ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Mulai Menyerang



Malam itu disebuah perbatasan kota, seorang pria bertopeng berdiri dengan gagah nya didepan sebuah mobil. Tangan kanan nya memegang sebuah pistol kebanggan nya, sedangkan tangan kiri nya terlihat ia masukan kedalam saku celana.


Sinar rembulan yang bersinar membelah celah celah perbukitan disekitar area itu terlihat membias kearah nya, hingga membuat dia tampak begitu bersinar meski memakai setelan bewarna hitam dari ujung rambut hingga ujung kaki nya.


Wajah nya tertutupi oleh topeng yang terlihat berkilau terkena sinar bulan. Bibir tipis nya terlihat datar namun tetap menggoda. Kulit putih yang begitu kontras dengan pakaian hitam nya membuat nya seperti dewa perang Yunani malam itu.


Dia lah king Aldrego. Penguasa klan Aldrego yang memuat bisnis bisnis senjata dan bom nuklir terbesar didunia.


Dia berdiri menunggu mangsa nya yang akan melewati perbatasan itu malam ini. Sebuah informasi didapat dari orang kepercayaan nya. Dan malam ini dia akan memulai misi pertama nya. Misi untuk mengusik dan membuat musuh nya merasa terancam.


Beberapa deretan mobil terlihat mulai muncul dari kejauhan. Dan senyum tipis dari king Aldrego perlahan mulai tampak. Ini dia yang ditunggu tunggu, batin nya.


Permainan akan dimulai mulai malam ini.


Jari tangan nya saling meremas kuat didalam saku nya, sudah habis kesabaran nya dan malam ini dia yang akan mengusik mereka.


King Aldrego yang tidak lain adalah Kenzo Barrent itu terlihat tenang meski beberapa baris mobil mulai berhenti didepan nya. Dapat dia lihat satu mobil box berada ditengah tengah barisan mobil yang berjejer. Dan dia tahu, itulah barang berharga milik mereka yang harus dihancurkan nya. Mobil box yang membawa berbagai emas batangan edisi terbatas dari berbagai negara, dan emas batangan itu adalah milik mafia wearloft, dan itulah misi nya malam ini. Memunculkan diri dihadapan mereka dan mengambil milik mereka.


Senyum sinis langsung tercipta dibibir seksi itu ketika melihat seorang wanita bertopeng keluar dari dalam mobil yang paling depan.


Wanita itu berjalan dengan dua pistol ditangan nya diikuti oleh beberapa orang anggota nya.


Dia tersenyum sinis melihat king Aldrego yang selama ini dinantikan kehadiran nya, malam ini muncul setelah sekian lama.


Dialah Jesica, pemimpin mafia Wearloft.


"Wow, akhir nya king Aldrego yang agung memunculkan dirinya setelah sekian lama. Apa kau baru sembuh dari cidera mu. Aku kira kau sudah tewas malam itu" ungkap Jesica dengan begitu sinis


Kenzo hanya tersenyum tipis melihat nya dengan tangan yang memainkan pistol nya.


Dia sedikit melirik kearah belakang Jesica dimana anak buah nya tampak mulai waspada.


"Apa ada sesuatu yang membuat mu mengganggu perjalan kami king?" Tanya Jesica mulai mendekat kearah Kenzo. Hanya berjarak lima kaki. Mereka saling pandang dan berdiri tegak dengan tatapan mata yang sama sama menajam.


Perempuan tinggi dan seksi itu mulai menggerakan pelatuk pistol nya begitu pula dengan Kenzo.


Dia melirik beberapa orang orang nya yang telah bersiap ditempat mereka masing masing.


"Kau begitu pengecut sehingga tidak berani memunculkan dirimu. Apa kau seberharga itu he?" Remeh Jesica namun Kenzo tetap diam tanpa ingin mengeluarkan suara nya.


Tangan nya mulai menggerakan pistol nya kearah Jesica, dan begitu pula Jesica beserta orang orang nya.


Tanpa ada yang berbicara lagi, dan tidak ada yang bergerak satupun dari mereka selain angin malam yang menghembuskan helaian rambut mereka masing masing.


Tatapan mereka saling memandang tajam dan senjata yang saling menodong satu sama lain


Beberapa saat, sangat lama. Jesica terlihat mengernyitkan alis nya, dia tahu king Aldrego pasti memiliki rencana untuk mereka saat ini, dan sial nya dia dan orang orang nya tidak dapat melacak apa yang telah terjadi dan yang direncakan oleh king Aldrego.


Dor


Satu tembakan terdengar jauh pada mobil paling belakang milik anggota Jesica.


Dan permainan segera dimulai, karena Edward telah berhasil mengecoh pertahanan Jesica dari belakang.


Kenzo melepaskan peluru nya bersamaan dengan Jesica. Mereka saling berguling untuk menghindari serangan peluru masing masing, dan tentu saja Kenzo harus lebih gesit untuk menghindari serangan dari anggota Jesica.


Namun itu tidak lama, karena dari berbagai sudut arah ternyata anggota klan Aldrego nya muncul dalam jumlah yang lumayan banyak.


Mereka langsung menyerang dengan membabi buta anggota Jesica yang terlihat kewalahan namun tetap bertahan karena mereka adalah orang orang pilihan


Jesica terlihat menggeram karena ternyata dia telah dikepung oleh king Aldrego dan orang orang nya.


"Sialan kau!!" Seru nya begitu kesal.


Jesica menatap Kenzo dengan tatapan tajam dan membunuh nya. Dia berjalan tanpa gentar menuju pemimpin klan Aldrego itu.


Kenzo hanya berdiri tegak dan tersenyum sinis menyambut kedatangan nya.


"Kau berniat balas dendam ha" ucap Jesica yang telah berada dua langkah dihadapan Kenzo. Kenzo hanya terdiam tanpa ingin menanggapi nya. Dan Jesica dibuat bingung akan hal itu, dia merasa curiga saat ini dengan perawakan king Aldrego ini. Jesica mulai menilik seluruh tubuh Kenzo namun dia sedikit terkesiap saat Kenzo kembali menodongkan pistol nya pada wajah Jesica yang terlihat tidak takut sama sekali.


Tatapan mata tajam Kenzo menembus mata hitam tajam milik Jesica. Wanita yang terkenal sadis ini benar benar tidak gentar berada dibawah tekanan seperti ini, padahal dia dan anggota nya terdesak saat ini. Dan Kenzo cukup salut untuk itu, dia jadi mengingat tentang wanita tangguh nya dulu.


Kenzo sedikit mengerjapkan mata nya saat fikiran nya malah melayang jauh disaat seperti ini. Benar benar gila memang.


Buk


Kaki Kenzo langsung menendang tubuh Jesica namun hanya terkena lengan nya saja karena wanita itu langsung menghindar dengan gesit.


Dum


Dum


Lagi lagi, dua mobil langsung terpental jauh dan meledak karena ledakan dari bom yang dilempar oleh Edward dan anggota nya


"Kau memang cari mati" gumam Jesica yang begitu meradang, namun beberapa detik kemudian dia langsung tersenyum ketika melihat sebuah helikopter datang dari kejauhan, dan dia tahu siapa pemilik heli itu.


Kenzo kembali melirik kearah belakang Jesica dimana saat ini Edward telah membidik mobil box milik mereka dengan senjata peledak berdaya besar.


Kesempatan yang bagus dan pas, batin Kenzo


Jesica mulai menyerang Kenzo dengan mulai menendang dan menerjang dada nya namun dengan sigap Kenzo mengelak. Beberapa kali dan buk, satu tendangan berhasil mendarat diperut Kenzo membuat Jesica langsung tersenyum sinis, namun sesaat kemudian dia yang hampir terpental kebelakang karena Kenzo berhasil membalas serangan nya.


Dan


Bom


Mobil box itu terpental dan hancur berkeping keping. Bahkan emas batangan mereka langsung berhamburan dan sebagian banyak yang terbakar.


Saat Jesica lengah Kenzo langsung menembak perut nya membuat wanita itu sedikit meringis. Kenzo segera masuk kedalam mobil nya bertepatan dengan hujan peluru yang jatuh dari atas helikopter. Ternyata itu adalah Thomas yang datang untuk membantu kekasih nya.


Kenzo mulai melajukan mobil nya meninggalkan tempat itu dengan ribuan peluru yang mencoba menembus mobil nya.


Edward dan orang orang mereka juga langsung meninggalkan tempat itu karena misi mereka telah berhasil malam ini, meninggalkan Jesica yang benar benar murka pada king Aldrego itu.


Dia mengalami kerugian yang sangat besar malam ini, dan tentu saja, dendam nya semakin membara, dan dia bertekad untuk menghancurkan king Aldrego secepat nya setelah dia menghancurkan Kenzo Barrent terlebih dahulu. Dia tidak tahu saja jika mereka adalah orang yang sama.


...


Mobil sport yang telah didesain khusus itu melaju dengan kecepatan tinggi membelah jalanan yang telah gelap gulita dimalam itu. Mobil nya masih terus dihujani peluru oleh Thomas yang mengejar Kenzo dengan helikopter nya.


Kenzo melirik kebelakang dimana mobil Edward telah menyusul nya. Mereka menghadapi persimpangan menuju kelaut dan kesebuah desa terpencil dimana Alena tinggal dulu. Dan mobil Edward memilih berbelok kearah pantai sedangkan mobil Kenzo kearah hutan dimana banyak tebing tebing tinggi disana.


Dapat dia lihat helikopter Thomas masih terus mengejar nya meski kini sudah masuk kedalam daerah yang ditumbuhi oleh sedikit pepohonan. Dan dapat Kenzo lihat dari kaca spion mobil yang diarahkan nya keatas, Thomas saat ini tengah mengarahkan sebuah bazoka kearah mobil nya.


"Mau bermain curang lagi ternyata" gumam Kenzo yang kini melajukan mobil nya kearah sebuah tebing menuju kelaut


Dia langsung memencet tombol penyelamat dan pengaman dimobil nya. Dan beberapa detik setelah itu,


Dom


Senjata basoka milik Thomas langsung ditembakan kearah mobil Kenzo yang dengan cepat langsung meluncur kearah tebing berbatu yang lumayan terjal. Dibawah tebing itu terdapat sebuah lembah yang sedikit menjorok sehingga Thomas tidak bisa lagi mengikuti mobil Kenzo yang dengan gila malah melesat jauh kebawah tebing.


Tubuh Kenzo terhentak kesana kemari, bahkan saat mobil nya terguling dia juga ikut berputar didalam mobil nya. Namun beruntung nya dia, mobil itu memang sudah dimodifikasi dengan alat alat super canggih sehingga dia akan tetap aman saat ini.


Thomas berdecak kesal dan memaki diatas helikopter nya.


Dia benar benar merutuki keterlambatan nya. Dan dia benar benar tidak tahu jika king Aldrego akan muncul malam ini. Padahal malam ini dia tengah merencanakan sesuatu bersama Mike adik nya untuk melenyapkan Kenzo Barrent, dan dia begitu terkejut saat mendengar kabar dari anggota Jesica jika mereka diserang oleh king Aldrego.


Thomas memilih kembali menuju tempat Jesica dan orang orang nya. Dia tahu Jesica pasti tengah murka saat ini karena kehilangan barang dengan harga yang fantastis.


...


Kenzo keluar dari mobil nya dengan sedikit kepayahan karena kini mobil nya malah terperosok kedalam tebing yang berbatu.


Hampir beberapa menit dia berada didalam mobil untuk menetralkan perasaan nya karena kepala nya terasa pusing berputar putar didalam mobil itu tadi.


Dan setelah bersusah payah akhir nya dia bisa keluar dari mobil itu. Dia melompat kebawah dari atas batu terjal yang membuat mobil nya tersangkut.


Dan kaki nya langsung mendarat dipasir pantai yang terlihat masih dipenuhi oleh ranting ranting pohon.


Kenzo berjalan sedikit sempoyongan sembari memegang kepala nya yang pusing. Edward benar benar lama, dia akan memaki tangan kanan nya itu nanti karena telah membiarkan dia jungkir balik dari atas tebing malam ini.


Mata Kenzo seketika tertegun saat dia berada didepan hamparan laut luas yang terlihat begitu indah dibawah cahaya bulan. Hari telah lewat larut malam, dan cahaya bulan masih terlihat terang, dan dia benar benar dimanjakan dengan penampakan didepan mata nya sekarang.


Lautan yang biru sedikit kehijauan berkilau dengan indah. Angin dingin yang menerpa tubuhnya nya sedikit bisa meringankan pusing dikepala nya.


Kenzo berjalan menuju tepian laut dimana pasir nya yang terlihat begitu bersih. Pandangan mata nya memandang jauh laut luas yang tidak bertepi itu. Sungguh surga dunia yang sesungguh nya.


"Alena pasti senang jika melihat ini" gumam nya yang tiba tiba malah teringat gadis itu.


Kenzo sedikit mengerjapkan mata nya dan langsung tersenyum simpul. Alena, ya, sekarang nama nya lah yang tersebut pertama kali disetiap hari Kenzo. Selalu diingat disetiap keadaan apapun. Dan Kenzo terlihat menghela nafas nya dengan lega. Dia kembali menatap hamparan laut luas itu dengan senyum yang begitu lembut


"Rose, seperti nya aku memang sudah menemukan nya. Menemukan seseorang yang akan menjadi pemilik hatiku selanjut nya" batin Kenzo mengenang kekasih hati nya dulu. Tapi sekarang, nama itu sudah memudar, tergantikan oleh seorang gadis muda yang sangat cerewet dan cengeng tapi cukup manis dimata Kenzo.


Gadis dengan sejuta masalah dihidup nya yang mampu membuat hati Kenzo kembali hidup.


_Alena_