
Pertemuan dilanjutkan semua orang duduk tenang di kursinya masing-masing seraya mendengarkan pembahasan yang di sampaikan Kyros.
"Tyron, apakah kamu ingin menyampaikan sesuatu?" Kyros bertanya.
"Saudaraku Raja Kerajaan Dwarf Aragon tidak bisa menghadiri pertemuan ini karena perang yang terjadi di Benua Timur Golden Sun. Dia dipaksa untuk membuat Artefak untuk pasukan Kekaisaran Golden Sun." Tyron berkata.
"Baiklah, aku mengerti maksudmu dan mereka tidak akan menyakiti para Dwarf karena sebuah kerugian untuk kehilangan para Dwarf." Kyros berkata.
"Tyron, tenang saja mereka akan baik-baik saja." Rhodes berkata.
"Feng Yun sangat ambisius karena ingin menjadi penguasa Benua. Meskipun dia mempunyai orang-orang kuat di pihaknya, tetapi kita masih bisa menghadapinya." Daryan berkata.
"Kita sudah membahas semuanya dan sudah setuju. Aku rasa kita harus mengakhiri pertemuan ini dan menyusun rencana kedepannya. Namun aku mengira kita juga akan mendapatkan kerugian yang sangat besar dalam perang ini. Banyak orang yang akan gugur dalam Medan perang yang akan datang." Galan berkata.
Semua orang mempunyai ekspresi serius. Mereka mengetahui perang besar akan terjadi, tetapi entah mengapa mereka yakin dapat memenangkan perang ini. Mereka tidak takut akan kematian karena semua yang hidup pasti akan mati.
"Di Benua Barat perang akan terjadi di Kekaisaran Zephyra, Kerajaan Vermilion dan Kerajaan Zircon. Di Benua Utara perang akan terjadi di Kekaisaran Snow Lotus ,.Di Benua Selatan perang akan terjadi di Kekaisaran Nine Tailed Snow Fox dan Kerajaan Nebula." Lazarus berkata.
"Urs, darimana kamu mengetahuinya?" Adonis bertanya.
"Kerajaan Black Bull sekarang sudah menjadi Kekaisaran Red Bull setelah Kaisar sebelumnya wafat dan digantikan oleh putrinya Permaisuri Mia. Mereka memihak Kekaisaran Silver Phoenix dan Kerajaan Vermilion adalah Kerajaan yang lemah serta strategis mereka akan menaklukannya selagi Kekaisaran Zephyra berperang melawan Kekaisaran Silver Phoenix. Setelah menyatukan Benua Timur Kaisar Feng Yun akan menyerang Kekaisaran Snow Lotus dan Kekaisaran Moonlight Frost. Sedangkan untuk Kerajaan Nebula kelihatannya Lilith dan Seth akan menyerang mereka terlebih dahulu." Lazarus menjawab.
"Darimana kamu mendapatkan informasi ini?" Galan bertanya.
"Aku mendapatkannya dari salah satu 12 Kekuatan Besar Planet Antares, Organisasi Shadow Chameleon dan perwakilan Organisasi Golden Dawn juga berunding denganku. Mereka mengatakan bahwa Feng Yun dan Castor bukanlah bidak mereka." Lazarus menjawab.
"Tunggu, bagaimana kamu bisa berhubungan dengan Organisasi Shadow Chameleon yang merupakan salah satu Kekuatan Besar yang sangat rahasia?" Agathias bertanya.
"Aku mengenal 2 anggota Organisasi tersebut dan membayar mereka sebanyak 70 Miliar Koin emas setelah tawar menawar yang panjang." Lazarus menatap ke arah Altair dan Florencia.
"Apakah Organisasi Golden Dawn tidak akan ikut dalam perang?" Kyros bertanya.
"Kyros, Organisasi Golden Dawn tidak akan ikut dalam perang karena tujuan mereka untuk pemulihan mana Planet Antares sudah tercapai." Lazarus menjawab.
"Kyros, apakah kamu tidak akan melepaskan topeng kepalsuan mu? Maksudku, Pemimpin Organisasi Golden Dawn, aku ratusan kali hampir mati karena rencana licik mu." Lazarus mengirimkan telepati suara.
"Sejak kapan kamu mengetahuinya?" Kyros bertanya.
"Aku mengetahuinya bahwa semua ini berjalan sesuai dengan rencanamu dan tujuanmu bukan Kekaisaran Zephyra atau Planet Antares melainkan lebih tinggi Planet Auriga." Lazarus menjawab.
"Urs, aku tidak ingin menjadi musuhmu. Aku ingin menjadi rekanmu." Kyros menjawab.
"Di satu gunung tidak ada dua Raja dan semoga kita tidak menjadi musuh di masa depan." Lazarus berkata.
"Baiklah, karena permainan kita baru saja dimulai." Kyros tersenyum.
"Kamu sudah kalah berkali-kali saat bermain catur denganku, tetapi kamu adalah lawan yang sulit aku kalahkan." Lazarus berkata.
"Menarik, aku belum pernah bersemangat seperti ini saat bertarung dengan seseorang." Kyros menjawab.
"Tapi kita sekarang berada di pihak yang sama dan semoga beruntung Kakak Ipar." Lazarus menjawab.
Semua orang menatap ke arah Lazarus dan Kyros yang saling melihat satu sama lain. Mereka mengetahui bahwa Lazarus dan Kyros sedang saling berbicara menggunakan transmisi suara.
"Urs." Leonhart menarik tangan Lazarus.
Lazarus mengendong Leonhart, kemudian duduk di kursinya seraya menyantap makanan dengan ekspresi gusar. Entah mengapa dia merasakan perasaan yang sangat buruk hari ini.
Seseorang mendobrak pintu ruang pertemuan mereka adalah Feng Tian dan kelompoknya. Dia berjalan dengan sangat arogan, tanpa mengucapkan apapun kepada semua orang yang berada di sana.
"Lazarus, siapa pria itu?" Iris bertanya.
"Iris, aku tidak mengenalnya. Akan tetapi, kelihatannya mereka berasal dari Kekaisaran Golden Sun karena mempunyai rambut berwarna hitam." Lazarus menjawab.
...****************...
"Hahaha. Apakah kalian berpesta tanpa menyambut penguasa Regulus?" Feng Tian tertawa, kemudian duduk di singgasana Regulus dengan kaki kanan di atas kaki kiri.
Semua orang menghentikan makan dan pembicaraan mereka saat mendengar perkataan Feng Tian.
Xie Yan, Kaguya dan perwakilan Organisasi Azure Dragon segera menyembunyikan kehadiran mereka menggunakan Artefak penyamaran.
"Mengapa pembuat onar itu datang ke Pertemuan ini?" Xie Yan bertanya.
"Feng Tian, kelihatannya ingin membuat masalah di sini. Kita harus bersembunyi tidak terlibat dalam masalah ini, Idiot itu akan mati dengan mengenaskan karena menyinggung orang-orang kuat di 3 Benua." Xie Yun menjawab.
"Aku ingin mengobrol dengan Tuan Urs setelah masalah ini berakhir." Kaguya berkata seraya mengunyah makanannya.
"Tuan Xie Yan, bolehkah aku bergabung di sini?" Sean bertanya.
"Tuan Sean, apakah kamu mengenal Feng Tian?" Xie Yan bertanya.
"Aku sudah 7 kali bertemu dengan Tuan Xia Bai dan dia pasti akan memanggilku saat melihatku. Aku tidak ingin terlibat dalam masalah ini, bajingan itu akan menarik kita ke dalam Abyss. Apabila dia mengenal kita, aku tidak ingin berurusan dengan orang-orang bodoh itu!" Sean menjawab dengan suara gemetar.
Dahi Xie Yan basah dengan keringat, kelihatannya dia bisa berteman baik dengan Sean.
"Kemana Yun Shan, mengapa dia tidak datang ke sini untuk menahan anjing gila itu." Yuuna berkata.
"Yun Shan terlambat." Xie Yan menjawab.
...****************...
Semua orang duduk diam melihat ke arah Feng Tian.
"Pelayan segera berikan Wine kepadaku!" Feng Tian berteriak.
Pelayan wanita melirik ke arah Lazarus, kemudian Lazarus mengangguk. Dia segera membawakan Wine untuk kelompok Feng Tian.
"Aku adalah Pangeran Ke 9 Kekaisaran Golden Sun Feng Tian. Mulai sekarang aku akan adalah penguasa Regulus dan semua wilayah Regulus adalah milikku." Feng Tian tersenyum bangga.
Tubuh Zhuge Li gemetar, dia melihat jiwa semua orang menggunakan Eye Of Soul. Banyak orang di ruangan ini mempunyai kekuatan yang setara dan menyaingi Panglima Feng Long. Dia kemudian memberikan isyarat tangan kepada Feng Qian.
Feng Qian melihat isyarat bahaya tingkat 1 yang belum pernah Zhuge Li berikan. Berarti apabila mereka berbicara sedikit saja, mereka sudah dipastikan untuk mati bahkan para Dewa tidak akan bisa membantu mereka. Feng Qian berjalan dengan sangat pelan ke samping Zhuge Li entah mengapa dia seperti berjalan di atas benang sutera dan dibawahnya adalah lautan lava yang dipenuhi oleh Beast Fire Long.
Setiap langkah Feng Qian sangat berat seperti puluhan ton, tetapi karena keinginannya untuk hidup dia berhasil sampai di samping Zhuge Li.
Xia Bai melotot ke arah Zhuge Li dan Feng Qian dengan wajah semerah tomat matang dan kaki gemetar. Dia mengenal Daryan, Acasha, Daji, Daren dan Rheus. Mereka berlima adalah 5 orang kuat di Benua Selatan Moonlight dia ingin memperingati Feng Tian, tetapi sudah terlambat karena Feng Tian sudah tidak bisa dihentikan.
Zhuge Li dan Feng Qian memberi isyarat untuk Xia Bai dan Xia Bai perlahan melangkah ke sampai Zhuge Li dengan tubuh yang gemetar dan jantung berdebar dengan kencang.
"Rubah betina itu sudah menjebak kita." batin Zhuge Li, Feng Qian dan Xia Bai.
"Pangeran Feng Tian, aku adalah Grand Duke Lazarus Regulus penguasa wilayah Regulus." Lazarus berkata.
"Apakah kamu anak haram Bibi Feng Yin?" Feng Tian tersenyum lebar.
Semua orang tidak mengetahui siapa Feng Tian, tetapi saat mereka mendengar Feng Tian menyebut Lazarus anak haram. Mereka ingin segera memenggal kepala Feng Tian, tetapi Lazarus memberikan isyarat untuk tenang.
"Pangeran Feng Tian, apa tujuanmu datang ke Regulus?" Lazarus bertanya.
"Apakah kamu bodoh? Aku kemari adalah untuk mengambil wilayah Regulus dan Aliansi The North beserta semua kekayaanmu." Feng Tian tersenyum bangga.
Lazarus berusaha untuk tetap tenang. "Apa hakmu untuk mengambil wilayah Regulus?"
"Hahaha. Anak haram kamu adalah noda Kekaisaran Golden Sun." Seorang pria ranah Mythical berambut hitam panjang, mata biru dengan banyak bekas luka di wajahnya tertawa.
"Tidak, kita masih membutuhkannya. Aku akan menyiksanya pelan-pelan sampai dia memohon kepadaku untuk mati." Feng Tian berkata.
Feng Tian merasakan semua bulunya berdiri dan lehernya menjadi dingin. Namun dia tetap melanjutkan meminum Wine.
Lazarus memberikan isyarat kepada semua orang untuk tenang, dia tidak ingin Kastil Regulus hancur karena pertempuran mereka.
"Anak haram sepertimu adalah noda Kekaisaran Golden Sun yang harus dibersihkan. Kamu hanya beruntung bisa mendapatkan wilayah dan membangun kekuatan besar. Apakah kamu tahu dibandingkan aku kamu lebih dari kotoran seekor anjing. Kamu pasti menggunakan banyak banyak cara tercela dan trik-trik kotor untuk mendapatkan semua ini." Feng Tian menatap tajam ke arah Lazarus, tetapi Lazarus hanya tersenyum halus.
Seorang pria gemuk berjalan ke arah Lazarus, kemudian menamparnya. "Mengapa kamu tersenyum?"
"Tuan, maafkan saya." Lazarus menjawab seraya menggigit lidahnya seraya menahan amarah, sedangkan Iris, Alastair dan semua eksekutif Aliansi The North yang lain sudah berubah menjadi tomat merah matang. Namun Lazarus tetap memberi isyarat untuk tetap tenang.
Xia Bai ingin kabur dari ruang pertemuan ini, tetapi dia mengetahui tidak akan bisa kabur karena banyak Beast rank tinggi yang berada di luar kastil dan mendengarkan serta memperhatikan mereka. Dia menatap ke Feng Qian dan Zhuge Li dan melihat mereka sudah membasahi celananya karena ketakutan dan wajahnya pucat pasi seperti melihat Dewi Kematian.
Zhuge Li mengirimkan isyarat tangan kepada Xia Bai, apapun yang terjadi mereka tidak boleh bicara sedikitpun.
"Maafkan aku karena tidak sopan Pangeran Feng Tian dan Tuan?" Lazarus bertanya.
"Namaku Fatty Chen, aku adalah keponakan dari Panglima Feng Long." Fatty Chen menarik kerah Lazarus.
"Anak haram, ingatlah bahwa sekarang Regulus adalah wilayahku. Cium kakiku dan aku akan memotong 1 tanganmu. Ingatlah aku adalah calon Kaisar Kekaisaran Golden Sun selanjutnya dan kelihatannya banyak para pedagang wanita yang sangat cantik di ruangan ini. Hei She dan Hong She bawa gadis cantik berambut perak, gadis ras Demon cantik berambut hitam dan mata merah bersama gadis Demon cantik berambut hitam dan mata biru itu kepadaku. Aku akan bersenang-senang bersama mereka malam ini." Feng Tian menjilat bibirnya.
Feng Tian melangkah ke arah Lazarus, kemudian menuangkan Wine ke kepala Lazarus.
"Anak haram, kamu lebih hina dari anjing. Ingatlah Ayahmu Pangeran Arka lebih buruk dari kotoran dan kamu bahkan tidak layak untuk menyentuh alas kakiku." Feng Tian tersenyum seraya menyiramkan Wine ke kepala Lazarus.
"Sebastian apakah kamu sudah merekam semuanya menggunakan Artefak Imaging Pearl Rank Legendary dan Artefak Sound Pearl Rank Legendary?" Lazarus bertanya menggunakan transmisi suara.
"Aku sudah merekam semuanya dan bisakah kita membunuh bajingan itu sekarang?" Sebastian bertanya.
Saat Bai She seorang Spearman ranah Mythical ingin menyentuh Reese, tiba-tiba pandangannya mulai kabur dan melihat seorang Demon dengan rambut hitam dan ujung merah membawa pedang besar di sampingnya.
Reese menangkap kepala Bai She, kemudian melemparkannya ke arah Feng Tian.
"Bajingan siapa yang melemparkan bola ini kepadaku!" Feng Tian berteriak, kemudian melirik ke arah sesuatu benda yang mengenainya. Dia melihat sebuah bola yang ditutupi oleh rambut, dia mengambil bola itu san melihat wajah Bai She yang mati sambil tersenyum.
"Bai She!" Feng Tian berteriak dan melemparkan kembali kepala Bai She.
Semua orang yang sudah menahan amarahnya mengeluarkan auranya. Bumi mulai sesak, Feng Tian dan kelompoknya merasakan ketakutan yang sangat intens.
Feng Tian berlutut, kemudian terlihat Hei She yang sudah menjadi sebuah patung es.
"Bunuh dia!"
"Bajingan itu tidak bisa dimaafkan!"
"Congkel matanya!"
"...."
Teriakan kemarahan terdengar dari ruang pertemuan, Auman Beast terdengar di ruang pertemuan. Ignis dan semua Beast kontrak Lazarus memasuki ruang pertemuan.
"Ka-kamu!" Feng Tian menunjuk ke arah Lazarus yang tersenyum halus, seraya membersihkan wajahnya dengan sapu tangan.
Kyros dan Siegfried ingin sekali mencabik tubuh mereka semua karena kemarahan yang sudah memuncak.
Yun Shan, Feng Long dan Reina berlari memasuki ruang pertemuan. Mereka menyadari sudah terlambat karena Feng Tian sudah menyinggung semua orang kuat di 3 Benua.
"Saudara ketujuh, Panglima Feng Long, Saudara ke tujuh belas, Paman Xia Bai, Zhuge Li tolong aku!" Feng Tian berteriak.
Feng Long dan Yun Shan berlutut, kemudian berguling-guling ke arah Feng Tian. Mereka tidak ingin menyinggung banyak orang besar di ruang pertemuan.
"Paman Feng Long, Yun Shan apakah Kalian ingin menyelamatkannya?" Lazarus tersenyum halus.
"Tidak, aku tidak mengenalnya." Panglima Feng Long berkata.
"Urs, semuanya aku tidak ada hubungannya dengan semua ini. Feng Tian bertindak sesuai dengan kehendaknya sendiri." Yun Shan berkata.
"Saudara ke 7 bukankah aku adikmu?"
"Bodoh, kamu telah menyinggung Kaisar Alcander, Ice King Galan, Demon Emperor Reese, Kaisar Cyrille, Demon Emperor Agathias, Demon Emperor Rhodes, Emperor Daryan dan masing-masing dari orang ini adalah perwakilan dari Kekaisaran dan Kekuatan Besar!" Yun Shan berteriak.
"Apa!"
"Feng Tian, bahkan aku tidak berani bertindak seberani kamu di tempat ini." Xie Yan berkata.
"Bunuh!" Kaguya mengeluarkan katana miliknya.
"Paman Xie Yan!" Feng Tian sangat ketakutan perlahan rambutnya berubah menjadi putih karena sangat ketakutan, dia ingin memutar kembali waktu dan menuruti perkataan Zhuge Li seperti Feng Qian.
Zhuge Li sudah mengotori celananya dan tercium bau busuk yang menyengat. Seperti hewan manusia akan mengeluarkan Urine dan kotoran merasakan ketakutan yang ekstrim.
"Tolong!"
Lazarus menuangkan Wine ke kepala Feng Tian seraya tersenyum halus, kemudian dia berjalan ke arah Fatty Chen.
"Plakkk!" Lazarus menampar Fatty Chan hingga semua giginya rontok.
"Aku hanya ingin menamparmu." Lazarus berkata.
Fatty Cheng bersujud dengan celana yang basah, seumur hidupnya dia baru kali ini merasakan ketakutan yang absolut.
"Apakah kalian membawa pasukan?" Lazarus bertanya seraya menatap ke arah Zhuge Li.
"7000 orang."
"Semua pasukan Regulus dan Aliansi The North tangkap semua pasukan Feng Tian dan jebloskan mereka ke penjara, kemudian siksa mereka semua!" Lazarus berteriak.
"Sesuai perintahmu!" Semua Eksekutif The North dan Bangsawan Regulus menjawab.
"Sepupu Feng Qian kamu harus memandu pasukanku ke arah tempat pasukanmu singgah."
"Sesuai perintahmu, Saudara Liqin." Feng Qian berlari keluar dari ruang pertemuan bersama Ares.
Lazarus tersenyum ke arah Feng Tian. "Sepupu aku sangat menghormatimu dan kamu terus menghinaku. Aku menjamu kamu dengan minuman dan makanan enak, tetapi kamu berani menuangkan Wine enak itu ke kepalaku di hadapan semua orang."
"Ampuni hidupku!"
"Aku mengampuni kamu karena kamu adalah sepupuku. Namun berbeda dengan mereka, aku adalah tuan rumah dalam pertemuan Kamu sudah melakukan hal yang tidak bisa diampuni yaitu mempermalukan aku di hadapan semua orang." Lazarus tersenyum.
"Aku adalah Pangeran Kekaisaran Golden Sun, apakah kamu tidak takut Ayah akan membalas dendam?" Feng Tian bertanya.
Lazarus membisikkan sesuatu di telinga Feng Tian. Seketika tubuh Feng Tian gemetar.
"Kamu adalah Pangeran Kekaisaran Boreas dan menantu Kekaisaran Zephyra juga Kekaisaran Moonlight!" Feng Tian semakin putus asa.
"Sepupu aku dalam kondisi yang tidak bagus. Aku ingin beristirahat, bersenang-senanglah dengan mereka. Ingatlah kamu akan merasakan sesuatu yang lebih buruk dari kematian dan jika kamu memohon untuk mati. Mereka tidak akan membiarkan kamu mati." Lazarus berbisik dan dengan tenang meninggalkan ruang pertemuan, Iris dan yang lainnya mengikuti Lazarus dari belakang.
"Tidak!" Feng Tian berteriak.
"Kamu cepatlah ganti celanamu. Aku tidak akan membunuhmu." Lazarus berkata.
"Sesuai perintahmu, Yang Mulia." Zhuge Li bersujud.