LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 273. Hukum Rimba.



Seorang wanita berambut coklat perunggu dan mata amber duduk di sebuah kursi. Terlihat bekas luka di mata kanannya.


"Ray..." Delia bergumam.


Jendela terbuka dan udara dingin menghempaskan tirai jendela. Delia merasakan tubuhnya kedinginan, tetapi dia tidak bisa bergerak dari tempatnya.


Seorang wanita cantik berambut putih panjang, mata biru, memakai gaun indah berwarna biru muda melangkah ke arah Delia. Dia menatap tajam ke arah Delia seraya mengeluarkan aura haus darah, setiap kali dia melangkah bekas pijakannya membeku.


"Fufufu. Sudah lama tidak bertemu Delia." Carissa terkekeh kecil.


Delia melebarkan matanya saat melihat wajah Carissa. Seseorang yang merupakan mantan rekannya di Party Golden Lion dan salah satu Putri Kekaisaran Boreas.


Carissa tersenyum halus. "Bajingan, apakah kamu berani merencanakan tentang pembunuhan suamiku? Perempuan ****** sepertimu sangat pantas untuk mempunyai nasib yang tragis."


Tubuh Delia gemetar mendengar perkataan Carissa.


"Black Market adalah salah satu dari 12 Kekuatan Besar di Planet Antares. Kami mempunyai semua informasi rahasia dari Organisasi lain, bahkan Organisasi yang di sebut Golden Dawn. Apabila kamu menyentuh sehelai rambut Lazarus atau Keluarga Regulus. Aku bersumpah akan membuat hidupmu lebih buruk dari kematian." Carissa menyentuh dagu Delia, kemudian menatap tajam ke arah mata Amber Delia.


"Bu-bunuh, aku.." Delia meneteskan air mata ke pipinya.


Carissa tersenyum. "Aku sangat mencintai Lazarus seperti kamu mencintai Ray. Kamu pasti merasakan saat kamu kehilangan Pria yang kamu cintai. Delia tetaplah hidup dan rasakan penderitaan sampai kamu mati. Lihatlah kebahagiaanku Iris dan Alyssa, sampai kita akan bertemu kembali di Taman Eden." Carissa melangkah pergi.


Delia menangis tanpa suara, dia sangat menyesali semua perbuatannya.


Carissa menoleh ke arah Delia. "Fufufu. Aku lupa! Kita tidak akan bertemu lagi di Taman Eden karena Abyss adalah tempat yang cocok untukmu dan di sana kamu juga tidak akan bertemu lagi dengan Ray."


...****************...


*Hutan Cerulean.


Satu pasukan yang terdiri dari beberapa ranah Grand Master, Expert dan Epik, 9 orang ranah Legendary dan 1 ranah Mythical, sedang bertarung dengan kawanan Epik Beast Lava Bull dan Mythical Beast Earth Titan.


Beberapa saat kemudian mereka berhasil mengalahkan kawanan Epik Beast Lava Bull dan Mythical Beast Earth Titan dengan luka yang sangat parah. Terlihat puluhan mayat dan orang-orang yang terluka berada di sana.


"Duke Levin Helmut kita kehilangan 1000 orang, 100 ranah Epik, 300 ranah Expert dan Epik juga 11 orang ranah Legendary sejak 3 bulan memasuki Hutan Cerulean." Seorang prajurit dengan armor lengkap berwarna perak dengan lambang Griffin berkata.


Keluarga Bangsawan Helmut adalah salah satu dari 5 Duke Kekaisaran Zephyra. Mereka mempunyai ciri khas rambut berwarna coklat perunggu dan mata hijau. Elise Istri dari Rion adalah salah satu bagian keluarga Bangsawan Helmut.


Keluarga Bangsawan Raven adalah tombak Kekaisaran Zephyra, Keluarga Bangsawan Phoenix adalah sihir Kekaisaran Zephyra, Keluarga Bangsawan Draco adalah pedang Kekaisaran Zephyra, Keluarga Bangsawan Silva adalah pisau dan panah Kekaisaran Zephyra dan terakhir adalah Keluarga Bangsawan Helmut yang merupakan perisai Kekaisaran Zephyra.


Pria paruh baya dengan kumis dan jambang itu menyentuh dagunya. "Berapa orang yang masih hidup?"


"35 orang yang masih hidup." Seorang pria, memakai armor merah dengan lambang Phoenix dan rambut jingga menjawab.


"Paman Levin, kita tidak bisa melanjutkan perjalanan." Seorang wanita cantik dengan rambut emas, mata abu-abu, memakai gaun perang dengan sulaman gambar Three Head Golden Dragon berkata.


"Bajingan! Aku sudah mengatakan bahwa perjalanan ke Hutan Cerulean adalah bunuh diri! Kita memasuki hutan ini dengan lebih dari 1000 pasukan terlatih dan Marcenary. Akan tetapi, hanya 35 orang yang tersisa bahkan adikku Amanda sudah mati! Apa yang akan aku lakukan saat aku bertemu dengan Paman Zaire, Abercio dan Ayah!!" Seorang pria dengan rambut perak keabu-abuan panjang, mata perak memakai armor yang berukir gagak berkata.


"Kakak, aku di sini! Apakah kamu mengharapkan aku mati?" Seorang gadis berambut perak keabu-abuan dengan gaya rambut twins tail berkata.


"Raiden, Amanda masih hidup! 10 orang ranah Legendary dari Kekaisaran Zephyra masih hidup. Namun aku kasihan kepada Aries dan Arian, mereka berdua adalah 2 Ksatria pengikut setia Keluarga Bangsawan Silva." Seorang wanita berambut pirang panjang, mata hijau, memakai gaun perang berwarna putih dengan lambang seekor Beast Golden Roc berkata.


Duke Liavin Edmund menggertakan giginya. Dia adalah pemimpin dari tim eksplorasi ini, tetapi dia hampir kehilangan semua anggota yang masuk ke Hutan Cerulean.


"Ciel Phoenix telah mati, dia mengorbankan dirinya saat melawan Mythical Beast Poison Hydra." Levin berkata seraya mengeluarkan Artefak Life Stone milik Ciel yang sudah hancur.


9 orang ranah Legendary yang berada di sana terkejut mendengar perkataan Duke Levin tentang kematian Ciel.


"Saudara.." Pria dengan rambut jingga dan mata hijau itu berlutut.


"Paman Levin, kita tidak bisa kembali lagi. Kita harus segera pergi dari tempat ini sebelum Beast rank tinggi lain mencium aroma amis dari mayat Beast-Beast ini." Raiden berkata seraya melihat ke arah kawanan Beast Wind Wolf yang memperhatikan mereka dari dari kejauhan.


"Duke, Tuan dan Nyonya, pergilah! Kami akan berada di sini karena kami hanya menghambat kalian semua." Seorang Ksatria berarmor perak berkata.


"Nona Daisy Silva, sebelum aku mati. Aku ingin mengatakan aku mencintaimu." Seroang prajurit berkata.


"Duke Levin, kami akan mengulur waktu untuk kalian pergi! Aku sudah tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan bersama kalian dan semoga Dewi Cahaya Electra selalu memberkahi kalian." Seorang Ksatria yang kehilangan satu kakinya berkata seraya mengusap leher seekor Epik Beast Green Forest Griffin yang terluka parah.


"Kalian!" Duke Levin dan 9 orang Bangsawan Kekaisaran Zephyra meneteskan air mata.


"Duke Edmund, kalian harus tetap hidup! Bukankah sudah menjadi tugas seorang Ksatria untuk melindungi Tuannya? Apabila kalian berhasil keluar dari Hutan Cerulean, tolong katakan kepada keluarga kami. Bahwa kami semua mati dengan senyuman." Seorang pria berambut pirang pendek dan mata biru berkata.


"Groooarrr." Auman seekor Beast terdengar dari kejauhan.


"Paman Levin, seekor Mythical Beast pergi ke arah kita dengan cepat!" Daisy berteriak.


Duke Levin dengan 9 orang ranah Legendary meninggalkan tempat itu dengan cepat. Mereka tidak ingin melukai harga diri para prajurit yang rela mengorbankan diri untuk mereka.


"Dewa, apabila kamu mendengar doaku. Tolong selamatkan kami di Hutan Cerulean. Aku juga memohon semoga kami dapat menemukan Herbal untuk menyembuhkan penyakit Permaisuri." Amanda berdoa.


...****************...


"Bajingan! Aku adalah seorang ranah Mythical! Bagaimana aku bisa terjebak di Hutan terkutuk ini selama 1 tahun! Barbarian King Mars yang terkenal di 4 Benua, bagaimana di Hutan terkutuk ini banyak sekali Beast rank tinggi! Aku ratusan kali hampir mati karena Beast-Beast terkutuk yang datang tanpa henti!!" Mars bergumam, kemudian mengambil cermin.


"Wajah tampanku!! Luka cakaran di pipi kananku ini membuat wajah tampanku jadi jelek." Mars berteriak.


"Auuuuu..."


Suara lolongan Beast terdengar dari jauh. Mars merasakan semua bulu kuduknya merinding.


"Aku harus mencari tempat untuk bersembunyi! Bertahan hidup lebih penting daripada terus bertarung dengan Beast yang tiada habisnya dan mati!" batin Mars.


...****************...


Kelompok besar Demon dan Dark Beastman sedang bertarung dengan Mythical Beast Golden Roc. Terlihat ribuan mayat bertebaran di sana.


"Swooossh"


Seorang Dark Beastman singa putih mengayunkan kapak perang berwarna perak miliknya dan memenggal leher Mythical Beast Golden Roc itu.


"Tuan Herakles, kita kehilangan semua pasukan kita di Hutan Cerulean." Seorang pria Demon berambut pirang dengan 2 tanduk kuning di dahinya berkata.


"100 pasukan kita terbunuh dalam 2 tahun kita berada di Hutan Cerulean dan bagaimana kondisi Sur, Arik, Seria dan 10,000 pasukannya?" Herakles bertanya.


"Tuan Herakles, mengapa Anda mengkhawatirkan orang-orang yang ingin membunuh Anda?"


"Aku hanya ingin mengetahuinya."


"Mereka bertiga telah mati! Mereka tersesat ke sarang Mythical Beast Qilin dan pasukan mereka tercerai berai di semua wilayah Hutan Cerulean." Pria Demon itu menjawab terlihat ratusan Beast Bronze Bee terbang di sekitarnya.


Herakles mempunyai ekspresi sedih. "Sekarang hanya tersisa kita berdua! Bagaimanapun kita berdua harus bertahan hidup dan terima kasih kepada kalian semua karena telah bersamaku 2 tahun ini." Herakles berlutut, di sekitarnya terlihat mayat 6 orang ranah Legendary.


Herakles menggunakan sihir element api dan membakar 9 mayat sahabatnya. Dia mengetahui Hutan Cerulean sangat berbahaya, tetapi dia tidak menduga Hutan Cerulean akan lebih berbahaya dari apa yang dia bayangkan. Bahkan bagi seorang ranah Mythical seperti dirinya.


"Tuan Herakles, kamu terlalu baik bagi seseorang yang akan menjadi Demon Emperor." Demon itu tersenyum.


"Re, aku tidak sebaik dengan apa yang kamu pikirkan dan kita harus berhati-hati di dalam Hutan Cerulean." Herakles berkata, kemudian menggunakan Skill Beast Transformation Rank SS dan berubah menjadi seekor Ancient Blizzard White Lion.


Pria Demon itu menaiki punggung Herakles. "Tuan ingatlah, aku sudah membuat kontrak Tuan dan Pelayan denganmu. Aku tidak akan mengkhianatimu dan kita harus segera mencari Herbal-herbal langka untuk menyembuhkan penyakit Demon Emperor Shiroyasha agar kamu bisa diakui sebagai Demon Emperor."


"Aku mengetahuinya dan aku merasakan bahwa aku akan bertemu seseorang yang menarik di kedalaman Hutan Cerulean."


"Tuan, ingatlah bahwa Beast dan ras Humanoid di Hutan Cerulean adalah musuh! Kita boleh bekerja sama untuk bertahan hidup, tetapi kita tidak boleh terlalu memercayai mereka karena mereka bisa menusuk kita dari belakang.'


...****************...


*Seorang pria ras oni berambut hitam khas benua timur, membawa Artefak Pedang Kusanagi Rank Mythical sedang bersembunyi di dalam lubang. Dia adalah Ronin/Yashamaru salah satu dari anggota Party Siegfried.


Seorang wanita cantik ras oni berambut perak panjang, mata merah dan pakaian kimono terbuka memperlihatkan lekukan dada dan tubuhnya yang indah. Menyeret seekor Grand Demon Beast Green Forest Bull.


"Yashamaru saatnya untuk makan!" Wanita ras Oni itu berkata.


"Bibi Nara, berhati-hatilah kamu hampir mati puluhan kali sejak 1 tahun berada di Hutan Cerulean." Ronin berseru.


...****************...


Kelompok Lazarus tidak mengetahui bahwa banyak orang-orang kuat yang berada di Hutan Cerulean. Seorang pria dengan pupil ganda, kelompok Undeath Dark Knight yang mencari kehidupan dan masih banyak orang-orang kuat yang mempunyai tujuannya masing-masing pergi ke Hutan Cerulean.


Namun takdir akan menentukan jalan Lazarus . Entah dia bertemu musuh yang sangat kuat, atau teman seperjalanan setia. Takdir akan menemukan mereka di panggung yang di sebut Hutan Cerulean.


...****************...


"Bedros, aku merasakan kita akan bertemu sesuatu yang menarik sebentar lagi." Lazarus tersenyum.


"Hahaha. Bagaimana kamu bisa tersenyum sangat mengerikan seperti itu! Aku tidak ingin mati di Hutan Cerulean." Bedros tertawa seraya menggigit sepotong besar daging panggang.


"Tenang saja! Apabila Urs bersama kita! Pasti kita semua akan baik-baik saja dan aku tidak mengetahui cara berkemah seperti ini! Kita berkemah dibawah tanah." Hector berkata.


"Kita bukan hanya bisa berkemah di bawah tanah, tetapi kita juga bisa berkemah di lubang pohon, celah bebatuan raksasa, sarang Beast dan di bawah semak-semak belukar." Lazarus berkata.


"Urs, kamu seperti seekor Beast."


"Hahaha. Bukankah kita sekarang berada di alam liar? Kita harus berperilaku seperti seekor Beast untuk dapat bertahan hidup!"


Semua orang mengangguk. Mereka mendapatkan banyak Material Beast dan Herbal langka di Hutan Cerulean. Urs, seperti seseorang yang sudah sangat lama tinggal di alam liar yang sangat berbahaya.