LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 140. Bangsawan Kekaisaran Lion Heart.



"Hahaha. Wilayah Regulus masih suram seperti biasa! Rakyat yang kelihatan bodoh menyambut kita dengan senyuman." Seorang pria kurus berambut pirang pendek dan mata biru tersenyum lebar, dia adalah Pierre Leontios anak dari Duke Gigas Leontios.


"Pierre, berhentilah menghina wilayah Regulus!" Seorang pria tampan bertubuh kekar, rambut pirang panjang di kuncir kuda dan mata hijau menjawab.


"Icarus, apakah kamu membela sepupumu Alastair? Wilayah Regulus adalah wilayah terlemah di Kekaisaran Lion Heart! Berbeda dengan wilayah Leontios yang sangat kaya dan wilayah Aslan yang merupakan penghasil makanan laut terbesar di Kekaisaran Lion Heart." Pierre menjawab.


"Tutup mulutmu bajingan! Apabila ayahku mendengarnya dia akan merobek mulutmu dan memberikannya kepada Beast kontraknya." Amarilis berteriak.


"Duke bodoh itu kembali setelah 33 tahun menghilang. Apakah kamu tidak mengetahui Legendary Beast Golden Roc, Golden Sky ikut pergi ke sini? Beast kontrak ayahmu akan menjadi makanan penutup untuk Golden Sky." Pierre tersenyum lebar.


"Fufufu. Amarilis, sudahlah dia pasti akan memuntahkan darahnya saat pertemuan. Aku mengira Duke Lazarus akan mengajarinya apa artinya rendah hati." Charlotte terkekeh kecil.


"Charlotte, apakah kamu sekarang membela Amarillis?" Seorang pria kekar berkulit coklat, rambut pirang panjang dan mata biru bertanya, dia adalah Athan Aslan.


"Athan, aku dan Amarilis sudah berdamai dan melupakan masa lalu. Apakah kamu masih mengincar Amarilis dan Calista? Aku dengar penjualan sumber daya laut wilayah Aslan menurun sebanyak 15% tahun ini." Charlotte tersenyum halus.


"Hahaha. Aslan tetap akan menjadi wilayah eksportir sumber daya laut terbesar ke 3 di Benua Barat setelah Kerajaan Blue Dragon dan Kerajaan North Sea." Athan tertawa.


"Aliansi Urs The North, mengambil 15% penjualan. Aliansi yang tidak tahu datang darimana tiba-tiba mengambil alih pasar. Charlotte, Calista, Amarilis dan Saint Iris cepat atau lambat kalian berempat akan berada dalam genggamanku," batin Athan.


"Tuan Athan dan Tuan Pierre, sebagai perwakilan dari Keluarga Bangsawan Duke Leontios dan Aslan, kamu tidak boleh mempermalukan tuan rumah." Seorang wanita cantik berambut pirang panjang bergelombang, mata hijau emerald dan wajah yang terlihat simetris sempurna berkata.


Wanita itu adalah Calista Lion Heart, Golden Lion Princess. Dia adalah wanita yang dapat membuat semua pria tergila-gila. Calista sudah mendapatkan lebih dari 100 lamaran dari Bangsawan dan Keluarga Kerajaan di seluruh Benua Barat, Benua Timur dan Benua Utara.


Pierre dan Athan mempunyai wajah memerah.


"Hahaha. Apabila Putri Calista yang memerintahkan aku akan dengan senang hati menurutinya." Athan menjawab.


...****************...


"Altair, apakah keponakanmu Alastair tidak bisa membangun Regulus menjadi wilayah yang kaya?" Seorang pria paruh baya kekar, berkulit coklat, rambut pirang panjang, mata biru dan wajah di penuhi bekas luka berkata. Dia adalah Duke Elenio Aslan.


"Hahaha. Aku bahkan berpikir wilayah Regulus tidak akan bertahan setelah orang bodoh itu meninggal." Seorang pria tua kekar berambut putih dan mata biru tertawa terbahak-bahak. Dia adalah Duke Gigas Leontios.


"Aku tertarik kepada Cleon dan 12 Bangsawan Regulus yang lain. Aku ingin merekrut mereka menjadi Ksatria dan Bangsawan Aslan. Meskipun Aslan mempunyai 35 wilayah dan 37 Bangsawan, tetapi bakat mereka hanya akan di sia-siakan apabila tetap berada di wilayah Regulus." Duke Elenio berkata.


"Hahaha. Elenio kamu tidak boleh mengambil Cleon. Aku sudah mengincarnya sejak lama, tetapi pria itu tetap teguh kepada pendiriannya. Namun, seperti batu yang terus ditetesi air lama-kelamaan pendiriannya akan hancur." Duke Gigas tertawa.


"Gigas, kamu tetaplah sama! Ingat kesetiaan tidak dapat di beli oleh uang." Duke Adrian berkata dengan suara dingin.


"Rubah tua, apakah kamu tidak tertarik kepada Cleon, Amarilis dan Iris? Aku mengetahui kamu ingin menikahkan putrimu Charlotte dengan Alastair supaya mendapat dukungan Kekaisaran Suci? Meskipun pernikahannya gagal kamu masih mencari cara untuk menikahkan putramu Edgar dengan Iris." Duke Gigas menjawab.


"Gigas, aku bisa menghancurkan Ibukota Regulus dengan mudah. Aku tidak mengetahui berapa kuat Cleon, tetapi aku yakin dapat mengalahkannya dengan mudah." Seekor Legendary Beast Golden Roc berkata seraya terbang di atas Karavan Bangsawan Kekaisaran Lion Heart.


"Golden Sky, apabila kamu menyerang Ibukota Regulus aku akan mencabik-cabik kamu!" Namean berteriak.


"Golden Sky, apakah kamu tidak mengetahui bahwa sarang Winter tidak jauh dari sini. Apabila kamu membuat kekacauan Winter akan keluar dari sarangnya." Seekor Blue Dragon berkata.


"Triton, apabila aku dan kamu bekerja sama. Winter bukanlah tandingan kita berdua." Golden Sky menjawab.


"Golden Sky, apakah kamu masih ingat masa lalu? Winter dan Melanthios mengalahkan kita bertiga dengan mudah. Aku tidak bisa menebak siapa yang akan menang, jika Melanthios dan Winter bertarung." Triton berkata.


"Hahaha. Triton aku dan kamu sudah menjadi lebih kuat dibandingkan 200 tahun yang lalu. Apakah kamu masih takut kepada Winter dan Melanthios? Seekor Blue Dragon dengan 5 suku kata nama sepertimu ketakutan dengan seekor ular kamu sudah kehilangan harga dirimu sebagai Dragon." Golden Sky tertawa terbahak-bahak.


"Golden Sky, aku hanya menasehati kamu tidak boleh bersikap arogan! Di luar sana masih banyak Beast yang puluhan kali lebih kuat dari aku dan kamu. Meskipun aku Legendary Beast terkuat di wilayah selatan Kekaisaran Lion Heart, tetapi di dekat wilayahku terdapat banyak Legendary Beast tua yang lebih kuat dariku." Triton berkata.


"Hahaha. Triton, kamu sangat pengecut!" Golden Sky berkata.


Triton menggeleng ringan. "Instingku merasakan bahaya yang sangat besar. Setelah kita memasuki Gerbang kastil Regulus. Aku tidak ingin memasuki gerbang itu dan langsung kembali ke Klan Great Dragon untuk melaporkan aura Void Beast 6 bulan lalu," batin Blue Dragon Triton.


Setelah berjarak tidak terlalu jauh dari Kastil Regulus. Triton mendarat di samping Beast kuda Duke Elenio Aslan, kemudian berjalan ke arah Kastil Regulus.


"Elenio, naiklah ke punggungku!" Triton berkata.


Elenio melompat ke punggung Triton.


"Sahabatku, apa yang terjadi? Mengapa kamu terlihat tidak nyaman?" Duke Elenio bertanya menggunakan telepati suara.


"Elenio, kamu tidak boleh menjadikan wilayah Regulus musuhmu! Instingku merasakan wilayah Regulus lebih kuat dari kelihatannya." Triton menjawab.


"Aku akan menuruti perkataanmu! Kamu sudah menyelamatkanku berkali-kali saat membuat keputusan. Aku percaya padamu dan tidak akan membuat masalah dengan wilayah Regulus untuk saat ini." Duke Elenio menjawab.


Golden Sky terus terbang ke arah Kastil Regulus, saat dia sampai di Kastil Regulus dia terhalang oleh sebuah Barrier yang lumayan kuat.


"Apakah mereka memasang Barrier Rank Legendary di sekeliling kastil? Aku ingin mencoba seberapa kuat Barrier ini," batin Golden Sky.


"Duke Gigas, kamu tidak boleh membuat kekacauan di wilayah Regulus!" Alastair berkata.


"Hahaha. Aku tidak membuat kekacauan di wilayah Regulus, tetapi Golden Sky yang membuat kekacauan di wilayah Regulus. Biarkan Golden Sky menyelesaikan urusannya sendiri." Duke Gigas Leontios tertawa.


"Burung bodoh," Namean dan Triton bergumam bersamaan.


Namean dan Triton saling melirik satu sama lain. Mereka seolah-olah mengerti apa yang akan terjadi kepada Golden Sky.


"Namean, apakah kamu mengetahui sesuatu?" Blue Dragon Triton bertanya.


"Triton, kamu akan melihatnya sebentar lagi." Namean menjawab seraya tersenyum lebar.


Golden Sky menggunakan Skill element anginnya untuk menyerang Barrier Kastil Regulus. Ratusan tombak yang terbuat dari angin melesat ke arah Barrier Kastil Regulus.


"Lazarus, seekor Legendary Beast Golden Roc menyerang Barrier! Apakah aku harus menghentikannya?" Cleon berlari ke arah kursi Lazarus di ruang pertemuan.


Lazarus menggeleng ringan. Dia sudah mengetahui siapa yang akan menghentikannya. "Legendary Beast Golden Roc itu pasti adalah Golden Sky Beast pelindung Wilayah Leontios. Cleon, apakah kamu lupa bahwa dia sudah memprovokasi 4 ekor Mythical Beast yang berada di sini?"


"Bajingan itu menganggu waktu makan siangku! Aku akan membakarnya menjadi abu!" Red Dragon Ignite bangkit dari kursinya seraya membawa satu tong Wine Garcia.


"Ignite, kamu tidak boleh membunuhnya!" Lazarus berkata.


"Mythical Beast Six Winged Red Dragon! Mengapa dia berada di sini!" Golden Sky berteriak.


"Bajingan!! Kamu harus membayar harga yang mahal karena menganggu waktu makan siangku!" Ignite berteriak seraya menyemburkan sebuah bola api dari mulutnya dan mengenai tubuh Golden Sky.


Golden Sky jatuh ke tanah di depan Ancient Golden Lion Namean dan Blue Dragon Triton.


"Namean, Triton bantu aku menghadapi Mythical Beast Six Winged Red Dragon itu!" Golden Sky memohon.


"Burung kecil! Aku akan membakar setiap helai bulumu!" Ignite dengan cepat terbang ke arah Golden Sky.


Golden Sky bangkit dan terbang ke udara dengan sangat cepat. Dia tidak mempunyai keberanian untuk melawan Mythical Beast Red Dragon yang berada di depannya.


Golden Sky terbang dengan sangat cepat melarikan diri dari kejaran Ignite dengan setiap inci kekuatannya.


Calista dan semua orang yang berada di dalam kereta keluar dari kereta saat melihat seekor Mythical Beast Six Winged Red Dragon mengajar Legendary Beast Golden Roc.


Duke Gigas Leontios turun dari Beast kudanya, kemudian berteriak ke arah semua orang. "Altair, mengapa seekor Mythical Beast Six Winged Red Dragon berada di Kastil Regulus? Kalian harus menghentikan Mythical Beast itu sebelum dia melukai Golden Sky!"


Duke Adrian mengeluarkan Artefak perekam suara, kemudian mengaktifkannya "Hahaha. Aku tidak membuat kekacauan di wilayah Regulus, tetapi Golden Sky yang membuat kekacauan di wilayah Regulus, biarkan Golden Sky yang menyelesaikan urusannya sendiri."


"Adrian, Mythical Beast itu bukan berasal dari wilayah Kekaisaran Lion Heart! Bukankah kita harus bekerja sama untuk mengalahkannya? Sebelum Mythical Beast itu menghancurkan Kekaisaran Lion Heart!" Duke Gigas berteriak.


"Mythical Beast Six Winged Red Dragon itu adalah Red Dragon Ignite Guardian Beast Kerajaan Pendragon. Duke Gigas, Golden Sky yang pertama kali memprovokasinya dengan menyerang Barrier Kastil Regulus." Altair menjawab dengan suara bernada dingin.


"Aku setuju dengan Altair, Golden Sky harus membayar apa yang telah dia perbuat." Duke Elenio berkata.


"Baiklah, apabila kalian tidak ingin membantuku! Aku akan melakukannya sendiri!" Duke Gigas berkata, kemudian 4 orang Bangsawan Ranah Legendary pengikutnya mengeluarkan aura ranah Legendary dan siap bertarung dengan Red Dragon Ignite.


"Kakek tua, apabila kamu mengeluarkan senjata di wilayahku aku akan menganggapnya sebagai deklarasi perang!"


Calista dan semua orang melirik ke arah asal suara. Mereka melihat seorang pria tampan berambut putih, memakai armor putih seraya membawa sebuah Artefak Claymore Rank Legendary di punggungnya.


Alastair, Soren, Dion, Elise, Orcblorg dan Rion berada di samping Lazarus seraya melirik ke arah Duke Gigas Leontios dengan tatapan tajam.


"Ayah!!" Amarilis berteriak seraya berlari ke arah Lazarus, kemudian memeluknya.


"Amarilis, sudah lama tidak bertemu. Iris sangat merindukanmu." Lazarus berkata.


"Bocah tercela! Mengapa kamu menghentikan ku untuk menyelamatkan Golden Sky! Apakah menurutmu Keluarga Bangsawan Leontios takut dengan ancamanmu!" Duke Gigas Leontios dan pengikutnya memperkuat aura mereka.


"Kakek tua, ingatlah Golden Sky yang menyerang Barrier terlebih dahulu! Apakah kamu mengira aku takut kepadamu? Aku juga merupakan seorang Duke Kekaisaran Lion Heart." Lazarus berkata dengan suara bernada dingin seraya mengeluarkan aura membunuh begitupun dengan Alastair dan yang lainnya memperkuat aura mereka.


Duke Gigas Leontios merasakan sebuah sabit Dewa Kematian Thanatos berada satu inchi di dari lehernya begitupun dengan pengikutnya yang lain.


"Bajingan! Mengapa aku ketakutan karena aura membunuh seperti ini!" batin Duke Gigas.


"Blurrgh!"


Golden Sky jatuh di hadapan semua orang dengan sangat keras. Terlihat banyak luka bakar di sayap dan tubuhnya.


Ignite berubah kembali ke bentuk manusia dan berjalan ke arah Lazarus.


"Cepat obati Golden Sky!" Duke Gigas Leontios memerintahkan.


Pengikut Duke Gigas Leontios segera pergi ke arah Golden Sky, kemudian memberikannya Healing Potion dan mengolesi lukanya dengan Herbal yang dapat menyembuhkan luka bakar.


"Tuan Ignite, maafkan aku karena sudah bersikap arogan! Aku tidak mengetahui kamu berada di Kastil Regulus." Golden Sky meminta maaf.


"Cih, apabila leluhur tidak melarang aku untuk mengampuni kamu. Aku akan membunuhmu di sini!" Ignite menjawab.


"Ignite, sudah lama tidak bertemu." Triton berkata.


"Triton, mengapa kamu berada di sini?" Ignite bertanya.


"Aku hanya menemani sahabatku Elenio untuk pertemuan di wilayah Regulus." Triton menjawab.


"Salam Red Dragon Ignite." Duke Elenio berjalan ke arah Ignite, kemudian sedikit membungkuk.


"Aku akan melanjutkan makan siangku! Apabila kalian bertiga menganggu makan siangku! Aku akan memotong anggota tubuh kalian!" Ignite berkata, kemudian berjalan ke arah ruang pertemuan.


"Kakek tua Gigas, Tua Bangka Elenio, Rubah Tua Adrian dan Kaisar Altair, silahkan masuk. Aku akan memandu kalian ke ruang pertemuan yang sudah aku persiapkan."


"Bocah tercela! Mulutmu tidak pernah berubah!" Duke Adrian berteriak. Dia baru mengetahui Urs adalah Lazarus dari Altair.


"Rubah tua, aku akan membayar semua hutangku beserta bunganya sekarang kamu harus menikmati semua makanan dan Wine di ruang pertemuan." Lazarus menjawab.


"Bocah tercela! Apakah kamu tidak mengingat tentang putriku tercinta Beryl Aslan! Dia pergi ke Kerajaan Blue Dragon bersama pamannya Raja Perseus Blue Dragon.. Kamu mencampakkan putriku dan meninggalkannya! Aku ingin sekali mencabik-cabik kamu menjadi potongan kecil dan membuangnya ke laut Southern Sea!"


"Singa Laut tua! Aku sudah mengatakan kepadamu berkali-kali aku hanya menyelamatkan Beryl saat di serang oleh Bandit Orc! Aku tidak mempunyai hubungan apapun dengan Beryl!"


"Kucing Hitam Pencuri! Beryl ingin pergi ke Hutan Eternal Poison bahkan sampai memusuhiku dan tidak ingin bertemu denganku selama 32 tahun karena kamu!!" Duke Aslan memperkuat auranya salju di sekitarnya mencair, kemudian tetesan air mengelilingi tubuhnya.


Lazarus mengeluarkan Artefak Claymore Black Dragon Rage dari sarungnya.


"Kakek tua, apakah kamu ingin bertarung? Aku akan melawanmu di sini!" Lazarus berkata.


"Elenio, berhentilah!" Triton berseru.


Duke Elenio menarik kembali auranya, kemudian menghela nafas dalam.


"Bocah tercela, pergilah ke Kerajaan Blue Dragon dan membawa Beryl kembali ke Kekaisaran Lion Heart. Aku akan memaafkan mu setelah Beryl kembali." Duke Elenio berkata.


"Ya?"