LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 134. Duel



Feng Xueyin melihat Lazarus dengan ekspresi terkejut. 200 tahun yang lalu dia dan pasukan Kekaisaran Golden Sun mengejar Feng Yin dan Pangeran Arka sampai ke Benua Barat Zephyra.


Feng Yin adalah putri tertua dari 2 putri Kaisar sebelumnya dan merupakan pewaris sah tahta Kekaisaran Golden Sun. Ayahnya Kaisar Feng Yun adalah adik ke 8 Kaisar Golden Sun sebelumnya dan diangkat menjadi Kaisar setelah Kaisar sebelumnya wafat dan terjadi perang saudara dan pertumpahan darah yang besar untuk memperebutkan tahta. Putri kedua tidak ingin mewarisi tahta dan tinggal di Kastil Timur bersama sang suami panglima Feng Ao Tian keluarga jauh keluarga kekaisaran Golden Sun dia mengganti namanya menjadi Fang Mei Yin sebagai tanda tidak akan mengikuti lagi politik di Kekaisaran Golden Sun dan bersumpah akan setia kepada Kekaisaran Golden Sun.


Feng Xueyin mengingat kenangan 200 tahun yang lalu dia bersama pasukannya mengejar Putri Feng Yin sampai ke perbatasan Benua Barat. Akan tetapi, seorang jenderal perang Jade Snow Dragon Long Bai menghentikan mereka.


"Xueyin, apakah kamu masih mengingat Jenderal Long Bai? Aku mengerti kamu telah membunuhnya dalam duel yang adil, tetapi Jenderal Long Bai adalah tunanganmu dan mencintai Nona Fang Ying. Dia mengorbankan hidupnya untuk kebahagiaan Nona Fang Ying dan Paman Arka." Carissa berkata.


"Butterfly Effect, apa yang terjadi di masa lalu akan mempengaruhi masa depan. Benua Golden Sun, pasti lebih mengenalnya sebagai karma." Felicity berkata mata emas dan mata birunya melirik ke arah Lazarus dengan wajah merona merah.


"Tidak!!! Bagaimana mungkin pria itu adalah putra saudari Feng Yin! Apakah ayah mengetahuinya? Apabila para bangsawan Golden Sun mengetahuinya. Mereka akan mengirim banyak pembunuh untuk membunuh dia dan keluarganya." Feng Yin berkata.


"Putri Feng Yin, apakah kamu mengetahui mengapa Kaisar Feng Yun, Kaisar Erland, Kaisar Agathias, Kaisar Alcander dan Ibu suri Agatha mengajukan pernikahan diplomatik? Apakah kamu hanya berpikir Urs hanya mempunyai Skill Unik yang dapat merubahnya menjadi seekor Nine-headed Golden Dragon?" Ainsley bertanya seraya melirik Feng Yin dengan mata ungunya.


"Lazarus mempunyai jati diri yang bisa membuat banyak Bangsawan Kekaisaran Golden Sun dan Boreas menjadi gila. Apabila jati dirinya terungkap ke dunia luar apakah kamu akan berpikir orang-orang tidak akan memanfaatkannya Nyawww." Cathrine menjawab.


...****************...


Setelah Lazarus bertemu semua orang dia kembali ke arah Feng Xueyin dan yang lainnya seraya mengendong Blossom dan Celine kecil di kedua bahunya.


"Nona Xueyin, ayo kita berduel. Aku sudah bertemu dengan semua pengikutku." Lazarus berkata seraya tersenyum tulus.


Semua orang pergi ke lapangan latihan di sana terlihat banyak anggota pasukan Regulus sedang berlatih. Melihat kedatangan Lazarus dan Alastair mereka menghentikan pelatihannya, kemudian berlutut ke arah Lazarus.


"Salam Cahaya Regulus, Salam Bintang Regulus!" Semua orang berkata.


Lazarus menyuruh mereka untung bangkit dan memberi Lazarus ruang yang luas untuk Lazarus dan Feng Xueyin berduel.


"Auuuuuu..." Suara lolongan terdengar dari kejauhan.


Sirius, White Fang, Hilda dan Amethyst berlari ke arah Lazarus.


"Master, akhirnya kamu sudah sadar!" Sirius dan White Fang menerkam Lazarus ke tanah, kemudian menjilati wajah Lazarus.


Feng Xueyin, Deviela dan Felicity ingin menyerang empat Legendary Beast muda di depan mereka. Akan tetapi, dihentikan oleh Carissa dan Iris.


"Hahaha. White Fang, bagaimana kabar kalian semua?" Lazarus bertanya.


"Master, semuanya baik-baik saja.. Akan tetapi, Senior Asterion dan Golden Fang melakukan Rebirth dan Lime di penjara karena menjarah sarang Red Dragon Ignite dan Senior Asterion." Celestial yang berada di punggung Amethyst menjawab.


"Apa? Bagaimana Lime di penjara! Dimana dia sekarang aku ingin bertemu dengannya!" Lazarus memerintahkan.


Celes menggunakan Skillnya sesaat kemudian di hadapan Lazarus muncul sebuah kandang menyerupai sebuah jeruji yang terbuat dari kayu pohon Yggdrasil. Di dalamnya terdapat 3 Metal Slime.


"Fyuuu..!"


Lime melompat-lompat saat melihat Lazarus, segera Lazarus membebaskan Lime dan 2 Metal Slime lainnya dari kandang kayu.


"Celes, mengapa Lime di penjara? Bukankah Lime sekarang sudah membelah diri menjadi 3 Metal Slime? Dia membutuhkan banyak inti Beast element logam dan logam untuk membelah diri." Lazarus melirik semua Beast kontraknya dengan mata yang tajam.


"Lime, mencuri banyak material berharga di sarang Asterion dan Red Dragon Ignite! Dia memakan gundukan logam Orichalcum, Mithril dan Adamantine! Kami semua terpaksa mengurung Lime." Sirius menunjukan kepalanya.


"Master, apabila Lime di biarkan Aliansi The North akan mengalami kerugian yang sangat besar." Celine berkata.


"Lime..." Lazarus melirik ke arah Lime.


Lime gemetar ketakutan dan terlihat sangat sedih karena merasakan Lazarus marah kepadanya. Begitupun 2 Metal Slime yang lainnya. Slime tidak mempunyai kelamin dan berkembang biak dengan membelah diri dan inti dari Slime selalu bergerak mengelilingi tubuh Slime. Mereka dapat menyatu dengan Slime sejenis menjadi Big Slime atau Giant Slime tergantung banyaknya Slime yang menyatu.


"Aku memaafkan mu, tetapi mencuri adalah perbuatan yang tidak baik. Seharusnya kamu meminta izin sebelum mengambil barang milik orang lain! Kamu harus meminta maaf kepada Red Dragon Ignite dan Asterion setelah dia bangun." Lazarus berkata.


"Fyuu.."


Lime dan yang lainnya melompat bahagia karena mendengar perkataan Lazarus.


"Ayah, kamu terlalu memanjakannya! Apakah kamu mengetahui berapa harga material berharga seperti Orichalcum, Mythril, Adamantine, Ice Iron, Snow Iron dan Frost Steel! Berapa Artefak rank Unique dan Epik yang bisa dibuat dari material itu!" Alastair berkata karena melihat ayahnya membiarkan Lime memakan banyak material berharga.


"Lazarus, aku setuju dengan Alastair! Apabila kamu terlalu memanjakan semua Beast kontrakmu mereka akan selalu mengulangi perbuatannya! Kamu harus menghukum Lime agar tidak membuat kesalahan yang sama." Iris melanjutkan.


"Baiklah, Lime kamu harus memerintahkan Slime yang lain untuk mencari tambang dan menambang material untuk menggantikan apa yang kamu makan." Lazarus berkata dengan ekspresi pucat.


"Fyuuu."


Lime melompat-lompat, kemudian 2 Metal Slime melompat dari punggung Lazarus dan pergi keluar dari lapangan latihan kastil Regulus.


Lazarus mengusap kepala Lime, kemudian menggunakan Skill Beast Sinkronisasi sesaat, kemudian Lime berubah menjadi sebuah Long Sword Benua Timur berwarna perak.


"Putri Feng Xueyin, mari kita berduel." Lazarus berkata.


"Duke Regulus, bukankah kamu seorang Beast Master? Mengapa kamu menantang aku berduel menggunakan Skill Sword Art?" Feng Xueyin bertanya dengan ekspresi bingung.


"Putri Xueyin, kamu menantang aku bukan menantang sahabatku. Aku akan membuktikan kelayakan ku sebagai pria, Duke, ayah, pemimpin dan penguasa tanah Regulus." Lazarus berkata.


"Apabila, aku mengalahkan Duke Lazarus Regulus di depan semua orang. Aku akan mempermalukan Duke Lazarus Regulus di hadapan para pengikutnya. Apakah aku harus berpura-pura kalah?" batin Feng Xueyin.


"Putri Feng Xueyin, apakah kamu berpikir untuk mengalah? Kamu yang mengajak aku duel terlebih dahulu! Apakah kamu meremehkan aku dan menginjak harga diriku sebagai seorang Ksatria di hadapan semua orang!" Lazarus melirik ke arah Feng Xueyin dengan tatapan dingin.


"Duke Regulus, aku tidak bermaksud meremehkan dan menginjak harga dirimu." Feng Xueyin menjawab dengan suara bernada tenang.


"Edmund!" Lazarus berteriak.


"Duke Lazarus Regulus, aku berada di sini!" Edmund menjawab.


"Berapa kali aku kalah darimu saat duel!" Lazarus bertanya.


"Anda kalah duel denganku sebanyak 120 kali, seri 50 kali dan menang 121 kali!" Edmund berteriak.


"Putri Feng Xueyin, kamu tidak boleh memikirkan bagaimana tanggapan pengikutku, apabila aku kalah saat berduel denganmu! Aku kalah karena aku lemah! Aku mati karena aku lemah. Kekalahan tidaklah merusak harga diriku dan mempengaruhi kesetiaan pengikutku!"


Semua orang melihat kharisma seorang Raja dalam perkataan Lazarus. Mereka sangat bersyukur mengikuti Lazarus.


"Baiklah, aku akan melawanmu dengan semua kekuatan yang aku miliki!" Feng Xueyin membulatkan tekadnya seraya mengeluarkan Artefak Pedang Odachi besar setinggi tubuhnya, kemudian dia mengeluarkan Artefak pedang Odachi itu dari sarungnya terlihat bilah berwarna hitam seindah permata onic.


"Artefak The Great Slaughter Black Sword! Black Orchid rank Legendary!" Alastair berteriak.


"Fufufu, Alastair apakah kamu tidak mengetahui bahwa calon ibu tirimu adalah Black Orchid Princess dari benua timur? Freya dan semua orang juga adalah wanita tercantik di dunia." Felicity terkekeh kecil.


Felicity menggunakan Skill Barrier di seluruh lapangan latihan untuk menekan ranah Feng Xueyin dan melindungi semua orang yang menonton.


"Duke Lazarus, apakah kamu sudah siap?" Feng Xueyin berkata seraya menggunakan kuda-kuda pertempuran.


"Putri Feng Xueyin, kamu ahli dalam menggunakan pedang, tombak dan semua senjata. Kamu juga ahli dalam pertempuran tangan kosong? Apakah kamu yakin menggunakan Odachi untuk melawanku?"


"Fufufu, Duke Lazarus, aku menggunakan Odachi untuk melawan lawan yang aku akui! Apakah Metal Slime itu dapat menahan tebasan pedangku?"


"Lime, lebih kuat dari Artefak normal! Aku sangat memercayai Lime." Lazarus tersenyum seraya melakukan kuda-kuda pertempuran.


Duel akhirnya dimulai.


10 menit berlalu. Terlihat Feng Xueyin berlutut di tanah dengan banyak luka sayatan di tubuhnya. Lazarus terlihat baik-baik saja dan tidak mengalami sedikit pun luka saat berduel.


"Bagaimana, kamu dapat menggunakan Snow Dragon Sword Art dan Ice Phoenix Sword Art?" Feng Xueyin bertanya.


"Aku pernah bertemu 2 orang petualang dari benua timur di masa lalu Ryusei dan Abony. Aku belajar tentang skill mereka sebelum mereka mati karena usia tua. Mereka berdua berasal dari Benua Timur Golden Sun."


"Aku mengaku kalah. Duke Lazarus kamu sangat kuat. Aku tidak mengerti mengapa kamu sangat terampil dalam skill berpedang di seluruh dunia aku hanya melihat sedikit Job Swordman yang dapat menandingi keterampilan mu." Feng Xueyin tersenyum seraya memuntahkan sedikit darah.


Iris dan yang lainnya segera membantu Feng Xueyin. Mereka sangat terkejut karena Lazarus setelah sadar bisa sekuat itu. Mereka bahkan merasakan pria yang sedang berada di hadapannya bukanlah Lazarus melainkan orang lain.


Lime berubah kembali menjadi Slime dan hinggap di pundak Lazarus.


"Putri Feng Xueyin, apabila kamu melawanku menggunakan Artefak Long Sword pasti aku akan sangat kesulitan." Lazarus tersenyum.


"16, 17, 18, 19, 20 terima kasih karena kalian semua sudah mengajarkan aku Skill kalian selama 300 tahun ini. Aku sangat bersyukur karena kalian menjadi guru, sahabat dan saudara yang baik. Aku berjanji kepada kalian semua aku akan memutuskan rantai kutukan ini di generasiku," batin Lazarus.


"Urs, mengapa kamu terlihat sedih?" Theresia bertanya.


Lazarus menggeleng ringan. "Aku hanya berpikir untuk menolak pernikahan diplomatik kalian semua."


"Duke Lazarus, apakah kamu tidak tertarik kepada kita semua?" Deviela berkata.


Lazarus tersenyum. "Pernikahan harus berdasarkan rasa cinta dan kasih sayang bukan paksaan, maka dari itu aku akan membuat kalian semua jatuh cinta kepadaku."


"Blusssh!"


Freya dan yang lainnya merasakan sesuatu menusuk hatinya.


Lazarus merasakan aura berbahaya dari sampingnya.


"Lazarus, bisakah kita berbicara sebentar?" Iris bertanya seraya melirik Lazarus dengan mata merahnya yang tajam.


"Iris, aku masih mempunyai banyak urusan! Aku akan menemui kamu setelah semua urusanku selesai!" Lazarus menjawab.


Iris segera menggenggam erat tangan Lazarus, kemudian menyeretnya masuk ke kastil Regulus.


"Putraku Alastair, tolong aku! Edmund, Raymond, Freya, Carissa aku butuh bantuan kalian!" Lazarus yang di seret oleh Iris memohon dengan mata berlinang.


Semua orang tidak memedulikan Lazarus. Nyonya Cassandra memeluk Blossom dan Celine dengan wajah pucat sedangkan Alastair menundukkan kepalanya seraya berdoa.


"Semoga Ayah, baik-baik saja dalam genggaman Demon King itu." batin Alastair.