LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 102. Hukuman Cordelia.



Lazarus melirik ke arah Ancient Ice Hydra yang di bawa oleh Ignite dari kedalaman Hutan Emerald.


"Urs, kamu boleh membuat kontrak dengannya." Ignite berkata.


"Red Dragon, aku tidak ingin membuat kontrak dengan Beast Master! Aku adalah seorang Beast Rank tinggi yang mempunyai kebanggaan!" Ancient Ice Hydra itu berkata.


"Apakah kamu berpikir kami tidak mempunyai kebanggaan?" Golden Fang bersama Beast kontrak Lazarus keluar dari celah dimensi yang dibuat oleh Celestial.


"Bagaimana mungkin? Seorang Beast Master dapat mengontrak banyak Legendary Beast muda?" Ancient Ice Hydra berkepala tiga dan bersisik putih kebiruan itu bertanya.


"Master, bunuh saja dia dan ambil inti mana dan material tubuhnya. Inti mana miliknya berguna untuk Frozen Water Wyrm dan Ancient Ice Dragon Crocodile yang belum menetas." Kai mendesis.


"Jangan bunuh aku! Master, buatlah kontrak denganku. Akan tetapi, kamu harus menjagaku dengan baik." Ancient Ice Hydra itu berkata.


Lazarus membuat kontrak dengan Ancient Ice Hydra.


"Namamu sekarang White yang berarti putih."


"Master, aku sangat menyukai nama itu." White menjawab.


...****************...


Lazarus, Sebastian, Elder Vulcan, Duke Zaire, Duke Berlin, Raja Hector , Raja Eric, Gold Dragon Evanthe, Red Dragon Ignite dan semua Beast rank tinggi kembali ke Altar Kerajaan Simfonia untuk memberikan hukuman kepada Nona Cordelia.


"Urs, apa yang terjadi? Apakah kamu sudah membunuh Viscount Malvin? Tunggu! Apakah itu Ancient Ice Hydra!!" Lynelle berteriak, kemudian mengelus 3 kepala White.


"Manusia...," White mendesis.


"Hmmm.. White, apabila kamu menyerang Lynelle, aku tidak akan memaafkan kamu." Lazarus berkata menggunakan telepati jiwa.


"Hahaha. Maafkan kami karena sudah membuat sedikit keributan! Kami sudah membereskan semuanya." Elder Vulcan tertawa canggung.


Lazarus dan yang lainnya tidak ingin terjadi kepanikan akibat dua ranah Mythical muncul di Kerajaan Simfonia. Mereka tahu belum saatnya orang-orang mengetahui tentang Organisasi Fajar Keemasan.


"Tuan Urs, lepaskan putriku Cordelia, aku akan menukar nyawaku dengan nyawa Cordelia." Tuan Cynderyn berteriak di sisi Altar.


"Nona Cordelia berapa usiamu?" Lazarus bertanya.


"Tuan Urs, aku berusia 80 tahun." Cordelia menjawab.


"Nona Cordelia, sudah berapa lama kamu meninggalkan Kerajaan Yggdrasil?"


"Tuan Urs, aku baru 10 tahun meninggalkan Kerajaan Yggdrasil."


"Darimana, kamu mendapatkan pohon Celestial Rainbow Fruit yang mempunyai 7 buah dan 1 buah Rank Mythical?" Lazarus bertanya.


Storm membawa pohon Herbal Celestial Rainbow Fruit ke altar bersama akarnya.


"Tuan Urs, aku mendapatkannya dari seorang pedagang dari Kerajaan Albion. Dia mengatakan seorang putri dari Kekaisaran Boreas mengontrak 15 Legendary Beast. Apabila aku menanam pohon Celestial Rainbow Fruit dan memasang lingkaran sihir penguat mana di Hutan Emerald dalam 9 tahun buah Celestial Rainbow Fruit Rank Legendary akan matang dan menarik perhatian Legendary Beast muda, jadi aku memerintahkan Linwood untuk menjaga pohon itu." Nona Cordelia menjawab.


"Apakah kamu mengetahui bahwa Herbal Celestial Rainbow Fruit sangat langka? Meskipun Herbal Celestial Rainbow Fruit dapat menghasilkan 5-10 buah dalam lima tahun, tetapi semua itu kebanyakan adalah Celestial Rainbow Poison Fruit? Meskipun Celestial Rainbow Poison Fruit mempunyai warna dan aroma yang sama, tetapi daging buahnya berwarna hijau dan sangat beracun berbeda dengan Celestial Rainbow Fruit yang mempunyai daging buah berwarna kuning kemerahan." Lazarus berkata.


"Manusia, aku pernah melihat pohon Celestial Rainbow Fruit meskipun setiap 9 tahun pohon itu menghasilkan 5-10 Herbal Celestial Rainbow Fruit, tetapi dari 100 tahun hanya akan ada 1 Herbal Celestial Rainbow Fruit dan sisanya adalah Celestial Rainbow Poison Fruit." Silver Dragon Silviana berkata dengan mata lebar dia mengakui tentang pengetahuan Lazarus.


Seorang pelayan Elf pergi ke Altar dan memotong salah satu Herbal Celestial Rainbow Fruit menjadi dua. Ketika dia memotongnya ternyata seperti yang dikatakan oleh Lazarus warna daging Herbal Celestial Rainbow Fruit berwarna hijau tua dan memancarkan aroma menyengat yang kuat.


"Urs, apakah Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical adalah Herbal Celestial Rainbow Poison Fruit?" Eira bertanya.


"Eira, Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical yang berada di sana adalah Herbal Celestial Rainbow Fruit yang asli, tetapi Herbal itu membutuhkan waktu 5 tahun lagi untuk matang." Lazarus menjawab.


"Apaaa!"


Semua Legendary Beast yang berada di sana terkejut mendengar perkataan Lazarus. Mereka ingin segera mengambil Celestial Rainbow Fruit rank Mythical dan pergi dari sini.


"Master, mengapa kamu mengatakannya kepada semua orang? Kamu bisa berbohong dan mengambil Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical untuk dirimu sendiri?" Asterion bertanya menggunakan kontrak jiwa.


"Asterion, Ignis dan yang lainnya belum mencapai ranah Legendary Beast. Aku tidak membutuhkan Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical untuk saat ini." Lazarus berkata.


"Aku mempunyai Skill Eye Of Divine Beast Master. Aku tidak memerlukan Celestial Rainbow Fruit untuk membuat kalian menembus ranah." batin Lazarus.


Gold Dragon Evanthe dan Red Dragon Ignite membawa Celestial Rainbow Fruit rank Mythical yang berada di Altar. Mereka takut semua Legendary Beast yang berada di sini akan bertarung untuk memperebutkan Celestial Rainbow Fruit.


"Aku dan Evanthe, akan menyimpan Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical untuk saat ini! Apabila kalian menginginkannya kalian harus bertarung untuk memperebutkannya di Hutan King. Aku dan Evanthe akan memberikannya kepada pemenang." Red Dragon Ignite berkata.


"Kami setuju!" Semua Beast berkata.


Gold Dragon Evanthe dan Red Dragon Ignite sudah menembus ranah Mythical Beast jadi mereka tidak membutuhkan Herbal Celestial Rainbow Fruit rank Mythical.


Calvin, menatap ke arah Herbal Celestial Rainbow Poison Fruit itu dengan mata berbinar.


"Ratu Alicia, Elder Vulcan dan semua orang yang berada di sini. Bisakah aku memiliki ke enam Celestial Rainbow Poison Fruit itu?" Lazarus bertanya.


"Kami mengizinkannya." Ratu Alicia dan semua orang menjawab.


Lazarus menyuruh Calvin untuk membawa sisa enam Celestial Rainbow Poison Fruit, kemudian dia mengambil salah satu Herbal Celestial Rainbow Fruit dan memberikan sisanya kepada Calvin.


"Semua bahan untuk evolusi Regulus atau Sirius sudah lengkap," batin Lazarus.


Sebenarnya dari 7 buah Celestial Rainbow Fruit rank Legendary yang berada di Altar. Satu diantaranya adalah Celestial Rainbow Fruit yang asli. Lazarus membutuhkannya sebagai bahan evolusi untuk Regulus atau Sirius menjadi Beast Berdarah murni yang sempurna.


"Linwood, berapa usiamu?"


"Tuan Urs, saya berusia 70 tahun."


"Apakah Nona Cordelia, merawat kamu dari telur?"


"Cordelia, telah merawat aku dari telur."


"Apakah Cordelia dan kamu pernah membunuh seseorang di Hutan Emerald?"


"Aku dan Cordelia belum pernah membunuh seseorang."


Lazarus menyentuh dagunya. "Nona Cordelia dan Linwood, adalah korban di peristiwa ini. Seseorang telah merencanakan semuanya dari belakang layar. Nona Cordelia tidak pernah pergi dari Kerajaan Yggdrasil dan belum mengetahui berapa kejamnya dunia di luar hutan. Ratu Alicia, Duke Zaire dan Duke Berlin hukuman mati terlalu kejam untuk Nona Cordelia."


"Urs, aku keberatan! Cordelia telah menyerang Putraku satu-satunya Abercio Raven dan Menantuku Alice Phoenix. Apabila Raven mati saat itu garis keturunan Bangsawan Raven akan terputus di generasi kali ini!" Duke Zaire berteriak.


"Duke Zaire, aku mengerti perasaanmu! Meskipun Nona Cordelia terlibat dalam peristiwa ini, tetapi dia tidak mengetahui yang dia serang adalah Tuan Abercio dan Nona Alice. Nona Cordelia belum mengetahui tentang dunia luar karena dia baru meninggalkan Kerajaan Yggdrasil. Apabila Nona Cordelia di hukum mati, maka Tuan Cynderyn akan membalas dendam atau membunuh dirinya sendiri! Kamu akan menyebabkan Kerajaan Yggdrasil dan Kekaisaran Avalon akan berperang!" Lazarus menjawab seraya menatap mata Duke Zaire dengan tajam.


"Urs, keluarga Bangsawan Raven tidak takut kepada Kerajaan Yggdrasil! Apabila mereka akan berperang kami akan menerimanya! Raven adalah putraku satu-satunya dan kematiannya sama saja dengan kehancuran Keluarga Bangsawan Raven!" Duke Zaire berteriak dengan mata merah.


"Duke Zaire, apakah kamu melupakan tentang penyerangan istri ketiga mu di dekat Wilayah Black Dear Kekaisaran Avalon?" Lazarus bertanya.


"Urs, apa maksudmu? Meskipun, kamu adalah dermawan keluargaku! Akan tetapi, apabila kamu mengungkit masalah keluargaku! Aku akan membunuhmu!" Duke Zaire mengeluarkan aura membunuh.


Sebastian tersenyum lebar di samping Lazarus. Iris, Altair dan Carissa siap menggunakan Skill mereka untuk melindungi Lazarus. Apabila Duke Zaire menyerang Lazarus.


"Urs, kamu harus memberikan aku suatu alasan yang masuk akal agar aku tidak membunuhmu!" Duke Zaire berteriak.


"42 tahun yang lalu. Penyerangan selir ketiga adalah rencana dari selir kedua yang tidak bisa memberimu keturunan! Dia iri karena istri dan selir ketiga mu dapat memberi kamu keturunan! Seorang pengawal berhasil selamat dari peristiwa itu dan membawa anak keduamu ke panti asuhan di wilayah Kekaisaran Swallow dengan mengorbankan hidupnya." Lazarus berteriak.


Semua orang saling berbisik.


"Urs, apakah kamu berbohong?" Alyssa menggenggam erat tangan Lazarus.


Duke Zaire menarik auranya dan menyentuh dagunya.


"Lanjutkan!"


"Duke Zaire, kamu pasti tidak dapat menemukan bayimu di peristiwa itu. Kamu hanya melihat mayat istri ketiga mu dan para pengawal. Apakah kamu mengetahui tentang sebuah Artefak Liontin yang terbuat dari Forest Green Crystal berukir Semanggi berdaun empat yang kamu berikan kepada istri ketiga mu? Agar istri ketiga mu selalu di beri keberuntungan? Sebelum mati dia mengalungkan Artefak itu kepada anak keduamu. Pasti kamu tidak dapat menemukannya dimanapun? Kamu sekarang masih berharap anak keduamu masih hidup?" Lazarus tersenyum halus.


"Urs, bagaimana kamu mengetahuinya?" Duke Zaire bingung, mengapa Lazarus mengetahui semua itu.


"Aku hanya mengarangnya." Lazarus berkata.


"Bajingan! Mengapa kamu berbohong kepada Duke Zaire?"


"Urs, mengapa kamu membohongi Duke Zaire?" Altair bertanya.


"Berhenti!" Duke Zaire berteriak.


"Urs, lanjutkan ceritamu."


"Duke Zaire, mengapa aku harus melanjutkan ceritaku? Meskipun, aku sudah menolong Tuan Abercio dan Nona Alice. Kamu tetap ingin membunuhku!" Lazarus berkata.


Duke Zaire bangkit dari kursinya dan berjalan ke arah Lazarus yang berdiri di Altar. Elder Vulcan dan Raja Hector berada di samping Duke Zaire. Mereka takut Duke Zaire tiba-tiba menyerang Lazarus.


Lilian, Sebastian, Rion, Carissa dan kelompok Lazarus yang lain pergi ke samping Lazarus. Mereka juga takut Duke Zaire menyerang Lazarus.


Duke Zaire dan Lazarus saling berhadapan satu sama lain.


"Bluurrrgh!"


Duke Zaire berlutut mengakibatkan Altar retak dan tanah bergetar.


"Urs, maafkan aku karena telah mengancam kamu! Aku mohon bisakah kamu memberitahu di mana putra keduaku? Aku, Berlin, Abercio dan Alice tidak bisa memaafkan Cordelia, tetapi aku setuju agar Nona Cordelia tidak dijatuhi hukuman mati." Duke Zaire berkata.


"Saat aku pergi ke Kota Pertambangan Di wilayah Crimson. Aku bertemu dengan seorang pemburu yatim-piatu ranah Epik, dia berkata namanya adalah Theron. Dia mempunyai rambut perak keabu-abuan panjang dan wajah sangat mirip dengan Duke Zaire. Dia juga memakai Artefak Four-Leaf Clover Pendant Rank Legendary yang dapat meningkatkan 1 statistik keberuntungannya. Aku menilai dari bakat dan Artefak yang dia pakai dia berasal dari keluarga Bangsawan Zaire. Aku mengira dia anak haram Duke Zaire. Akan tetapi usianya sama saat kejadian penyerangan Selir ketiga mu." Lazarus menjawab dan membantu Duke Zaire untuk berdiri.


"Terima kasih!" Duke Zaire berterima kasih, kemudian berjalan ke arah tempat duduknya.


"Hahaha." Duke Zaire tertawa terbahak-bahak seraya mengeluarkan banyak air mata. "Anakku masih hidup!"


"Duke Zaire, Aku lupa mengatakannya! Theron sudah mempunyai dua putra dan satu putri!" Lazarus tersenyum.


"Fufufu. Kamu bisa membuat Zaire berubah pikiran, tetapi apakah kamu melupakan aku?" Duke Berlin terkekeh kecil.


Duke Berlin adalah seorang pria tampan elegan yang mempunyai hobi untuk berdandan seperti wanita. Meskipun, dia mempunyai 4 istri dan 8 anak, tetapi rumor mengatakan dia menyukai pria juga.


Lazarus tersenyum lebar. Duke Berlin adalah karakter yang telah dia buat. Meskipun kelihatannya tidak mempunyai kelemahan, tetapi dia mengetahui kelemahan terbesar Duke Berlin.


Lazarus berjalan ke arah Duke Berlin dengan di dampingi oleh Sebastian di sisinya. Para pengawal Keluarga Bangsawan Phoenix menghentikan Lazarus.


"Biarkan dia pergi ke arahku! Aku mengizinkannya!" Duke Berlin berkata.


"Duke Berlin, aku mempunyai 12 buku terlarang yang ditulis oleh Armstrong. Kamu hanya mempunyai 1 buku dan memujanya sebagai mahakarya zaman ini." Lazarus berbisik.


Duke Berlin berkeringat dingin. Mengapa Lazarus mengetahui rahasianya. "Urs, aku akan membelinya 100 Juta Emas setiap satu buku? Apakah kamu ingin menjualnya kepadaku!" Duke Berlin berkata menggunakan Skill telepati.


"Aku akan memberikannya kepadamu dengan gratis." Lazarus mengeluarkan 12 Buku terlarang yang ditulis oleh Ray, kemudian Duke Berlin segera menyimpannya ke Artefak penyimpanan secepat kilat.


"Baiklah, karena Alice aman aku menyerahkan semua hukuman Cordelia kepadamu!" Duke Berlin berkata.


Lazarus kembali ke Altar penghakiman.


"Atas Nama Keluarga Bangsawan Phoenix aku Duke Berlin, akan menyerahkan keputusan hukuman kepada Urs The North." Duke Berlin berteriak.


Semua orang bingung dengan Duke Berlin. Duke Berlin dikenal sebagai seseorang yang sangat keras kepala melebihi Duke Zaire, tetapi Urs dapat merubah pikiran Duke Berlin sangat cepat.


"Baiklah, hukuman untuk Cordelia adalah membatalkan kontrak dengan Legendary Beast Forest Phoenix, Linwood. 10,000 cambukan dan harus kembali ke Kerajaan Yggdrasil sebagai tahanan rumah selamanya."


"10,000 cambukan bukankah sama dengan kematian!" Semua orang berteriak terutama para Elf.


"Bajingan! Urs, bukan menolong Cordelia, tetapi dia memberikan hukuman yang lebih mengerikan dari kematian."


"Para Bajingan! Bukankah, kalian yang mengharapkan Nona Cordelia mati! Mengapa kalian semua sekarang mengatakan aku seseorang yang kejam! Apakah kamu pernah merasakan tertusuk oleh Root Needle?"


"Tuan Urs, bagaimana dengan 1000 cambukan?" Abercio dan Alice berkata, mereka tahu 10,000 Cambukan menggunakan Artefak cambuk yang dibuat dengan Logam Orichalcum lebih sakit dari tertusuk Root Needle.


"5000 Cambukan! Tidak ada tawar menawar." Lazarus mengeluarkan 10 Heal Potion Rank Legendary dari Cincin Draupnir.


"Urs, terima kasih." Nona Cordelia menangis tersedu-sedu seraya membatalkan kontrak Linwood.


"Aku hanya melakukan tugasku. Nona Cordelia aku tahu kamu tidak bersalah." Lazarus menjawab.


"Apakah kamu dapat memenuhi satu permintaanku? Sebelum aku kembali ke Kerajaan Yggdrasil?" Cordelia memohon.


"Apa yang kamu minta?"


"Tolong jaga Linwood.. Tenang saja Green dan yang lainnya akan aman bersamaku di Kerajaan Yggdrasil."


"Baiklah, aku akan menjaga Linwood dan membuat kontrak dengannya setelah mencapai ranah Epik." Lazarus menjawab.


Seseorang Ksatria Elf, Komandan Syr pergi ke Altar seraya membawa cambuk yang terbuat dari Orichalcum.


"Hukuman dimulai!" Ratu Cordelia memerintahkan.


Suara teriakan dari Nona Cordelia terdengar memilukan. Satu per satu orang meninggalkan Altar hukuman karena tidak tega melihat nona Cordelia yang di cambuk.


"Tuan Urs, terima kasih." Tuan Cynderyn berkata.


"Apakah kamu akan kembali ke Kerajaan Yggdrasil bersama Cordelia?" Lazarus bertanya.


"Aku adalah ayah yang buruk dan tidak mengawasi putriku. Semua hal yang telah terjadi adalah kesalahanku! Aku akan mengundurkan diri dari Magic Tower dan kembali ke Kerajaan Yggdrasil bersama Cordelia dan Nona Lilac." Tuan Cynderyn menjawab.


Ratu Alicia bernafas lega. Di balik punggungnya dia sudah menggenggam sebuah Artefak belati untuk menggantikan nyawa Cynderyn dan Nona Cordelia. Dia kemudian melirik ke arah Lazarus dengan tatapan mata yang lembut.


Note: 12 Buku Terlarang Armstrong adalah 12 Buku Erotis. Salah satunya adalah kisah Thirteen Wife yang merupakan buku yang ditulis oleh Ray Zander/ Ray Armstrong.