Orbis Online

Orbis Online
91. Berserk NPC



Trangg! Traang! Traaang!


Setelah berhasil membunuh salah satu Knight yang menjadi lawannya, Reus sudah mendapat ratusan serangan cepat nan kuat dari dua Knight yang tersisa. Dengan status Berserk yang mampu meningkatkan kekuatan hingga tingkat tertentu kedua Knight tersebut mampu menekan Reus yang sudah mengerahkan segenap kekuatannya.


Meski dengan Dragon Slayer Sword Reus tidak bisa bertahan dengan sempurna karena kecepatan serangan kedua Knight ini sangat luar biasa. Ia hanya bisa menahan dan menghindari beberapa serangan sambil terus mundur hingga mencapai kota berkat kerja sama dua Knight ini.


   'Sial, status Berserk ini benar-benar merepotkan!'


Sambil terus menghadapi serangan-serangan lawannya Reus juga mengonsumsi Potion secara teratur demi menjaga parameter HP-nya di tempat yang aman. Ia tidak mau menggunakan HP cadangan yang ada di HP Stack sebelum benar-benar kritis.


Pedangnya terus beradu dengan pedang dan perisai para Knight itu demi menangkis serangan, namun berkat status Berserk yang membuat kemampuan lawannya meningkat Reus tidak bisa menahan maupun menghindari serangan-serangan ini.


Ketika melihat celah Reus segera mengambil kesempatan tersebut dan melompat jauh ke belakang menciptakan jarak yang cukup besar. Kedua Knight itu segera melesat hendak menyusul dan menyerang Reus kembali, tetapi gerakan mereka terhenti seketika begitu menginjak langkah kesekian.


Hal itu disebabkan oleh cairan berwarna kuning dari ramuan Stun Potion yang dituang oleh Reus ke tanah saat melompat mundur tadi. Ia sudah mempersiapkan beberapa Poison dan Stun Potion di saku celananya sebelum memasuki kediaman sang walikota untuk berjaga-jaga.


Penyimpanan Item dalam Orbis Online tidak terbatas dalam sistem Inventory semata, tetapi juga setiap detail pakaian atau barang yang terdapat ruang yang cukup pun dapat digunakan sebagai tempat untuk menyimpan Item. Fitur ini menjadi salah satu faktor yang membuat Orbis Online menjadi salah satu game VR terbaik saat ini.


   'Tak kusangka jebakan ini cukup efektif, tetapi tentu saja takkan bertahan lama.'


Reus hanya tersenyum tipis melihat jebakannya berhasil, lalu segera mengambil sesuatu dari Inventory-nya. Beberapa detik kemudian kedua Knight yang jatuh ke dalam jebakan sederhana Reus itu dapat kembali bergerak dan secepat mungkin melesat dengan ancang-ancang serangan mematikan.


Ketika serangan mematikan tersebut datang Reus sudah selesai dengan persiapannya. Karena durasi Hollow Swords sudah habis, Reus tidak bisa menahan serangan kedua lawannya lebih jauh lagi sehingga meraih gagang pedang hitam yang sudah tersedia di punggungnya, kemudian menariknya keluar.


   "Black Form : On."


Seketika itu juga Reus melesat cepat ke depan memberikan serangan ber-damage tinggi terhadap kedua lawannya dengan Dragon Slayer Sword dan Blackstar. Serangan Reus ini membuat kedua Knight tersebut terpental mundur meski berhasil mengurangi damage dengan tangkisan pedang seadanya karena gerakan Reus begitu cepat hingga sulit ditangkap oleh mata mereka.


Reus tidak melewatkan kesempatan ini dan segera bergerak cepat mendekati salah satu Knight sambil mengerahkan Dragon Smite dan Swing masing-masing satu pada kedua pedangnya.


   "Double Anchor!"


Braaakk!!


Dalam satu serangan dari dua pedangnya Reus berhasil menghancurkan perisai yang membuat lawannya terbelalak hebat tak percaya dengan apa yang ia saksikan. Kekuatan Dragon Smite dan Swing memang berbeda jauh, namun jika keduanya digabungkan bukan tidak mungkin satu serangan dari Blackstar mencapai 700% dari kekuatan aslinya.


Jika Blackstar saja yang kekuatannya jauh berada di bawah Dragon Slayer Sword, bagaimana kekuatan serang pemberian Arshwind yang sudah diberi penguatan hingga 300 poin dmg untuk sementara itu? Tentu jawabannya hanya satu, mengerikan.


Kehancuran perisai sang Knight tersebut tentu tidak disia-siakan oleh Reus yang segera melancarkan serangan selanjutnya secepat kilat. Hanya dalam beberapa serangan beruntun dari Dragon Slayer Sword dan Blackstar saja Knight itu sudah tergeletak di atas tanah tanpa nyawa.


Tidak perlu menunggu waktu Reus segera melesat lagi ke arah Knight yang masih tersisa.


Ia tak ingin membuang waktu karena durasi aktif Dragon Power dan Dragon Spirit hanya tinggal beberapa detik lagi, kedua skill ini sangat diperlukan untuk menyelesaikan pertarungan ini secepat mungkin mengingat stamina Reus sudah mulai mencapai batas berkat serangan beruntun dari lawannya yang menekan balik dirinya.


Knight itu mengangkat pedangnya tinggi-tinggi yang kemudian mengeluarkan sinar putih terang nan menyilaukan. Perhatian Reus sedikit teralihkan berkat cahaya tersebut.


   "Mati kau! Holy Wave!"


Saat perhatian Reus teralihkan, Knight tersebut melepaskan sebuah tebasan vertikal dari jarak jauh melancarkan sebuah serangan gelombang energi bercahaya putih terang. Reus menyadari hal ini dan segera memutar badannya untuk menghindari, sayangnya serangan itu tak berhasil ia hindari sepenuhnya.


Zraaat!


   "Argh!"


Serangan gelombang itu berhasil memotong siku kiri Reus yang menyebabkan pemuda berambut putih perak ini berteriak penuh kesakitan dan mengurangi HP-nya hingga menyentuh angka yang nyaris membuatnya mendapat kematian lagi. Walaupun tangan kirinya dilanda kesakitan hebat Reus sebisa mungkin tidak menghiraukannya.


Ia mengambil HP cadangan dari HP Stack yang telah ia timbun sebelumnya hingga HP-nya pulih mencapai angka 40%.


   'Demi kutang Neptunus, level rasa sakit ini terlalu mengerikan!!'


Sambil meneriakkan itu dalam hatinya penuh rasa kesal, Reus menarik nafas sebanyak mungkin dan menjejakkan kakinya sekuat tenaga pada tanah melesat dengan kecepatan penuh ke arah Knight yang merasa sudah menang melihat anggota tubuh lawannya sudah tak lengkap.


   "Dragon Smite, Swing!"


Setelah mengaktifkan dua skill itu Reus mengerahkan seluruh Energy yang tersisa dan 30% HP-nya untuk memperkuat Dragon Slayer Sword. Dalam dua tarikan nafas pedang Reus sudah memisahkan kepala Knight tersebut dari badannya.


Mengetahui dirinya berhasil mengalahkan Knight itu Reus langsung ambruk ke tanah sambil berusaha menelan teriakannya karena rasa sakit dari terpotongnya siku kiri ke bawahnya belum hilang. Namun semua itu hanya berlangsung beberapa saat saja.


Tak lebih dari sepuluh detik kemudian tangan kiri Reus berangsur-angsur pulih dengan cepat. Reus melihat tangannya tumbuh kembali namun tak memikirkannya terlalu jauh. Ia sudah menduga bahwa ini adalah kekuatan dari sistem Orbis Online yang hanya dimiliki oleh para pemain atau Immortal Being.


Setelah rasa sakitnya mereda dan tangan kirinya pulih kembali seperti sedia kala, Reus bangkit berdiri dan berjalan ke arah Blackstar yang tergeletak beberapa meter darinya dengan nafas yang terputus-putus. Ia memungut Blackstar dan menyimpannya kembali ke dalam Inventory sebelum menghela nafas.


   "Pertarungan seperti ini benar-benar melelahkan, aku sudah kapok."


Sambil mengatakan itu Reus menyarungkan Dragon Slayer Sword kembali ke punggungnya. Ia tak menyangka kalau NPC yang terkena status Berserk itu bisa menjadi seganas dan semengerikan ini, terutama dirinya melawan dua NPC berstatus Berserk sekaligus.


Reus memeriksa tubuhnya yang ternyata wujud Black Form sudah terlepas. Mungkin saja wujud ini sudah terlepas semenjak tangan kirinya terpotong dan Blackstar tidak lagi digenggam olehnya.


Ia tidak ingin dipusingkan oleh masalah-masalah yang sepele maupun berat untuk saat ini, jadi ia lebih memilih untuk kembali ke penginapan yang sebelumya dan menyewa kamar untuk mengistirahatkan tubuhnya yang terasa sangat berat itu.


---


Jangan lupa dukung terus Orbis Online dan authornya ea 😘