ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Kesialan Jack



Alena terlihat berjalan kesana dan kemari didepan rumah nya, hari sudah mulai larut, namun yang ditunggu tidak juga datang. Sudah berulang kali Alena terlihat menarik nafas dalam dalam, meredekan kekesalan hati nya. Sejak sore tadi setelah pulang dari butik Alena sudah menunggu Kenzo, tapi pria robot itu belum juga menampakkan batang hidung nya.


Padahal kebetulan, Reymond sedang lembur malam ini, sore tadi setelah pulang mengantarkan Clara kerumah utama, Reymond pamit untuk lembur malam pada nya. Dan seharus nya jika ingin pergi maka Alena tidak akan bingung untuk mencari alasan,lagi pula daddy nya juga sedang berada di Calivornia saat ini, kemungkinan lusa baru akan pulang.


Kenzo benar benar menyebalkan, awas saja jika dia lupa akan janji nya sendiri, Alena pasti tidak akan memaafkan pria itu. Alena kembali melirik ponsel nya, jam sudah meunjukan pukul sembilan malam, dan Alena benar benar kesal sekarang.


Dia menghentakkan kaki nya dengan wajah yang tertekuk dan berjalan masuk kembali kedalam rumah, namun tiba tiba sebuah mobil masuk kedalam pekarangan rumah, membuat langkah kaki Alena langsung berbalik dan mengernyit melihat siapa yang datang


"Siapa itu?" gumam Alena. Mobil sport mewah hitam metalik yang sangat bagus dan canggih. Mata Alena sedikit melebar saat melihat ternyata Jack yang keluar dari mobil itu


"Jack" ucap Alena. Jack langsung tersenyum dan membungkukan tubuh nya dihadapan Alena


"Selamat malam nona, anda sudah siap?" tanya Jack langsung


"Dimana dia?" tanya Alena sembari matanya menelisik kedalam mobil yang tampak kosong


"Dia menunggu disuatu tempat. Mari nona" ajak Jack sembari membukakan pintu mobil untuk Alena yang hanya mengangguk malas. Dia kira Enzo nya yang akan menjemput langsung, tapi ternyata malah Jack. Ya, tidak apa, sepaling tidak dia tetap akan bertemu dengan Enzo nya sebentar lagi.


Jack langsung melajukan mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi, namun karena mobil itu mobil sport mewah, jadi berada didalam nya tidak begitu terasa, hingga Alena tidak merasa takut sama sekali.


Alena mengernyit bingung saat Jack membawa nya menuju jalan apartemen Kenzo, dia masih ingat jalan ini karena beberapa kali dulu Kenzo sering membawa dia kemari.


"Kita keapartemen Kenzo?" tanya Alena. Jack yang sedang fokus mengemudikan mobil nya tampak melirik sekilas pada Alena


"King meminta anda untuk menunggu nya diapartemen nona, dia masih ada keperluan sebentar" jawab Jack


Alena langsung terkesiap dan melebarkan mata nya.


"Dia meminta ku menunggu, yang benar saja Jack, aku bahkan sudah menunggu nya sejak beberapa jam yang lalu" gerutu Alena membuat Jack tampak bingung dan tersenyum getir. Mana dia tahu, dia hanya menjalankan perintah dari king nya


"Dia kemana memang nya?" tanya Alena begitu kesal. Kenzo benar benar membuat nya kesal, untuk apa Kenzo meminta dia menunggu di apartemen, lebih baik dia menunggu dirumah saja tadi


"Masih ada yang diurus oleh king nona" jawab Jack


"Mengurus apa?" tanya Alena lagi


"Kepentingan klan" jawab Jack


Alena tampak terdiam dan memikirkan sesuatu. Bukan kah sekarang Kenzo tidak lagi mengurus perusahan? Pria itu selalu berkata jika dia ingin membasmi musuh musuh nya terlebih dahulu agar mereka semua aman. Lalu apa yang dilakukan nya sekarang, yang pasti bukan lah sesuatu yang sepele. Kenzo seorang mafia, dan dia punya musuh, jadi yang dikerjakan Kenzo juga pasti hal yang berbahaya.


Alena langsung terkesiap dan kembali menoleh kearah Jack


"Antarkan aku pada Kenzo Jack" ucap Alena begitu serius, dan tentu saja Jack begitu terkejut mendengar nya


"Tapi nona" Jack tidak mungkin membawa Alena kesana, yang ada king nya pasti akan marah


"Jack, cepatlah, aku tahu dia pasti sedang melakukan hal yang berbahaya sekarang, aku takut dia terluka Jack" kata Alena begitu mendesak. Jack dibuat bingung sekarang, apa nona nya ini tidak tahu jika pergi kesana hanya akan mengantarkan nyawa saja. Apalagi dia juga tidak bisa berbuat apa apa


"Nona, king meminta anda untuk menunggu diapartemen. Tempat itu sangat berbahaya, king pasti akan marah jika anda menyusul nya kesana" jawab Jack.


Alena terlihat mengerucutkan bibir nya karena kesal


"Tapi aku takut dia terluka Jack" gumam Alena begitu lirih


"King pasti akan baik baik saja, dia bukan orang yang lemah nona, nyawa nya banyak dan nona tidak perlu khawatir" ucap Jack membuat Alena langsung berdecak kesal


"Kau ini, kalau begitu biarkan aku melihat nya, dari jauh" pinta Alena namun Jack langsung menggeleng, dia tidak ingin mengambil resiko


"Jack, please, aku akan didalam mobil saja menunggu nya" kata Alena lagi namun Jack tetap menggeleng


"Jack!!!" rengek Alena dengan wajah yang begitu memelas


"Maaf nona, saya tidak ingin mengambil resiko" jawab Jack dengan tegas


Alena langsung mendengus dan menatap kesal pada Jack yang melirik nya dari kaca depan mobil


"Kalau begitu turunkan aku disini, aku tidak mau lagi pergi dengan mu" kata Alena membuat Jack langsung menghela nafas bingung


"Aku sudah menganggapmu sebagai temanku, tapi kau tidak mau menuruti permintaan ku, padahal aku hanya ingin melihat nya saja" ungkap Alena dengan wajah cemberut nya namun cukup menggemaskan bagi Jack


"Jika kau tidak mau mengantarku, maka aku tidak akan mau lagi dikawal oleh mu" ancam Alena


"Nona" ucap Jack begitu frustasi. King nya meminta dia untuk membawa Alena kepartemen, namun Alena malah meminta untuk melihat perang yang sedang terjadi, ada ada saja. Mereka memang selalu bisa membuat Jack menjadi pusing.


"Jack, please!!" pinta Alena lagi, wajah nya begitu memelas namun Jack benar benar tidak bisa mengabulkan permintaan nya


Melihat Jack yang hanya diam saja membuat Alena menjadi begitu kesal, dia menarik nafas nya dalam dalam dan langsung berteriak mengeluarkan tangis palsu nya


"Huaaaaaaaaaa!!!!!!" teriak Alena begitu dramatis membuat Jack langsung terkesiap kaget dan menoleh pada Alena yang terlihat menangis kencang dan semakin menjadi.


"Aku hanya ingin melihat Enzoku, aku janji tidak akan keluar dari mobil, kau keterlauan Jack!!! Huaaaa" ucap Alena terbata bata, dia menutup wajah dengan kedua telapak tangan nya


"Nona, bu bukan begitu" Jack terlihat begitu kelimpungan sekarang, dia kebingungan sendiri melihat Alena yang semakin menjadi jadi


"Aku membencimu Jack!!!!" teriak Alena


Jack terlihat mengacak kesal rambut nya yang tersisir rapi, Alena benar benar membuat nya gila


"Huuuuuuuu!!!!"


"Huaaaaaaa!!!!!!!"


"Oke oke nona, stop!!!" seru Jack pula. Alena langsung mengintip nya dari balik tangan yang sedikit merenggang


"Aku mau bertemu Enzoku" kata Alena lagi,masih dengan tangis palsu


"Iya saya akan memmbawa anda kesana, tapi tolong jangan keluar dari dalam mobil,kita hanya akan menunggu dari jauh" kata Jack dengan tegas


Alena langsung menyingkirkan tangan dari wajah nya dan mengangguk cepat pada Jack.


"Aku janji" jawab Alena dengan senyum nya yang lebar


Jack kembali membalikkan tubuh nya dan menghela nafas dalam dalam. Jika tidak dituruti kepala nya bisa pecah karena ulah Alena, tapi jika dituruti maka kepala nya yang akan benar benar pecah dibuat king Aldrego itu.


Sungguh kenapa king Aldrego bisa menyukai gadis seperti Alena, menggemaskan, tapi juga cukup membuat nya frustasi.


Jika dulu dia selalu di buat sport jantung oleh mantan kekasih Kenzo, maka sekarang dia kembali harus menyiapkan mental nya untuk dibuat stress oleh sikap Alena setiap hari nya. Ya, Jack merasa hidup nya sedikit sial.


Jack kembali memutar mobil dan melajukan nya menuju tepi pantai dimana saat ini Kenzo bersama anggota klan Aldrego tengah menghadang orang orang Jesica dan Thomas yang mencoba memasuki kawasan markas besar mereka.


Alena hanya diam dan memandang keluar jendela mobil, sebenar nya dia begitu takut untuk pergi kesana, bukan takut Kenzo marah, tapi dia takut jika dia akan mendapati Kenzo yang dalam bahaya. Alena begitu takut untuk membayangkan nya. Dia hanya ingin melihat dan memastikan Kenzo baik baik saja, meski dia tidak tahu bagaimana kondisi dan keadaan disana, apakah semenakutkan yang ada dalam fikiran nya, atau bahkan lebih parah.


Jantung Alena seketika berdetak lebih kencang saat mobil yang dikendarai Jack mulai memasuki kawasan hutan yang seperti nya tidak jauh dari laut utara kota Newyork.


Samar samar suara tembakan dan dentuman keras terdengar ditelinga nya, seketika saja Alena merasa begiitu ngerih, sebenar nya seperti apa pekerjaan yang Kenzo lakukan ini.


Alena langsung menoleh pada Jack yang hanya berwajah datar, seperti nya bodyguard nya ini masih kesal pada nya.


"Jack" panggil Alena, namun Jack hanya melirik nya saja dari kaca depan.


"Disana tempat yang berbahaya, saya harap nona jangan keluar dari mobil apapun yang terjadi, apalagi jika sampai ada yang melihat anda berada disana, maka hidup anda tidak akan tenang lagi" ucap Jack begitu serius, membuat Alena langsung menelan saliva yang terasa mencekat dikerongkongan nya.


"Kenapa begitu?" tanya Alena begitu lirih


"Karena siapapun yang berhubungan dengan king Aldrego pasti dalam bahaya" jawab Jack


"Maka dari itu Kenzo selalu memakai topeng jika menjadi mafia?" tanya Alena dan Jack langsung menganggukkan kepala nya


"Kenapa dia menggeluti dunia seperti ini, jika menjadi seorang presdir seharus nya bisa membuat nya tenang" gumam Alena yang kembali menoleh kearah luar jendela, Jack hanya diam dan mengedarkan pandangannya mencari tempat yang aman untuk dia bersembunyi.


Suara letusan senjata api dan dentuman bom semakin terdengar begitu jelas, membuat perasaan Alena semakin tidak menentu.


Jack terlihat menghentikan mobil nya dibawah sebuah pohon yang ditutupi oleh semak, namun cukup mampu melihat apa yang terjadi didepan sana.


Mata Alena seketika terbelalak sempurna melihat puluhan orang bahkan lebih mungkin terlihat saling tembak dan serang dibibir pantai. Cahaya bulan malam itu tampak begitu terang sehingga dia bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi didepan sana.


Alena langsung beranjak dan berpindah duduk kedepan disamping Jack yang tampak terkesiap menatap nona nya itu.


"Jack, Kenzo benar ada disana?" tanya Alena tak percaya, seketika bulu roma nya meremang ngerih, suara letusan senjata api, ledakan yang terjadi dibeberapa titik dan membuat beberapa orang terpental jauh begitu mengerihkan


"Tentu saja, King memang harus ada disana" jawab Jack yang juga memandang kerusuhan dilaut itu, beberapa speadboat juga tampak banyak yang meluncur ditengah laut, dan dia tahu itu adalah anggota klan Aldrego


Jack tampak tersenyum sinis, namun berbeda dengan Alena yang tampak menahan tangis nya. Dia benar benar khawatir dengan keadaan Enzo nya saat ini. Apa seperti ini pekerjaan Kenzo, kenapa Kenzo harus terlibat dalam bahaya


"Inilah pekerjaan king nona, dia adalah pemimpin klan Aldrego, yang setiap saat dia harus berurusan dengan bahaya yang mengancam nyawa nya" ungkap Jack, dan Alena semakin tidak tahu harus berkata apa. Dia tidak pernah membayangkan seperti apa dunia mafia itu, dan dulu dia bilang dia tidak akan takut jika Kenzo adalah seorang mafia, tapi sekarang, dia takut dan benar benar takut. Bukan takut pada Kenzo, namun takut jika bagaimana pria itu tidak selamat jika sedang beradu senjata seperti itu


"Aku tidak tahu harus berkata apa Jack, semua nya terasa seperti mimpi" gumam Alena


Jack melirik nona nya sekilas


"Apa king tidak pernah memberi tahu nona tentang ini?" tanya Jack dan Alena langsung menggeleng


"Aku tahu jika dia seorang mafia, tapi aku tidak pernah tahu jika seperti ini kehidupan yang dia jalani" ucap Alena begitu lirih


"Inilah kehidupan nya, dan jika nona memang ingin hidup bersama king, maka nona harus bisa menerima nya yang seperti ini" kata Jack


"Apa dia tidak bisa meninggalkan semua ini" tanya Alena dengan pandangan mata yang menatap nanar suasana yang begitu mengerihkan didepan sana


"Entah lah, kehidupan ini sudah begitu lama dia geluti" jawab Jack


Tok tok tok


Alena dan Jack langsung terkesiap kaget saat seorang pria tinggi besar mengetuk jendela kaca mobil mereka