LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 261. Pergi Ke Hutan Carulean.



Lazarus sedang memanen Blue Salmon dan Ice Shrimp di danau di gerbang selatan bersama Alastair dan Icarus. Mereka menebarkan jaring bersama beberapa orang lain.


"Tarik!!" Lazarus berseru.


30 orang rakyat Regulus menarik jaring itu, kemudian banyak Ice Salmon dan Ice Shrimp yang terperangkap dalam jaring itu. Semua orang merasa sangat senang karena mereka mendapatkan panen yang berlimpah di panen pertama.


Seorang pria elf berkata. "Grand Duke, cara yang kamu ajarkan untuk memanen udang dan ikan sangat efektif!!"


"Gura, Ardi pilih udang dan ikan salmon yang besar untuk di panen dan lepaskan kembali anak dan bayi ikan dan udang ke danau." Lazarus tersenyum.


"Mengapa kita harus melepaskan ikan dan udang kecil kembali ke sungai? Bukankah ikan dan udang kecil juga bisa untuk di makan dan dijual?" Seorang Beastman Snow Wolf bertanya.


"Apabila kita terlalu serakah lama-kelamaan ikan dan udang akan habis. Biarkan ikan dan udang yang kecil untuk tumbuh dan berkembang biak, sekarang kalian hanya bisa memanen ikan dan udang dewasa dengan ukuran besar." Lazarus menjawab.


"Sesuai perintahmu, Grand Duke." Semua orang membungkuk.


Leticia berlari ke tempat Lazarus, dia sekarang sudah pulih dan terlihat seperti seorang wanita cantik berambut merah panjang bergelombang dan mata hijau.


"Grand Duke Lazarus Regulus, Pangeran Icarus dan Duke Alastair! Nyonya ketiga melahirkan!" Leticia berteriak seraya melambaikan tangan ke arah Lazarus dan yang lainnya.


Lazarus, Alastair dan Icarus segera berlari ke arah kastil Regulus untuk melihat adik dan sepupu mereka. Seorang High Elf mengandung seorang bayi berdarah murni selama 12 bulan dan sekarang adalah waktunya Alyssa untuk melahirkan.


...****************...


Semua orang menunggu Lazarus di ruangan keluarga. Mereka sangat senang dengan persalinan Alyssa yang berjalan baik dan tanpa masalah.


"Urs!!" Carissa berteriak.


"Bagaimana dengan Alyssa dan bayiku, apakah mereka baik-baik saja?"


"Keledai bodoh, aku baik-baik saja dan kamu tidak ada saat aku melahirkan!!" Alyssa keluar dari ruangan persalinan bersama Iris, dia mengendong seorang bayi perempuan dengan sehelai rambut emas dan 2 iris mata yang berbeda warna. Iris mata biru di mata sebelah kanan dan Iris mata emas di sebelah kiri.


"Skill Eye Of Soul? Dia diberkahi Skill Eye Of Soul Rank S+ yang sama dengan Sieg!" Lazarus berseru.


"Keledai bodoh, nama aslinya adalah Anastasia Chloris Von Galadriel. Kamu harus memberikan nama yang bagus untuk putri kecilku." Alyssa tersenyum cerah.


"Ariana Anastasia Chloris Von Galadriel Regulus! Apabila di luar Kerajaan Yggdrasil, dia akan dikenal dengan nama Ariana Regulus." Lazarus mencium kening Ariana.


Ariana tertawa saat Lazarus mencium keningnya.


"Adikku! Akhirnya aku mempunyai 4 adik!! Ayah, apakah aku sekarang dapat menyerahkan posisiku sebagai pewaris?" Alastair bertanya.


Lazarus menatap Alastair dengan tatapan hina. "Bajingan, apakah kamu tidak ingin mewarisi gelar Grand Duke, wilayah Regulus dan Aliansi The North?"


"Aku merasa kurang pantas mewarisi Aliansi The North dan Gelar Grand Duke Regulus!"


"Biarkan adik-adikmu menentukan jalannya sendiri! Kamu adalah anakku yang paling tua dan apabila kamu belum siap, maka aku akan mengajarkan semua yang aku ketahui kepadamu. Tenang saja aku akan hidup selama beberapa ratus tahun dan akan selalu menunggumu sampai kamu atau Blossom siap menjadi seorang Grand Duke."


"Terima kasih, Ayah!" Alastair.


...****************...


"Grand Duke, Forest Phoenix Linwood, Raja Legolas, dan Demon Emperor Reese sedang menunggumu." Black Mamba berkata.


Lazarus dan semua orang pergi ke halaman kastil Regulus. Mereka melihat Linwood dan yang lainnya. Emerald dan Rainbow juga berada di sana.


Raja Hector dan Ratu Leona berbincang dengan Raja Legolas dan Ararik, kemudian Ararik mengangguk


"Urs, apakah kamu sudah menyiapkan semuanya untuk perjalanan ke Hutan Carulean?" Hector bertanya.


"Aku, Alastair dan Icarus sudah menyiapkan semuanya! Linwood, Lime, Rainbow dan Emerald akan pergi bersama kita ke Hutan Carulean." Lazarus menjawab.


...****************...


Iris dan istri Lazarus yang lain merasakan sesuatu yang janggal diantara Raja Hector dan Lazarus. Naluri mereka merasakan Lazarus merasakan sesuatu yang berbahaya.


"Cucuku!!" Raja Legolas mengendong Ariana.


"Ayah dia adalah Ariana Regulus. Dia mempunyai Afinitas element cahaya Rank A dan elemen kayu Rank S." Alyssa berkata.


"Ariana, Cucuku!" Raja Legolas memeluk Ariana.


"Uss.." Leonhart yang berada di gendongan Cathrine berkata.


"Uss, apel." Arion berkata.


Lazarus pergi ke arah 3 bayinya, kemudian memandu semua orang ke pondok kecil di tengah Kastil Regulus.


"Hahaha. Leonhart, Gardenia dan Arion aku sudah mengatakan kepada kalian untuk memanggilku ayah! Apakah kalian meniru Veronika dan ibu-ibu kalian untuk memanggilku Urs?" Lazarus mengendong ketiga bayinya.


"Uss.." Leonhart berkata.


"Baiklah, sebut saja aku dengan nama Urs." Lazarus mencium Gardenia, Arion dan Leonhart.


Merasakan ada yang tidak beres Carissa, Deviela dan Cathrine menatap ke arah Lazarus. "Apakah kalian ke Hutan Carulean sekarang?"


"Urs, bukankah Ariana baru lahir! Mengapa kamu ingin meninggalkan kami sekarang!" Alyssa berteriak.


"Apabila aku terus berada di Regulus, aku akan sangat sulit untuk pergi ke Hutan Carulean karena kasih sayangku kepada Leonhart, Gardenia, Arion, Veronika dan Ariana!" Lazarus menjawab.


"Tidak! Kamu tidak boleh pergi! Apakah kamu ingin meninggalkan 4 bayimu seperti yang kamu lakukan saat Alastair dan Amarilis Lahir! Apakah kamu tidak mengetahui seberapa sedih dan putus asanya, aku saat mendengar berita kematianmu! Berjuang seorang diri untuk membesarkan dua orang anak!" Iris menatap Lazarus dengan mata berlinang.


Lazarus menghela nafas. "Aku sudah membicarakannya pada kalian sebelum hari ini, setiap satu Minggu dalam satu tahun aku akan kembali ke Regulus! Iris, maafkan aku karena tidak bisa menjadi ayah dan suami yang baik. Namun keputusanku sudah bulat dan aku harus pergi!"


"Diam! Aku tidak peduli dengan alasanmu! Kamu bisa berlatih di wilayah Regulus dan tidak harus bertaruh nyawa di Hutan Carulean!" Carissa berteriak.


Cathrine dan Freya mengangguk.


"Saudari Iris, percuma kamu menantang keputusannya. Sesuai dengan rencana yang kita susun, meskipun Urs kuat. Namun apabila kita menyegel aliran mananya dengan Sihir Kuno, dia tidak akan pergi ke Hutan Carulean." Mata emas Theresia menatap tajam ke arah Lazarus.


Lazarus tersenyum. "Leona, Laurels, Ayah Mertua Legolas, Adara dan Reese. Aku memerlukan bantuan kalian di sini."


Reese dan yang lainnya mengangguk. Cassandra dan Calista segera membawa Leonhart dan yang lainnya menjauh, dia mengetahui pertarungan akan terjadi.


Cathrine dan Freya menyerang ke arah Lazarus. Namun Leona segera menahannya.


"Ayo pergi! Amarah seorang wanita sangat mengerikan!"


"Sesuai perintahmu, Sir!"


Lazarus, Alastair, Icarus, Hector, Emerald, Linwood, Rainbow dan Emerald segera pergi ke arah Ararik yang membuat celah dimensi ke Kekaisaran Beastman.


"Cepat pergi!" Ararik berteriak.


"Swoooosssh" 5 panah api melesat ke arah Lazarus dan yang lainnya.


"Alastair dan Icarus berhati-hatilah!" Lazarus segera mengeluarkan Frostmoure dan menghadang 3 panah api, tetapi 2 panah lainnya menancap di kaki Alastair dan Icarus.


"Diana! Apakah kamu ingin membunuh kami!" Lazarus berteriak.


"Aku tidak mengincar organ vital kalian! Aku hanya akan melumpuhkan kalian." Diana yang berada di puncak menara Regulus menjawab seraya menodongkan panahnya ke arah Lazarus.


Raja Hector yang tidak menyadari datangnya anak panah terkejut, kemudian mengendong Alastair dan Icarus yang kesakitan ke punggung Emerald.


"Fufufu. Nyonya Diana, seharusnya kamu tidak menghalangi Tuan Urs untuk pergi." Seorang wanita berambut coklat perunggu dengan mata ungu berkata.


"Cih. Elise, apakah Lazarus yang memerintahkan kamu untuk menghalangiku!" Diana berkata.


Lazarus menaiki punggung Linwood, kemudian mereka berhasil melewati celah dimensi Ararik dan pergi ke Kekaisaran Beastman.


"Apakah kita selamat? Urs, bajingan kamu mempunyai banyak istri yang sangat menakutkan!" Raja Hector berkata dengan nafas terengah-engah.


Lazarus mengobati kaki kanan Alastair dan Icarus yang terkena oleh panah Diana. Mereka tidak mengetahui bahwa Diana, Iris dan yang lainnya bisa sekejam itu.


"Ayah, apakah saat kita pulang mereka akan membunuh kita?" Alastair bertanya.


"Mereka pasti akan berusaha untuk menahan kita di Kastil Regulus. Namun mereka tidak berani pergi ke Hutan Carulean untuk mencari kita karena mereka akan tersesat karena kabut ilusi." Lazarus menjawab.


"Apa yang harus kita lakukan?" Alastair bertanya.


"Icarus dan Alastair dalam 1 tahun kalian harus dapat menembus ranah Legendary!"


"Apaa!!"