
Kelompok Lazarus menghadapi banyak Beast liar rank rendah dan sedang, tetapi mereka tidak bertemu dengan Beast rank tinggi lagi selain kawanan Green Dragon dan Inferno Eagle. Kelihatannya semua Beast rank tinggi lebih memilih menjauh karena merasakan aura 7 Beast kontrak Fenrir milik Lazarus.
"Groooarr." Suara auman Beast terdengar sangat menakutkan.
Kawanan Grand Demon Beast Black Wolf Bull berjumlah sekitar 12 ekor berlari ke arah kelompok Lazarus. Grand Demon Beast Black Wolf Bull mempunyai tubuh gabungan banteng dan serigala, mereka mempunyai kepala serigala, tanduk banteng, tubuh banteng serta kaki dan cakar serigala. Perpaduan yang menakutkan dari sebuah mimpi buruk, tetapi Lazarus mengetahui bahwa masih ada jenis Beast lebih aneh di Planet Antares dan Planet Auriga.
Kelompok Lazarus bertarung dengan kawanan Beast Black Wolf Bull. Deviela menghindari terkaman Black Wolf Bull, kemudian memenggal kepala Black Wolf Bull menggunakan Light Dragon Sword.
"Deviela berhati-hatilah!"
Lazarus menembakan sebuah anak panah ke arah Deviela dan Deviela segera menghindarinya.
Panah Lazarus tepat mengenai tubuh seekor Epik Beast Six Legged Chameleon, seekor Beast bunglon berukuran 2 meter dengan mata bulat yang bisa berputar 360°, warna sisik campuran hijau, merah dan kuning yang indah, 2 tanduk di kepalanya dan 6 kaki sangat mencolok.
Beast bunglon itu menjulurkan lidahnya yang sangat panjang untuk menangkap Deviela, tetapi Deviela segera memotong lidahnya yang menyebabkan Beast bunglon itu sangat kesakitan.
"Silver Night Sword Art!" Light Dragon Sword Deviela terbungkus oleh cahaya, kemudian menciptakan 2 Clone dan Deviela bersama dua Clone miliknya menebas Beast bunglon itu.
Beast bunglon itu ingin melarikan diri dengan menggunakan Skill Camouflage, tetapi Lazarus segera memanah bola matanya.
Beast rank rendah dan Beast rank sedang semakin banyak bermunculan. Kawanan Demon Beast Iron Bull dan Black Horned Bull menyerang kelompok Lazarus.
"Ice Rose Garden!"
Lazarus menggunakan Skillnya dan dibawah kaki semua Beast itu tumbuh sulur-sulur es berduri tajam yang mengikat kaki dan tubuh mereka, kemudian mawar es mulai mekar dan berubah warna menjadi merah karena darah mereka.
"Moooo."
Kawanan Beast banteng berusaha untuk melepaskan diri, kemudian Alastair dan yang lainnya segera menghabisi kawanan Beast itu.
Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanan ke Dungeon Moonlight setelah mengambil Material Beast, kemudian sampai di bagian dalam hutan dan butuh waktu sebentar lagi untuk sampai di Dungeon Moonlight.
"Auuuu.." Black Fang melolong menandakan agar semua orang berhenti dan berhati-hati.
Semua orang memperhatikan sekitarnya, mereka mengetahui di kedalaman Hutan apapun bisa terjadi. Bahkan untuk seseorang ranah ranah Legendary dan Mythical, jika mereka tidak berwaspada mereka akan mati.
Seekor Epik Beast Green Forest Griffin terbang dengan cepat menerkam Blade, tetapi Sirius dan White Fang segera mengetahuinya, kemudian kawanan Beast Fenrir bertarung dengan Green Forest Griffin itu.
"Alastair!" Lazarus berteriak.
Alastair segera mengeluarkan Great Sword Black Dragon miliknya untuk menghadang serangan sergapan seekor Epik Beast Giant Poison Green Viper berukuran panjang 10 meter. Beast ular Viper itu mempunyai bentuk kepala segitiga, mata berwarna kuning dan 2 taring panjang untuk menyuntikan bisa.
"Ayah, serahkan Beast ini kepadaku!" Alastair berteriak dan menyerang Giant Poison Green Viper itu.
Giant Poison Green Viper itu menyemburkan asap beracun, tetapi Alastair tidak berpengaruh dan menggunakan Skill Bloodline Bangsawan Timurnya dan bertarung dengan Beast ular Viper itu.
"Mengapa banyak sekali Beast di Hutan ini." Roland berkata.
"Berhati-hatilah Beast kuat mendekat ke arah kita!" Lazarus berteriak.
"Groooarr!" Seekor Legendary Beast Green Dragon tidak murni bersama 7 ekor Epik Beast Green Forest Wyvern terbang ke arah kelompok Lazarus.
"Master, aku ingin ikut bertarung." Green Dragon Andara berkata.
Lazarus mengeluarkan Green Dragon Andara, kemudian mereka bertarung dengan Legendary Beast Green Dragon dan Forest Wyvern itu.
Kelompok Lazarus berhasil mengalahkan kawanan Beast yang menyerang mereka dan sedang mengambil material Beast dari mayat Beast yang mereka kalahkan.
"Master, 3 Epik Beast Green Forest Wyvern itu menyerah dan akan menjadi pengikutmu." Green Dragon Andara berkata seraya mencongkel inti Beast Legendary Beast Green Dragon tidak murni yang di kalahkan oleh Heath.
"Ayah, apakah kamu mempunyai air?" Alastair bertanya dengan membawa kepala Epik Beast Giant Poison Green Viper di bahunya dan menyeret tubuhnya di tangan kanan.
Lazarus melemparkan botol air kepada Alastair, kemudian Alastair segera meminumnya.
"Master, mari kita melanjutkan perjalanan." White Fang berkata.
Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanan, mereka tidak di serang lagi oleh Beast rank rendah dan sedang, kemudian mereka sampai di sebuah bukit yang terjal.
Kelompok Lazarus mendaki bukit yang terjal itu, kemudian saat mereka sampai di puncak bukit kawanan Grand Demon Beast Purple Falcon menyerang mereka.
Setelah selesai bertarung dengan kawanan Grand Demon Beast Purple Falcon. Kelompok Lazarus beristirahat sambil memakan daging Purple Falcon.
"Aku sekarang mengetahui alasan mengapa hanya seseorang ranah Legendary dan diatasnya yang boleh pergi ke Dungeon Moonlight." Alastair berkata.
"Alastair, Hutan Sirius sangat berbahaya dan seseorang di bawah ranah Legendary pasti akan terbunuh dengan mudah di kedalaman Hutan Sirius." Lazarus berkata.
Kelompok Lazarus melanjutkan perjalanan, sekarang mereka sampai di wilayah paling dalam Hutan Sirius dan 5 jam lagi sampai di Hutan Sirius. Namun tempat ini adalah tempat paling berbahaya dan banyak orang yang pergi ke Dungeon Moonlight gugur di sini.
Alastair melihat 4 tulang-belulang manusia di bawah pohon, kemudian memanggil semua orang untuk melihatnya.
Lazarus dan Heath melihat armor yang masih mereka kenakan dan mayat ini sudah ada di sini sekitar 2-3 bulan.
"Kevin, Iram dan Mark. Mereka adalah 3 Bangsawan Kekaisaran Suci yang pergi ke Dungeon Moonlight 1 bulan yang lalu." Heath berkata.
Lazarus mengeluarkan Artefak Great Sword Frostmoure, kemudian menatap tajam ke arah semak-semak.
Black Fang, Andara dan kawanan Beast serigala menggeram. Mereka mencium aroma seekor Legendary Beast Black Dragon di balik pepohonan.
Seekor Legendary Beast Black Dragon berukuran 17 meter dengan sisik berwarna hitam dan mata hijau terbang ke arah arah kelompok Lazarus.
"Kekeke, aku mendapatkan mangsa baru. Namaku adalah Daraka seekor Black Dragon berdarah murni dengan 3 suku kata nama." Daraka berkata.
"Sirius dan yang lainnya biarkan aku, Master Heath dan Gladius yang menghadapinya." Lazarus berkata, kemudian memberikan Potion yang dibuat dari darahnya kepada Heath dan Gladius.
Pertarungan terjadi wilayah pertarungan Lazarus, Heath, Gladius dengan Black Dragon Daraka hancur berantakan. Terlihat kepala Black Dragon Daraka sudah terpisah dari tubuhnya.
"Apakah Master sekuat itu?" Green Dragon Andara bertanya.
"Master, bahkan tidak mengeluarkan setengah kekuatannya untuk membunuh Black Dragon itu." Golden Sun Fenrir Blade menjawab.
...****************...
Heath menyimpan tulang-belulang dan Artefak penyimpanan milik 3 orang itu untuk di kembalikan kepada keluarga dan untuk membuat laporan kepada Kekaisaran Suci. Meskipun mereka bertiga adalah 3 calon Paladin yang berbakat, tetapi mereka harus mati di Hutan Sirius.
"Black Dragon adalah Beast yang sangat licik. Selain racun mematikan mereka juga ahli dalam membunuh, Skill element air dan tanah. Aku sadar bahwa ada sesuatu yang janggal karena tidak ada Beast di wilayah ini dan seharusnya 3 tulang-belulang Kevin serta yang lainnya sudah dimakan oleh Beast lain. Black Dragon itu menggunakan tulang-belulang itu sebagai umpan untuk memancing ras humanoid dan Beast mangsanya." Lazarus berkata.
"Black Dragon itu sudah gila karena terlalu banyak memakan manusia." Green Dragon Andara berkata.
"Aku rasa sarangnya tidak jauh dari sini." Lazarus berkata.
Lazarus memandu semua orang ke sarang Black Dragon, kemudian mereka sampai di sarang Black Dragon dan menemukan tulang-belulang Beast. Mereka terus pergi ke dalam goa sarang Black Dragon dan menemukan 3 tulang-belulang manusia yang memakai Artefak lengkap.
"Apakah Black Dragon itu lebih tertarik mengoleksi tulang mangsanya daripada emas dan material berharga." Gladius berkata.
Lazarus dan Heather melihat 3 tulang-belulang itu dan mereka sangat terkejut karena mengenal 3 tulang-belulang itu.
"Tidak mungkin." Heath bergumam.
"Beval, Fadeyka dan Sherina!" Lazarus berteriak.
"Bukankah Sherina masih hidup?" Deviela bertanya.
"Tulang belulang ini milik Sherina dan gelang di tangannya adalah pemberianku." Lazarus menjawab.
"Aku bisa memastikan bahwa tulang-belulang ini adalah milik Sherina. 38 tahun lalu Sherina pernah pergi ke Dungeon Moonlight, tetapi dia kembali setelah 1 bulan tidak ada perubahan dari dirinya." Heather menjawab.
"Tunggu, bukankah Sherina pernah menceritakan kepadaku bahwa dia mempunyai saudara kembar yang sakit-sakitan?" Lazarus bertanya.
"Sherina mengatakan kepadaku saudara kembarnya sudah mati 5 tahun lalu, dia kemudian kehilangan salah satu matanya saat bertarung dan mencangkokkan mata saudara kembarnya ke mata kanannya." Heath berkata.
"Pantas saja awalnya Sherina tidak mempunyai mata Heterochromia. Namun mengapa saudara kembar Sherina tidak mengakui bahwa dia bukanlah Sherina yang asli?" Lazarus bertanya.
"Aku akan menyelidikinya terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan." Heath berkata seraya menyimpan 3 kerangka tulang itu.
"Urs, banyak Death Lily Rank Epik yang tumbuh di sini." Deviela berkata.
"Baiklah, kita akan berkemah di sini dan kalian bisa mencari Material dan Herbal berharga di sarang Black Dragon." Lazarus berkata.