefak perisai ranah Unique di Cincin Draupnir. Dia juga selalu melatih kelenturan dan semua otot tubuhnya setiap hari tanpa pernah berhenti. Dia melatih semua Indranya terutama penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa dan peraba . Dia juga melatih mananya dan semua Skillnya, bahkan saat dia tidur dia tetap waspada. Apakah kalian pernah melihat seekor ular bergantung di dahan pohon dengan mulutnya?" Lazarus bertanya.
"Master, aku pernah melihat Crimson bergelantungan di atas pohon seraya menggigit dahan pohon!" Amethyst menjawab.
"Nama gerakan itu adalah pull up aku yang mengajarkannya kepada Crimson dan Ignis. Meskipun caranya berbeda karena mereka berbeda jenis." Lazarus berkata.
"Apakah Ignis dan Crimson bisa menjadi sekuat itu karena Master yang melatih mereka berdua?" Amethyst bertanya.
"Aku ingin mengajarkan mereka semua tentang bagaimana latihan seekor Beast. Perbedaan satu ranah memanglah perbedaan kekuatan yang besar, tetapi tidak jarang Epik Beast mengalahkan Legendary Beast dan Grand Demon Beast mengalahkan Epik Beast. Asterion, Golden Fang dan Kyle tidak ingin latihan mereka lebih mengandalkan insting bertarung mereka. Seperti halnya saat Golden Fang melawan Emerald sebenarnya dia bisa mengalahkan Emerald dengan cepat apabila, mempunyai teknik bertarung, kontrol mana, melihat celah lawan, insting, semua indra yang terlatih dan siasat seperti Crimson." Lazarus menjawab.
"Master, apakah kamu ingin melatih kami?" Sirius berkata.
Lazarus menyentuh dagunya dan menggeleng ringan. "Latihannya sangat berat terutama dalam mengontrol mana, mempertajam semua indra, mengatur emosi, siasat dan memperkuat semua bagian tubuh."
"Master, apa maksudmu mengontrol mana seperti ini." Celestial melompat ke bahu Lazarus, kemudian menggunakan skill element angin miliknya dia menciptakan sebuah bola angin kecil di mulutnya, kemudian bola itu membesar dan mengecil kembali.
"Celes, kamu hanya dapat mengontrol jumlah mana dalam Skillmu. Maksudnya mengontrol mana dalam sebuah pertarungan adalah menggunakan sedikit mana untuk menyerang musuh, tetapi sangat Efektif. Akan tetapi, kamu juga harus perlu mengetahui letak organ fatal musuhmu." Lazarus berkata.
Sirius dan Amethyst mengingat pertarungan Crimson dan Linwood. Meskipun Crimson kalah, tetapi dia bertarung dengan baik melawan Linwood. Bahkan Linwood mengakui Crimson sebagai lawan yang kuat.
"Senior Crimson, menggunakan debu untuk menghalangi penglihatan Linwood, menyerangnya menggunakan Skill element api ke arah sayap dan matanya terakhir dia menggunakan Skill Fire Poison untuk menyerang mata Linwood." Sirius berkata.
"Linwood, lebih kuat dari Crimson jadi Crimson menggunakan cara apapun untuk menang. Seperti seorang petarung pengalaman Crimson bertarung seperti seorang manusia bukan Beast. Beast lebih mengandalkan insting dan kekuatan mereka tanpa siasat saat mereka bertarung. Mereka tidak tidak menggunakan Skill mereka dengan efisien dan tidak dapat mengontrol mana mereka sehingga mereka cepat kehabisan mana sebelum mengalahkan lawan mereka. Apabila mereka melawan musuh yang pintar seperti Crimson dan Ignis. Mereka akan kalah. Seperti halnya kamu Sirius coba gunakan Skill element angin Wind Blade!" Lazarus berkata.
Sirius menciptakan 2 buah pisau dari angin.
"Bayangkan pisau itu menjadi lebih kecil, tetapi lebih tajam dan serang pohon itu."
Sirius menyerang sebuah pohon di depannya menciptakan dua buah bekas tebasan di batang pohon.
"Coba gunakan Skill Wind Blade biasa yang sering kamu lakukan."
Sirius menggunakan Skill Wind Blade yang biasa dia lakukan, kemudian menyerang batang pohon di atas bekas tebasan yang lain.
"Master, bukankah Skill Wind Blade yang biasa Sirius gunakan malah lebih kuat?" Amethyst bertanya.
Lazarus hanya tersenyum dan pergi bersama Sebastian, Cathrine dan Sirius ke arah pohon itu.
"Master, bagaimana mungkin!" Amethyst berteriak.
Terlihat bekas tebasan Wind Blade yang di ajarkan Lazarus sangat kecil, tetapi sangat dalam menembus batang pohon.
Berbeda dengan bekas tebasan yang digunakan oleh Sirius meskipun terlihat lebih lebar dan besar karna menggunakan lebih banyak energi mana, tetapi bekasnya sangat dangkal.
"Amethyst, menurutmu apakah Wind Blade yang aku ajarkan atau Wind Blade yang biasa Sirius gunakan yang akan dapat memberikan luka fatal kepada lawan?"
"Master, aku hanya menggunakan sedikit mana dalam menyerang, tetapi Skill yang kamu ajarkan lebih kuat!" Sirius berkata.
"Skill element mempunyai karakteristik masing-masing! Sebelum kalian latihan mengontrol mana kalian harus memahami karakter element kalian. Skill element utama di zaman kuno Angin, Api, Tanah, Air sedangkan Skill element Es, Kayu, Petir, Racun, Ruang, Waktu, Ilusi, Kegelapan, Cahaya, Darah, Minyak, Kristal, Pasir, Hangus, Badai, Debu, Ledakan, Kamuflase, tulang, kematian, kehidupan, gravitasi, lubang hitam, suara, jiwa, magnet, telekinesis adalah Skill element turunan dari empat Skill itu. Menurutku masih banyak skill baru yang akan tercipta seperti Skill White Fire rank unique milikku skill ini menggabungkan element api dan es yang berlawanan."
"Master, apa kamu tahu karakteristik element petir?" Amethyst bertanya.
"Amethyst element petir adalah salah satu element terkuat! element petir mempunyai daya hancur yang tinggi sama dengan element api. Element petir sangat kuat, ketika bertarung dengan element logam, air dan es. Akan tetapi sangat lemah apabila melawan element tanah dan angin. Amethyst kamu harus memperkuat otot, darah, daging dan organ dalam milikmu terlebih dahulu agar lebih kuat, aku akan melatihmu setelah tubuhmu sudah dapat menahan semuanya."
"Aku mengerti!" Amethyst menjawab saat dia bertarung melawan Linwood dia dikalahkan dengan mudah karena Linwood menggunakan Element angin dan kayu.
"Karakteristik element petir adalah kecepatan dan kekuatan yang seimbang. Apabila kamu melatih kecepatan, kelincahan dan Skill serangan element petir kamu akan menjadi Beast yang sulit untuk dikalahkan! Akan tetapi, kamu berbeda dengan Golden Fang yang mempunyai element logam mengakibatkan tubuhnya lebih kuat. Golden Fang juga mempunyai sayap untuk terbang. Jadi kamu harus melatih tubuhmu dengan keras sampai kamu bisa menahan dampak dari kecepatan kamu. Berbeda dengan manusia yang harus menggunakan senjata Beast sudah mempunyai senjata setelah dilahirkan kamu mempunyai penglihatan, pendengaran, penciuman, gigi serta empat cakar yang tajam. Akan tetapi, kamu tidak melatihnya dengan baik."
"Master, latih aku!" Amethyst berlutut.
"Master, aku juga ingin kamu melatihku." Sirius berkata.
"Aku akan melatih kalian berdua, tetapi latihannya akan sangat berat! Terutama dalam melatih organ dalam milik kalian! Kalian harus meminum berbagai jenis Potion, Herbal dan Racun." Lazarus tersenyum.
"Kami bersedia!"
"Ignis dan Crimson hampir mati saat berlatih. Bahkan Asterion, Golden Fang dan Kyle hanya menyelesaikan seperempat latihan organ dalam dan mempunyai ketahanan terhadap racun, serangan fatal dan Skill yang mengincar organ dalam seperti Frost Heart dan yang lainnya. Mereka berempat mempunyai skill imun terhadap racun yang tinggi bahkan organ dalam mereka sekeras daging mereka." Lazarus berkata menggunakan kontrak jiwa.
"Kita tidak akan mengecewakan Master. Meskipun kami harus mati!" Sirius dan Amethyst menjawab.
Lazarus sangat teliti dalam menjelaskan, jelas saja dia sudah mengetahui semua element di dunia ini. Selain 4 element asal dan beberapa element turunan. Akan tetapi, hanya element api, air, tanah, angin, es, petir, kayu, logam, cahaya, waktu, ruang dan kegelapan yang mempunyai raja roh. Element lainnya tidak mempunyai raja roh karena mereka adalah element turunan dari 12 elemen itu. 12 King Spirit adalah julukan mereka.
Lazarus melirik ke arah Sebastian. Dia melihat sudah banyak orang yang berada di sana. Yang terdiri dari Beast Master Guild Perjalanan Aquila, Iris, Carissa, Alyssa, Eira dan Lynelle juga beberapa penyihir.
"Urs, apakah kamu membaca buku kuno zaman kedua yang hilang? Kamu mengetahui banyak tentang element! Bahkan aku tidak mengetahuinya sebaik kamu. Aku merasakan akan segera menembus ranah Mythical apabila mendengar penjelasan kamu." Carissa tersenyum.
"Urs, aku harus mengakuimu! Element kristal, pasir, darah, tulang, ilusi adalah element turunan! Banyak sekali penyihir dan warrior berbakat yang terlahir dengan Skill itu, apakah kamu dapat mengajariku cara kerja dan kelemahannya?" Calvin bertanya.
"Urs, kamu sangat pintar! Aku mengakuimu!" Lilian berkata seraya membawa buku catatan kecil.
"Cih.. Bukan hanya Beast yang terbantu oleh penjelasan mu, tetapi manusia dan ras humanoid lebih terbantu dengan penjelasan. Aku kira kamu akan sekuat ayah apabila memilih Job Magician. Apakah kamu dapat menjelaskan tentang element air dan kayu?" Alyssa bertanya.
"..."
"Aku akan melatih kalian semua setelah urusanku di Kerajaan Terra selesai." Lazarus tersenyum.
"Auuuuu..."
Suara lolongan Beast jenis serigala terdengar dari kejauhan seorang anggota Guild Perjalanan Aquila berlari ke arah Cathrine.
"Nona Cathrine, seekor Legendary Beast Ancient Black Fire Hell Wolf/ Black Fire Fenrir dan Ice Fenrir muda bersama kawanan Beast jenis serigala. Menyerang karavan di bagian depan."
"Siapkan pasukan! Kita bertarung. Nyaww." Cathrine menjawab.