LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 78. Perang Besar.



"Yang Mulia, Demon King Arhat!" Seorang Dark Beastman Goblin berlari ke arah seorang Demon kekar berambut hitam dan berkulit merah yang sedang duduk di gundukan mayat pasukan gabungan seraya memakan apel.


"Gar, apakah ada berita dari bagian Barat, Timur, Utara dan Selatan Kerajaan Pendragon?"


"Yang Mulia, pasukan bantuan Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon sudah tiba! Di wilayah Selatan Elder Dwarf Vulcan membawa 30,000 Dwarf datang untuk membantu, di wilayah Timur 80, 000 pasukan gabungan Kerajaan tetangga datang untuk membantu, dan di sebelah Selatan 100,000 sisa pasukan Kekaisaran Avalon datang untuk membantu. Mereka kelihatannya sudah mengungsikan rakyat mereka." Goblin itu membungkuk.


"Bagaimana dengan wilayah Barat?" Arhat bertanya.


"..."


"Gar, apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan? Wilayah Barat sudah di awasi oleh dua Demon Rank 9 kepercayaanku ... apakah ada pasukan kuat yang menyerang mereka?"


"Yang Mulia, pasukan Demon dan Dark Beastman di wilayah Barat sudah di bantai! Oleh Gelombang Beast yang berada di Hutan King. Menurut laporan dari pasukan yang selamat Red Dragon Ignite dan Gold Dragon Evanthe sudah membunuh Lord Argus dan Lord Ver ."


"Gar, perintahkan kepada semua pasukan Demon dan Dark Beastman yang berada di wilayah Barat untuk kembali ke pasukan utama." Arhat berkata.


"Baiklah, yang mulia."


Arhat melirik ke arah Namean dan tiga manusia yang terluka parah di hadapannya. Terlihat Altair, Delia dan Duke Anya yang terluka parah akibat bertarung siang dan malam dengan Demon King Arhat.


"Kalian sudah sangat menghiburku! kembalilah ke pasukan utama. Aku akan bertemu kalian kembali di sana. Acara utama akan segera dimulai!" Arhat tersenyum lebar, kemudian melebarkan sayapnya dan kembali ke pasukan utama ras Demon.


"Bagaimana, ada seseorang ranah Legendary yang begitu kuat! Meskipun kita sudah kelelahan dan terluka, tetapi dia dapat menahan kita semua Demon King Arhat dari Kerajaan Black Dessert aku akan selalu mengingatnya dan menyelesaikan pertarungan ini!" Altair bergumam.


...****************...


Semua pasukan Demon dan Dark Beastman kembali ke pasukan utama. Begitupun, dengan pasukan gabungan. Wilayah Elliot adalah Medan perang utama karena wilayah Zander sudah hancur lebur dengan tanah.


Lazarus yang menaiki punggung Ignite melihat mayat ras Demon dan Dark Beastman yang berserakan di sekitar bekas Medan perang. Mungkin, Raja Arden dan Kaisar Cyril menarik mundur pasukan mereka sampai ke wilayah Elliot karena kalah jumlah.


"Perang yang sungguh mengerikan! Seumur hidupku aku belum melihat perang seperti ini bahkan korbannya ratusan ribu jiwa dari kedua belah pihak." Berdic berkata seraya melirik mayat yang berserakan.


"Urs, perang sudah terjadi selama 5 hari. 3 jam di lantai kedua Dungeon Sage Merlin sama dengan 3 hari di dunia luar." Theresia berkata.


"Theresia, aku mengetahuinya! Hanya lantai ke empat yang mempunyai waktu yang sama dengan dunia nyata!"


"Lord Ignite, bisakah kamu menyuruh Gelombang Beast untuk bergerak lebih cepat."


"Baiklah, manusia!


...****************...


Medan pertempuran utama, pasukan bantuan dari kedua belah pihak telah datang. Terdengar banyak suara benturan dua senjata dan tercium bau amis darah.


"Asta! Apakah kamu ingin terus melanjutkan perang ini?" Vulcan dengan rambut berwarna merah dan janggut berwarna merah berkata.


"Hahaha. Bukankah, kalian semua sudah banyak membunuh pasukanku! Dasar, manusia licik! Kalian menggunakan racun untuk meracuni pasukanku! Aku tidak menyangka ras Humanoid di Benua Barat sekarang tidak ada bedanya dengan Demon." Demon King Asta menusukan ekornya ke arah Demon rank sedang di sampingnya.


"Absorbing Mana."


Dia menggunakan Skill garis keturunannya dan menghisap mana Demon itu. Wajah dan tubuh Demon itu perlahan mengering karena mana dan energinya dihisap oleh Demon King Asta.


"Kamu bahkan menggunakan pasukanmu sebagai makanan!"


Peperangan semakin meluas dengan pasukan yang datang dari wilayah Timur, Utara dan Selatan. Iris, dan yang lainnya terus melawan pasukan Demon dan Dark Beastman.


"Dantalion! Bagaimana, kalian membela manusia!" Sullivan berteriak ke arah Dantalion.


"Sullivan, aku sudah memperingatkan mu! Apabila kamu membuat keributan lagi aku akan menghancurkan sisa enam jantungmu! Bagaimanapun, Kerajaan Black Gold adalah faksi yang mendukung kedamaian!" Karl Dantalion berteriak.


"Fufufu.. Kalian sungguh tidak ada habisnya." Amara terkekeh kecil di sekitarnya ada ratusan Demon dan Dark Beastman yang tertusuk oleh ribuan duri darah.


"Auuuuu... Bagaimana, aku akan melaporkan hal ini kepada Klan Werewolf! Para bajingan ini mempengaruhi bisnis Aliansi Black!" Lycan yang sudah berubah bentuk menjadi serigala Humanoid berbulu perak serta selusin Werewolf berbulu hitam melolong.


Lilith terbang ke tengah Medan perang! Seraya mencekik leher Ray yang sudah tidak berdaya. Terlihat banyak luka bakar di wajah dan tubuh Ray.


"Duke Ray/Ray!"


"Semua pasukan berhenti!" Arhat yang berada di tengah Medan perang berteriak.


"Semua pasukan gabungan mundur!" Raja Arden Berteriak.


Pasukan Demon dan Pasukan gabungan mendengar perintah pemimpin pasukan mereka. Para Demon dan Dark Beastman mundur ke sisi barat sedangkan pasukan gabungan mundur ke sisi timur. Medan pertempuran sisi tengah dibiarkan kosong tanpa seorangpun kecuali mayat-mayat dan potongan bagian tubuh dari kedua pasukan.


"Rooooarrr."


Dari belakang pasukan Demon dan Dark Beastman, puluhan ribu Beast rank tinggi, sedang dan rendah datang seperti sebuah Gelombang Beast dipimpin oleh Ignis, Evanthe dan Storm yang terbang di bagian paling depan.


Pasukan Demon dan Dark Beastman mempunyai wajah pucat. Akan tetapi lima orang Demon King menyuruh untuk pasukan Demon dan Dark Beastman menyingkir.


Kelompok Lazarus dan Gelombang Beast pergi ke arah pasukan gabungan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon.


Pasukan gabungan itu menjadi siaga karena melihat Gelombang Beast Skala besar datang ke arah mereka.


"Master!" Golden Fang yang berada di samping berteriak.


Sesampainya di pasukan gabungan Lazarus dan kelompoknya melompat dari punggung Ignite.


"Siapa pria itu? Bagaimana, kedatangannya dapat membalikkan keadaan dan apakah itu Siegfried dan Pangeran Aland?" Lynelle bertanya.


Aland segera berlari ke arah Raja Arden.


"Aland, apakah kamu berhasil putraku?"


"Ayah, ini semua karena Urs."


"Pria itu adalah Tuan Urs, tuan Urs telah kembali!" Pasukan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon bersorak gembira.


"Urs The North! Urs The North!" Semua pasukan yang berada saat pertempuran gelombang Beast bersorak terutama Calvin, Diana, Ainsley dan Charlotte yang meneteskan air matanya.


"Siapa, pria muda itu? Mengapa, dia datang ke Medan perang dengan Gelombang Beast! Bahkan, pasukan Kerajaan Pendragon dan Kekaisaran Avalon menyambutnya! Melebihi saat pasukan bantuan Kerajaan Terra dan Kerajaan tetangga datang!" Agenor berteriak.


"Apakah, kamu tidak melihatnya panggung kelahiran seorang pahlawan! Urs, adalah pahlawan di perang kali ini! Tanpa dia yang menyusun rencana. Kekaisaran Avalon dan Kerajaan Pendragon sudah hancur. Dia, sekarang sudah menembus ranah Expert." Duke Donovan berkata.


"Apaaa!"


Rion dan ketua Gavin memperhatikan dua pria paruh baya yang datang bersama Urs, mereka berdua seakan mengenal kedua pria itu. Mereka, berlari ke arah kedua pria itu.


"Dyonisius?"


"Berdic?"


Dion dan Berdic melirik ke arah ketua Gavin dan Rion.


"Ayah!"


Ketua Gavin dan Rion langsung memeluk kedua putranya yang sudah hilang selama 25 tahun. Mereka, seakan-akan melihat sebuah keajaiban putranya yang sudah dianggap mati hidup kembali. Mereka melirik ke arah Lazarus, tetapi Lazarus tidak bergeming melihat ke arah Ray yang berada di dalam cekikan Lilith.


"Aland, bisakah kamu meminjamkan pedangmu kepadaku?"


Aland, segera memberikan pedang Excalibur tanpa bertanya apapun kepada Lazarus. Dia, sudah mengetahui sifat Urs di dalam perjalanan kali ini. Urs, pasti mempunyai rencana.


"Master, berhati-hatilah wanita Demon itu meskipun mempunyai ranah Legendary tetapi kekuatannya tidak terbayangkan."


"Ignis, aku mengetahuinya."


Lazarus pergi seorang diri ke tengah Medan perang yang sudah kosong. Dia, berhadapan langsung dengan Lilith yang terbang di atasnya.


"Namaku Urs The North! Nona, bisakah kamu memberikan Duke Ray Zander kepadaku." Lazarus berteriak.


"Rayyyy!" Delia yang baru datang bersama Altair dan Duchess Anya berteriak seraya menangis dan ingin berlari ke Medan perang, tetapi Altair dan Duchess Anya menghentikannya.


Ray membuka matanya dan melirik ke arah Lazarus.


"Lazarus..."


"Pahlawan kecil, sebentar lagi kamu mati... apakah kamu mempunyai sebuah pesan padaku," bisik Lazarus.


"Maafkan aku... sahabatku." Ray tersenyum, kemudian perlahan menutup matanya.


Lazarus membawa Ray ke arah pasukan gabungan, kemudian memberikannya kepada pasukan gabungan yang berada di depan. Dia, lalu berjalan kembali ke hadapan Lilith.


Ingatan tentang Ray memenuhi kepala Lazarus. Dia, sekarang mengingat perasaan tentang Ray, awal pertemuan, sampai saat berpetualang. Entah, mengapa hatinya terbakar dengan amarah saat melihat Ray mati di pangkuannya. Lazarus menghirup nafas dalam untuk kembali ke ketenangannya.


"Namaku Lilith ke sembilan! Aku adalah pemimpin dalam perang ini!"


"Nona Lilith, apakah kamu mengetahui perang ini sudah melanggar perjanjian damai?"


"Manusia, perjanjian ada untuk di langgar dan tidak semua Kerajaan Di Benua Selatan menandatangani dan setuju dengan perjanjian itu. Apakah kamu tahu berapa pasukan Demon dan Dark Beastman yang mati saat perang besar!"


"Hahaha. Kalian adalah yang pertama kali menjajah Benua Barat! Apakah kalian tahu Benua Barat tidak sekuat dulu karena kalian terus menyerang. Apakah kalian tahu berapa hati seorang anak menunggu ayahnya pulang, seorang istri yang menunggu suaminya pulang dan seorang ibu yang menunggu anaknya pulang yang telah kalian hancurkan?"


"..."


"Aku sudah mengetahui bahwa di balik celah dimensi itu sudah ada ratusan ribu pasukan bantuan Demon dari Kerajaan Benua Selatan Moonlight yang akan datang! Begitupun, dengan bantuan Kekuatan Besar Benua Barat dan Kekaisaran Zephyra yang berada dalam perjalanan. Apabila perang ini dilanjutkan tidak akan ada yang menang! Berbulan-bulan, Bertahun-tahun bahkan selama beberapa dekade! Calvin apakah kamu sudah menyiapkannya!"


"Yes Sir!"


"Manusia, apa yang sudah kamu siapkan?" Lilith bertanya.


"Bom racun skala besar yang bisa membunuh ratusan ribu pasukan Demon dan Dark Beastman. Apabila kamu tidak mundur dan berjanji tidak akan menyerang lagi Benua Barat. Aku akan meledakkannya!" Lazarus tersenyum lebar.


Pasukan Demon dan Dark Beastman meskipun mempunyai skill imun racun lebih tinggi dari ras Humanoid di Benua Barat, tetapi mereka tetap dapat teracuni akibat gabungan berbagai jenis racun yang berbeda. Bahkan, meskipun Demon rank tinggi yang tidak terlalu terpengaruh masih mengingat rasa racun itu.


"Pria Muda, itu sudah Gil.." Vulcan ingin berteriak, tetapi Kaisar Cyril menutup mulutnya.


"Apakah, pria itu yang menggagalkan rencana kita! Dan membuat racun mengerikan itu." Seseorang pasukan Demon berteriak.


"Pria, itu harus segera di bunuh sebelum tumbuh menjadi lebih kuat!" Seseorang pasukan Demon menjawab.


Semua pasukan Demon menjadi berisik.


"Grrryyyy! Aku harus segera membunuh dia!" Seorang Demon King dengan tubuh humanoid serangga berlari dengan kecepatan sangat cepat di bantu dengan sayap kumbang berwarna hitamnya ke arah Lazarus. Demon King yang lainnya juga memikirkan hal yang sama dan berlari ke arah Lazarus.


Lazarus tetap tidak bergeming dari tempatnya.


"Trank! Trank! Trank!" Terdengar suara benturan yang sangat keras.


"Belalang, apakah kamu ingin menyerang seseorang!" Kaisar Marcus menghadang Demon King serangga itu.


"Arhat, apakah kamu ingin membunuh seorang ranah Expert, kamu tidak mempunyai harga diri sebagai ranah Legendary."


"Donovan!"


"Hahaha. Asta, aku sudah mengetahui rencanamu! Mari kita lanjutkan ronde 2. Seorang ranah Mythical menyerang seorang ranah Expert! Dunia akan tertawa!" Vulcan tertawa terbahak-bahak.


"Vulcan!"


"Phobos, apakah kamu juga berpikiran sama! Demon, sepertimu! Tidak dapat mengerti bagaimana bunga muda yang akan tumbuh dengan indah!"


"Braham!"


15 Demon King menyerang ke arah Lazarus, tetapi White Slaughter, Ignite, Dan semua orang kuat yang berada di sana mengetahui jalan pikiran licik para Demon King ini dan bergerak dengan cepat untuk melindungi Lazarus.


"Urs, dan Lilith, cepatlah ambil keputusan sebelum perang ini semakin lebih besar!" Ignite berkata seraya bertarung dengan Demon King ranah Mythical Aulus yang mempunyai enam sayap.


Sungguh keajaiban melihat banyak ranah Mythical dan Legendary yang berada di dalam satu tempat. Para ranah Legendary dan Mythical sangat langka di benua Barat dan Timur bahkan hanya sedikit Demon King yang mencapai ranah Mythical.


Dua bayangan bergerak ke arah Lazarus, tetapi Lazarus menyadarinya dan melirik bayangan itu dengan tajam.


"Clara, apakah serangan kejutan kita gagal!"


"Thunder Spear." Theresia segera menggunakan Skill sihir element petirnya untuk menyerang bayangan itu.


Karl dan Clara muncul di balik bayangan itu.


"Karl sudah lama tidak bertemu! Mari kita lanjutkan pertarungan kita yang belum selesai! Aku harap salah satu dari kita mati!" Sieg tersenyum lebar seraya mengeluarkan Durandal.


"Hahaha. Sieg!" Karl tertawa terbahak-bahak seraya mengeluarkan Dainsleif.


Medan perang semakin memanas, tetapi pasukan gabungan dan pasukan Demon dan Dark Beastman tidak bergerak sedikitpun.


"Nona Lilith, bagaimana apabila kita berduel sampai mati?"


"Kamu hanyalah seorang ranah Expert, aku tidak ingin berduel dengan seseorang yang lemah."


"Hahaha, apakah begitu!"


"Reverse Time Strong Power." batin Lazarus.


Lazarus merasakan tubuhnya di penuhi oleh aura mana dan semakin kuat. Rambutnya panjangnya berkibar ke udara dan berubah warna menjadi putih salju. Artefak Loki Mask yang dia gunakan retak menjadi abu dan terlihat wajah tampan dengan iris mata berwarna biru.


Expert—> Legendary!


"Duke Lazarus!"


"Aku sudah memeriksa status Tuan Urs, dengan Eye Of World! Urs, baru berusia 28 tahun! Apabila dia Lazarus dia sudah berusia 58 tahun!" Raja Arden berteriak.


Alyssa yang melihatnya jatuh ke tanah. Perasaannya mengatakan bahwa pria di hadapannya adalah Lazarus begitupun dengan Iris, Diana, Carissa dan teman masa lalunya. Akan tetapi, bagaimana Lazarus menjadi begitu pintar! Apakah Urs, adalah reinkarnasi Lazarus? Banyak pertanyaan di pikiran mereka, tetapi yang jelas pria ini mempunyai wajah seperti Lazarus.


"Apakah aku sekarang layak untuk menjadi lawanmu? Mari kita akhiri pertempuran ini dengan cepat! Excalibur berubah menjadi Claymore."


Skill unik Excalibur adalah dapat berubah menjadi sebuah Dagger, Claymore(Great Sword), Long Sword dan Short Sword.


"Sesuai perintahmu, Master!" Excalibur, kemudian menjadi Claymore besar berwarna perak.


"Hahaha. Menarik mari kita berduel sampai mati! Aku mengakui kekuatanmu!" Lilith tertawa terbahak-bahak seraya menggenggam erat Claymore Laevateinn.


"Master Cesare! Apakah dia adalah master Cesare? Tetapi dia sudah meninggal pada Zaman ketiga!" batin Laevateinn.


Note: Zaman di planet Antares.



Zaman pertama adalah zaman penciptaan. Di mana Para Beast menguasai planet Antares


Zaman kedua adalah zaman kuno. di sini ras Humanoid tercipta, mereka belajar memanipulasi mana dan rata-rata ras Humanoid dan Beast di zaman ini mempunyai rank Mythical dan diatas Mythical Beast dan Ras Humanoid saling bertarung dan membunuh.. Di zaman ini para Dewa membentuk hukum dunia agar semua orang diatas ranah Mythical langsung pergi ke alam atas atau planet Sagitarius.


Zaman ketiga adalah zaman pahlawan/zaman kekacauan. Dimana Ras Beast adalah ras paling berkuasa pertama, Ras Demon adalah yang paling berkuasa Kedua, Ras Dark Beastman paling berkuasa ketiga sedangkan ras manusia dan Dwarf adalah ras terlemah. Hingga akhirnya para pahlawan terlahir dan perang besar semua ras tercipta.


Zaman keempat adalah zaman Seven King dimana dunia dikuasai oleh 7 raja yang mempunyai kekuatan ranah Mythical level 99. Akan tetapi, ketujuh Raja itu tetap saling berperang satu sama lain.


Zaman kelima adalah zaman ketujuh raja sudah mati dan zaman raja Arthur, Sage Merlin lahir . Banyak Beast Kuno, Elf, manusia, Demon yang masih hidup sampai zaman ke enam. Di zaman ini terjadi peperangan besar Ras Demon yang ingin menguasai seluruh dunia.


Zaman keenam! Zaman Lazarus hidup. Di zaman ini semua ras sudah menandatangani perjanjian damai, dunia dibagi menjadi empat Benua dan dipimpin oleh empat Kekaisaran besar. Akan tetapi, ambisi ras Demon dan Dark Beastman masih belum surut untuk menguasai dunia.