
Lazarus bersama Iris dan yang lainnya pergi ke halaman Kastil Regulus karena sangat banyak tamu undangan yang datang dan Kastil Regulus tidak cukup luas untuk menampung mereka semua.
Alastair dan Icarus menjadi pendamping Lazarus, dua orang pria tampan dengan badan tegap itu menjadi perhatian semua orang yang datang ke pesta pernikahan. Namun Lazarus masihlah orang yang menjadi pusat perhatian, dia memakai tuksedo berwarna hitam dan dasi panjang hitam.
Seorang pria berambut coklat dan mata biru, memakai armor putih dengan ukiran elang berjalan ke arah Lazarus.
"Urs, maafkan aku karena Ainsley membatalkan kontrak pernikahan." Ketua Gavin berkata.
"Tuan Gavin, Ainsley mungkin mempunyai suatu alasan untuk membatalkan kontrak pernikahan dan aku tidak merasa marah karena Ainsley membatalkan kontrak pernikahan sepihak." Lazarus menjawab.
Lazarus sekarang akan mempunyai 10 istri, meskipun tidak sebanyak Alcander dan Altair. Akan tetapi, semua istri Lazarus adalah wanita dengan kecantikan langka di Benua Antares.
Para Priest dari ras Demon, ras Elf, ras Beastman, Priest dari North Sea, Priest dari Boreas dan Priest dari Kekaisaran Suci pergi ke arah Lazarus. Semua orang dan ras mempunyai upacara tersendiri dalam melakukan upacara pernikahan.
Pertama dia menikahi Freya dengan adat dan budaya Kerajaan North Sea. Pernikahan dengan budaya North Sea sangatlah sulit sang pengantin pria dan wanita harus menari di lantai yang dipenuhi oleh bilah pedang, Kampak dan tombak yang tajam.
"Eric, apakah Cucuku harus menari bersama Freya di sana?"
"Tuan Galan, sesuai adat dan budaya North Sea, dia harus menari diantara bilah pedang, kampak dan tombak yang tajam. Kamu tidak usah khawatir Iris akan mengobatinya setelah ini dan Freya sudah berlatih dari muda demi upacara ini." Raja Eric tersenyum lebar.
"Tuan Galan, seorang pria dapat menari dengan indah diantara bilah pedang, kapak dan tombak yang tajam. Dia akan dikenal sebagai pria pemberani dan jantan, bahkan banyak wanita yang belum menikah akan melihat tarian pasangan pria. Bahkan saat aku menari saat pernikahan pertama ada sekitar 5 orang wanita North Sea yang menyukaiku dan akhirnya aku mempunyai 7 istri." Vali berkata.
"Eric, apakah kita tidak menggunakan budaya Kekaisaran Suci saja? Seperti saat kamu menikah denganku?" Seorang wanita berambut coklat perunggu dan mata hijau berkata, dia adalah istri kedua Raja Eric Hana Pendragon.
"Hahaha. Hanna, kamu terlalu mengkhawatirkan Freya! Aku sudah mendidiknya menjadi wanita kuat dan Lazarus bahkan yang menyarankan memakai upacara pernikahan North Sea." Seorang wanita berambut merah darah panjang, kulit coklat berotot kekar, mata merah berkata, dia adalah Ratu Haley North Sea istri pertama Raja Eric.
"Baiklah!"
Astrid dan 121 wanita Kerajaan North Sea yang belum mempunyai pasangan ingin melihat tarian Lazarus dan Freya. Mereka mengetahui bahwa Lazarus tidak berasal dari Kerajaan North Sea dan berpikir Lazarus tidak akan bisa menampilkan tarian yang indah.
Vali, Vidar, Tyr, dan beberapa pria Kerajaan North Sea menabuh gendang dan meniup terompet yang terbuat dari tanduk Beast Black Bull. Mereka tertawa dan tersenyum lebar untuk menikmati dan merayakan pernikahan Freya dan Lazarus.
Freya memakai gaun dari bulu Beast pendek berwarna merah. Sedangkan Lazarus mengganti jasnya menjadi pakaian dari bulu Black Wolf.
"Semoga Dewa Hoarr dan Dewi Freya memberikan berkah kepada kalian!" Seorang Priest wanita muda berteriak seraya tersenyum lebar.
Lazarus dan Freya pergi ke tengah lapangan yang dipenuhi dengan banyak bilah yang tajam.
"Urs, apakah kamu yakin?" Freya bertanya menggunakan telepati suara.
"Freya, aku sangat yakin dan kamu sangat cantik hari ini." Lazarus menjawab.
Lazarus mulai menggenggam erat tangan Freya dan menari di panggung yang penuhi banyak bilah yang tajam. Tarian Lazarus sangat indah bahkan dia tidak membiarkan Freya tergores oleh sayatan bilah yang tajam.
"Freya, tatap mataku dan jangan terlalu fokus kepada bilah tajam! Aku akan selalu berada di sini dan mari nikmati tarian ini sampai lagu selesai!"
"Baiklah." Freya tersenyum halus.
Semua orang terpesona dengan tarian yang ditunjukan oleh Lazarus. Mereka melihat hanya kaki Lazarus yang terluka dan Kaki Freya baik-baik saja tanpa terkena sedikit goresan.
"Bagaimana mungkin! Apakah dia pernah melakukan tarian pedang sebelumnya!!!" Raja Eric berteriak seraya mengeluarkan aura ranah Legendary.
"Eric, aku tidak percaya bahwa dia belum pernah melakukan dan mendengar dengan tarian Dewi Perang!! Tunggu, bagaimana seorang pria yang bukan berasal dari North Sea bisa menari lebih indah dan baik dari Pria North Sea." Ratu Haley berkata.
"Apa maksud kalian?" Kaisar Cyril, Raja Legolas dan beberapa tamu dari Kerajaan, Kekaisaran dan Kekuatan besar tidak mengetahui apa yang terjadi.
"Tarian Dewi Perang sudah ada sejak akhir zaman pertama. Semua orang Kerajaan North Sea akan menilai seberapa berani, baik dan jantan pria itu dari tarian ini. Lazarus, menari dengan sangat baik! Tidak bahkan sempurna! Sebenarnya yang terkena bilah tajam itu adalah Freya, tetapi Lazarus melindungi Freya dari sayatan dan goresan bilah!! Gerakan Lazarus juga mengalir seperti gelombang air yang tenang dan terkadang deras seperti ombak lautan North Sea! Seumur hidupku aku belum pernah melihat seorang pria menari seindah ini!!" Raja Eric berkata.
Raja Eric menghela nafas panjang. "Aku berlatih selama 80 tahun dan masih buruk daripada Lazarus. Padahal tarian Dewi Perang ku dinilai lebih baik dari Leluhur Cesare."
Semua orang melebarkan mata.
"Nenek Buyut Ingrid, bagaimana menurutmu tarian Lazarus?" Raja Eric bertanya.
Seorang wanita cantik berambut merah panjang bergelombang, memakai gaun yang terbuat dari bulu Ancient Crimson Lion menjawab. "Sangat sempurna! Lazarus adalah pria elegan, pemberani, jantan dan rela untuk mengorbankan dirinya sendiri untuk Freya! Apabila aku masih muda, aku akan terpesona oleh pria itu!!! Lihat senyum di wajah Freya, dia terlihat sangat bahagia dan aman menari dengan Lazarus. Aku percaya Lazarus akan selalu berada di samping Freya sampai maut memisahkan mereka."
Astrid melebarkan matanya. "Black Lion, bagaimana kamu sangat ahli dalam tarian Dewi Perang!! Tunggu, mengapa aku dan semua wanita Kerajaan North Sea di sini terhipnotis dan tergoda oleh tariannya!"
"Hahaha. Akhirnya sekarang adalah gerakan terakhirnya!" Raja Eric tertawa.
Lazarus memeluk Freya, kemudian menciumnya dengan lembut. Sebuah pemandangan yang sangat indah dan romantis.
"Semoga Dewa Perang Hoaar dan Dewi Perang Freya memberkati cinta kalian berdua. Lazarus Regulus dan Freya Red Bear, sekarang adalah pasangan! Ascension!!!" Priest Ingrid berteriak.
Cahaya Ungu mengitari tempat tarian Lazarus, kemudian cahaya itu berubah menjadi warna Nila, Biru, Hijau dan Kuning.
"Bajingan, mereka mendapat berkah kuning!" Raja Eric berseru.
"Eric, berkah masih belum berakhir!!"
Cahaya kuning itu berubah menjadi warna Jingga.
"Jingga!!!" Tyr berteriak dengan mata penuh dengan air mata dan hidung penuh dengan ingus. Mungkin di sini hanya Tyr yang sedih karena pernikahan Lazarus dan Freya.
"Hahaha. Apakah mereka akan mendapatkan berkah merah seperti pernikahan pertamaku dan Pahlawan Cesare?"
Cahaya kuning itu berubah menjadi merah.
"Merah! Tunggu berkah masih belum berakhir!" Priest Ingrid berkata.
Cahaya merah itu, kemudian berubah warna menjadi perak.
"Perak!! Bukankah hal itu sangat langka?" Semua orang Kerajaan North Sea melebarkan matanya.
Cahaya perak, berubah lagi menjadi warna emas yang sangat cemerlang.
"Berkah 10,000 tahun sekali! Seberapa berani dan jantan pria itu! Bahkan para Dewi terpikat olehnya!" Semua pria Kerajaan North Sea berlutut.
"Semua ini adalah mimpi!!" Vali berteriak.
Cahaya perlahan redup dan luka di kaki Lazarus mulai sembuh. Dia melihat 2 Skill pasif Rank A dan 1 Skill Rank S di statusnya begitupun dengan Freya yang mendapatkan 2 Skill pasif Rank A dan 1 Skill Rank S di statusnya.
Raja Eric segera berlari ke arah Lazarus dengan Freya. Dia tidak memedulikan bilah-bilah tajam yang dia injak karena kulitnya sudah lebih keras dari Artefak rank Unique.
"Skill apa yang kalian dapatkan?" Raja Eric berteriak.
Freya tersenyum lebar, sedangkan Lazarus memalingkan wajahnya karena malu.
"Raja Eric, bisakah kita menyingkir terlebih dahulu?"
Raja Eric mengangguk.