ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Cristian Dan Alena



Alena tertawa sembari memeluk bantal yang dipangku nya. Cerita Cristian mengenai masa lalu nya dengan Angel dan Kenzo membuat Alena terkadang tertawa dan bahkan lebih banyak menangis.


"Jadi dulu anda sangat takut pada nona Angel tuan?" tanya Alena dengan sisa tawa nya


Cristian mengangguk dan menghela nafasnya. Dia masih bersandar dikursi nya sejak tadi. Mengenang kembali bagaimana kisah antara dia dengan dua orang yang mengerihkan itu.


"Ya, kau tahu aku ini penakut. Aku tidak suka membunuh orang. Tapi aku malah beristri kan seorang mafia yang pekerjaan nya adalah membunuh, bahkan bisa bertemu dengan Kenzo Barrent yang juga sama" jawab Cristian


"Jika Enzo dan nona Angel mendapatkan restu, apa kita masih bisa bersama mereka?" gumam Alena tiba tiba. Dia jadi berfikiran seperti itu sekarang. Dari cerita yang dia dengar memang sama persis seperti apa yang pernah Clara katakan. Kenzo dan Angel hanya terhalang restu, dan karena itu yang membuat mereka berpisah.


Cristian tersenyum dan menggeleng.


"Entahlah. Tapi mereka memang sudah ditakdirkan untuk kita Alena. Jadi bagaimana pun usaha yang mereka perjuangkan, tetap akan sia sia, karena mereka adalah milik kita" ucap Cristian


"Anda benar" gumam Alena langsung mengangguk setuju


"Tuan" panggil Alena setelah beberapa detik mereka saling diam


Cristian langsung menoleh pada Alena. Suara tembakan diluar sudah tidak lagi terdengar. Entah kalah atau menang. Tapi Cristian yakin jika Kenzo dan Angel sudah berhasil mengalahkan musuh. Karena jika tidak, mungkin musuh sudah masuk kemansion saat ini. Dan dia sedikit lega untuk itu.


"Ada apa?" tanya Cristian saat melihat Alena terlihat ragu ragu


"Apa.....anda tidak pernah merasa cemburu dengan Kenzo?" tanya Alena dengan senyum getir nya


Cristian langsung mendengus senyum mendengar itu


"Kenapa, apa kau cemburu pada istriku?" tanya Cristian pula


Alena tertunduk tanpa berani ingin menjawab. Bagaimana dia tidak cemburu jika Angel secantik dan sehebat itu. Dan dari cerita Cristian tadi, dia dapat mengerti bagaimana cinta mereka dulunya. Mereka hanya terpisah karena restu bukan karena hal lain.


Cristian tersenyum tipis dan dia tahu jika Alena cemburu. Itu hal wajar.


"Cemburu, tentu saja aku cemburu Alena" ucap Cristian tiba tiba. Alena langsung mendongak dan memandang wajah tampan milik Angel itu


"Kenzo adalah orang hebat. Dia tampan dan berkuasa. Dibandingkan dengan ku, aku hanya seujung kuku nya." ungkap Cristian memandang Alena yang masih ingin mendengarkan cerita nya


"Bagaimana aku tidak cemburu, jika aku tahu cinta Kenzo pada Angel begitu besar dulunya. Setiap hari aku selalu cemburu. Apalagi mengingat tentang mereka yang tidak ada masalah apapun, hanya karena terhalang restu. Bahkan, aku pernah merasa putus asa ketika Angel lebih memilih menyelamatkan Kenzo dari pada anak kami sendiri" kata Cristian. Alena sedikit terkesiap mendengar itu. Apa memang sampai seperti itu, batin nya.


"Bahkan sekarang aku masih suka cemburu. Tapi rasa cemburu ku masih wajar. Apalagi aku tahu Kenzo sudah merelakan Angel untuk ku. Dan sekarang dia sudah memiliki mu" kata kata Cristian membuat Alena terdiam dan mengangguk pelan


"Tapi, apa yang membuat anda bisa berteman baik dengan Kenzo tuan? Bukan kah seharus nya anda menjahui nya dari nona Angel?" tanya Alena


"Apa kau tidak suka kami masih berada didekat Kenzo?" tanya Cristian pula. Alena segera menggeleng kuat


"Bukan .. bukan begitu. Tolong jangan tersinggung. Saya suka kalian disini. Tapi saya hanya penasaran, anda dan Kenzo adalah rival, dan anda sendiri yang bilang jika kalian pernah bertengkar dulu. Dimana mana setiap mantan pasti tidak bisa berteman baik, tapi kalian bisa. Saya hanya penasaran tuan" ungkap Alena terlihat tidak enak. Bukan dia tidak suka, tapi dia hanya ingin tahu. Sejak dulu dia selalu penasaran dengan ini. Cristian dengan Kenzo bisa menjadi teman dekat. Bahkan hanya pada mereka Kenzo terlihat lebih terbuka dan tertawa lepas saat dulu dia belum bisa mengetuk hati Kenzo.


Cristian tersenyum sejenak dan menghela nafasnya perlahan sebelum menjawab pertanyaan Alena.


"Dulu, aku pernah berfikir jika Angel bertahan dengan ku hanya karena dia yang sudah mengandung anakku. Tapi setelah bayi yang dia kandung keguguran, aku meminta nya untuk memilih. Jika dia ingin kembali pada Kenzo, maka aku akan merelakan nya, karena aku tahu jika Kenzo masih begitu mencintainya meski dia sudah menjadi istriku." ungkap Cristian. Dia menoleh pada Alena yang masih terdiam


"Tapi apa kau tahu... Angel tetap memilihku karena dia berkata dia mencintaiku. Dan sejak itu, Kenzo juga mulai merelakan Angel dan tidak lagi mengharapkan nya. Aku tahu itu begitu berat bagi Kenzo, tapi dia tetap merelakan cinta nya. Dia memang ingin pergi, tapi aku tidak sekejam itu Alena. Aku tahu Kenzo orang baik, akulah yang sudah menghancurkan cintanya. Maka dari itu sekarang ketika kami tahu dia sudah memilikimu, kami juga merasa ikut bahagia. Akhirnya kebahagiaan kami lengkap dengan dia yang juga sudah menemukan kembali cinta nya" ucap Cristian panjang lebar


Alena lagi lagi tersenyum tipis dan mengangguk


"Sangat sulit merebut hatinya tuan" gumam Alena


"Aku tahu. Tapi kau cukup hebat bisa meluluhkan hatinya. Kau pasti tahu seberapa besar dia dalam mencintaimu kan. Kenzo orang yang sempurna, maka jika dia sudah mencintai, cinta nya akan dia berikan untuk mu sepenuh nya" jawab Cristian


"Benar, bahkan dia rela mati untuk ku. Aku merasa tidak berguna" kata Alena lagi. Wajah nya berubah sendu jika mengingat kejadian sewaktu dibukit saat Kenzo menyelamatkan nya dari tangan Mike.


"Jangan begitu. Kau cukup berguna untuknya. Kau adalah cinta nya Alena. Kau cukup menjaga hatinya dengan baik." sahut Cristian


"Yah, hanya cintaku yang bisa aku berikan untuknya" jawab Alena


"Tentu, kita tidak akan bisa mengimbangi mereka. Yang perlu dilakukan hanyalah menghujani mereka dengan cinta yang kita punya" kata Cristian lagi


"Anda benar tuan. Saya begitu ingin Kenzo tidak lagi terlibat dalam dunia gelapnya" ucap Alena


"Jika begitu kau harus berusaha. Aku juga begitu. Kau beruntung Kenzo laki laki, itu hal yang wajar. Kau tidak tahu saja bagaimana istriku jika sedang bertarung, dia bahkan lebih ganas dari pada Kenzo" gerutu Cristian


"Benarkah?" tanya Alena


Cristian langsung mengangguk dan tertawa kecil


"Hanya ketika didepan ku saja dia lembut dan keibuan seperti itu. Tapi jika dibelakang ku, aura ratu mafia nya masih saja terlihat. Bahkan dia masih sering berlatih diam diam dibelakang ku" jawab Cristian


Alena langsung tertawa mendengar nya


"Apa anda melarang nya untuk berlatih, bukan kah itu bagus, dia jadi bisa melindungi dirinya sendiri kan" ucap Alena


"Bagus, tapi kau tahu aku jadi merasa tidak berguna sebagai lelaki" sahut Cristian dan Alena kembali terbahak mendengar itu


"Sabar tuan, anggap saja itu bonus. Saya juga sulit menghadapi sifat kaku Kenzo. Dia bahkan seperti robot, tidak ada manis manis nya sedikit pun" kata Alena dengan mengerucut kan sekilas bibirnya


"Yah, sepertinya kita memang harus menguatkan mental Alena. Hidup bersama mereka memang tidak mudah" jawab Cristian


"Benar, saya saja tidak menyangka bisa bersama dengan nya dan bertemu dengan kalian" kata Alena lagi


Cristian kembali mendengus senyum dan menggeleng pelan. Dia juga tidak menyangka jika gadis yang bisa memikat hati Kenzo adalah Alena. Gadis muda yang begitu lemah lembut bahkan terkesan cerewet dan banyak bertanya. Tapi ya, dia bersyukur, karena dengan itu hidup Kenzo pasti akan lebih berwarna


"Yah, aku harap kau tidak selalu cemburu jika Kenzo masih sering bertemu dengan kami" ucap Cristian memandang Alena yang langsung menggeleng dengan cepat


"Tidak, saya malah senang tuan. Saya begitu mengagumi nona Angel. Saya bahkan ingin belajar bela diri bersama nya" sahut Alena begitu antusias namun Cristian malah langsung menjelekkan wajah nya


"Heh, aku tidak yakin jika tuan Amerika itu mengizinkanmu" remeh Cristian


"Kenapa memang nya. Clara saja boleh kok" bantah Alena


"Itu karena dia yang pergi diam diam. Kenzo mana tahu" sahut Cristian


"Wah, benarkah. Apa aku juga harus begitu" gumam Alena tertawa lucu membayangkan jika dia mengikuti jejak Clara


"Kau ingin membuat satu Amerika heboh lagi" tanya Cristian


"Hemmmhh.... nanti aku akan merayu nya. Dia pasti mengizinkan" kata Alena


"Kau rayu saja memakai jurus andalan seperti orang orang diluar sana" kata Cristian


Alena mengernyit dan sedikit mencondongkan tubuhnya pada Cristian.


"Jurus apa?" tanya Alena


"Kemari" pinta Cristian dengan melambaikan tangan nya pada Alena. Mengajak gadis itu untuk lebih dekat kearah nya


Alena dengan polos nya malah mendekatkan dirinya pada Cristian, dia penasaran dengan jurus apa yang dimaksud oleh pria tampan ini


"Kau mau tahu jurus ampuh untuk meluluhkan hati seorang pria?" bisik Cristian dan Alena langsung mengangguk cepat


"Kau harus merayu nya dengan sedikit sentuhan" bisik Cristian


Alena sedikit terkesiap dan memandang wajah Cristian dengan aneh


"Maksudnya bagaimana?" tanya Alena tidak mengerti


"Kenzo orang yang kaku bukan?" tanya Cristian lagi, dan Alena kembali mengangguk cepat.


Mereka terlihat seperti sedang membicarakan sesuatu yang serius, padahal Cristian sebenar nya sedang mengajari hal yang tidak berguna pada Alena. Dia tahu Alena adalah gadis yang polos, dan dia akan mengajari nya sesuatu untuk membalas Kenzo nantinya. Benar benar licik.


"Kau harus agresif Alena, aku yakin, Kenzo pasti akan mengabulkan seluruh keinginan mu" ucap Cristian, masih dengan suara pelan namun dengan wajah yang begitu serius


"Agresif?" tanya Alena dan Cristian langsung mengangguk


"Kau harus memanjakan nya terlebih dahulu dengan sedikit sentuhan yang menggoda, kau tahu kan caranya?" tanya Cristian namun Alena malah menggeleng dengan wajah polos nya


"Sentuhan, bagaimana tuan. Saya tidak mengerti" ucap Alena


"Apa kau pernah melakukan itu dengan nya" bisik Cristian


"Melakukan apa?" tanya Alena lagi


Dan sungguh, Cristian ingin sekali menjitak kening gadis Kenzo ini. Kenapa ada gadis sepolos dia dizaman modern begini.


"Kau pernah berciuman dengan nya?" tanya Cristian dan Alena langsung mengangguk cepat


"Kau pernah tidur dengan nya?" tanya Cristian lagi. Dan lagi lagi Alena langsung mengangguk, karena memang dia pernah tidur dengan Kenzo saat dia ketakutan dulu, namun Cristian menganggap nya lain.


"Kau pernah tidur dengan nya?" tanya Cristian lagi, dia benar benar tidak percaya. Otak nya sudah berfikiran yang aneh aneh sekarang


"Iya, sudah dua kali" jawab Alena begitu polos nya


"Oh my God. Kenzo memang gila" gumam Cristian


"Lalu apa yang harus saya lakukan tuan agar dia bisa dengan mudah menuruti keinginan saya. Sentuhan yang bagaimana yang anda maksud?" tanya Alena masih begitu penasaran


Cristian sedikit terkesiap dan kembali kewajah serius nya. Dia berfikir jika hubungan mereka memang sudah sangat jauh, bahkan Kenzo sudah berani mengajak Alena tidur bersama. Kenzo pasti sudah mencuci otak polos Alena hingga membuat gadis ini mau tidur dengan nya. Benar benar licik. Padahal bukan seperti itu yang terjadi sebenarnya. Tapi Alena yang masih begitu polos dan lugu itu tidak tahu apa yang dimaksud dengan tidur bersama.


"Kau harus memulainya lebih dulu" ujar Cristian


"Memulai apa?" tanya Alena masih dengan wajah bingung nya. Membuat Cristian benar benar gemas sekarang. Kenapa seorang Kenzo Barrent bisa jatuh cinta pada gadis polos dan begitu lugu seperti ini. Jangan bilang jika Alena memang tahu hal hal seperti itu dari Kenzo?


"Memulai menyentuhnya Alena. Astaga, kau sudah tidur dengan nya tapi masih juga bingung" ucap Cristian begitu gemas


"Seperti mencium begitu?" tanya Alena dan Cristian langsung mengangguk


Wajah Alena seketika merona merah membayangkan hal itu. Membuat Cristian langsung tersenyum penuh arti. Fix, sepertinya Kenzo telah berhasil mengotori otak polos gadis ini


"Apa itu harus, saya malu tuan" kata Alena dengan senyum getir nya


"Harus, jika kau lebih agresif Kenzo pasti akan lebih sayang padamu, dia pasti akan mengabulkan seluruh keinginan mu, percaya padaku" kata Cristian yang mencoba mencuci otak polos Alena


"Benarkah?" tanya Alena yang dengan bodohnya malah percaya saja dengan perkataan lelaki itu


Cristian langsung mengangguk dengan cepat


"Lelaki suka wanita yang agresif, apalagi orang seperti Kenzo" bisik Cristian


Alena terdiam sejenak, namun beberapa detik kemudian dia langsung mengangguk dan tersenyum pada Cristian


"Baiklah, saya akan mencoba nya nanti" jawab Alena


"Nah, harus itu. Jangan biarkan dia kaku terus. Kau harus bisa merubahnya lebih lembut. Kau pasti menginginkan dia berubah kan" kata Cristian lagi


"Tentu saja. Baiklah, nanti saya akan mencoba nya. Terimakasih saran nya tuan" kata Alena


"Ya, tapi jangan bilang ini saran dariku, kau harus merahasiakan nya" pinta Cristian


Alena tertawa dan langsung mengangguk


"Baiklah,.siap bos" kata Alena dengan tangan yang mengambil sikap hormat membuat Cristian juga ikut tertawa dan kembali duduk dengan tegak


Tiba tiba pintu kamar terbuka, membuat mereka berdua langsung terkesiap kaget.


Ternyata yang masuk adalah Kenzo dan Angel. Mereka terlihat sudah rapi dan lebih segar, karena menyempatkan diri dulu untuk mandi, dan tanpa sengaja mereka siap bersamaan.


Kenzo dan Angel memandang Cristian dan Alena yang tampak tersenyum seperti habis membahas sesuatu. Mereka mengernyit heran, karena yang ada difikiran mereka tadi adalah ketakutan Alena dan kecemasan Cristian. Tapi kenapa mereka malah terlihat santai saja? Bahkan seperti sedang membahas sesuatu yang lucu


"Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya Kenzo yang segera mendekat kearah Alena begitu pula dengan Angel


"Apa, kami hanya mengobrol" jawab Cristian yang langsung beranjak dan mendekati Angel


Kenzo memandang Cristian dengan penuh curiga, lalu kembali menoleh kearah Alena yang tersenyum menyambut nya


"Kau baik baik saja kan, apa semua sudah selesai" tanya Alena yang langsung menarik lengan Kenzo hingga pria itu terduduk diranjang nya


"Ya" jawab Kenzo singkat


Dia kembali menoleh pada Cristian yang sedang memperhatikan seluruh tubuh istrinya


"Tidak ada yang lecet bukan?" tanya Cristian masih mengitari tubuh angel


"Kau tenang saja, aku sudah menjaga istrimu dengan baik. Dan yang aku khawatirkan adalah Alena sekarang. Apa yang sudah kau lakukan padanya?" Serang Kenzo pada Cristian yang langsung berdecak sinis


"Apa yang aku lakukan, dia tidak lecet sedikitpun" jawab Cristian begitu santai


Kenzo mendengus dan kembali memandang Alena. Memperhatikan gadis itu dengan lekat, kenapa Alena tidak takut dan khawatir lagi. Wajahnya terlihat santai dan lebih tenang namun sedikit merona, sebenar nya apa yang telah mereka bahas


"Aku tidak apa apa En. Tuan Cris menjagaku dengan baik" jawab Alena.


Dan kali ini bukan hanya Kenzo yang memandang nya curiga, melainkan juga Angel.


Cristian pasti sudah mencuci otak Alena. Terlihat dari wajah nya yang masih merona, entah apa yang sudah mereka bicarakan. Tapi Angel dan Kenzo tahu, jika Cristian pasti berhasil membuat otak polos Alena sedikit tercemar.