
Sudah dua minggu sejak pertemuan darurat dilaksanakan. Lazarus, Cleon dan Alastair mempersiapkan semua hal untuk perang yang akan datang. Mereka menambah latihan para prajurit Regulus dan anggota Aliansi The North, memesan banyak Artefak senjata dan memperketat penjagaan wilayah Regulus.
"Urs, apakah kita sebaiknya beristirahat?" Cleon bertanya dengan kantung mata hitam di matanya.
"Tidak, meskipun perang belum tentu sampai ke Kekaisaran Lion Heart. Namun kita harus mempersiapkannya dengan matang. 100,000 orang penduduk wilayah Regulus akan menjadi korban, jika kita tidak benar-benar mempersiapkannya." Alastair menjawab dengan kantung mata yang hitam.
"Kalian harus beristirahat, aku akan melanjutkan tugas kalian." Lazarus bertanya seraya menulis surat menggunakan pena bulu untuk Kekaisaran Zephyra.
"Aku tidak akan membiarkan Tuanku mengeluarkan semua tugas, sedangkan aku hanya bermalas-malasan." Cleon menjawab.
"Ayah, hanya bergadang selama beberapa hari bukanlah masalah yang besar untuk melindungi 100,000 penduduk Regulus." Alastair menjawab.
"Tuan Urs!" Seorang Beastman Red Dragon memasuki ruang pertemuan.
"Basilio, apa yang terjadi?" Lazarus bertanya.
"Aku sudah menyuruh semua anggota Aliansi The North yang berada di 9 cabang markas Aliansi The North untuk berwaspada." Basilio berlutut.
"Baiklah dan bisakah kamu kirimkan surat ini kepada Kyros?" Lazarus bertanya seraya memasukan sebuah surat ke amplop dengan lambang singa hitam.
"Sesuai perintahmu, Sir!" Basilio berlari keluar.
"Basilio!" Lazarus berteriak.
Basilio kembali lagi ke ruangan Lazarus. "Kamu harus pergi ke sana bersama Liavin, Adras dan Linwood, kalian juga harus menyamar." Lazarus berkata.
"Baiklah, serahkan kepadaku." Basilio berkata.
...****************...
Tiara, Zhuge Li, Cassandra dan Iris memasuki ruang kerja Lazarus, mereka melihat banyak sekali berkas di meja kerja Lazarus, Alastair dan Cleon.
"Alastair, biarkan aku yang melanjutkan pekerjaanmu. Kamu sudah bergadang selama 3 hari." Cassandra berkata.
"Cassandra pergilah dan biarkan aku menyelesaikan pekerjaan ini." Alastair berkata.
"Urs, Freya, Carissa, Diana, Felicity, Theresia dan Lilian hamil." Iris berkata.
Semua orang terdiam mendengar perkataan Iris, mereka segera menghentikan pekerjaan mereka untuk sesaat.
"Apa!" Alastair dan Cleon berteriak.
"Apakah mereka hamil bersamaan?" Lazarus bertanya.
Iris mengangguk. "Felicity sudah mengandung selama 3 bulan dan dia tidak ingin memberitahumu karena takut mengganggu pekerjaanmu."
"Iris, Zhuge Li, Tiara, Cassandra lanjutkan pekerjaan ini, aku ingin segera melihat mereka!" Lazarus berteriak.
"Baiklah." Iris menjawab.
Lazarus berlari keluar dari ruang kerjanya, kemudian pergi ke ruang keluarga Kastil Regulus untuk melihat keadaan Freya dan yang lainnya.
Semua wanita sedang berkumpul di ruang keluarga. Mereka sedang memakan beberapa buah seraya mengawasi Arion, Leonhart, Gardenia dan Ariana.
"Urs." Ariana berkata.
Lazarus segera mengendong Ariana. "Mengapa kalian tidak memberitahuku lebih awal?"
"Keledai bodoh, mereka tidak ingin menganggu kamu." Alyssa berkata.
"Bodoh, kamu terlalu sibuk mengurus pekerjaanmu sampai tidak memperhatikan sekitarmu." Deviela berkata.
"Aku tidak mengerti mengapa mereka hamil bersamaan, padahal mereka sudah menembus ranah Legendary dan Mythical. Nyawww." Cathrine berkata.
"Urs, adalah pria sejati." Felicity tersenyum.
"Aku khawatir apabila kabar ini menyebar, semua wanita kuat di setiap penjuru Planet Antares akan mengejar Lazarus." Lilian berkata.
"Urs, kamu harus meminum Potion atau memakan herbal untuk menunda kehamilan." Alyssa berkata.
"Aku setuju." Freya mengangguk.
Semua wanita menatap ke arah Lazarus, mereka mengetahui masalah besar apa yang akan disebabkan oleh Lazarus saat kabar ini tersebar.
"Iris, sudah memberitahuku sebelumnya." Lazarus berkata.
"Trankkk!"
Suara gelas yang pecah terdengar di ruang pertemuan, terlihat Reese, Rias Brianna, Gladius, Adonis, Roland, Merlin, Laufey dan Louise menatap Lazarus dengan mata lebar. Akal sehat mereka tidak memercayai apa yang mereka telah dengar, tetapi semua hal itu adalah sebuah kebenaran.
"Kakek Fey!" Leonhart mencubit Pipi Laufey.
"Urs, apakah semua yang aku dengar benar?" Laufey bertanya.
"Mengapa kalian berada di sini?" Lazarus bertanya.
"Kami hanya berkunjung." Adonis menjawab.
"Aku tidak pernah mendengar seseorang ranah Legendary dan Mythical bisa mempunyai keturunan seperti seseorang seseorang ranah dibawah ranah Epik." Rias berkata.
"Hohoho. Bukankah hal ini adalah sebuah aset yang berharga, Urs setiap wanita kuat dari seluruh Planet Antares dan Planet Auriga akan mencarimu untuk membuat keturunan. Kebetulan total wanita di Planet Auriga adalah 7:1." Louise tersenyum lebar.
"Apakah aku harus menggunakan Skill sihir terlarang untuk menghapus semua ingatan kalian?" Lazarus bertanya.
"Aku bersumpah tidak akan menyebarkan hal ini kepada siapapun." Reese berkata.
"Kami juga bersumpah tidak akan memberitahu siapapun tentang yang kami dengar hari ini." Semua orang berkata.
"Aku sudah melakukan pekerjaanku, maafkan aku karena terlambat menyambut kalian." Lazarus membungkuk.
"Tidak, kami hanya berkunjung dan kamu tidak usah berbicara dengan kami menggunakan bahasa formal." Adonis berkata.
"Baiklah, apakah kalian ingin pergi melihat peternakan lebah yang baru aku buat di Kota kedua?" Lazarus bertanya.
"Lebah? Aku sangat membencinya!" Merlin menggigil ketakutan.
"Urs, aku mempunyai pengalaman yang buruk dengan gerombolan besar lebah." Reese berkata.
"Urs, mungkin lain kali." Rias berkata.
"Aku ingin mengobrol bersama Deviela." Brianna tersenyum.
"Louise, apakah kamu ingin ikut?" Lazarus bertanya.
"Tidak, aku ingin menemani Merlin bermain catur di halaman." Louise menjawab.
"Baiklah, berarti aku akan pergi ke peternakan lebah bersama Kakek Laufey, Roland, Adonis dan Gladius. Aku akan membawakan madu yang enak untuk kalian saat kembali dari peternakan lebah." Lazarus berkata, kemudian pergi keluar bersama seseorang.
"Apakah Urs dan Alastair benar-benar seorang Bangsawan?" Reese bertanya.
"Aku terkadang berpikir dia lebih mirip seperti rakyat biasa." Deviela berkata.
"Biarkan Urs melakukan hal apapun yang dia mau, asalkan dia tidak pergi berlatih ke tempat berbahaya seperti Hutan Cerulean." Carissa berkata.
...****************...
"Lotus, berlari lebih cepat!" Lazarus memacu White Dragon Horse miliknya.
"Hahaha. Urs, mengapa kudamu sangat lambat?" Gladius tertawa.
"Kami akan meninggalkanmu, apabila kamu terus lambat." Roland tersenyum.
"Mari kita bertaruh 1000 Koin emas siapa yang lebih dulu sampai ke peternakan lebah!" Adonis tertawa.
"Swooossh!" Laufey memacu kencang kudanya melewati semua orang.
"Baiklah!" Roland dan Gladius menjawab, kemudian memacu kencang kudanya.
...****************...
Semua orang sudah sampai di peternakan lebah dan Gladius adalah orang yang pertama kali sampai di peternakan lebah.
"White Dragon Horse adalah Beast kuda yang sangat perkasa, aku ingin membeli satu Beast White Dragon Horse apabila ada yang menjualnya. Mungkin harganya sekitar 300 juta Koin emas." Roland berkata, kemudian mengeluarkan Artefak kantung penyimpanan dan memberikan 1000 Koin emas kepada Gladius.
"Regulus hanya mempunyai 17 White Dragon Horse untuk dikembang biakkan, kita harus menunggu sampai kuda itu melahirkan sampai bisa membelinya." Laufey berkata seraya memberikan 1000 Koin emas kepada Gladius
"Aku ingin mengetahui darimana Urs mendapatkan semua kuda ini." Adonis mengelus leher White Dragon Horse di sampingnya, kemudian memberikan 1000 koin emas kepada Gladius.
"Aku akan membeli kuda ini, meskipun seharga 1 Milyar Koin emas." Gladius tersenyum seraya mengusapkan wajahnya ke kepala White Dragon Horse.
"Seorang Ksatria dan kuda adalah sepasang kekasih." Keempat orang itu berkata bersamaan.
"Mengapa Urs sangat lama?" Adonis bertanya.
"Aku melihat kuda yang ditungganginya berjalan ke arah sini, kelihatannya White Dragon Horse betina yang ditunggangi Urs sedang sakit." Laufey menjawab.
Lazarus sampai di tempat semua orang, kemudian Lotus berbaring karena kelelahan. Lotus adalah White Dragon Horse Variant Rank Epik dan lebih cepat dari semua White Dragon Horse yang berada di Kastil Regulus.
"Urs, apa yang terjadi kepada kudamu?" Gladius bertanya.
Lazarus mengeluarkan 1000 Koin emas dan memberikannya kepada Gladius. "Aku merasakan Lotus sedang sakit."
Lazarus memeriksa Lotus, dia tidak melihat sesuatu yang aneh dari Lotus selama beberapa hari ini. Namun saat dia menyentuh perutnya, dia merasakan 4 benjolan di perut Lotus.
"Lotus, apakah kamu sedang mengandung?" Lazarus bertanya.
Lotus memekik, kemudian seekor kuda jantan berjalan ke arah Lotus.
"Lotus, selamat kamu akan mempunyai 4 anak beberapa hari lagi." Lazarus mengusap kepala Lotus.
"Apakah kembar 4?" Adonis bertanya.
"Rose, saat itu melahirkan kembar 3 dan aku mengira bahwa Iris mendapatkan kuda ini di sebuah wilayah yang mempunyai aura Dragon yang kuat. White Dragon Horse awalnya adalah Demon Beast jenis kuda yang hidup di tempat Dragon dan perlahan berevolusi karena memakan inti Beast Dragon atau terkena aura Dragon jangka waktu yang lama." Lazarus menjawab.
"Kamu sangat beruntung!" Roland berkata.
"Aku tidak bisa memastikan 4 telur itu akan menetas, bahkan 1 telur Rose gagal untuk menetas." Lazarus menjawab.
"1 Miliar Koin emas, apakah kamu ingin menjual anak White Dragon Horse itu kepadaku?" Gladius bertanya.
"300 Juta Koin emas sesuai dengan harga pasaran di Planet Auriga, aku tidak bisa mengambil keuntungan yang sangat banyak untuk seorang teman." Lazarus menjawab.
"Setuju!" Gladius dan yang lainnya setuju.
Kelompok Lazarus memasuki peternakan lebah, mereka melihat banyak wanita yang sedang merawat Ice Lily, Ice Rose dan bunga-bunga atribut es untuk makanan Ice Bee, Silver Bee dan Golden Bee.
"Tuan Urs." Semua wanita berlutut.
"Bagaimana kondisi lebah-lebah ku?" Lazarus bertanya.
"Tuan Urs, mereka berkembang biak dengan cepat. Meskipun saat pertama kali di satukan, mereka menyerang satu sama lain." Seorang wanita ras Beastman Snow Wolf menjawab.
"Mereka sangat teritorial terutama kepada kawanan lebah lain, tetapi karena makanan yang sangat berlimpah mereka tidak akan saling menyerang sekarang." Lazarus tersenyum.
Terlihat 72 sarang lebah yang berjajar, di wilayah Regulus terdapat 3 spesies lebah dan salah satunya adalah Golden Bee yang bisa bertahan di segala wilayah, cuaca dan iklim. Namun mereka tergolong Beast yang sangat berbahaya dan agresif, bahkan Beast rank tinggi tidak ingin mendekati sarang mereka.
Lazarus mengeluarkan Artefak Moonlight Dragon Flute Rank Legendary, kemudian meniupnya suara yang sangat indah terdengar perlahan lebah-lebah mengerumuni Lazarus.
"Apakah ini Flower Song?" Roland bertanya.
"Roland, apa maksudmu Flower Song yang diciptakan oleh Li Bai untuk menjinakkan lebah, serangga dan Spirit?" Laufey bertanya.
"Apakah kalian berasal dari Planet Auriga?" Roland bertanya.
"Ayahku berasal dari Planet Arcturus." Laufey menjawab.
"Aku dibuang ke Planet Antares oleh keluargaku." Adonis menjawab.
"Aku sudah tinggal selama 30 tahun di Planet Auriga, aku mengetahui tentang kisah pencipta lagu itu dan sudah berulang kali mendengarkan seorang pemusik memainkan lagu itu. Namun aku tidak pernah mendengar Flower Song seindah ini." Gladius berkata.
Semua penjaga peternakan lebah menatap Lazarus dengan kagum, mereka sudah menunggu Lazarus datang ke sini untuk memainkan lagu itu. Mereka bahkan rela bertarung dengan para pria untuk mengurus peternakan lebah.
Lazarus menghentikan alunan serulingnya. "Mengapa kalian diam? Bukankah sekarang waktunya untuk mengambil madu?"
Lazarus memberikan beberapa botol kosong kepada Roland dan yang lainnya. Seketika mereka terkejut, tetapi mereka menuruti Lazarus dan mengambil banyak madu dari sarang lebah.
"Lebah-lebah cantik, hasilkan madu yang lebih banyak untukku. Aku akan memainkan lagu lagi untuk kalian saat datang ke sini." Lazarus tersenyum.
"Apakah kita akan kembali?" Gladius bertanya seraya menjilati jari-jarinya.
"Belum, aku ingin menunjukkan sesuatu yang berharga kepada kalian." Lazarus tersenyum halus.
Gladius dan semua orang penasaran. Mereka tidak mengetahui apa yang ingin ditunjukan oleh Lazarus.
"Tuan Urs, ini kuncimu." Seorang pelayan wanita memberikan sebuah kunci kepada Lazarus.
Lazarus memandu Laufey dan yang lainnya ke tengah sarang lebah, kemudian menggali salju dan menemukan sebuah lubang kunci.
"Apakah ada ruangan bawah tanah di bawah peternakan lebah?" Roland bertanya.
Lazarus memasukan kunci itu, kemudian sebuah pintu terbuka. "Masuklah."
Semua orang menuruni anak tangga ke lantai bawah, mereka kemudian melihat sebuah harta yang sangat berharga. Ribuan tong jenis minuman keras berbagai Rank tersimpan rapih di ruangan bawah tanah ini.
"Urs, apakah kamu yang membuat semua minuman keras ini?" Roland bertanya.
"Wine, Brandy, Gin, Bir, Whisky, Rum, Sake dan Vodka. Aku membuatnya dengan kerja keras, waktu yang lama dan harga yang mahal." Lazarus menjawab.
"Mengapa kamu membuat gudang minuman keras di bawah sarang lebah?" Adonis bertanya.
"Aku sudah membuat gudang minuman keras di Kastil Regulus, tetapi Ignis dan Asterion bisa mencium aromanya, kemudian membobol dan mencuri semua minuman keras. Kalian tahu seekor Dragon adalah penggila minuman keras terutama Klan Colour Dragon?" Lazarus bertanya.
Laufey segera menciptakan cangkir dari es, kemudian mengalirkan wine ke cangkir itu. Dia adalah seorang pencinta Wine dan tujuan asli dia pergi ke Regulus adalah untuk membeli Wine yang pernah Lazarus berikan sebagai hadiah.
"Rasanya manis dan asam. Rasa yang sangat ringan cocok untuk dinikmati rasa senggang." Laufey berkata.
"Vodka adalah jenis baru minuman keras. Aku menyebutnya Vodka Ice Wheath yang dibuat dari biji gandum." Lazarus tersenyum.
Adonis, Roland dan Gladius mencicipi botol minuman keras berwarna putih, Lazarus segera menciptakan gelas es untuk mereka semua.
Akhirnya mata mereka tertuju kepada tong berwarna putih. Mereka mencicipi Wine itu dan seketika rasa manis yang menyegarkan memenuhi mulut dan tenggorokan mereka.
"Monkey Wine!" Roland dan semua orang berteriak.
"Urs, darimana kamu mendapatkan Monkey Wine bukankah Wine ini hanya hanya dibuat oleh Beast kera?" Laufey bertanya.
"Aku mendapatkannya dari Lava seekor Beast Lava Ape yang tinggal di Hutan King sebagai bayaran karena telah mengobati lukanya." Lazarus tersenyum seraya mengeluarkan banyak botol.
"Aku akan menghadiahkan banyak minuman keras kepada kalian. Namun aku hanya mempunyai 2 tangan dan akan membutuhkan waktu lama untuk mengisi semua botol ini." Lazarus tersenyum.
"Aku sudah mengatakan untuk memanggil kami dengan bahasa formal, kamu tidak usah memanggil kami dengan sebutan Kaisar, Raja, dan Tuan." Adonis tersenyum seraya mengisi botol-botol itu dengan minuman keras.
Semua orang sudah memasukan banyak botol Wine ke Artefak penyimpanan, setiap orang membawa 70 botol Wine saat mereka ingin membayarnya Lazarus menolak.
"Apakah kamu mempunyai Skill Membuat minuman keras?" Roland bertanya.
"Aku mempunyai Skill Liquor Maker Rank A." Lazarus menjawab seraya berjalan ke tengah gudang penyimpanan minuman keras.
Semua orang mengikuti Lazarus, akhirnya Lazarus sampai di depan 5 tong minuman keras yang sudah sangat tua. Bahkan semua orang mengetahui bahwa di dalamnya adalah minuman yang berusia lebih dari 1000 tahun.
"Urs, darimana kamu mendapatkan harta ini?" Roland bertanya.
"Aku menemukannya di dalam Cincin Draupnir dan merupakan salah satu harta para Dwarf, menurutku usianya lebih dari 6000 tahun. Atau Wine ini sudah ada sejak zaman keempat." Lazarus menjawab.
"Apakah kamu sudah membukanya?" Gladius bertanya dengan mata berbinar.
"Buka tong itu aku ingin melihatnya!" Adonis berseru dengan mata yang berbinar.
"Apabila ingatanku benar tong ini mempunyai lambang Kekaisaran Snow Flower di zaman ke empat. White King Orion pernah menjual sebotol wine rank Legendary yang diberi nama Holy Wine dan Wine itu bisa membuat seseorang yang meminumnya kehilangan akal. Cara pembuatan dan bahan Wine itu sudah hilang, setiap orang yang lahir di zaman keempat pasti akan berlomba-lomba untuk mendapatkan wine ini." Laufey berkata.
"Tunggu, apabila Wine ini benar Holy Wine Rank Legendary yang berusia 16,000 tahun, bukankah kualitasnya akan meningkat?" Tubuh Gladius gemetar.
"Rank Mythical!" Roland gemetar.
"Aku akan membukanya." Lazarus berkata.
Semua orang menatap Lazarus dengan ekspresi serius, mereka bahkan tidak bisa bernafas saat Lazarus memegang tutup tong Wine itu. Apabila Wine ini sudah menjadi Rank Mythical, maka Wine ini adalah harta yang sangat berharga di Planet Antares dan Planet Auriga.
Lazarus membuka sedikit tutup tong wine, sesaat kemudian aroma yang sangat harum dan menggoda menyebar ke seluruh gudang minuman keras. Lazarus tidak mengetahui bahwa aroma itu juga keluar dari gudang dan membuat kawanan lebah mabuk.
"Aroma apa ini?" Seorang pelayan bertanya.
"Aroma ini seperti Wine, tetapi sangat harum." Seorang pelayan menjawab.
Semua orang terkejut dengan aroma yang sangat harum dan membuat mereka merasakan mabuk kepayang. Aroma yang lebih harum dari setiap minuman keras yang pernah mereka tahu.
Wine yang berada di dalam tong itu berwarna putih jernih seperti air, tetapi mempunyai aroma yang harum.
"Apakah wine ini tidak beracun?" Gladius bertanya.
"Meskipun warnanya berbeda dari Holy Wine yang aku tahu, tetapi aku mengira Wine ini tidak beracun dan memang Holy Wine." Laufey menjawab.
Semua orang diam membeku beberapa saat, mereka mengetahui beberapa bahan herbal bisa menjadi racun. Apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, meskipun Lazarus mempunyai Poison Immune Rank S. Namun dia tidak kebal terhadap semua racun, dia masih bisa teracuni oleh racun yang sangat kuat melebihi Rank Skill Poison Immune miliknya.
"Baiklah, kita harus mencobanya." Lazarus berkata seraya menciptakan sebuah cangkir dari es untuk semua orang.
Semua orang mengangguk dan membawa Wine itu, sesaat kemudian mereka meneguk Wine itu. Rasa yang manis, asam, segar dan rasa enak yang belum mereka rasakan seumur hidup mereka memenuhi mulut, kerongkongan dan organ dalam mereka.
"Enakkkk!!" Roland berteriak.
"Aku tidak pernah minum Wine seenak ini selama 14,000 tahun aku hidup!" Laufey yang selalu berwajah datar berteriak.
"Hahaha. Aku setuju dengan kalian Wine ini adalah sebuah harta karun!" Gladius tertawa terbahak-bahak.
"Holy Wine ini adalah God Wine yang disuling langsung oleh Dewa anggur!" Adonis berteriak.
Lazarus dan semua orang merasakan aliran di dalam tubuh mereka mulai meledak-ledak, mereka perlahan mulai berhalusinasi.
"Hahaha. Urs, mengapa kamu menjadi 2?" Laufey tertawa terbahak-bahak.
"Gladius, mengapa kamu melepaskan bajumu?" Lazarus tersenyum.
"Aku ingin berenang di kebun bunga." Gladius menjawab.
"Hahaha. Aku ingin ikut berenang di kolam madu..." Roland mulai kehilangan kesadaran dan pingsan, sesaat kemudian Lazarus dan yang lainnya mulai pingsan.
...****************...
Lazarus perlahan membuka matanya dan melihat kelahiran ke 1 sampai 20 mengelilinginya.
"21 Apakah kamu sudah mati?" Kelahiran ke 19 Orion bertanya seraya menusuk ranting ke pipi Lazarus.
"Mengapa aku berada di sini! Bukankah aku sedang meminum Wine berusia 6,000 tahun?" Lazarus bertanya.
"Tunggu, apakah Holy Wine yang aku buat masih ada di zaman ke 6??" Orion menggenggam erat bahu Lazarus dengan sangat kuat.
"Aku menemukan 5 Tong Wine itu di Cincin Draupnir dan merupakan Harta warisan dari leluhur Dwarf." Lazarus menjawab.
"Hahaha. Aku berhasil menciptakan God Wine meskipun tidak sempurna!!" Orion tertawa terbahak-bahak dengan air mata yang keluar dari matanya.
Semua orang menatap ke arah Orion, mereka bingung mengapa tiba-tiba Orion tertawa dan menangis bersamaan.
"Orion, bisakah kamu menceritakan kepada kami bahan apa saja yang kamu gunakan untuk membuat Wine itu?" Kelahiran ke 4 bertanya.
Orion memberitahu semua bahan untuk membuat Wine itu, sesaat kemudian semua orang selain 1 terkejut dan berdiri membeku.
"Apakah kamu gila?" 2 bertanya.
"Aku memasukan Ganoderma 9 warna Rank Mythical agar orang-orang tidak kecanduan, tetapi mereka tetap akan mengingat rasa wine yang sangat enak itu sampai terbawa ke Eden untuk sesaat." Orion berkata.
"Jenius!!" Kelahiran 4 menggenggam bahu Orion dengan sangat keras.
"Apa maksudmu?" Cesare bertanya.
"Ganoderma 9 warna Rank Mythical berguna untuk menghentikan efek kecanduan. Apabila Orion tidak memakai campuran itu, mungkin mereka yang meminum wine itu akan gila karena kecanduan. ." Kelahiran ke 4 menjawab.
"Apakah Wine itu mempunyai Rank yang tinggi?" Cesare bertanya.
"16,000 tahun aku rasa Wine itu sudah menjadi Wine Rank Emperor." Kelahiran ke 4 menjawab.
"Apa! Bukankah seekor Dragon akan melayang ke Eden jika meminum secangkir kecil Wine itu?" Kelahiran Ke 5 gemetar.
...****************...
Adonis terbangun di taman bunga yang sangat indah, kemudian dia membuka matanya dan melihat seorang wanita cantik berambut hitam panjang dan mata merah.
"Feng Xiang!" Adonis berteriak melihat istrinya yang sudah meninggal ada di hadapannya.
"Adonis!" Feng Xiang berlari ke arah Adonis dan memeluknya.
"Apakah aku sedang bermimpi?" Adonis bertanya.
"Tidak, kamu berada di Eden." Feng Xiang menjawab.
"Apakah aku sudah mati, tetapi aku merasakan sangat bahagia." Adonis tersenyum.
...****************...
Roland perlahan membuka matanya dan berada di puncak sebuah gunung yang tinggi.
"Plankk!" Seorang Kakek bertubuh kekar, berambut biru tua panjang dan mata merah memukul kepala Roland.
"Sakit!"
"Cucuku mengapa kamu mati begitu cepat!" Pria tua itu berteriak.
"Kakek!!" Roland memeluk kakeknya dengan air mata yang terus mengalir.
...****************...
Gladius perlahan membuka matanya, dia melihat seorang Demon berambut merah sedang duduk di sampingnya. Terlihat perkebunan buah yang dipenuhi buah yang rimbun di sekitarnya.
"Kakak?"
"Adik kecil, mengapa kamu mati begitu cepat?" Pria itu tersenyum.
"Apakah aku mati?"
"Aku mengira kamu akan ke Abyss terlebih dahulu sebelum menemukan jalan ke Eden." Seorang wanita cantik ras Demon berambut biru panjang, mata hijau, dengan bekas luka bakar di mata kanannya melangkah ke arah Gladius dengan menggenggam tangan seorang gadis kecil ras Demon.
Air mata Gladius mengalir dengan deras. "Istriku, putriku!"
...****************....
Laufey terbangun di Padang salju yang indah seorang kakek tua bertubuh kekar dengan janggut dan rambut putih salju panjang berjalan ke arahnya.
"Hahaha. Akhirnya aku sampai di bagian luar Eden setelah mengalami penderitaan yang sangat mengerikan di Abyss." Pria tua itu memuntahkan banyak darah, kemudian melirik ke arah Laufey yang tidur di depannya.
Mata Laufey dan kakek tua itu saling bertemu, kemudian mereka mencubit pipinya sendiri.
"Ayah, apakah itu kamu?" Laufey bertanya.
"Tunggu, apakah itu kamu Laufey?" Kakek itu bertanya.
"Ayah, apakah aku tidak bermimpi?" Laufey bertanya.
"Laufey, apakah kamu sudah mati?" Kakek tua itu bertanya.
"Ayah!!" Laufey berteriak.
"Putraku!!" Kakek itu berteriak.
...****************...
Lazarus membuka matanya, kemudian perlahan bangkit dan melihat semua orang yang sedang mengigau.
"Bodoh, Wine Rank Emperor ini mempunyai efek yang sangat kuat!" Lazarus berteriak dan melihat 5 tong Divine Wine Rank Emperor.
"Aku merasakan levelku naik 2 level dan hanya Roland yang naik 1 level." batin Lazarus.
Lazarus menampar berkali-kali wajah Laufey untuk membangunkannya, sesaat kemudian Laufey bangun dengan ekspresi bingung.
"Urs, dimana Ayah?" Laufey bertanya.
"Kakek, Wine itu adalah Wine Rank Emperor 2 Rank diatas Rank Void, kamu pasti pergi sesaat ke taman Eden!" Lazarus berteriak.
"Apaaa!" Laufey berteriak.
"Tampar wajah mereka berkali-kali dan mereka akan bangun." Lazarus berkata.
"Baiklah." Laufey menjawab.
Lazarus dan Laufey segera menampar semua orang berkali-kali, sesaat kemudian Adonis, Gladius dan Roland sadar.
"Kakek!" Roland berteriak.
"Olivia!" Gladius berteriak.
"Xiang!" Adonis berteriak.
Mereka semua saling melirik, terutama Roland dan Adonis yang tidak memakai baju.
"Bodoh, kalian sudah mati sebentar!" Laufey berteriak.
"Apakah semua yang aku alami adalah mimpi?" Roland bertanya.
"Semua itu bukan mimpi, kalian pasti sudah pergi ke Eden sebentar." Lazarus menjawab.
Semua orang mempunyai ekspresi kosong dan menatap ke arah Wine itu, kemudian melirik ke arah Lazarus.
"Divine Wine Rank Emperor. Setiap orang yang berada di bawah Rank Emperor akan pergi ke taman Eden untuk sesaat." Lazarus berkata.
"Apaaaa!" Semua orang berteriak.
"Apakah aku bisa meminumnya sekali lagi?" Roland bertanya.
"Tidak, apabila kalian minum berkali-kali dan pelayan Dewi Kematian Thanatos menangkap jiwa kalian, maka kalian akan mati dan masuk ke Abyss selamanya." Lazarus menjawab.
Semua orang merasakan gemetar ketakutan, mereka mengetahui orang yang masih hidup tidak bisa pergi ke Taman Eden. Pasti akan ada konsekuensi yang sangat besar, jika mereka terus pergi ke sana. Meskipun hanya 10 menit.
"Harta berharga! Wine ini adalah harta yang tidak ternilai harganya!" Roland berteriak.
"Ambil masing-masing satu botol dan aku akan mengamankan sisanya. Kalian harus merahasiakan tentang semua apa yang terjadi hari ini." Lazarus berkata.
Semua orang mengangguk.
Kelompok Lazarus keluar dari gudang minuman keras. Mereka terlihat masih mabuk setelah meminum Divine Wine, tetapi mereka masih mempunyai tenaga untuk kembali ke Kastil Regulus. Namun mereka merasakan perasaan yang sangat bahagia, bahkan Laufey terus tersenyum.
"Aku merasa tubuhku segar." Laufey berkata.
"Aku juga merasakan hal sama, apakah semua ini karena meminum Wine itu?" Adonis bertanya.
"Hahaha. Aku naik 1 level." Roland tertawa.
Para pekerja wanita di peternakan lebah menghampiri Lazarus dan yang lainnya dengan tubuh gemetar.
"Berapa lama aku berada di dalam gudang?" Lazarus bertanya.
"5 jam, apakah kamu menikmati wine di sana Tuan Urs?" Pelayan wanita bertanya.
"Aku merasa sangat senang." Lazarus tersenyum cerah.
Semua wanita menatap ke arah 5 pria tampan itu, entah mengapa mereka merasakan daya tarik dari Lazarus dan yang lainnya puluhan kali lipat.
"Tuan Urs, bolehkah aku memberitahumu sesuatu?" Seorang pelayan bertanya.
"Apa yang ingin kamu tanyakan?" Lazarus bertanya.
"Mengapa Tuan Gladius tidak memakai pakaian?" Wanita itu bertanya.
Lazarus dan yang lainnya menatap ke arah Gladius.
Tidak jauh dari sana terlihat 7 ekor panjang dari Beast jenis kadal besar dengan warna yang berbeda bersembunyi di semak-semak.