ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Terdesak



Dimarkas Black Eagle....


Thomas dan Jesica baru saja keluar dari kamar pribadi mereka. Wajah mereka terlihat menyiratkan kepuasan batin masing masing.


Mereka duduk disebuah bar kecil yang tersedia dimarkas milik Thomas itu. Seorang pelayan langsung memberikan mereka dua botol wine terbaik yang mereka punya.


Jesica duduk dengan tatapan mata nya yang tajam. Sedangkan Thomas berdiri sembari mengecek ponsel nya yang sejak tadi berdering nyaring.


"Ck, anak itu selalu saja gegabah dalam mengambil keputusan" gerutu Thomas ketika mendapat laporan jika Mike kini tengah bersiteru kembali dengan Kenzo.


Jesica langsung melirik kearah nya dengan sinis


"Dimana dia?" Tanya Jesica


"Dia berusaha menyerang Kenzo Barrent kembali. Kali ini dia mengejar pria itu yang kembali melarikan diri didekat jembatan Washington bridge" jawab Thomas .


"Kita susul. Kali ini Kenzo Barrent harus mati. Sudah cukup bermain main nya. Setelah urusan ku dengan Kenzo Barrent selesai. Baru kita selidiki lagi tentang markas king Aldrego" ungkap Jesica


Thomas langsung mendengus kesal. Dia meminum air dibotol nya dengan penuh nafsu


"Apa orang orang mu belum juga mendapat informasi tentang pria sialan itu?" Tanya Thomas menatap Jesica yang langsung menggeleng sembari memutar mutar gelas ditangan nya


"Tidak ada yang tahu markas Aldrego selain klan Hyuga. Begitu sulit menyelidiki mereka. Bahkan sampai sekarang orang orang ku belum menemukan sedikitpun petunjuk tentang siapa king Aldrego sebenar nya" jawab Jesica


"Sialan. Klan Hyuga sudah habis mereka bantai hampir dua tahun yang lalu. Bagaimana lagi cara agar kita mendapatkan sedikit saja bukti. Bertahun tahun aku mencari tempat nya tapi tidak juga bisa ditemukan" gerutu Thomas


"Satu satu nya cara untuk menarik king Aldrego keluar adalah dengan mengusik orang orang nya" ucap Jesica


"Apa kau tahu sesuatu?" Tanya Thomas


"Aku pernah mendengar dia pernah menjalin hubungan dengan klan mafia Black rose" jawab Jesica


Thomas langsung menggeleng pelan


"Kita tidak mungkin mengusik mereka babe. Itu sama saja dengan menggali lubang kubur sendiri" sahut Thomas tidak suka


"Lalu kau punya cara yang lain. Aku bosan kita seperti dipermainkan seperti ini" kata Jesica menatap kesal Thomas yang langsung beranjak dan langsung mengecup singkat bibir Jesica


"Aku akan berusaha untuk mencari keberadaan king Aldrego babe. Kita pasti bisa" ucap Thomas begitu yakin. Padahal sudah beberapa kali dia gagal, dan keberuntungan nya hanya sekali mencelakai Kenzo, dan itulah yang membuat Kenzo bisa bertemu dengan Alena.


"Sekarang kita harus membantu Mike menyingkirkan Kenzo Barrent terlebih dahulu. Jika dibiarkan anak itu bisa mati sia sia. Kenzo Barrent bukan orang sembarangan. Dia juga mempunyai orang orang kuat dibelakang nya" ungkap Thomas yang langsung berjalan keluar .


Jesica langsung mendengus dan beranjak dari duduk nya mengikuti langkah kaki Thomas.


Sampai saat ini, mereka masih belum mengetahui jika orang yang mereka cari adalah Kenzo Barrent.


Seluruh mata mata suruhan mereka masih terus menyelidiki tentang keberadaan king Aldrego yang begitu misterius.


Padahal sesungguh nya, orang yang mereka cari adalah orang yang berada didepan mata mereka saat ini.


Kenzo Barrent memang begitu rapi menyembunyikan identitas nya. Apalagi markas besar nya yang berada di bawah salah satu laut di Amerika. Hanya orang orang tertentu yang bisa menemukan tempat itu


...


Sementara itu diujung jembatan Washington bridge, Kenzo melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi. Hingga membuat Alena menggigil takut dan terus memeluk erat tubuh Kenzo. Suara Guntur dan hujan deras yang mengguyur membuat laju motor Kenzo sedikit terhambat, namun sedikitpun pria tampan itu tidak gentar. Tatapan mata nya menajam menatap jalanan jembatan Washington bridge yang sudah lengang di dini hari itu.


Saat dibutik tadi, beberapa orang suruhan Mike menyerang mereka. Dan untung nya Kenzo dapat dengan mudah mengecoh mereka. Karena memang banyak orang orang nya yang berjaga disetiap sudut butik itu.


Beberapa tembakan hampir mengenai tubuh Kenzo, namun dengan sigap Kenzo bisa menghindar dan membawa pergi Alena dengan motor nya.


Mike benar benar tidak membiarkan mereka tenang walau sesaat. Seperti nya pria bertato itu memang begitu terobsesi pada Alena. Atau bahkan dia begitu ingin membunuh Kenzo saat ini karena telah berhasil menghancurkan perusahaan dan bisnis nya bersama kapten Stone.


Dor


Dor


Dor


Suara letusan pistol dilepaskan oleh Mike yang kini tengah mengejar motor Kenzo dengan mobil nya. Orang orang nya kalah jumlah dengan orang orang Kenzo, namun beberapa saat tadi dia sudah meminta bantuan pada Thomas kakak nya.


Dan kini, dia sendiri yang ingin menghabisi tuan Amerika itu serta merebut kembali milik nya yang direbut oleh Kenzo.


"Mati kau!!!!" Teriak Mike dari mobil nya.


Kenzo dengan sigap meliuk liukan motor nya menghindari serangan Mike yang membidik ban motor mereka. Kenzo tahu Mike tidak akan menembak Alena, karena gadis inilah yang menjadi incaran nya. Dan tentu saja, tidak akan dia biarkan, karena sekarang, Alena adalah milik nya.


"En !!!! Aku takut!!!!" Teriak Alena dengan tangan yang memeluk tubuh Kenzo dengan begitu erat. Mata nya terpejam dengan kepala yang dia sandarkan dipunggung Kenzo.


Kenzo menoleh sekilas kearah Alena yang ketakutan. Tangan nya mengusap sekilas lengan Alena yang melingkar diperut nya.


"Pejamkan matamu, dan terus peluk aku, kau aman bersama ku. Percayalah!!" Ucap Kenzo yang kini fokus pada arah didepan nya. Dan Alena semakin mengeratkan pelukan nya. Dia benar benar takut, tapi karena perkataan Kenzo membuat nya bisa sedikit tenang. Ya, dia harus tenang, dan dia harus percaya pada pria itu. Dia tidak boleh takut dan lemah, dia harus kuat agar Enzo nya bisa membawa nya pergi dari keadaan yang begitu mengerihkan ini.


Tembakan beberapa kali hampir mengenai mereka, namun Kenzo masih bisa mengatasi nya. Liukan motor nya membuat Alena semakin bergetar, dan Kenzo tahu itu. Tapi untuk sekarang dia harus memikirkan bagaimana cara untuk pergi membawa Alena dengan selamat.


Diujung jembatan sudah terparkir rapi beberapa mobil yang menghadang mereka. Dan Kenzo tidak tahu siapa mereka, entah Edward dan orang orang nya atau orang orang Mike dan kelompotan nya karena pandangan nya terhalang oleh hujan yang lumayan deras.


Dibelakang mobil Mike yang mengejar mereka juga sudah menyusul beberapa mobil lagi, dan tentu saja itu membuat Kenzo sedikit khawatir. Bukan khawatir akan diri nya, tapi Alena, dia benar benar harus bisa melindungi gadis ini.


Pandangan mata Kenzo menajam saat ternyata beberapa mobil yang menunggu mereka diujung jembatan adalah mobil orang orang Thomas dan Jesica. Terlihat dari jaket yang mereka kenakan.


'sial' umpat Kenzo dalam hati. Dia benar benar terkepung sekarang.


Kenzo menoleh kearah Alena yang masih terdiam menempel dipunggung nya. Dia memelankan laju motor nya. Tidak ada cara lain selain melawan, tapi bagaimana dengan Alena , batin nya bingung. Selama ini dia selalu bertarung dengan wanita nya, tapi sekarang, dia yang harus bekerja ekstra untuk melindungi gadis ini.


Edward datang bersamaan dengan kedatangan Jack, setelah tadi menghabisi orang orang Mike dibutik Alena.


Jack bersama rombongan nya menyerang dari arah belakang Mike, sedangkan Edward dan rombongan nya mulai menyerang dari arah orang orang milik Thomas diujung jembatan.


Dan sial nya, Kenzo masih berada ditengah tengah orang orang itu saat ini.


Dia menghentikan motor nya dipinggir jembatan, dimana Mike juga langsung menghentikan mobil nya.


Dia keluar dengan sebuah pistol ditangan nya, menatap Kenzo dengan tatapan kebencian yang teramat sangat.


Alena langsung bersembunyi dibelakang Kenzo. Dia memegang erat jaket kulit pria itu tanpa berani menatap wajah Mike yang kini menatap lekat kearah nya.


"Kembalikan milik ku Kenzo Barrent!!" Ucap Mike dengan nada yang terdengar menggeram marah


Kenzo langsung tersenyum sinis melihat nya, dia melirik kearah Alena sekilas yang bersembunyi disebalik tubuh nya.


"Siapa yang kau sebut milikmu ha!!" Ucap Kenzo dengan tangan yang meraih pistol dari balik jaket nya


"Kau sudah merebut semua yang aku punya. Kau memang pecundang tuan Amerika. Tidak bisakah kau mencari gadis lain selain gadis penebus hutang itu!!" Seru Mike tertahan


Kenzo hanya menaikan sebelah alis nya tanpa ingin membalas ucapan Mike.


"Berikan Alena padaku!!!"


"Alena , kemari kau!!!" Teriak Mike menatap tajam Alena yang langsung bergetar takut melihat nya.


"Tidak mau!!!, Pergi Mike. Aku tidak ingin ikut dengan mu!!!" Teriak Alena dengan nada bergetar penuh.


Mike benar benar meradang, marah dan cemburu, semua bercampur menjadi satu dihati nya saat ini.


Tetesan air hujan yang semakin deras membuat tubuh mereka semua basah kuyup. Suara guntur dan kilat yang saling menyambar seolah menjadi background dikeadaaan dan suasana yang begitu mencekam malam itu.


Suara tembakan demi tembakan terdengar begitu nyaring dikedua ujung jembatan, dimana anak buah Kenzo dan orang orang Jesica serta Thomas sedang saling menyerang satu sama lain nya.


Alena benar benar lemas, dia hanya mampu berharap mereka bisa segera terlepas dari situasi mencekam seperti ini.


"Kau mau mati bersama nya ha!!" Ucap Mike. Tangan nya langsung menodongkan pistol kearah Kenzo Barrent, membuat Alena semakin panik


"En....." Lirih nya yang semakin mencengkram erat jaket Kenzo


Kenzo melirik nya sekilas, tangan kiri nya langsung menggenggam sebelah tangan Alena yang begitu dingin dan bergetar. Sedangkan tangan kanan nya mulai mencengkram pelatuk pistol nya, sembari ekor mata nya yang melirik keadaan sekitar.


Mereka cukup genting sekarang, dan Kenzo yakin Edward maupun Jack tidak akan bisa menahan lebih lama orang orang Jesica dan Thomas yang semakin lama semakin banyak, karena dia tahu, mereka memang mengincar nyawa nya saat ini.


Orang orang yang dikeluarkan Edward hanya lah orang orang yang bertugas menjaga Kenzo Barrent didunia nyata nya. Sedangkan anggota klan Ardego belum bisa mereka keluarkan, karena Kenzo belum ingin identitas nya terbongkar sekarang.


Dia ingin menghancurkan Jesica dan Thomas ketika Alena sudah berada ditangan kapten Stone, ayah kandung nya, agar ada yang melindungi Alena. Karena jika saat ini identitas nya terbongkar, maka rencana yang sudah disusun Kenzo akan hancur berantakan. Lagipula jika mereka tahu bahwa Kenzo Barrent adalah king Aldrego yang sebenarnya, maka Alena akan semakin berada dalam bahaya.


Dor


Kenzo langsung menarik Alena kedalam pelukan nya saat peluru mulai dilepaskan oleh Mike.


"Menyerahlah Ken!!! Kau tidak akan bisa lepas malam ini!!!!" Teriak Mike yang semakin menggila. Dia terus melepaskan peluru dipistol nya pada Kenzo yang juga terus menghindar sembari tangan kiri nya yang merangkul Alena kedalam pelukan nya.


Alena benar benar takut, dia takut Enzo nya terluka. Tapi, apa yang bisa dia perbuat sekarang.


"Mike, berhenti!!!!" Teriak Alena dengan Isak tangis yang tertahan


"Aku akan berhenti jika kau ikut dengan ku Alena!!!" Ucap Mike pula, tangan nya masih terus menodongkan pistol nya pada Kenzo. Sedangkan Kenzo masih terlihat tenang, mata nya kini melirik kearah bawah jembatan itu


"En.... " Isak Alena menatap Kenzo dengan tatapan penuh rasa bersalah. Dia benar benar takut jika Enzo nya akan terluka. Ini semua karena dia, karena dia Enzo nya dalam bahaya, apalagi ketika melihat mereka telah diserang dari berbagai arah. Alena merasa ini adalah akhir dari kehidupan nya.


Kenzo menatap Alena penuh arti dan begitu serius


"Kau percaya padaku Alena?" Tanya Kenzo pada Alena. Tatapan mata nya menajam membuat Alena membeku tidak tahu harus berkata apa.


Kenzo kembali melirik sekeliling nya dimana anak buah Thomas dan Jesica berhasil menerobos pertahanan Edward dan Jack. Dan kini mereka semakin dekat menuju ketempat Kenzo dan Alena berada


Tangan Alena melemah dalam genggaman Kenzo, namun tangan Kenzo kembali mengeratkan genggaman nya, seakan meyakinkan gadis itu jika mereka akan baik baik saja.


"Kau percaya padaku atau tidak???" Tanya Kenzo sekali lagi


Air mata Alena mengalir deras menatap wajah Kenzo yang terlihat begitu serius. Dia memandang arah sekeliling nya dimana pasukan musuh sudah mulai mendekat dan mengepung mereka dari berbagai arah.


Dia melihat kearah Mike yang tersenyum sinis dengan pistol yang masih mengarah pada Kenzo nya.


Mata Alena kini kembali menatap mata tajam Kenzo yang masih menatap nya dengan lekat


Dan dari dalam lubuk hati nya, dia akan selalu percaya ada pria ini. Meski dia tidak tahu hal apa yang akan terjadi setelah ini. Mau bagaimana pun mereka pasti akan tetap mati batin nya.


Alena langsung mengangguk dan mengeratkan genggaman tangan nya pada Kenzo yang langsung tersenyum. Mata Kenzo melirik kebawah jembatan, membuat Alena mengernyit bingung


Kenzo kembali menoleh pada Mike dan sebuah mobil yang baru saja terparkir didepan mereka. Dia tahu itu adalah Jesica dan Thomas. Dan sebelum mereka menyerang, Kenzo langsung melepaskan tembakan nya berkali kali pada Mike yang menghindar dengan sigap.


Sembari menembak Mike dan Jesica yang juga menembaki kearah nya, tangan Kenzo langsung menarik pinggang Alena dan melempar gadis itu kebawah jembatan.


Alena langsung berteriak , begitu juga dengan Mike !!!


"Alena!!!"