ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Kenzo Dan King Aldrego?



Malam itu Alena tidur dengan nyenyak dimarkas Kenzo. Tapi sepertinya dia lupa jika dia meninggalkan rumah dimana orang orang kini tengah sibuk mencarinya.


Joice kini berdiri dihadapan kapten Stone dengan wajah tertunduk penuh rasa bersalah. Dia sangat menyesalkan perbuatannya yang malah meninggalkan Alena di Barrent's Agency tanpa pengawalan. Dan membuat dia harus kehilangan jejak Alena.


Pagi tadi saat dia memutuskan untuk berjalan dan berkeliling sembari menunggu Alena, Joice sudah kembali ke gedung itu lagi. Tapi saat tengah hari, dia mendapati seorang pria yang mencurigakan, seperti seorang mata mata yang memakai topeng dan penutup kepala. Karena curiga Joice pergi mengejar nya, hingga dia lupa tentang tugas nya untuk menjaga Alena.


Dan sialnya, dia juga tidak bisa menemukan pria itu, dan disaat dia kembali, Alena sudah tidak berada disana.


"Kau sudah menghubungi nona Clara?" tanya kapten Stone. Dia memijit pelipis nya yang terasa berat. Entah kemana Alena pergi. Reymond saat ini sedang berada diluar kota. Jadi tidak mungkin Alena bersama nya


Joice tertunduk dan mengangguk pelan


"Sudah kapten, tapi sama sekali tidak diangkat oleh nona Clara" jawab Joice dengan rasa bersalah nya.


"Semoga saja Alena disana, ini sudah sangat larut. Mungkin mereka sudah tidur. Jika benar dia pergi dengan tuan Edward, aku rasa dia akan baik baik saja" kata kapten Stone


"Maafkan saya kapten, saya lalai" ucap Joice. Dia sudah mencari Alena, dan Lian berkata jika Alena pulang bersama Edward sore tadi, itupun untuk kerumah Clara, melihat keadaan Clara yang katanya sedang tidak enak badan


"Besok pagi, pergilah kau kerumah tuan besar itu. Bawa Alena pulang" perintah kapten Stone


Joice langsung mengangguk patuh


"Baik kapten"


....


Sementara dimarkas Wearloft..


Thomas dan Jesica duduk berdua saling berhadapan dengan pandangan begitu serius. Baru saja beberapa anak buah mereka datang dan melaporkan apa yang terjadi malam ini.


"Kenapa king Aldrego selalu ada untuk menolong gadis itu?" gumam Thomas yang masih tidak habis fikir. Setiap kali dia ingin mencelakai Alena, pasti king Aldrego muncul untuk menolong nya. Jika sekali mungkin hanya sebuah kebetulan, tapi ini terjadi lagi. Dan itu membuat Thomas merasa aneh dan curiga.


Dia menggenggam erat gelas anggur ditangan nya, wajah nya mengeras dan memerah. Seperti nya Alena memang bukan orang sembarangan, atau dia memiliki hubungan khusus dengan king Aldrego dan Kenzo Barrent?


"Kau harus mencari tahu nya Thomas. Feeling ku mengatakan jika king Aldrego dan Kenzo Barrent memang saling berkaitan satu sama lain" ucap Jesica. Dia memandang Thomas dengan begitu serius. Wanita tangguh ini terlihat begitu menyeramkan jika dalam mode serius nya, bahkan tatapan matanya saja begitu ditakuti oleh orang orang yang melihatnya.


"Kau benar. Untuk mencari tahu nya aku harus membunuh gadis itu dengan segera. Membuat nya mati dengan tersiksa karena telah menjadi penyebab Mike tewas dengan begitu tidak terhormat" geram Thomas


"Itu urusan mu. Sekarang kita fikirkan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Mata mata yang kita tugaskan disana sudah habis mereka bantai. Dan yang pasti mereka tidak akan tinggal diam setelah ini. Apalagi rencana mereka telah gagal sekali" ucap Jesica


"Tidak ada pilihan lain selain menyerang mereka. Dua kekuatan klan kita sudah cukup. Minggu depan kita habisi semua yang ada disana. Kekuatan mereka sudah melemah, dan sembari menunggu waktu itu terjadi, kita perkuat lagi pertahanan. Aku juga akan membuat king Aldrego sibuk dengan gadis itu" ungkap Thomas dengan senyum licik nya


"Apa yang akan kau lakukan?" tanya Jesicca


"Membuat gadis itu menderita. Bukankah jika gadis itu juga ada hubungan dengan king Aldrego, maka kita sudah menemukan satu kelemahan nya" ucap Thomas


Jesicca terdiam, menerawang dengan mata tajam nya yang menatap datar kearah gelas diatas meja


"Apa kau tidak pernah berfikir jika king Aldrego adalah Kenzo Barrent yang sebenar nya?" tanya Jesicca tiba tiba


"Kenapa kau berfikir seperti itu?" tanya Thomas tidak mengerti. Bagaimana mungkin jika Kenzo Barrent adalah King Aldrego. Jika itu terjadi, dia rasa mereka tidak akan membuang buang waktu selama ini. King Aldrego pasti sudah membalaskan perbuatan mereka karena berhasil mencelakai nya dua kali. Tapi ini, jika tidak diusik, king Aldrego tidak ada perlawanan.


"Aku hanya merasa ada sedikit kejanggalan. Apalagi gadis itu yang bisa dekat dengan mereka berdua" gumam Jesica


"Kau benar, tapi coba kau bayangkan. Jika Kenzo adalah king Aldrego, kenapa dia tidak menghabisi kita dengan cepat. Dunia sudah menyerah mencari Kenzo yang sudah lebih dari sebulan menghilang, dan king Aldrego, jika tidak kita pancing dia tidak akan pernah muncul" ungkap Thomas panjang lebar.


Jesica masih terdiam, entah kenapa dia masih begitu yakin jika Kenzo dan King Aldrego adalah orang yang sama. Tapi untuk membuktikan nya bagaimana cara nya, kecuali dengan cara membunuh nya. Sampai saat ini mayat Kenzo Barrent belum juga ditemukan, jadi ada kemungkinan jika apa yang dia fikirkan memang benar. Apalagi dengan Alena yang selalu ada dalam jangkauan king Aldrego itu. Mencurigakan!


Malam itu Thomas dan Jesicca membicarakan penyerangan yang akan mereka lakukan dalam waktu seminggu lagi, dimana mereka harus bisa mendapatkan apa yang mereka mau. Titik markas klan Aldrego sudah mereka dapatkan, dan bukan hal yang sulit untuk menghancurkan klan Aldrego itu.


...


Pria itu sedang duduk didepan jendela kecil yang ada didalam kamar pribadi nya. Hari sudah hampir pagi, namun dia belum juga ingin memejamkan mata nya barang sejenak. Sebotol anggur dengan kualitas premium menemani malam nya. Diatas tempat tidur, Alena masih tertidur dengan begitu nyaman dan tenang.


Kenzo hanya melirik nya sekilas saat Alena melakukan pergerakan ringan. Bibir nya tersenyum saat melihat wajah cantik Alena yang begitu menggemaskan saat tertidur. Ingin dia merasakan semua yang ada didiri Alena, tapi semua belum waktu nya.


Apalagi sebentar lagi perang besar akan segera dimulai, sudah pasti dia akan berada didalam bahaya, yang entah bisa hidup atau malah berlalu.


Tapi Kenzo yakin, jika Alena aman dan baik baik saja, dia pasti bisa menyingkirkan dua manusia hama itu.


Tapi yang jadi masalah nya sekarang adalah, Thomas masih ingin mengincar nyawa Alena. Dan Kenzo yang tidakĀ  bisa setiap waktu menjaga nya. Sebenar nya mudah saja jika dia meminta bantuan kapten Stone agar dia bisa lebih waspada. Tapi jika itu dia lakukan apa tidak akan membuat masalah nya semakin rumit. Mana ada agen negara dan klan mafia bekerja sama. Sungguh itu hanya lelucon yang lucu.


Lagi pula sejak dulu Kenzo memang tidak ingin berurusan dengan polisi dan para agen, itu bukan gayanya.


Yah, semoga saja dia bisa menjaga Alena disaat dia harus melawan dua hama itu. Dan nampak nya dia memang harus mengerahkan Jack yang ada disamping Alena. Joice sama sekali tidak bisa diharap.


Ah ya, ngomong ngomong tentang Joice. Kenzo langsung tersenyum tipis dan memandang Alena. Dia beranjak dari duduk nya dan berjalan kearah tempat tidur dimana Alena masih tidur dengan nyaman.


Kenzo duduk disisi tempat tidur dan membelai wajah cantik itu dengan lembut.


Joice saat ini pasti sedang bingung mencarinya. Jack memang selalu bisa diandalkan. Karena hari ini Jack lah yang membuat agen wanita itu begitu sibuk hingga tidak menyadari kepergian Alena.


Selagi hari belum pagi, sebaiknya Kenzo membawa Alena kembali. Jangan sampai satu kota heboh karena kehilangan Alena.


Dengan pelan, Kenzo meraptkan selimut ditubuh Alena dan menggulungnya sedikit. Dia mengangkat tubuh Alena kedalam gendongannya dan membawa nya keluar. Merasa tubuh nya terangkat dan terusik, Alena tampak menggeliat namun masih dengan mata yang terpejam


"Emmmhh, En...." gumam Alena dengan suara serak nya


"Tidur lah, aku disini" bisik Kenzo ditelinga Alena.


Dan betapa gemas nya Kenzo melihat Alena yang malah merapatkan wajah nya ketubuh Kenzo dan kembali tertidur seperti tidak lagi terganggu


"Kau benar benar menggemaskan Alena. Bagaimana jika yang membawa mu orang lain. Kau bahkan tidak tahu" gumam Kenzo dengan gelengan dikepala nya


Kenzo membawa Alena keluar. Semua anggota nya yang masih berjaga tampak berdiri dengan sigap dan membungkuk hormat padanya.


Edward yang duduk tidak jauh dari sana segera mendekat kearah Kenzo


"Kita pulang" ucap Kenzo. Dia terus berjalan menuju mobil nya tanpa menghiraukan tatapan aneh anak buah nya yang lain


"Baik king" sahut Edward


"Kalian terus berjaga, jangan sampai ada musuh yang masuk" perintah Edward pada anak buah nya


"Siap tuan" sahut semua orang yang ada disana


Edward langsung pergi meninggalan mereka. Bahkan dia tidak lagi melihat pada Jack yang menatapnya dengan bingung.


"Kenapa saya malah ditinggal" gumam Jack kesal. Dia malas sekali jika harus pulang dengan anggota yang lain, apalagi tinggal dimarkas ini. Membuat kepala nya pusing, dia lebih menyukai menjadi pengawal Alena saja sebenarnya, tapi karena agen wanita itu, posisi nya jadi tersingkir.


Dia duduk disamping Xavier yang masih memperhatikan Kenzo yang sudah tiba dimobil nya. Xavier masih tidak habis fikir kenapa Kenzo bisa memperlakukan wanita dengan begitu spesial dan sangat lembut. King Aldrego yang dikenalnya selama ini adalah king Aldrego yang berdarah dingin dan kejam, tapi hari ini dia menemukan sifat lain dari seorang pemimpin klan mafia itu. Dan wanita itu, pastilah wanita yang sangat spesial bagi king Aldrego itu.


"Hei, kenapa kau malah melihat king seperti itu, dia bahkan sudah pergi" kata jack mengejutkan Xavier.


Xavier memandang Jack dengan senyum canggung nya


"Aku hanya tidak menyangka jika King bisa memperlakukan wanita dengan begitu lembut" jawab Xavier


Jack tersenyum dan beranjak dari duduk nya


"King juga manusia, jelas dia masih memiliki hati" ucap Jack yang berlalu pergi meninggalkan Xavier yang terdiam