
Fire Phoenix Gaver melihat mata biru Ice Phoenix Peach yang indah. Dia kemudian memberikan Peach sebuah Herbal Ice Rose rank Unique yang diberikan oleh Lazarus sebelumnya.
"Apakah kamu memberikan herbal ini kepadaku?"
Gaver mengangguk, kemudian membungkuk. "Nona, kamu sangat cantik seperti bunga mawar es ini. Bulu putih selembut sutra putih yang di tenun dari benang Epik Snow Silk, mata biru seindah Pergunungan Mithycal Beast, paruh yang sangat indah layaknya permata dan saat kamu terbang..."
"Kamu seperti seekor Saint Beast Bird betina, yang memberi udara sejuk di musim panas di tundra yang dingin. Aku ingin mengatakan bahwa aku tidak cocok menjadi pasanganmu dan semoga hidupmu diberkahi oleh Dewa Suzaku agar kamu selalu bahagia." Lazarus memberitahu kata-kata Kelahiran ke 9 kepada Gaver dan dia memberitahunya kepada Peach.
Seekor Ice Phoenix betina mempunyai hati yang sangat dingin. Seekor Phoenix jantan harus melelehkan hati Ice Phoenix betina dengan perkataan dan perbuatannya.
Gaver memalingkan badannya dan ingin terbang meninggalkan tempat itu. Peach merasakan perkataan Gaver sangat indah dan tulus berasal dari hatinya.
Banyak Phoenix jantan yang mempunyai spesies yang sama dan berbeda berusaha menggoda Peach. Namun Peach baru sekarang melihat Phoenix jantan yang tidak tertarik kepadanya.
"Tunggu!" Peach berteriak menghentikan Gaver.
"Sang bunga yang indah menarik perhatian banyak lebah dan kupu-kupu. Sang lalat kotor sepertiku tidak layak hinggap di bunga indah itu, tetapi aku akan terus melihat dan mengagumimu dari kejauhan." Gaver menggeleng ringan.
"Gaver anakku!! Kamu sangat pandai berakting!" batin Lazarus.
Semua Beast kontrak Lazarus yang sudah lama mengenal Gaver melebarkan mata mereka. Sejak kapan Gaver yang pendiam dan selalu serius menjadi sangat romantis seperti itu.
"Bagaimana mungkin?" Regulus bergumam.
"Bajingan! Aku tidak mengetahui Gaver sangat romantis seperti itu! Siapa yang mengajarinya? Regulus dan Golden Fang apakah kalian yang mengajarinya!" Hilda berkata seraya melirik ke arah Golden Fang dan Regulus dengan mata yang tajam.
"Hilda! Aku tidak pernah mengajarinya tentang kata-kata indah itu! Sedangkan Senior Golden Fang hanya peduli dengan pertarungan!" Regulus menjawab.
...****************...
Peach mempunyai mata berbinar. "Gaver, apakah kamu menggoda semua Beast burung betina dengan kata-kata indah milikmu itu?"
Gaver melirik ke arah Lazarus. Namun Lazarus hanya tersenyum.
Gaver menggeleng ringan. "Aku hanya akan setia kepada satu pasangan seumur hidupku dan Peach bisakah aku menjadi pasanganku?" Gaver mengeluarkan Inti Epik Beast element es, kemudian memberikannya pada Peach.
"Baiklah, aku akan menjadi pasanganmu." Peach mengambil Inti Epik Beast dari paruh Gaver.
Semua orang di sana kagum kepada Beast Fire Phoenix jantan muda itu. Bahkan Rock, Tigris, Namean dan beberapa Beast rank tinggi kagum kepada Gaver yang dapat meluluhkan hati seekor Ice Phoenix betina.
"Tunggu! Apakah Beast Fire Phoenix itu mengatakan Pergunungan Mythical Beast?" Seorang wanita Beastman Singa dengan rambut emas panjang bertanya.
"Alika! Aku sudah mengatakan kepadamu tidak boleh terlalu mencolok di sini!" Seorang pria Beastman harimau dengan rambut ungu berkata.
Lazarus menggunakan Skill Eye Of Divine Master miliknya.
Nama:????
....
....
...
Nama:????
...
...
...
"Bajingan! Mereka berdua adalah Void Beast dari alam atas! Aku lupa bahwa Pergunungan Mythical Beast berada di Planet Auriga." batin Lazarus.
Seorang pria muda kekar berambut perak pendek dan mata hijau berjalan ke depan dua orang itu.
"Maafkan sahabatku Tuan dan Nyonya. Namaku adalah Emil dan kedua orang ini adalah temanku Alika dan Serkan. Kami adalah pengembara yang pergi dari satu Kerajaan/Kekaisaran ke Kerajaan/Kekaisaran lain." Emil berkata.
Nama:????
....
...
Emil melirik ke arah Lazarus, kemudian Lazarus merasakan aura membunuh yang sangat kuat yang hanya tertuju padanya berasal dari Emil.
"Hahaha. Tuan Emil, Tuan Serkan dan Nona Alika. Perkenalkan namaku adalah Lazarus Regulus, kalian bisa memanggil namaku Urs! Bisakah kalian duduk bersamaku dan keluargaku?" Lazarus berjalan ke arah Emil seraya tersenyum ramah.
"Manusi–" Leo ingin mengatakan sesuatu, tetapi Alika segera membungkam mulut Leo.
"Baiklah Urs, kami akan menerima tawaranmu." Emil menjawab.
"Bajingan! Aku sudah menyinggung monster yang lebih kuat dari Kakek Galan, Reese dan Raegal!!" batin Lazarus.
Suara terompet terdengar, berarti duel akan dilaksanakan. Lazarus dan semua orang segera bergegas pergi ke tempat duduk yang telah dipersiapkan oleh Kaisar Aldric.
"Tuan dan Nyonya yang terhormat! Sekarang adalah saatnya duel yang sudah ditunggu-tunggu akan dilaksanakan. Akan tetapi, kami mendapat permintaan dari Kaisar Alcander, Demon Emperor Daryan dan Demon Emperor Reese sebelum duel dimulai, kita akan ditampilkan tarian dari 2 ekor Phoenix yang akan menari sebelum pertarungan! Mereka mendapatkan pasangan di Padang Light!"
Linwood belum memberikan Krisan dan Blue River inti Legendary Beast. Jadi mereka bisa dikatakan belum menjadi pasangan sejati.
"Hahaha. Aku ingin melihatnya! Tarian Phoenix yang sangat langka!!" Demon King Arhat tertawa seraya memeluk kekasihnya.
Gaver dan Peach memasuki panggung duel, mereka kemudian melebarkan sayap dan ekornya yang sangat indah.
"Gaver, apakah kamu sudah siap?"
"Peach, aku sudah siap."
Gaver dan Peach terbang ke udara, kemudian bergerak dengan anggun dan indah. Mereka seolah-olah sedang menari di udara. Semua mata takjub saat melihat tarian Gaver dan Peach.
"Alika, kedua Phoenix muda itu lumayan kuat. Di tempat tinggal kita mereka bisa menjadi salah satu yang terkuat dari Phoenix seusianya." Serkan berkata.
"Diam!" Alika menjawab.
Lazarus melihat ke arah Iris, Alastair, Cassandra dan Blossom yang menikmati tarian Peach dan Gaver.
"Alastair, Cassandra dan Blossom, bisakah kalian pergi ke tempat Nenek Agatha dan Kakek Galan? Aku mempunyai hadiah untuk mereka." Lazarus memberikan Alastair dua botol Wine berusia 10,000 tahun.
"Sesuai perintahmu, Ayah." Alastair menjawab.
"Blossom, kamu tidak boleh menganggu Kakek dan Nenek!" Cassandra berkata.
"Blossom, aku mempunyai sesuatu untukmu!" Lazarus memberikan Blossom sebuah Artefak Tombak White Dragon Rank Epik.
"Blossom, bisakah kamu berlatih tombak dengan bibi Eira? Nenek mengetahui bahwa Bibi Eira sangat menyayangimu." Iris mengusap rambut hitam Blossom.
"Baiklah." Blossom menjawab dengan mata berbinar, kemudian pergi ke tempat Keluarga Kekaisaran Boreas berada.
Iris merasakan ada suatu masalah yang sangat serius diantara Lazarus, Emil, Serkan dan Alika.
...****************...
Di tempat itu hanya ada lima orang, karena tempat itu adalah kursi paling belakang dan pojok di dekat arena duel.
"Emil, dia adalah Istriku Iris. Kalian bisa memercayainya."
Emil mengangguk.
"Silent Barrier."
Iris menggunakan Skill sihir Silent Barrier untuk melapisi semua orang agar perkataannya tidak terdengar keluar Barrier.
"Urs, apakah kamu berasal dari alam atas Planet Auriga?" Emil bertanya.
Iris terkejut saat mengetahui Emil dan yang lainnya berasal dari alam atas. Dia sudah mengetahui bahwa banyak orang dan Beast yang berasal dari alam atas pergi ke Planet Antares dengan berbagai tujuan. Akan tetapi, sesuai hukum dunia ranah sebenarnya di tekan dan mereka selalu bersembunyi.
"Salah satu guruku berasal dari alam atas." Lazarus menjawab.
"Hahaha. Aku sudah lama tidak melihat manusia menarik sepertimu. Aroma seekor Dragon, Harimau, Leopard dan beberapa Beast rank tinggi tercium sangat pekat dari tubuhmu." Serkan berkata.
"Siapa gurumu?"
"Orang-orang memanggilnya Blue Ocean Prince."
"Zale!!!" Serkan berteriak.
"Apakah kamu murid Zale? Bagaimana keadaannya!!" Emil berteriak.
"Bukankah Zale sudah mati 25,000 tahun yang lalu? Aku juga melihat saat dia bertarung dengan Marie dan dia sudah terbunuh di depan mataku!" Alika berkata.
"Tuan Emil, aku hanya menemukan buku peninggalan Blue Ocean Prince. Di buku itu tertulis tentang banyak Kerajaan, Kekaisaran, Klan Beast dan Kekuatan Besar di Planet Auriga. Bukankah sama saja Zale adalah guruku?" Lazarus menjawab.
Emil mengangguk. "Eye Of World, Skill Garis Darah Eternal Fire, Garis Darah Eternal Ice dan lebih dari 20 Beast kontrak berdarah murni. Di Planet Auriga, kamu bisa menjadi seorang Ksatria yang sangat kuat. Akan tetapi, kamu terlahir di Planet Antares dan masih lama untuk menembus ranah Void. Apabila aku membawamu ke Planet Auriga sekarang, Baxia akan marah dan membunuh kita semua." Emil menghela nafas panjang.
"Cih.. Ancient Winged Tiger, Ancient White Tiger Variant, Moonlight Forest White Leopard, Ancient White Winged Silver Wind White Lion dan beberapa Beast kontrak kucing besarmu yang lain mempunyai darah yang sangat murni. Apabila mereka lahir di alam atas, di masa depan mereka akan sekuat aku." Serkan berkata.
"Urs, apakah kamu memperbudak mereka semua?" Alika bertanya.
"Aku tidak memperbudak mereka semua!"
"Baiklah, aku percaya padamu! Alika hanya berusaha menggoda kamu." Serkan menjawab.
"Apakah kalian berdua ras Beast?"
"Fufufu. Aku adalah seekor Void Beast Ancient Golden Fire Lion dan Serkan adalah seekor Emperor Beast Ancient Purple Storm Tiger. Sedangkan Emil adalah seorang Magical Swordman ranah Emperor yang berasal dari Kekaisaran Silver Light atau pendiri Kekaisaran Suci sebelumnya dan Kakek Buyut dari Kaisar Aldric." Alika menjawab.
"Apaa!! Bukankah Emil hidup di zaman yang sama dengan Tartarus dan Shura?"
"Hahaha. Aku sudah berulang kali bertarung dengan mereka di masa lalu. Shura, aku sudah lama tidak mendengar nama itu sang penguasa faksi timur Demon dan wajahmu sangat mirip dengan Shura." Emil menyadari sesuatu saat melihat wajah Lazarus.
"Shura siapa dia? Apakah dia lebih kuat dari Tartarus?" Serkan tersenyum lebar.
"Serkan, apabila Shura masih hidup. Jika, kita bertiga bekerja sama dan mempunyai ranah yang sama dengannya. Kulitmu dan Alika akan dijadikan sebagai pakaian, kemudian kepala kalian akan dijadikan hiasan di rumahnya." Emil mengingat seberapa kejam Shura.
"Mengapa, aku belum pernah melihat atau mendengar namanya di alam atas?" Alika bertanya.
"Shura mati sebelum dia menembus ranah Void."
Semua orang terdiam. Dunia ini adalah dunia dimana yang kuat memakan yang lemah. Banyak orang-orang kuat dan berbakat mati sebelum mereka menembus ranah Void.
"Cih . Aku ingin bertarung dengannya! Di Planet Antares dan Auriga banyak sekali bakat-bakat hebat, bahkan kita menemukan seorang anak berusia 30 tahun yang sudah menembus ranah Void. Namun anak itu membuat perjanjian dengan Baxia untuk menekan levelnya."
"Siapa itu?" Lazarus bertanya.
"Pangeran Pertama Kekaisaran Zephyra, Kyros Zephyra. Sedangkan Pangeran Ketiga Eren Zephyra, pangeran bungsu Siegfried Zephyra, Kaisar Alcander Boreas, Malika Boreas, Arion Boreas, Sedna Boreas, Daryan, Rhodes, dan beberapa orang di Antares di zaman ini juga mempunyai bakat yang mengerikan." Emil berkata.
"Kyros, sudah menjadi ranah Void saat usia 30 tahun?" Iris bertanya.
"Fufufu. Dia adalah monster sebenarnya." Alika terkekeh kecil.
"Kyros dan Siegfried mempunyai jiwa ksatria berbeda dengan Eren yang sangat cerdas dan jenius. Akan tetapi, Eren mempunyai kegelapan yang sangat dalam dihatinya." Emil berkata.
"Eren Zephyra? Apakah dia pemimpin Organisasi Golden Dawn?" batin Lazarus.
"Urs, kamu juga menjadi salah satu yang akan diincar oleh orang-orang dari alam atas. Berbeda dengan Emil, aku dan Serkan sudah berada di Planet Antares sejak akhir zaman kedua. Kami telah menyaksikan banyak Beast Master kuat, tetapi hanya 5 tidak! 3 orang yang berhasil menjadi seorang Beast Master yang kuat di Planet Auriga." Alika berkata.
"Aku setuju! Pergunungan Mythical Beast dan Kekaisaran Beast pasti akan menerimamu di alam atas." Serkan mengangguk ringan seraya melihat seekor Moonlight Fenrir yang sedang bermesraan dengan 3 Fenrir betina.
"Tunggu! Apakah Fenrir itu membentuk Harem? Bagaimana mungkin dia sangat beruntung!!!!" Serkan bangkit dari kursinya seraya berteriak keras.
...****************...
Short Story Sirius.
"Aurelie, Forest Light, aku tidak bisa menjadi pasangan kalian karena aku tidak mempunyai Inti Legendary Beast element kayu dan api."
Aurelie dan Forest Light memberikan Inti Beast element kayu dan api kepada Sirius. Mereka kemudian mengambilnya kembali.
"Aku sudah memberikan Inti Legendary Beast kepadamu dan sekarang kamu memberikannya kepadaku! Bukankan kita sudah menjadi pasangan?" Aurelie berkata.
"Tidaaakkk! Bagaimana kalian mendapatkan Inti Beast itu?"
"Fufufu. Sirius, apakah kamu tidak melihat Artefak Cincin Penyimpanan di ekorku? Master memberikannya padaku, untuk menyimpan cadangan makanan, herbal, mayat dan inti Beast." Forest Light terkekeh kecil.
"Aku harus meminta Master membuatnya." batin Sirius.
"Tidaakkkkk"