
Seorang pria dengan rambut putih salju, mata biru kristal, tubuh pendek sedang bertarung dengan seekor Legendary Beast Giant Black Tarantula. Dia adalah Kaisar Alcander Boreas, Kaisar Kekaisaran Boreas.
Alcander menusukkan Artefak tombaknya ke arah Legendary Beast Giant Tarantula itu. Aura element es yang kuat membuat kaki Beast tarantula itu membeku.
"Ice Phoenix Spear Art! Gaya terakhir Rage Of Ice Phoenix."
Alcander menusukkan tombak itu ke kepala Legendary Beast Giant Black Tarantula. Sehingga menembus kepala hitam Legendary Beast Giant Black Tarantula.
"Aku sangat membenci serangga!" Alcander bergumam seraya mengambil inti Beast Legendary Beast Giant Black Tarantula.
Seorang pria paruh baya berambut putih salju dan wanita cantik berambut putih salju memperhatikan pertarungan Alcander dari kejauhan. Mereka adalah Carissa Boreas dan mantan Kaisar Kekaisaran Boreas Galan Boreas.
"Cucuku Alcander, apakah kamu sudah terbiasa setelah menembus ranah Mythical?" Galan tersenyum.
"Aku sudah terbiasa sekarang dan bolehkah aku bertanya mengapa kamu terlihat lebih muda?" Alcander bertanya.
"Apakah kamu masih mengingat Eliksir Stay Young Rank Void yang Kaisar Cyril minum saat di arena Pertemuan Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar?"
"Apakah kamu meminumnya?"
"Aku meminum 5 tetes setelah botol itu dipecahkan menjadi 7 bagian, aku bisa terlihat awet muda ribuan tahun seperti ini. Sungguh Eliksir yang sangat ajaib." Galan menjawab.
"Kakek, berapa uang yang kamu keluarkan dalam pelelangan itu?" Carissa bertanya.
"Aku tidak mengingatnya, tetapi jumlah yang aku keluarkan cukup untuk membeli sebuah kota besar. Bukan hanya aku yang menawar dengan harga fantastis, tetapi ada yang menawar 10 kali lipat dariku." Galan menjawab.
Alcander dan Carissa menatap ke arah Galan. Mereka tidak memercayai 5 tetes Eliksir awet muda Rank Void dapat membuat Galan lebih muda. Mereka kemudian teringat dengan Kaisar Cyril yang meminum hampir semua Eliksir itu.
"Kakek, kita sudah berada di perbatasan wilayah Timur dan Barat Hutan. Kamu mengatakan untuk bergerak dengan sangat cepat dan sembunyi-sembunyi untung saja kamu mengenal Beast King Black Qilin itu sehingga pertarungan dengan Beast jarang terjadi. Apakah benar kucing hitam itu akan pergi ke wilayah tengah Hutan Cerulean?" Alcander bertanya.
"Seperti Orion, Cucuku adalah orang yang cerdas. Berbeda denganku yang sudah beberapa kali pergi ke sini, meskipun dia baru pertama kali pergi ke Hutan Cerulean. Namun dia pasti sudah menuju wilayah tengah Hutan." Galan menjawab.
"Aku khawatir kepada Urs, meskipun dia mempunyai Skill Beast Transformation Rank SS. Namun Hutan Cerulean adalah tempat yang sangat berbahaya, meskipun dia pergi ke sini bersama dengan Kaisar Hector. Apabila kami berdua tidak pergi bersamamu, mungkin saat ini kami..." Carissa menghentikan perkataannya.
"Kami berdua akan terluka parah atau yang terburuk mati." Alcander melanjutkan.
"Cucuku lebih cerdas dan kuat dari apa yang kalian pikirkan. Aku mengira dia akan baik-baik saja dan mendapatkan panen yang besar dari Perjalanan ini." Galan menjawab.
"Kami mengerti."
Kaisar Alcander, Carissa dan Galan melanjutkan perjalanannya ke wilayah tengah Hutan Cerulean tempat Old Turtle berada.
...****************...
Yun Shan dan kelompok Lazarus sudah menguburkan mayat Xia Jiali serta 6 anggota kelompok Organisasi Azure Dragon.
Jian Chen bangkit, kemudian berjalan ke arah Lazarus. "Tuan Urs, bolehkah aku menjadi anggota Aliansi The North?"
"Jian, apa maksudmu?" Yuuna bertanya.
"Yuuna, Xia Jiali sudah mati dan aku tidak mempunyai alasan untuk tetap berada di Organisasi Azure Dragon." Jian Chen berkata seraya menatap kosong ke arah Xia Jiali. Terlihat rambut panjangnya terhempas oleh angin lembut, memperlihatkan wajah seorang pria yang putus asa.
"Yun Shan, apakah kamu menyetujuinya?" Yuuna melirik ke arah Yun Shan yang duduk di termenung di samping kuburan 6 sahabat dan 1 mantan sahabatnya.
"Biarkan Jian Chen, menentukan tujuan hidupnya sendiri." Yun Shan menjawab.
"Terima kasih, Bos!" Jian Chen berlutut.
"Jian Chen, aku akan menerima seorang yang berbakat sepertimu di Aliansi The North." Lazarus menjawab.
Alastair dan Ciel menghampiri Lazarus dan yang lainnya dengan menaiki punggung Emerald dan Feira. Mereka terkejut saat melihat 7 kuburan yang berada di sana.
"Ayah, apa yang terjadi?"
Lazarus menceritakan semuanya kepada Alastair dan Ciel yang baru datang. Hutan Cerulean akan menjadi panggung pertumpahan darah sebentar lagi dan berharap agar mereka semua harus selalu berhati-hati.
Linwood, Feira dan Emerald membawa 4 orang yang terluka. Terutama seorang pria yang mempunyai tubuh kekar setinggi 2,5 meter dengan rambut hitam dan mata coklat. Pria itu adalah ras Giant ranah Mythical, Lazarus mengetahui bahwa pria itu akan sangat membantu saat sadar.
"Siapa nama 4 anggotamu?"
"Pria dengan tubuh besar itu adalah ras Giant, dia bernama Ryota, dia mempunyai Job Heavy Swordsman dan ranah Mythical level 91. Pria dengan rambut putih itu bernama Zhuge Haochun, dia adalah salah satu orang yang paling pintar di kelompok kami, mempunyai Job Magician dan ranah Legendary level 91. Pria dengan rambut hitam panjang berduri dengan banyak bekas luka di wajahnya adalah Kumokiri, dia mempunyai Job Assasins dan seorang ranah Mythical level 91, sedangkan wanita dengan penutup wajah itu bernama Kaguya, mempunyai Job langka Master Of Blade and Sword, dia adalah seorang ranah Mythical level 91." Yun Shan menjawab pertanyaan Lazarus.
"Apakah seseorang yang bersembunyi di balik pohon itu adalah anggotamu?" Lazarus bertanya.
Bandit King Ares yang sudah memakai Artefak penyamaran, menyembunyikan nafas dan menghentikan detak jantungnya terkejut melihat Lazarus menyadari kehadirannya.
Semua orang melihat ke arah pohon yang ditunjukan oleh Lazarus. Seorang pria dengan rambut pirang ikal, mata merah dan tubuh setinggi 2,1 meter, memakai pakaian yang dibuat dari bulu Demon Beast Steel Tiger keluar dari balik pohon.
"Maafkan aku! Aku tidak ingin menyerang kalian! Namaku adalah Ares, aku hanya ingin meminta sedikit Healing Potion dari kalian." Pria itu berkata dengan tubuh gemetar, dia adalah seorang ranah Mythical. Akan tetapi di sini banyak sekali orang ranah Mythical.
"Bandit King Ares!" Hector berteriak.
Duke Levin, Magnolia dan semua anggota kelompok Lazarus yang berasal dari Benua Barat Zephyra segera mengeluarkan Artefak senjata mereka.
"Icarus, apakah kamu mengenalnya?"
"Paman aku sangat mengenalnya! Dia adalah pemimpin para bandit di Kekaisaran Zephyra! Dia bahkan berani merampok karavan Guild Perjalanan Aquila!" Icarus berteriak.
Nama Bandit King Ares sudah sangat terkenal di Benua Barat Zephyra sebagai seorang bandit yang sangat kuat. Bahkan dia pernah bertarung 1 v 1 dengan Ketua Gavin, Pemimpin Guild Perjalanan Aquila dan bisa mengalahkan Ketua Gavin.
"Tuan, aku dan anggotaku belum pernah membunuh seseorang dalam perampokan! Kami hanya melumpuhkan orang-orang yang melawan. Buktinya aku mengasihani Gavin, Abercio Raven, Pangeran Richard Avalon dan beberapa orang lainnya." Ares menjawab.
"Tunggu! Apakah kamu orang yang merampok Richard saat dia ingin menyetorkan setengah kekayaan Kekaisaran Avalon ke Gold Bank!" Lazarus berteriak.
Ares berdiri membeku, dia tidak mengetahui pria yang berada di depannya adalah sahabat dari Richard.
"Maafkan aku dan aku akan mengembalikan semua kekayaan yang telah aku rampok dari Pangeran Richard Von Avalon." Ares mengeluarkan Artefak penyimpanan ruang berbentuk mutiara berwarna biru muda, dia kemudian membatalkan kontraknya dan memberikan Artefak itu kepada Lazarus.
"Dimension Blue Pearl Rank Legendary! Kamu sungguh kaya karena mempunyai Artefak seharga 30 Milyar Koin Emas ini." Lazarus menjawab.
"Bisakah kamu memberikanku beberapa makanan, Healing Potion, Mana Potion dan Artefak senjata?" Ares bertanya.
"Tidak!"
Ares merasa sangat marah saat Lazarus menolak untuk memberikan Potion dan Artefak senjata saat dia sudah memberikan semua harta kekayaannya.
"Kekayaanmu? Semua ini kamu dapatkan dari merampok, bisa dibilang semua ini adalah kekayaan orang lain."
"Tunggu! Artefak Dimension Blue Pearl Rank Legendary itu adalah peninggalan Ibuku!"
Lazarus tersenyum, kemudian mengeluarkan semua isi dari Artefak penyimpanan Dimension Blue Pearl Rank Legendary. Gundukan Koin emas, Koin perak, permata dan Material berbagai rank sangat menyilaukan mata semua orang. Dia kemudian memasukan semua harta itu ke dalam Cincin Draupnir dan melemparkan Artefak Dimension Blue Pearl itu kepada Ares.
"Tuan, apakah kamu mempunyai Artefak penyimpanan Rank Legendary?" Ares terkejut karena Artefak penyimpan rank Legendary sangatlah langka di pasaran.
"Apa kewajibanku untuk memberitahumu? Hector, Solon, Hali, Levin, Akira, Jino, Jaan, Herakles bunuh dia! Kebetulan kelihatannya dia sedang terluka parah!" Lazarus memerintahkan.
8 orang ranah Mythical itu berjalan ke arah Ares seraya membawa Artefak senjata mereka.
Ares yang memperhatikan 8 orang ranah Mythical itu. Gemetar ketakutan, dia akan kalah dengan mudah saat melawan 1 orang ranah Mythical. Namun Lazarus memerintahkan 8 orang ranah Mythical untuk membunuhnya. Dia tidak mempunyai kesempatan sedikitpun untuk menang.
"Apakah aku harus meledakkan diri?" batin Ares.
Ares menggeleng ringan, dia teringat tentang perkataan seorang pengemis tua yang berkata bahwa yang terpenting adalah bertahan hidup. Meskipun dia harus bersujud atau berbaring di tanah, dia bukanlah seorang Raja, Kaisar, Bangsawan ataupun Ksatria, dia adalah bandit dan harus melakukan hal sesuai dengan perilaku bandit.
"Tuan, aku menyerah! Apa yang harus aku lakukan, agar kamu bisa mengampuniku!" Ares berlutut.
Lazarus memberikan isyarat agar semua orang berhenti, dia kemudian berjalan ke arah Ares.
"Apabila aku keluar dari Hutan terkutuk ini, aku akan mencarimu dan membalas dendam kepada kalian semua." batin Ares.
Lazarus membungkuk seraya tersenyum halus, Ares melihat ke arah mata dan wajah Lazarus.
"Pria ini sangat tampan dan terlihat sangat baik, aku yakin dia akan mengampuni dan mengasihani aku," batin Ares.
Lazarus mengetahui dari tatapan mata Ares bahwa Ares sedang memikirkan sesuatu yang buruk tentangnya.
"Ares, apakah kamu merencanakan akan membalas dendam kepadaku saat keluar dari Hutan Cerulean?"
"Mengapa kamu bisa mengetahuinya?" Ares segera menutup mulutnya.
"Sial!' batin Ares.
Semua orang bersiap-siap untuk memotong kepala Ares, tetapi Lazarus memberikan isyarat tangan bahwa semua ini masih berada di dalam kuasanya.
"Apakah kamu ingin bertahan hidup?"
Ares mengangguk. "Apa yang harus aku lakukan agar aku tetap bertahan hidup."
"Jadilah budakku!"
Ares bangkit dan mengeluarkan aura ranah Mythical.
"Aku lebih memilih mati daripada menjadi budakmu!"
Hector dan 7 orang ranah Mythical segera menodongkan Artefak senjata mereka ke arah Ares. Sedangkan Magnolia, Ludger, Bedros, Yun Shan dan Reina siap untuk menyerang Ares, jika Ares berani menyerang Lazarus.
"Baiklah, mari kita lanjutkan perjalanan dan biarkan pria ini mati di tempat ini." Lazarus berkata.
Kelompok Lazarus melangkah pergi dan meninggalkan Ares yang berdiri membeku. Pikiran Ares memikirkan banyak hal dan mencoba untuk mencari jalan keluar dari masalah ini.
"5 tahun!" Ares berteriak.
Semua orang menoleh ke arah Ares.
"Apa maksudmu?"
"Aku akan menjadi budakmu selama 5 tahun!" Ares menjawab.
"50 tahun. Bagi seorang ranah Mythical 50 tahun adalah waktu yang sangat singkat." Lazarus menawar.
"30 tahun!" Ares berteriak seraya memelototi Lazarus.
"Baiklah 30 tahun, aku setuju! Aku mengira kamu akan menawar 10 tahun dan aku juga akan tetap setuju. Solon segera gunakan Skill sihir kontrak jiwa tuan dan pelayan kepada aku dan Ares." Lazarus tersenyum.
"Sesuai perintahmu, Sir!"
"Kamu lebih licik dari seorang Demon! Selain kamu merampok kekayaan dari seorang perampok, kamu juga menjadikannya seorang budak. Apakah kamu adalah seorang Ksatria! Kamu adalah aib bagi seorang Ksatria dan Bangsawan di 4 Benua!" Ares berteriak.
"Hahaha. Apakah kamu pernah mendengar julukanku? Urs The Cruel, bahkan aku membantai pasukan Aliansi Kekaisaran Nightmare di Kekaisaran Avalon dengan racun!" Lazarus tertawa terbahak-bahak.
"Iblis!! Apakah kamu tidak takut saat kamu mati, kamu akan pergi ke dasar Abyss?"
"Iblis adalah kata-kata sifat, tetapi dibalik semua itu aku juga seorang malaikat yang menolong banyak orang. Tergantung dari sudut mana orang-orang melihatku, apabila dari sudut pandang Kekaisaran Nightmare aku adalah Iblis, tetapi dari sudut pandang Kekaisaran Avalon aku adalah malaikat." Lazarus tersenyum lebar.
Ares menyadari sejak awal dia sedang menari di telapak tangan Lazarus. Dia sudah menyinggung seseorang yang tidak boleh, dia singgung.
"Ares, cepat percikan darahmu ke kontrak ini. Kamu harus membacanya terlebih dahulu." Lazarus berkata.
Ares membaca kontrak itu dengan sangat teliti, kemudian meneteskan darahnya ke kontrak itu.
"Tuan Urs, aku merasa menjadi pelayanmu tidaklah buruk."
"Baiklah, Ares tenang saja aku tidak akan membedakan mu dengan yang lainnya. Aku akan memberikanmu gaji, makanan, tempat tinggal dan diskon saat membeli barang-barang di tokoku."
"Cih, berapa gajiku? Apakah kamu akan memberikan gajiku sama dengan seorang ksatria 50,000 Koin emas dalam sebulan?"
Lazarus menyentuh dagunya. "Aku akan memberikanmu gaji seperempat dari gaji Sebastian dan Raegal karena kamu adalah seorang ranah Mythical."
"Berapa yang kamu berikan."
"100,000 Koin emas sebulan bagaimana apakah kamu tidak keberatan? Namun harga bangunan kasti di wilayah Regulus berkisar antara 50 Juta- 100 Juta Koin emas. Aku sudah memberikan kastil kepada Sebastian, Brant dan Rion, jadi aku tidak bisa membangunkan mu kastil lagi."
Ares melebarkan matanya. "Tuan Urs, kamu adalah pemimpin yang dermawan! Aku akan melewati lautan, Padang pasir dan bilah tajam untukmu!"
"Ayah, bukankah gaji Reiga adalah 100,000!Koin Platinum??" Alastair bertanya.
Lazarus melirik ke arah Alastair begitupun dengan semua orang.
"Hahaha. Aku hanya bercanda, paman Reiga hanya mendapatkan 40,000 Koin Platinum dalam sebulan." Alastair tertawa canggung.