ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Cristian Yang Menyebalkan



Kenzo mengusap kepala Alena dengan lembut. Professor Brian baru saja selesai menyuntikkan serum vitamin ditubuh Alena.


"Tidak sakit kan?" tanya Kenzo.


Alena menggeleng dan menegakkan kepala nya dari bahu Kenzo. Memandang Professor Brian yang tampak tersenyum dan beranjak menjauh.


"Ini hanya vitamin nona, jika anda sudah cukup kuat untuk bergerak. Anda dan tuan Ken bisa datang ke lab saya untuk pemeriksaan terakhir. Semoga perjuangan anda untuk sembuh bisa tercapai dengan sempurna" ujar profesor Brian.


"Apa sekarang sudah bisa dipastikan jika Alena tidak akan kesakitan lagi?" tanya Kenzo. Dia benar benar penasaran dengan apa yang terjadi. Malam tadi Alena seperti ingin pergi, namun saat ini dia sudah terlihat jauh lebih baik.


Professor Brian tersenyum dan mengangguk.


"Malam tadi nona Alena seperti berada dalam masa kritis king. Mungkin itu pengaruh serum terakhir yang masuk kedalam tubuhnya. Dosis serum terakhir cukup berat sehingga kemungkinan jantung dan tubuh nona sedikit terkejut. Tapi beruntung nya nona masih bisa kuat dan bertahan" jawab Professor Brian.


"Apa dengan begitu dia sudah bisa dinyatakan sembuh?" tanya Kenzo.


Untuk itu saya belum bisa memastikan. Maka dari itu saya meminta anda untuk membawa nona Alena ke lab saya untuk saya periksa. Tapi yang jelas, saya pastikan jantung nona Alena sudah jauh lebih baik" jawab Professor Brian.


Kenzo langsung tersenyum dengan wajah yang begitu lega. Dia memandang Alena yang juga memandang nya dengan lekat.


"Kau pasti sembuh Ale, kesakitan mu pasti akan berakhir" ucap Kenzo seraya mengusap wajah Alena.


Alena mengangguk dan memeluk tubuh Kenzo dengan erat.


"Ini karena perjuangan mu juga Ken. Aku begitu beruntung memilikimu" ungkap Alena dalam dekapan Kenzo.


"No, akulah yang begitu beruntung bertemu dengan mu" sanggah Kenzo.


Mereka masih memeluk dan meluahkan rasa bahagia mereka, tanpa sadar dengan orang orang yang masih ada didalam kamar itu.


Professor Brian langsung bergabung dengan kapten Stone disofa, dan membicarakan tentang keadaan Alena.


Sedangkan Angel yang sedari tadi ada disana masih tampak mematung dan memandangi Kenzo dengan lekat. Namun sedetik kemudian, dia tersenyum tipis dan mulai membalikkan tubuh nya melangkahkan kaki meninggalkan mereka berdua.


Keluar dari kamar itu tanpa berpamitan pada Alena dan Kenzo yang masih saling memeluk bahagia. Namun Kenzo tetap tahu kepergian nya. Meskipun begitu Kenzo hanya mampu memandang punggung Angel yang mulai menghilang dibalik pintu, sementara tangan nya masih mengusap kepala Alena dengan lembut.


Permata hati nya yang sudah memiliki pemilik. Sedangkan dia yang juga sudah memiliki hati yang lain.


Cinta ... memang cukup rumit. Bahkan Kenzo tidak pernah menyangka jika cinta nya akan berakhir dan berkisah seperti ini.


...


Siang hari...


Saat ini mereka sedang makan siang bersama diruang makan. Menikmati makanan yang disediakan oleh koki mansion itu. Mereka makan tanpa Alena, karena Alena sudah tertidur begitu lelap dan begitu tenang. Tidak tidur satu malaman dan kondisi yang masih lemah membuat Alena begitu lelah. Ditambah dengan serum vitamin yang disuntikan tadi membuat Alena bisa beristirahat dengan tenang.


Kenzo tidak ingin meninggalkan Alena sendiri sebenarnya, namun dia tidak enak dengan Cristian dan Angel yang sudah begitu repot menjenguk nya hari ini. Lagi pula Alena memang tertidur begitu lelap. Jadi dia tidak akan mencari jika Kenzo tidak ada.


Jack yang bertugas menjaga Alena didepan kamar nya. Sedangkan mereka menikmati makan siang dengan perasaan yang sudah sedikit tenang. Ya, sudah jauh sangat tenang, karena selama dua Minggu ini Kenzo benar benar tidak bisa makan dengan baik.


"Kemana baby twins?" tanya Kenzo disela sela makan mereka.


"Tidur, mereka kelelahan dibawa Jorge berkeliling" jawab Cristian.


"Kau sudah mengajari mereka hal hal itu sejak dini" ucap Kenzo membuat Cristian langsung tertawa.


"Bagaimana pun mereka memang tidak akan bisa jauh dari itu. Tapi kau harus tahu, yang paling menyukai hal hal ekstrem adalah Michella, dia paling suka melihat Jorge memanah dan berlatih pedang" ungkap Cristian


"Kau benar, padahal aku ingin anak perempuan ku bermain boneka saja, namun nyatanya dia malah seperti mommy nya" kata Cristian. Kenzo langsung terkekeh kecil dan menoleh pada Angel yang tampak kesal.


"Aku juga ingin anak lelaki ku seperti aku, tapi kenyataan nya malah sepertimu" balas Angel tidak mau kalah.


Dan bukan hanya Kenzo yang semakin tertawa, melainkan kapten Stone dan juga dokter Richard.


"Tuan Cris, saya rasa itu adil bukan" ucap kapten Stone


"Yah, sebenar nya begitu. Tapi bukan kah itu terbalik" jawab Cristian.


"Kalian memang terbalik" ledek Kenzo.


Angel dan Cristian langsung menyelis kearah nya, sedangkan Kenzo hanya santai dan kembali melanjutkan makan.


"Tapi melihat nona Angel, saya jadi ingat dengan seseorang" tiba tiba perkataan kapten Stone membuat semua orang langsung menoleh kearahnya.


"Ingat siapa kapten?" tanya Cristian


"Saat kita menangkap mafia Hyuga diJepang dua tahun yang lalu. Bukan kah ada seorang wanita tangguh dan pria bertopeng yang membantu kita?" tanya kapten Stone


Angel dan Kenzo langsung saling pandang dan kembali menoleh pada kapten Stone.


"Saya masih ingat perawakan nya, mirip sekali dengan nona Angel. Apalagi ketika melihat nona Angel berkelahi melawan Jesicca waktu itu, sangat mencengangkan"


uhuk uhuk


Bukan nya Cristian yang tersedak, melainkan Kenzo. Dia langsung meminum air putih nya dengan cepat.


"Dan pria bertopeng itu, apa bukan anda Tuan Kenzo?"


uhuk uhuk


Dan kali ini Angel yang tersedak. Membuat Cristian langsung menyelis kesal kearah kedua orang ini. Kompak sekali!


Angel dan Kenzo langsung saling pandang, dan sedetik kemudian mereka langsung mendengus senyum dan memalingkan wajah mereka masing masing.


"Bagaimana mungkin kapten. Istri saya bisa sampai ke Jepang. Itu wanita lain, lihat saja perawakan nya menyeramkan begitu, sangat sadis dan mengerihkan" ucap Cristian dengan wajahnya yang begitu menyebalkan dipandangan Angel. Bisa bisanya mengatai istri sendiri seperti itu.


Kenzo benar benar tidak tahan menahan tawanya apalagi melihat wajah Angel yang semakin kesal.


"Benarkah, tapi mirip sekali tuan Cris." kapten Stone tetap kekeh karena dia yakin Angel dan wanita itu adalah orang yang sama. Meski sudah lama, tapi dia masih mengingatnya dengan jelas. Gerakan nya, keahlian nya dan semuanya, memang sangat mirip dengan istri Cristian ini.


"Dan lagi bukan kah waktu itu anda juga bilang jika klan Hyuga juga mengganggu Kenzo. Jadi sebenarnya itu memang kalian bukan" tuding kapten Stone.


"Haiiss itu sudah lama kapten. Lagi pula semua nya sudah selesai. Pria bertopeng itu memang Kenzo. Calon menantu anda, anda tidak mungkin ingin mempermasalahkan nya lagi bukan" sahut Cristian


Kenzo menghela nafas jengah mendengar nya. Untuk apa Cristian membongkar masalah itu, apa dia tidak bisa diam dan menutupi identitas Kenzo?


"Yah, saya baru menyadarinya sekarang. Dan sialnya putri saya malah masuk kedalam orang orang mengerihkan seperti kalian" jawab kapten Stone.


Dokter Richard langsung mendengus tawa mendengar nya. Apalagi melihat wajah pasrah kapten Stone. Dia ingin marah, namun pasti tidak bisa.


"Hei kapten. Hanya mereka berdua yang mengerihkan. Saya tidak" sanggah Cristian


"Criiis" Kenzo dan Angel menatap Cristian dengan kesal. Bisa bisanya dia berbicara begitu didepan kapten Stone. Bagaimana jika kepala agen ini menyadari jika dia ada dimansion mafia terkejam dinegara itu.????