
Lazarus membantu membuat batu bata untuk dinding kedua. Tidak terasa sudah 2 bulan tim eksplorasi Kakek Galan dan yang lainnya pergi ke Frost Highland.
"Sayang, apakah kamu ingin beristirahat?" Deviela bertanya.
"Aku masih banyak pekerjaan di sini dan dimana Cathrine dan yang lainnya?"
"Cathrine sedang belajar memasak bersama Freya dan Lilian. Sedangkan Iris, Theresia, Alyssa, Carissa dan Felicity sedang menanam bunga di taman 12 Kastil Regulus yang baru di bangun." Deviela menjawab.
"Elder Theodore, aku akan beristirahat dahulu! Ada suatu hal yang harus aku lakukan!" Lazarus berkata kepada Elder Theodore yang memotong batuan sedimen di sampingnya.
"Saudara Urs! Kami sudah mengatakan berkali-kali kamu tidak harus membantu kami untuk pembangunan! Dalam 2 bulan ini kamu, Alastair dan Icarus sudah bekerja siang dan malam!" Theodore berteriak.
"Grand Duke, serahkan semua ini kepada kami semua!" Seorang pria berambut merah pendek berkata.
"Grand Duke, aku ingin bekerja denganmu selamanya! Makanan enak, Wine enak, ilmu pengetahuan, bonus dan istirahat yang cukup! Bahkan saat musim dingin makanan sangat berlimpah." Seorang pria berambut putih pendek berkata.
...****************...
Lazarus dan Deviela pergi ke arah anak-anak yang sedang berlatih Skill sihir dan bertarung. Jeanne dan Dion adalah pelatih mereka, setelah melakukan tugas-tugasnya mereka melatih anak-anak untuk bertarung.
"Kakek!" Blossom kecil berlari ke arah Lazarus dan memeluknya.
"Singa betina kecil, apakah kamu mendapatkan banyak teman baru?" Lazarus mengendong Blossom.
"Lindsey, Linnea, Dariel, Aaron dan Reynard sangat kuat!" Blossom berkata.
Lazarus mengetahui tentang Lindsey dan Linnea, mereka berdua adalah putri dari Bart dan salah satu bibit unggul. Namun Lazarus tidak mengetahui siapa Dariel, Aaron dan Reynard.
"Dariel, Aaron dan Reynard, kamari!" Lazarus memanggil 3 anak itu.
Dariel adalah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, dia memiliki rambut biru kristal es panjang sebahu dan mata biru. Aaron adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun berambut pirang panjang dengan mata hijau, di memakai penutup mulut dan Reynard adalah anak laki-laki ras Beastman Golden Tiger berambut emas, mata hijau dan berusia 13 tahun dengan banyak bekas luka di tubuh dan wajahnya.
Reynard, Aaron dan Dariel berlutut. "Grand Duke Regulus, semoga kamu mendapatkan banyak berkah dan kebahagiaan."
"Apakah kalian mempunyai orang tua?"
"Grand Duke, kami sudah tidak mempunyai orang tua. Kami bertiga adalah anak yatim piatu yang tinggal di jalanan dan melakukan apa saja untuk bertahan hidup." Aaron menjawab seraya menyentuh penutup mulutnya.
Lazarus menggunakan Skill Eye Of Divine Beast Master.
Nama: Aaron.
Kebangkitan: Job Swordman Of Shadow Rank S+ Job Swordman Of Darkness Moon Rank SS, Spearman Of Darkness Nightmare Rank SS.
Nama: Dariel.
Kebangkitan: Job Spearman Rank S, Job Spearman Of Azure Ice Rank SS.
Nama: Reynard.
Kebangkitan: Berserker Rank S, Berserker Black Night Violent Rank SS.
"Apakah kalian bertiga tidak mempunyai rumah?" Lazarus bertanya.
"Duke Regulus, kami tidak mempunyai rumah. Namun kami mempunyai nasib yang sama, meskipun kami baru bertemu di wilayah Regulus. Kami tinggal di Kerajaan yang berbeda, tetapi kami dapat saling mengerti." Dariel menjawab.
"Hahaha. Grand Duke, apakah kamu sangat kuat? Bolehkah aku berduel tangan kosong denganmu?" Reynard tersenyum.
"Reynard!" Dariel dan Aaron menutup mulut Reynard.
Lazarus menyentuh dagunya. "Baiklah, aku akan berduel tangan kosong denganmu dan apa hadiahnya jika kamu atau aku yang menang??" Lazarus tersenyum.
"Apabila aku bisa mengalahkan mu, aku meminta 100 Juta Koin emas dan jika kamu yang mengalahkanku aku akan memberikan harta, jiwa, raga dan hidupku kepadamu." Reynard menatap Lazarus dengan tajam.
"Baiklah, aku menerimanya."
Lazarus dan Reynard pergi ke tengah lapangan. Rion, Jane, Deviela dan semua anak-anak di sana ingin menonton duel Lazarus dan Reynard.
Reynard melepaskan bajunya. Di tubuhnya yang berotot banyak bekas luka dari tusukan dan tebasan, pedang dan pisau.
"Duke Regulus, kamu harus membuka bajumu! Aku adalah petarung sejati dan tidak seperti para Bangsawan di luar sana yang mempunyai kulit yang sangat mulus seperti bayi." Reynard menatap Lazarus dengan tajam.
"Reynard!" Dariel berteriak.
"Baiklah, aku juga akan membuka bajuku." Lazarus membuka bajunya terlihat banyak luka tebasan, tusukan, luka bakar, bekas anak panah di seluruh tubuhnya yang dilapisi oleh otot yang kekar.
Reynard melebarkan mata melihat banyak bekas luka yang sangat fatal di tubuh Lazarus. Tubuh kurus, tetapi dilapisi dengan otot-otot kekar seolah-olah armor daging yang melapisi tubuhnya.
"Bagaimana seseorang bisa bertahan hidup dengan luka seperti itu!" Reynard berteriak.
"Hahaha. Bajingan kecil, aku sudah mengalami banyak sekali pertarungan dan hampir mati. Bukankah kamu membanggakan bekas lukamu sebagai lencana kemenangan dan kekuatan? Menurutmu aku adalah seorang Bangsawan yang lemah dan arogan?" Lazarus tertawa.
Luka itu didapat Lazarus di masa lalu sebelum Skill Regeneration miliknya naik menjadi Rank S. Bisa dibilang luka yang tidak dapat di sembuhkan oleh Skill Regenerasi di bawah Rank S. Meskipun Lazarus bisa mengobati semua bekas luka itu dengan Eliksir, tetapi Lazarus menganggap semua luka ini sebagai medali kemenangan.
Reynard dan Lazarus memasang kuda-kuda tempur. Mereka siap bertarung menggunakan tangan kosong tanpa senjata.
"Mulai!" Rion berteriak.
Reynard dengan cepat melemparkan pasir ke mata Lazarus, kemudian melompat dan menyerang Lazarus dengan tendangan berputar.
"Berhasil!" batin Reynard.
Lazarus menahan serangan Reynard dengan mudah, kemudian menggenggam kaki Reynard dan melemparkannya ke udara. Akan tetapi, Reynard dapat mendarat dengan mulus di tanah, kemudian bergerak dengan lincah menyerang ke arah Lazarus. Menggunakan cakar-cakarnya yang tajam.
Lazarus menghindari semua serangan Reynard dengan mudah seolah-olah dia sudah mengetahui arah serangan Reynard.
Lazarus meninju perut Reynard, kemudian menendang wajah Reynard. Seketika Reynard mengalami rasa sakit seolah-olah di tusuk oleh sebuah tombak.
Reynard jatuh ke tanah, kemudian terbatuk-batuk dan memuntahkan seteguk darah.
Reynard bangkit kembali, kemudian menyerang kembali ke arah Lazarus dengan lebih lincah dan cepat.
Lazarus tersenyum halus. "Instingmu sangat tajam."
Reynard tidak menjawabnya, tetapi terus menyerang ke arah Lazarus dengan lebih Agresif. Namun dia tidak bisa mendaratkan satu pukulan pun ke tubuh Lazarus.
"Bagaimana mungkin Duke bisa menghindari semua seranganku? Bukankah Celine berkata Duke Regulus adalah pria yang sangat lemah? Bahkan Blossom dan Celine dengan mudah menyerangnya!" batin Reynard.
Celine dan Blossom tersenyum.
"Fufufu. Aku dan Blossom bisa dengan bebas menyerang Tuan Urs dengan pelukan hangat." Celine berkata seraya memeluk tubuhnya.
"Kakek, memang lemah pada gadis kecil! Akan tetapi, aku tidak mengatakan bahwa dia adalah seorang petarung yang lemah! Nenek Iris mengatakan padaku bahwa Kakek sudah mengalami banyak duel, pertarungan dan perang." Blossom berkata.
Dariel dan Aaron menatap Blossom dan Iris dengan ekspresi ketakutan. Mereka sekarang mengetahui seberapa menyeramkannya kedua gadis kecil di hadapannya.
Reynard berbaring di hamparan salju seraya terengah-engah dan tubuh penuh dengan luka memar. Dia bangkit kembali, kemudian melihat ke arah seorang pria tampan berambut hitam panjang dan mata biru di depannya.
"Apakah kamu menyerah?"
"Tidak!"
"Baiklah, bangkit lagi!" Lazarus tersenyum.
Reynard bangkit lagi dan menyerang ke arah Lazarus. 10 menit berlalu, wajah Reynard sudah seperti kepala seekor babi karena luka memar. Sedangkan tubuhnya di penuhi dengan luka memar.
"Apakah kamu menyerah?"
"Tidak!"
Elise yang berada di sana ingin menghentikan pertarungan, tetapi Rion melarangnya. Rion mengetahui Lazarus mempunyai alasan untuk melakukan semua ini.
"Bajingan ini mempunyai sikap seperti Cruel!" batin Lazarus mengingat anak Dark Beastman White Tiger yang lucu, tetapi kejam.
Reynard bangkit kembali, tetapi Lazarus membuat Reynard jatuh ke tanah lagi dan lagi. 5 menit berlalu Reynard mencoba bangkit, kemudian berjalan ke arah Lazarus. Akan tetapi, setelah 3 langkah dia berjalan dia merasakan setiap bagian tubuhnya sakit dan berlutut.
"Apakah kamu menyerah?" Lazarus bertanya.
"Tidak! Apabila aku menyerah! Aku akan kehilangan segalanya! Seperti aku kehilangan adik perempuanku!" Reynard menangis tersedu-sedu, dia mengingat adiknya yang di sandera oleh anggota Gank di Ibukota Kekaisaran Swallow.
Reynard merangkak ke arah Lazarus dengan sisa kekuatannya, kemudian ingin menggigit kaki Lazarus. Namun Lazarus menghindarinya dan menendang tubuh Reynard sampai terlempar dan menabrak pohon besar.
Reynard pingsan seketika. Lazarus berjalan ke arah Reynard, tetapi Dariel dan Aaron segera menghadang Lazarus.
"Grand Duke Regulus, tolong ampuni Reynard bagaimanapun dia adalah teman dan sahabat kami!" Aaron berkata.
Lazarus melirik ke arah Elise dan memberi isyarat untuk mengobati Reynard. Elise mengetahui Isyarat Lazarus dan diam-diam pergi ke arah Reynard.
"Apakah kalian ingin menggantikan Reynard untuk bertarung denganku?"
Dariel melirik ke arah Aaron, kemudian Aaron mengangguk ringan.
"Duke Regulus, kami akan melawan Anda. Namun kami bukanlah ahli pertarungan tangan kosong seperti Reynard." Aaron berkata.
Lazarus sekarang mengetahui alasan Reynard membutuhkan 100 Juta Koin emas. Dia membutuhkan 100 Juta Koin emas untuk menebus adik wanitanya yang di sandera dan Reynard diperas oleh orang-orang itu.
"Reynard kamu sangat bodoh! Meskipun kamu memberikan 100 Juta Koin emas, mereka tidak akan melepaskan adikmu." batin Lazarus.
Lazarus mengeluarkan berbagai macam Artefak senjata Rank Unique, kemudian menyuruh Aaron dan Dariel memilihnya.
"Mari kita ubah aturannya. Apabila kalian dapat mendaratkan satu serangan saja kepadaku. Aku akan memberikan kalian banyak Kekayaan! 100 Juta Koin Emas dan membangunkan kalian kastil yang megah." Lazarus berkata.
Aaron memilih Great Sword dan Dariel memilih Spear. Mereka mengetahui bahwa Lazarus adalah orang terkuat yang pernah mereka lawan dan kekuatannya hampir menyamai Tuan Rion.
"Mulai!" Rion berkata.
15 menit berlalu, Aaron dan Dariel berbaring tidak berdaya di tanah. Mereka mengalami luka memar di sekujur tubuhnya, tetapi Lazarus tidak menargetkan wajah mereka seperti Reynard.
"Apakah kalian menyerah!"
"Tidak!" Aaron dan Dariel tersenyum, mereka merasakan perasaan yang belum pernah mereka rasakan saat bertarung.
"Semangat petarung itu! Aku seperti melihat diriku sendiri saat muda di dalam diri mereka." batin Lazarus.
Kerja sama Aaron dan Dariel semakin baik. Sekarang semua serangan mereka semakin rapih dan terarah.
"Apakah ini yang di sebut bakat?" batin Lazarus.
15 menit berlalu, Dariel dan Aaron merasakan semua tubuhnya mati rasa. Mereka berdua pingsan dengan mata terbuka.
"Fire!"
Lazarus menggunakan Skill element api, sesaat kemudian Dariel dan Aaron bangun dengan celana yang terbakar. Mereka berusaha mematikan api itu dengan menggosokkannya ke salju dingin.
"Kami menyerah" Dariel dan Aaron berteriak.
Reynard yang melihat pertarungan bersama Elise sangat terkejut dengan kekuatan penuh Aaron dan Reynard. Di tempatnya tidak ada seorang anak pun yang dapat menandingi kekuatan Reynard, tetapi Dariel dan Aaron sangat kuat. Apabila mereka Reynard bertarung dengan Dariel dan Aaron kemenangan sangat sulit di putuskan.
"Aaron, bisakah kamu membuka penutup mulutmu?"
"Duke Regulus, mulutku sangat menjijikan! Orang-orang menganggap aku lebih buruk dari seorang ras Demon." Aaron menjawab.
"Aku sudah memenangkan pertarungan! Bukankah sekarang hidup kalian adalah milikku?" Lazarus bertanya.
Aaron melepaskan penutup mulutnya. Terlihat mulut Aaron robek sampai ke pipi, tetapi luka itu bukanlah cacat dari lahir. Melainkan luka yang diakibatkan sayatan bilah tajam oleh seseorang.
Blossom, Celine dan semua anak-anak di sana ketakutan saat melihat luka di mulut Aaron.
Aaron segera menutup kembali mulutnya. "Maafkan aku Duke Regulus, sudah memperlihatkan sesuatu yang menjijikan!" Aaron bersujud.
"Tidak! Kamu adalah pria yang tampan. Aku akan mengoperasi wajahmu, tetapi luka itu tidak dapat sembuh 100% masih akan sedikit bekas yang tertinggal."
Aaron meneteskan air mata. "Duke Regulus, aku bersumpah atas nama Dewi Electra akan menjadi pengikutmu!"
"Dariel, apakah kamu adalah seorang Bangsawan? Mengapa kamu pergi ke Benua Utara!"
"Duke, aku adalah Dariel Galanthus! Aku putra pertama Baron Andreas Galanthus adik dari Duke Deandra Galanthus! Namun pamanku membantai semua keluarga kami dan aku menjadi seorang gelandangan!" Dariel bersujud.
"Baiklah, kamu bisa menceritakan semuanya kepadaku nanti. Rion, Elise bantai semua orang yang menyandera adik Reynard! Kalian juga harus menyobek mulut orang-orang yang menyobek mulut Aaron!"
"Sesuai perintahmu, Tuan Urs." Rion dan Elise tersenyum sudah lama Lazarus tidak memberi perintah kepada mereka.
Blossom, Celine dan anak-anak di sana ketakutan melihat Lazarus sangat kejam. Namun mereka berpikir bahwa orang-orang jahat layak mendapatkan itu semua.
Reynard, Aaron dan Dariel berlutut.
"Aku bersumpah untuk mengikuti Grand Duke Lazarus Regulus atau Urs The North seumur hidupku! Atas Nama Dewi Cahaya Electra aku akan menjadi Ksatria yang melindungi Duke!" Aaron bersumpah.
"Kami juga bersumpah! Kami akan bekerja keras dan rela mengorbankan hidup kami demi Grand Duke Lazarus Regulus." Reynard dan Dariel berteriak.
Semua anak-anak di sana saling berbisik, kemudian berlutut. Meskipun mereka tidak mengetahui apapun, tetapi pria di hadapannya adalah orang yang baik.
Deviela menatap Lazarus dengan mata berbinar, kemudian berbisik. "Bisakah kita pergi ke taman bunga setelah ini? Aku sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untukmu."
"Tidak! Aku masih mempunyai banyak pekerjaan!" Lazarus menjawab.
"Aku hamil anakmu! Apakah kamu tidak ingin bersama denganku sebentar?" Deviela tersenyum.
"Apa!!"
"Bajingan apakah ini efek Skill Lion Passion Rank SS dan Eternal Mighty Lion Fruit Rank Mythical? Tunggu! Apabila Deviela hamil, mungkinkah Alyssa dan Cathrine juga hamil? Aku harus memakai * agar semua wanitaku tidak hamil setiap tahun," batin Lazarus.