ALENA Is My Sunshine

ALENA Is My Sunshine
Markas Yang Hancur



Kenzo berdiri dengan pandangan mata yang begitu tajam dibalik topeng hitam yang tampak mengkilat dibawah sinar bulan malam itu. Tangan nya menggenggam erat sebuah pedang samurai yang begitu panjang dan mengkilat tajam.


Desir angin pantai yang menerpa tubuhnya tidak membuat dia goyah sama sekali. Dihadapan matanya, ratusan orang saling serang dengan begitu brutal. Suara letusan senjata api menggema diberbagai sudut pantai, dimana wilayah perbatasan klan Aldrego yang seharusnya damai dan tenang kini berubah menjadi lautan darah.


Rahang Kenzo mengeras memandang anggota klan nya yang sudah banyak gugur bersimbah darah. Tidak akan dia biarkan, malam ini Thomas dan komplotan nya harus mati. Dan tentunya dia tidak akan membiarkan pria itu mati dengan mudah.


Tidak tahu dimana Jack dan Edward berada diantara sekian banyak nya manusia yang telah berbaur menjadi satu. Tapi satu manusia sudah berhasil dia temukan, manusia yang sudah berani membuat hidupnya sulit seperti ini, dan manusia yang telah berani membuat Alenanya hampir mati.


Thomas, malam ini dia harus mati !


Kenzo mulai berjalan memasuki area pantai, suara pedang yang bergesek nyaring diatas pasir putih yang sudah dipenuhi oleh percikan darah itu terdengar begitu silu.


Anak buah Thomas yang melihatnya langsung bergerak maju dan menyerang Kenzo. Namun Kenzo langsung tersenyum sinis dengan rahang yang semakin mengeras karena rasa amarah dan dendam dihatinya sudah benar benar tidak terbendung.


"Kalian semua harus mati malam ini" geram nya seraya menebaskan samurai nya pada setiap musuh yang mendekat. Tidak perduli seberapa banyak peluru yang mencoba menyentuh kulitnya. Kenzo masih bisa menghindarinya dengan mudah.


Suara sayatan pedang nya terdengar begitu mengerikan. Menebas apa saja yang dapat dia tebas. Tidak ada lagi belas kasihan yang tersisa didalam hatinya. Rasa sakit dan ketakutan nya tadi benar benar membuat Kenzo seperti seorang monster yang mengerihkan sekarang.


Srakk


srakkk


srakkk


Puluhan orang sudah jatuh terkapar karena sayatan pedang Kenzo yang menebas tubuh mereka. Bahkan tidak berapa orang yang langsung kehilangan kepala mereka. Membuat beberapa orang tampak tidak berani mendekat. Kenzo menggeram marah saat melihat mereka terus menerus berusaha menembaki nya. Namun dia juga tidak tinggal diam. Tangan kanan menebas, maka tangan kiri yang menembak. Tidak ada yang luput dari pandangan nya. Semua ditebas habis oleh king Aldrego yang hampir saja kehilangan cintanya itu.


Mata Kenzo memandang tajam kesetiap musuh musuh nya yang begitu banyak. Wajah dan tubuhnya sudah dipenuhi oleh bercak darah yang menciprat, membuat penampilannya terlihat sangat mengerihkan.


Anak buah Kenzo tampak kembali bersemangat melihat kedatangan nya. Mereka seperti menemukan sebuah oase dipadang pasir yang tandus. Setelah tadi mereka berfikir jika Kenzo tidak akan datang dan menyelamatkan mereka, namun ternyata King Aldrego yang mereka kagumi datang, bahkan dengan penampilan yang lebih kejam dari biasa nya.


Srakkk


Satu kepala langsung terlepas dari tubuh anak buah Thomas. Membuat Kenzo langsung tersenyum sinis. Xavier yang ternyata berada tidak jauh dari sana terlihat langsung mendekat kearah Kenzo dengan sedikit tertatih dan terus menembaki musuh musuh yang ada.


Kenzo menoleh kearah nya sejenak, dan dapat dia lihat jika seperti nya Xavier telah terluka parah karena terkena tembakan dibeberapa tubuhnya.


"Dimana Edward?" tanya Kenzo yang masih fokus membidik musuh yang ingin mendekat. Mereka saling membelakangi saat ini.


"Tuan Ed ada didekat markas king, dia membantu Jack disana, musuh sudah mulai masuk kesana" ungkap Xavier


"Maafkan saya yang tidak bisa mencegah mereka" kata Xavier lagi


"Kita kesana" ajak Kenzo yang langsung berlari sembari terus menebaskan pedang nya membuat setiap orang yang dia lewati langsung jatuh terkapar. Dan Xavier langsung tercengang ngerih melihat Kenzo yang malam ini seperti seorang monster berdarah dingin. Dia seperti orang yang tidak memiliki hati lagi, bahkan tidak segan segan menebatas batang leher manusia. Benar benar king Aldrego sesungguh nya.


Didekat markas, tepatnya didermaga ternyata sudah banyak anak buah Thomas dan Jesicca yang berhasil masuk dan menembus pertahanan mereka. Kenzo bisa melihat Jack masih berusaha menembaki orang orang Thomas bersama yang lain. Tapi, dimana Edward.


Kenzo langsung bisa menangkap Thomas yang berdiri didermaga miliknya. Berdiri dengan menembaki orang orang nya dengan wajah angkuh seperti biasa. Manusia ini, tidak akan dia biarkan hidup lagi.


Kenzo langsung menembaki seluruh orang orang Thomas yang mendekat. Tidak akan dia biarkan mereka merebut apa yang dia punya. Meski kini keadaan nya terlihat genting karena mereka hampir bisa mengalahkan anggota nya. Dia terlambat memang, tapi tidak akan dia biarkan Thomas berhasil dengan tujuan nya.


"Woow.... king Aldrego sudah tiba ternyata" sambut Thomas dengan senyum sinisnya


Kenzo hanya diam dan memandang tajam kearah nya. Semua anak buah mereka tidak ada yang berani mendekat. Jack yang sudah terluka tampak begitu lega melihat kedatangan Kenzo malam ini, disaat dia berfikir jika malam ini mereka pasti akan berakhir, tapi ternyata king Aldrego ini datang juga. Tapi Jack juga merasa aneh melihat raut wajah Kenzo, dia lebih beringas malam ini, apalagi dengan percikan darah diwajah tampan itu, membuatnya tampak lebih menyeramkan.


Desiran angin yang begitu kuat tidak membuat Kenzo dan Thomas goyah. Mereka saling pandang dan saling tatap dengan penuh dendam dan kebencian. Apalagi Kenzo, dia benar benar akan mencincang habis pria itu malam ini.


Dermaga itu sudah dipenuhi oleh orang orang yang berguguran, darah sudah menggenang dimana mana. Tampak nya Thomas dan anak buah nya sudah berhasil menguasai wilayah perbatasan ini. Tapi dia tidak akan membiarkan itu terjadi, jangan sampai mereka masuk kemarkas besar Kenzo.


"Apa gadis itu sudah mati sehingga kau baru datang sekarang?" tanya Thomas dengan wajah angkuh nya. Namun Kenzo hanya diam dan berjalan mendekat kearah nya dengan tangan yang menggenggam pedang nya dengan kuat. Dia harus bisa menangkap Thomas hidup hidup, dan jika pria ini bisa dia lumpuhkan maka anak buahnya pasti akan menyerah.


Suara pedang yang bergesek dijalan yang berbatu itu membuat siapa saja yang mendengar nya pasti bergidik ngerih. Apalagi pedang itu berlumuran darah dan siap untuk menebas leher siapapun yang berani mendekat.


Melihat Kenzo yang mendekat kearah Thomas, anak buah mereka langsung siaga ditempat mereka masing masing. Mereka langsung menodongkan pistol satu sama lain. Berusaha untuk melindungi pemimpin mereka.


Kenzo tersenyum sinis melihat Thomas yang masih berdiri ditempatnya seolah memang menunggu kedatangan nya. Mata Kenzo melirik kearah bawah dermaga, dia tahu apa yang akan dilakukan Thomas nantinya.


Langkah kaki Kenzo melangkah dengan pasti, dan melihat itu Thomas langsung tersenyum tipis. Apalagi melihat Kenzo yang mengambil ancang ancang dan ingin berlari menyerang nya. Kenzo mengangkat pedang nya tinggi tinggi seakan ingin menebas kan nya pada Thomas. Namun tiba tiba dia malah melemparkan pedang itu keseseorang yang ada dibawah jembatan, membuat mata Thomas langsung melebar sempurna


"Lari semua" teriak Jack tiba tiba


Kenzo meloncat kearah Thomas yang nampak terkejut, dan mereka langsung terjun bersama kebawah dermaga dimana laut siap menenggelamkan tubuh mereka. Sedangkan Jack dan anak buahnya yang lain juga ikut masuk kedalam laut, karena tiba tiba saja dermaga itu meledak dan mementalkan semua orang orang yang ada diatas nya. Termasuk juga Jack dan orang orang nya.


Didalam laut yang bergejolak hebat, tubuh Kenzo dan Thomas terombang ambing dengan kuat karena efek dari ledakan yang cukup besar. Thomas berusaha menyelamatkan dirinya, namun Kenzo segera menarik kaki nya hingga pria itu tidak bisa kemanapun. Namun Thomas juga tidak tinggal diam, dia juga membalas Kenzo dengan geram. Hingga mereka sama sama saling menyerang ditengah laut yang telah membuat banyak luka ditubuh mereka.


Satu pukulan berhasil mendarat diwajah Kenzo, membuat topeng diwajahnya langsung terlepas. Mata Thomas langsung terbelalak lebar, namun dengan cepat pula Kenzo mencekik leher nya dengan kuat. Thomas memberontak namun cekikan Kenzo yang terlihat memendam dendam terasa membuat nya tidak berdaya


"Kau tidak akan mati dengan mudah sialan" geram Kenzo seraya terus mencekik leher Thomas yang tampak kelelahan


"Kau... Kenzo Barrent" gumam Thomas terdengar kepayahan, dia begitu terkejut melihat kenyataan ini. Ternyata Kenzo masih hidup, dan ternyata benar apa yang dicurigai Jesicca selama ini


"Aku tidak akan mati dengan mudah. Dan kali ini kau yang akan tamat" geram Kenzo seraya menembakkan sesuatu kebahu Thomas membuat pria itu langsung terpejam dan tidak sadarkan diri.


Kenzo membawa nya berenang ketepian dengan begitu kepayahan, karena puing puing dermaga yang runtuh dan juga gelombang air laut yang masih bergejolak. Sepertinya bom masih terus diledakakkan diatas sana. Thomas benar benar berniat sekali menghancurkan nya.


Untung saja dia mengetahui rencana licik nya tadi. Dia tahu jika Thomas akan meledakkan bom tepat ketika dia akan menyerang nya, namun beruntung nya Kenzo sudah diberi tahu oleh Xavier terlebih dahulu tentang rencana mereka. Sehingga Kenzo bisa selamat dan tidak ikut meledak. Meski mereka juga sudah memasang bom disegala sudut dermaga. Dan mungkin markas mereka juga sudah hancur saat ini.


Tapi yang menjadi pertanyaan nya adalah, dimana Jesicca. Hanya anak buahnya yang ada disini, itu juga mungkin hanya separuh nya. Anggota klan Aldrego juga tidak ada sepertiga nya, Edward juga tidak ada. Kemana mereka sebenar nya??


Namun Kenzo sedikit terkesiap saat menyadari sesuatu


"Sial" geram nya yang kembali berenang ketepian


Dan beruntung nya Jack segera datang dan membantu Kenzo membawa tubuh Thomas naik keatas. Meski dia terluka parah tapi disisa tenaga nya dia masih harus membantu king nya.


Kenzo langsung terduduk diatas pasir pantai dengan nafas yang tersengal. Dia memandang dermaga Aldrego yang sudah tidak berbentuk lagi. Bahkan markas nya juga hanya tinggal menyisahkan bangunan yang dilalap oleh kobaran api. Banyak mayat bergelimpangan disana, namun masih ada juga yang saling serang dan bertarung disisa kekuatan mereka.


"Dimana Edward?" tanya Kenzo memandang Jack yang tampak meringis kesakitan memegangi bahu nya


"Tuan Edward berada ditengah laut king. Dia menjaga wilayah disana dari anak buah Wearloft yang berhasil menerobos pertahan kita" ungkap Jack


"Sial, sudah kuduga. Apa Jesicca juga disana?" tanya Kenzo pula


"Saya kurang tahu king. Tapi sepertinya iya" jawab Jack


Rahang Kenzo kembali mengeras, dia langsung beranjak dan berdiri memandang ketengah laut yang memang sayup sayup terdengar suara tembakan dan juga lampu helikopter diatas sana. Sangat jauh, jika tidak diperhatikan dengan jeli maka tidak akan kelihatan.


"Bawa Thomas kemarkas senjata, kurung dia disana. Dan bawa anggota kita yang masih bisa diselamatkan. Kau bisa pergi bersama Xavier, itupun jika dia masih hidup" perintah Kenzo pada Jack


"Baik king" jawab Jack


"Perintahkan anggota kita yang masih kuat untuk ikut aku menyusul Edward" tambahnya lagi dan Jack langsung mengangguk patuh


Dan tanpa berkata apapun lagi Kenzo langsung pergi kearah lain wilayah perbatasan itu. Semoga saja tempat penyimpanan kendaraan laut nya masih tersisa. Dia benar benar khawatir mengenang kan Edward yang berjuang sendiri disana. Dengan banyak anggota disini saja sudah membuat markas hancur, apalagi hanya dengan beberapa orang yang melawan Jesicca dan anak buah nya. Kenzo tidak yakin Edward bisa menang. Dia hanya berharap jika Edward bisa bertahan sampai dia datang.