ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Kekejaman Mike



Matahari mulai tenggelam dibalik lautan luas yang menghampar biru. Sinar jingga menambah kesan estetik disenja kala itu.


Alena duduk termenung diatas hamparan pasir putih menatap keindahan alam yang begitu memukau. Angin senja menerpa wajah nya yang sendu.


Tatapan nya mendung, seiring dengan hati nya yang sedang merindu.


Ingin pergi, tapi baru sekejap tidak bertemu dia sudah berat menanggung rindu nya.


Bagaimana mungkin dia bisa hidup tanpa wajah itu nanti nya.


Wajah yang pertama kali mampu membuat jantung nya berdebar, wajah yang pertama kali mampu membuat hati nya melayang, dan wajah yang pertama kali mampu menenangkan jiwa nya yang selalu dirundung ketakutan.


Alena menghela nafas nya perlahan. Bayangan wajah Kenzo terukir indah di dalam hati nya. Ya, dia benar benar sudah jatuh cinta pada tuan Amerika yang penuh dengan sejuta pesona itu. Tapi apalah daya Alena. Sungguh, diri nya tidak mungkin berharap lebih. Diri nya sungguh tidak pantas untuk orang sesempurna Kenzo.


"Hai baby" sapa seseorang membuat lamunan Alena langsung buyar .


Alena langsung membelalakan mata nya saat diri nya menoleh kebelakang, dimana asal suara itu berada.


"Kau, kenapa kau bisa disini" tanya Alena yang langsung berdiri dan menatap tajam Mike yang tersenyum menatap nya. Senyuman yang sangat menakutkan bagi Alena.


"Karena dimana pun kau berada, maka akan selalu ada aku" jawab Mike santai. Tangan nya dimasukan kedalam saku jas nya, sedangkan tatapan matanya menatap Alena dengan lekat dan penuh rindu. Gadis penebus hutang yang mampu membuat hati nya berdesir.


"Jangan berdusta Mike. Pergi dari sini!!" usir Alena. Tubuh nya mulai ketakutan saat ini. Alena mundur perlahan ketika Mike terus bergerak maju perlahan lahan.


"Kau selalu saja takut melihat ku. Apa aku begitu menyeramkan hmm?" Tanya Mike dengan seringai nya membuat Alena semakin menciut nyali nya


"Kau itu monters Mike. Bahkan lebih dari itu!!" teriak Alena membuat Mike terkekeh pelan dan langsung berhenti ditempat nya


"Aku begitu merindukan mu Alena. Pria sialan itu benar benar menjaga mu dengan ketat rupa nya. Sebenar nya apa hubungan mu dengan nya" tanya Mike dengan wajah yang menggeram kesal.


"Bukan urusan mu" dengus Alena dengan nafas yang memburu.


Alena menoleh kesekitar nya mencari dimana keberadaan Jack, namun nihil, bahkan pantai yang tadi nya masih ada beberapa pengunjung, kini terlihat kosong, yang ada hanya mereka berdua saat ini. Dan itu benar benar membuat Alena ketakutan.


"Kau mencari pengawal mu itu, dia sudah mati" kata Mike begitu tenang, namun mampu membuat Alena semakin ketakutan


" Mike, jangan keterlaluan" teriak Alena lagi, mata nya bahkan sudah berkaca kaca sekarang, dia menoleh kesana kemari, namun nihil, tidak ada siapapun yang bisa dimintai pertolongan.


"Tidak, aku hanya membasmi orang yang menghalangi jalanku" jawab Mike dengan lantang. Dia sudah cukup bersabar beberapa hari ini. Setiap dia kebutik Alena, orang orang suruhan Kenzo selalu menghalangi nya.


Dan dia menunggu saat saat seperti ini, dimana Alena keluar dari butik nya.


Mike benar benar menaruh dendam dengan tuan Amerika itu sekarang.


"Dan sebentar lagi giliran Kenzo Barrent" desis nya membuat Alena langsung menggeleng dengan cepat


"Jangan Mike, jangan aku mohon. Jangan libatkan dia dalam hal ini" pinta Alena dengan wajah memelas dan ketakutan nya


Mike berdecih sinis melihat Alena yang begitu takut


"Dia merebut mu dari ku, dan bahkan berani membentengi dirimu. Aku tidak terima. Kau itu milik ku Alena. Maka siapapun yang menentang ku, akan aku habisi. Meskipun dia adalah seorang Kenzo Barrent" ucap Mike dengan geram


"Jangan Mike, jangan aku mohon. Jangan apa apa kan Kenzo" pinta Alena dengan wajah yang sudah pucat pasih


Mike langsung menarik lengan Alena dengan kasar saat gadis itu sudah menginjak air laut dibibir pantai itu


"Ooouh, kau menyukai nya hmm" desis Mike menatap wajah Alena yang semakin memucat


Alena memberontak kuat namun cengkraman itu begitu kuat hingga membuat nya tidak bisa melepaskan diri


"Mike, tolong jangan apa apa dia. Aku mohon" pinta Alena lagi, namun Mike malah menarik Alena merapat ketubuh nya


"Kenapa hmm, jika kau tidak mau dia terluka. Maka ikut dengan ku Alena" kata Mike begitu tajam


Tubuh Alena bergetar hebat, bahkan air mata sudah membanjiri wajah nya. Kaki nya benar benar lemas sekarang, apalagi dia berada di jarak sedekat ini dengan Mike, pria yang sudah menghancurkan hidup nya.


"Tidak, aku tidak mau!!!" Teriak Alena mencoba memberontak namun Mike semakin mempererat dekapan nya


Alena memukul mukul kuat dada Mike dan lengan nya namun Mike tidak bergeming sedikit pun. Dia menatap lekat wajah cantik yang sedang ketakutan itu. Bagaimana pun dia harus bisa memiliki Alena.


"Lepas Mike!!!" Teriak Alena berkali kali


"Tidak akan baby, kau milik ku, dan aku pastikan Kenzo Barrent akan hancur karena mencoba melawan ku" desis Mike lagi dengan senyum nya yang menyeringai


"Jangan Mike, jangan" teriak Alena dalam dekapan Mike


"Mike, lepas!!!" Teriak Alena yang terus memukul dada pria bertato itu.


"Tidak akan. Kau ikut aku dengan suka rela, atau dengan terpaksa, dan aku akan menghancurkan Kenzo hmm, pilihan ada ditangan mu baby" kata Mike lagi


Dia mencengkram dagu Alena sekarang, membuat Alena langsung mendongak ketakutan melihat wajah itu


"Kau akan mati ditangan nya Mike" gumam Alena membuat Mike semakin menggeram.


Dia mencengkram dagu Alena lebih kuat hingga membuat gadis itu meringis sakit


"Kau meremehkan ku hmm, baiklah" ucap Mike dengan seringai nya


Mike ingin mencium bibir Alena namun Alena langsung memberontak dan mencoba menendang nya, hingga tendangan nya berhasil mengenai senjata milik Mike dan membuat pegangan didagu nya terlepas sejenak.


Namun ketika Alena ingin berbalik dan berlari, tangan nya langsung disambar kembali oleh Mike dengan kuat, bahkan Alena sampai harus tersentak dan membentur dada bidang pria bertato itu


"Lepas Mike, lepas!!!!! Lepaskan aku!!!!" Teriak Alena berkali kali


"Tidak akan ******!!!!" Teriak Mike pula.


Alena memberontak berkali kali namun tenaga nya benar benar lemah, bahkan kaki nya benar benar lemas. Trauma nya cukup membekas hingga dia tidak mampu untuk berbuat lebih


"Jangan, aku mohon jangan Mike" lirih Alena terisak pilu membuat Mike sebenar nya tidak tega. Namun karena obsesi dan hasrat nya membuat dia bertindak demikian.


"jangan" lirih Alena lagi menatap Mike dengan tatapan yang begitu sendu dan hancur membuat Mike tertegun sejenak.


Mike mengusap air mata diwajah Alena hingga membuat tubuh Alena semakin bergetar dan lama kelamaan dia terkulai lemas dalam dekapan Mike.


"Alena" panggil Mike , namun Alena sudah tidak lagi sadar kan diri.


Mike langsung menggendong tubuh Alena dan membawa nya menuju mobil nya.


Mata nya menatap lekat dan tajam wajah Alena yang masih dipenuhi oleh air mata. Demi apapun, Mike tidak akan pernah bisa melepaskan gadis ini. Meski kini musuh nya adalah seorang Kenzo Barrent, pria dengan sejuta kekuasaan.


Jack sudah menghilang entah kemana setelah tadi menghadapi beberapa orang suruhan Mike. Mike mengikuti Alena sejak dari butik. Seminggu ini dia selalu ingin menemui Alena, tapi sayang nya Kenzo Barrent telah memperketat penjagaan nya pada gadis itu. Membuat Mike meradang bukan main. Dia menjadi semakin penasaran tentang apa sebenar nya hubungan diantara mereka berdua. Kenapa seorang Kenzo Barent sebegitu perhatian nya pada Alena.


...


Beberapa jam kemudian..


Alena membuka perlahan mata nya. Kepala nya terasa berdenyut saat ini. Dia tersentak saat melihat diri nya sudah berada didalam sebuah kamar. Kamar yang terlihat sangat asing.


Alena langsung beranjak dan duduk disisi tepat tidur sembari memperhatikan ruangan itu


"Aku dimana" gumam nya. Dan tubuh nya langsung membeku saat dilihat nya Mike masuk kedalam ruangan itu dengan senyum nya yang menyeringai


"Kau sudah bangun ternyata" ucap Mike yang terus berjalan mendekati Alena


Alena langsung berdiri dan mencoba berlari menuju pintu. Namun tangan nya langsung dicekal oleh Mike.


"Lepas Mike" teriak Alena, namun Mike malah menarik Alena dan menghempaskan tubuh nya kembali keatas tempat tidur itu.


Alena semakin ketakutan, bayang bayang masa lalu yang kelam itu langsung menghantui fikiran nya.


'Enzo, tolong aku' batin Alena penuh harap


Dia mundur merangkak menjauhi Mike yang mulai naik dan mengungkung tubuh nya. Sungguh demi apapun Alena begitu takut saat ini


"Jangan Mike, jangan" Isak Alena begitu pilu. Wajah nya kembali pucat dan bergetar hebat


"Sebenar nya aku tidak tega. Tapi karena kau terus memberontak. Aku tidak punya pilihan lain baby. Seperti nya kau suka dipaksa hmm" ucap Mike yang mulai membuka jas nya dan melempar nya sembarang. Membuat Alena semakin ketakutan dan menangis dengan kuat


"Jangan aku mohon" pinta Alena memelas


Mike langsung menarik paksa blazer Alena hingga terlepas, membuat Alena langsung berteriak kesakitan


"Dasar brengsek. Lepaskan !!!" Teriak Alena , kaki nya berusaha menendang tubuh Mike bahkan tangan nya juga tidak tinggal diam membuat Mike semakin meradang


"Lepaskan aku" teriak Alena lagi. Nada suara nya terdengar penuh, tubuh nya bergetar hebat, bahkan jantung nya memompa dengan kuat dan kencang hingga membuat nya terasa begitu sesak. Dia begitu ketakutan sekarang, apalagi melihat wajah Mike yang telah dipenuhi kabut gairah.


"Lepas brengsek" teriak Alena sekuat tenaga, meski yang terdengar hanya suara dengan penuh getar


Plak


"Uhhhgg"


Alena langsung terbaring setelah tangan besar Mike menampar nya dengan kuat, hingga membuat sudut bibir Alena berdarah.


Kepala nya terasa begitu sakit dan pusing. Bahkan pandangan mata nya mulai meredup


"Enzo, tolong" gumam nya terisak diantara setengah kesadaran nya


Mike yang mendengar nama itu dipanggil semakin meradang. Emosi nya seketika memuncak.


Dia kembali menarik rambut Alena dengan keras membuat gadis itu mendongak paksa dengan wajah yang menyedihkan


"Coba sebutkan lagi nama itu" geram Mike


"Kenzo, tolong" gumam Alena, dan itu tidak cukup sekali


Plak


Plak


Alena kembali terpelanting saat tangan besar itu memukul wajah nya. Hingga darah mulai keluar dari hidung nya


"Sebutkan lagi!!!" Teriak Mike dengan suara yang menggelegar kuat . Dan Alena lebih memilih menyebut nama itu berkali kali, dia berharap Mike akan terus memukul nya hingga dia mati, dari pada dia harus melayani nafsu bejat pria itu


"Kenzo" lirih Alena begitu pelan ditengah tengah kesakitan nya


Dan


Brukk


Tubuh Alena langsung melayang kebawah dan menghantam meja disebelah tempat tidur itu


Kepala nya berdarah terkena pinggiran meja. Alena bukan meringis, melainkan tersenyum dengan mata yang terpejam


Mike langsung turun dari atas tempat tidur dengan wajah yang begitu kelam


"Bahkan kau lebih memilih mati ha!!" Teriak nya kembali menarik rambut Alena yang sudah mulai tidak sadarkan diri. Mike begitu murka, dia mencemgkram kuat rambut Alena, bahkan Mike tidak lagi memperdulikan Alena yang sudah tidak berdaya itu.


Dan diambang kesadaran nya, sayup sayup Alena mendengar suara pintu didobrak dan menampakan seseorang berdiri dengan gagah disana


Dia melirik sekilas kearah pintu. Dimana pria yang selalu disebutkan nama nya berada disana. Bagai malaikat yang selalu menyelematkan Alena dari ketakutan nya.


"Enzo" gumam Alena begitu lemah hingga kesadaran nya pun menghilang sepenuh nya.