
Ras Demon garis darah Eternal Night adalah salah satu ras Demon terkuat di dunia. Mereka sangat ahli dalam memanipulasi dan mengendalikan element kegelapan.
Ancestral Demon Eternal Night Deimos adalah salah satu dari 7 Demon pertama dan leluhur Klan Demon Eternal Night.
Seorang Demon dengan 8 sayap kelelawar hitam, rambut panjang dan tanduk hitam legam, mata merah yang bersinar di dalam kegelapan dan kulit putih halus seperti salju.
Deimos sangat kuat dan tirani sampai akhirnya istri, semua pengikut Deimos bersama 6 Ancestral Demon dan para pengikutnya bekerja sama untuk membunuh Deimos.
Mereka berhasil membunuh Deimos, tetapi harga yang mereka bayar sangat besar. 6 Ancestral Demon mati di dalam pertarungan, semua istri Deimos dibunuh dengan sangat kejam oleh Deimos dan hanya menyisakan 1% ras Demon di seluruh dunia.
Setelah lama Deimos mati, tidak ada yang berubah Demon saling bertarung dengan ras Demon, Beast dan Ras Humanoid lainnya. Di masa depan yang jauh seorang Demon yang mempunyai wajah yang sangat mirip dengan Deimos lahir di Klan Celestial Demon orang-orang memanggilnya Gail seperti nama Dewa kehidupan.
Gail adalah seorang Demon dengan rambut pirang, sepasang tanduk putih dan 8 sayap burung berwarna putih. Mata biru sedalam samudera dan kekuatannya mengendalikan kegelapan, cahaya, api dan es sangat ditakuti dan disegani semua orang. Namun Gail mempunyai nasib yang sama Tragis dengan Deimos.
Di suatu tempat di Planet Auriga, di sebuah altar megah dengan dinding berwarna perak. Terlihat 21 singgasana yang terbuat dari perak dan seorang pria ras Demon kekar berambut hitam pendek, kumis dan janggut hitam, mata merah pergi ke tengah altar seraya mengendong 2 orang bayi.
Pria itu adalah Demon Emperor Realm dan ketua Klan Demon Eternal Night generasi ini.
"Realms, mari kita mulai persidangan." Seorang Werewolf berbulu merah berkata.
Di dua puluh singgasana itu 20 Demon dan Dark Beastman duduk dan melihat ke arah Realms.
"Sahabatku Vigor, nama kedua putriku adalah Reese dan Rias. Mereka berdua mewarisi garis darah murni Demon Eternal Night. Reese mempunyai rambut hitam, sepasang tanduk hitam, sayap burung hitam dan mata merah. Sedangkan Rias mempunyai wajah yang sangat identik dengan Reese, tetapi dia mempunyai sepasang sayap kelelawar hitam dan mata emas." Realms berkata.
Semua orang yang berada di ruang altar pertemuan saling berbisik. Kelahiran Demon kembar Rank 12 sangatlah langka, bahkan dalam ratusan ribu tahun. Kebanyakan Demon kembar mempunyai rank yang berbeda dan salah satunya yang mempunyai rank lebih rendah akan menjadi pengikut kembarannya yang terlahir dengan rank lebih tinggi.
"Realms, apakah kamu ingin terjadi perang saudara di Klanmu? Aku takut Reese dan Rias akan saling berperang saat dewasa. Apabila dibiarkan Klan Eternal Night akan hancur seperti masa lalu." Vigor berkata.
"Vigor, aku menyayangi Reese dan Rias. Akan tetapi, aku sangat takut! Aku tidak mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Sebagai pemimpin Klan di generasi ini aku ingin meminta pendapat kalian untuk menyelesaikan masalahku."
"Kekeke, Realms bukankah lebih baik kamu membunuh Reese atau Rias??" Seorang Dark Beastman serangga berkata.
"Aku tidak menyetujuinya! Lebih baik kamu rawat mereka berdua. Setelah matang kamu bisa memilih salah satu pewaris di antara Reese dan Rias, sedangkan aku akan menikahi salah satu diantara mereka!" Seorang Dark Beastman Werewolf berbulu perak berkata.
"Cih.. bajingan! Kamu hanya ingin memanfaatkan kekuatan salah satu diantara mereka, jika kamu menikah dengan salah satu diantara mereka setelah dewasa. Klanmu akan mempunyai satu lagi Demon Supreme dan kita juga tidak tahu, jika kamu memanfaatkan Reese atau Rias untuk mengkudeta Klan Eternal Night." Seorang Demon wanita berambut ungu dan tanduk ungu berkata.
Realms menghentakkan kakinya ke tanah. Lantai aula retak akibat hentakan kaki Realms.
"Kakek tua, kamu sangat kuat seperti biasa." Seorang Demon kekar dengan kepala Naga hitam dengan 6 mata berkata.
Realms menghela nafas panjang. "Apakah kalian mempunyai saran?"
"Hahaha. Realms, bukankah sebaiknya kamu membiarkan Rias dan Reese hidup bersama dan setelah dewasa biarkan mereka berdua berduel sampai mati." Seorang Demon berambut kuning berkilau dengan tanduk seperti petir tertawa terbahak-bahak.
Semua orang mengangguk. Mereka mengetahui kalau kedua saudara kembar Demon dengan rank tinggi itu dibiarkan sampai dewasa dan salah satu dari mereka ambisius, Klan Eternal Night beserta Demon di Planet Auriga akan saling berperang. 21 Pemimpin Klan Demon dan Dark Beastman di sana juga akan memanfaatkan salah satu dari putri Realms untuk kepentingan pribadi mereka.
"Aku tidak ingin membunuh Reese dan Rias. Mereka adalah putriku setelah aku menikah sekian lama." Realms berteriak.
"Naif!" Seorang Demon berambut jingga dengan 5 tanduk merah di kepalanya berkata.
Seorang pria ras Vampire berambut perak panjang menyentuh dagunya. "Realms, aku mempunyai ide yang bagus!"
"Silva, apa idemu?"
"Silva, kami setuju denganmu." Semua Demon yang berada di sana mengangguk.
Seorang pria Demon berkulit coklat, rambut putih panjang dengan satu mata merah di kening melebarkan 8 sayap hitamnya, kemudian terbang ke arah Realms.
"Tartarus?" Realms bergumam.
"Realms, biarkan aku yang mengantarkan salah satu cucumu ke alam bawah karena aku dahulu berasal dari alam bawah." Tartarus berkata.
"Baiklah, aku menerima tawaranmu dan akan membalas hutang budi ini!" Realms menjawab.
Tartarus mengendong bayi Reese, kemudian terbang meninggalkan aula pertemuan. Dia mempunyai wajah dan aura yang sangat mengerikan, meskipun dia adalah yang paling muda saat bergabung dengan 21 Demon Supreme.
Saat Lazarus sudah meninggalkan aula semua orang bernafas lega.
"Tartarus, Silva, Realms kalian yang menyelamatkan Tartarus! Aku tidak mengetahui seorang yang berasal dari alam bawah mempunyai kekuatan menyamai kita semua." Demon Emperor Vigor berkata.
"Kekeke, menurutku Tartarus mempunyai kepribadian mirip manusia. Namun dia sangat kejam dan brutal saat bertarung." Demon Emperor Dark Beastman serangga berkata.
"Silva, bisakah kamu menceritakan kisah Tartarus?" Vigor bertanya.
"Tartarus adalah Demon terkuat dari salah satu 2 Demon Terkuat setelah Planet Antares mengalami kemunduran mana. Dia dikenal sebagai Demon Emperor The West yang kejam, tirani dan selalu memperlakukan bawahan dan Ras lain seperti halnya Beast ternak." Silva berkata.
"Bagaimana bisa seorang Demon yang kejam dan tirani bisa setenang itu! Apakah kamu tidak melihat ke arah Naberial dia tidak pernah menggunakan otaknya dan hanya menggunakan otot!" Seorang Demon gemuk dengan tangan berotot dan tubuh dipenuhi tato Rune berkata.
"Bajingan! Kamu tidak mengetahui saat aku bertarung dengan Tartarus aku kalah dengan menyedihkan padahal aku mempunyai 3 level diatasnya." Seorang Demon Kekar berkulit hitam legam dan Sklera mata hitam berkata.
"Apabila Tartarus di sebut penguasa barat, siapa penguasa timur?" Demon Emperor serangga bertanya.
"Tartarus sudah bertarung dengan Demon penguasa timur selama 40,000 tahun dan Demon itu berasal dari Klan Demon Ashura. Bernama Naraka Shura. Tartarus memenangkan 30,000 kali duel saat bertarung dengan Naraka Shura..." Realms tidak menyelesaikan perkataannya.
"Realms, bukankah Tartarus lebih kuat dari Naraka Shura??" Seorang Ras Vampire Klan Black Moon bertanya.
Silva menggeleng ringan. "Dari 100,000 pertarungan Tartarus hanya memenangkan 30,000 kali pertarungan."
Semua Demon dan Dark Beastman yang berada di sana diam membeku mendengar jawaban Silva.
...****************...
Planet Antares.
Tartarus berada di kepala Baxia.
"Sahabatku Tartarus, apakah kamu ingin menetap di Antares selama beberapa tahun? Bertemu dengan semua kenalan kamu yang masih hidup?"
Tartarus memberikan bayi Reese kepada seekor Legendary Beast Sea Eagle, kemudian Beast itu membawa Reese ke Benua Selatan Moonlight.
Tartarus menggeleng ringan seraya melihat matahari terbenam di tengah samudera. "Aku akan kembali ke Auriga. Antares menyimpan sekali banyak sekali kenangan."
"Apa maksudmu Shura?"
"Naraka Shura ..." Tartarus bergumam.