Orbis Online

Orbis Online
186. Sang Pembunuh Penguasa



The Sovereign Killer


Anda telah membunuh seorang penguasa negeri! Anda tidak tunduk oleh sistem suatu negara dan menentang penguasa setempat!


Para bangsawan akan melihatmu sebagai pengganggu dan ancaman berat yang perlu dibereskan, terutama para bangsawan korup dan berhati gelap.


All Stats +10, Respect -5.000


Serangan terhadap musuh sejenis penguasa +50%


Kontribusi Lavore Kingdom -1.000


Mendapatkan status khusus Conquer


Mendapatkan skill Domain of The Conqueror


Mendapatkan skill Conqueror Aura


Mendapatkan skill Infinite Maxima


---


Tubuh Reus seketika membeku saat membaca penjelasan The Sovereign Killer, dia kembali tersadar beberapa detik setelahnya dan mengedipkan mata beberapa kali. Reus mengusap matanya sejenak memastikan apa matanya salah atau tidak.


   "Ini... sungguhan?"


Reus menunjuk panel di hadapannya meragukan matanya sendiri. Dia bahkan menutup dan membuka kembali panel tersebut beberapa kali memastikan terdapat kesalahan tertentu, sayangnya isi panel itu tidak berubah meski dibuka-tutup ratusan kali sekalipun.


   "Mendapatkan skill oke-oke saja, tapi sampai dianggap sebagai ancaman oleh bangsawan.... Ini akan menjadi masalah yang tidak kecil ke depannya."


Pada akhirnya Reus menutup panel itu dan merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menghela nafas berat. Dia menatap ke langit-langit kamar dengan tatapan kosong.


Memang benar Reus tidak terlalu peduli terhadap pandangan orang-orang pada dirinya, namun tetap saja dianggap sebagai ancaman oleh bangsawan merupakan hal yang tak mengenakkan bagi semua orang.


Reus kembali mendesah untuk kesekian kalinya pada malam ini, dia lalu memejamkan mata berusaha membayangkan kemungkinan yang terjadi di masa depan dirinya berjalan-jalan menggunakan titel ini.


   "Yah, mau dipikir sekeras apapun juga solusinya tidak bisa didapatkan tanpa pengalaman."


Setelah mengatakan itu Reus memutuskan untuk duduk kembali kemudian memeriksa skill-skill baru hasil pemberian The Sovereign Killer miliknya.


---


Domain of The Conqueror (Level 1-1)


All Status +30% bagi seluruh rekan pengguna selama berada dalam jarak 30 meter dari pengguna selama 10 menit ke depan. Spiritual Link akan aktif terhadap rekan pengguna selama berada dalam jarak jangkauan skill.


Energy : 500


Cooldown : 30 menit


---


Conqueror Aura (Level 1-1)


Mampu menggunakan aura seorang penakluk yang dapat menyebabkan ketakutan, kehilangan kesadaran, penurunan status lawan hingga 10%, memberikan status Stun, serta mengurangi hingga 30% HP musuh.


Ketika melawan seorang penguasa All Status +1 setiap menitnya selama skill aktif.


Semakin tinggi level skill dan pengguna, semakin besar efeknya terhadap orang lain berlevel di bawahnya.


Energy : 10/detik


Cooldown : -


---


Infinite Maxima (Level 1-1)


Memperkuat kekuatan serang pengguna sebanyak 5% dalam satu serangan tertentu yang pengguna inginkan. Efek skill bisa ditumpuk dan akan terus diperkuat sebanyak 5% tiap detiknya hingga lima menit ke depan.


Energy : 10/detik


Cooldown : 10 menit


---


   "Spiritual Link? Apa itu? Semacam skill tambahan?"


Reus menggaruk kepalanya sejenak memandang penjelasan Domain of The Conqueror yang cukup menarik perhatiannya. Dia segera membuka internet dan mencari tahu apa itu Spiritual Link.


Tidak butuh waktu lama bagi Reus mendapatkan penjelasan mengenai Spiritual Link.


Menurut penjelasan tersebut, Spiritual Link merupakan skill langka yang bisa didapatkan oleh sepasang atau sekelompok orang yang telah bekerja sama dalam jangka waktu lama. Skill ini menghubungkan satu orang dengan orang lainnya sehingga menciptakan suatu fenomena yang disebut komunikasi batin.


Singkatnya Spiritual Link adalah skill yang mampu menciptakan jalur komunikasi khusus. Mungkin di dunia nyata konsep ini lebih mendekati fenomena telepati, tetapi kegunaan Spiritual Link bukan hanya untuk berkomunkasi namun juga mengirimkan informasi tertentu secara langsung.


Dahi Reus mengerut membaca penjelasan Spiritual Link, dirinya tidak terlalu memahami maksud skill tersebut jika tidak merasakannya secara langsung.


Dia menutup panel internet tersebut dan kembali menghela nafas, lalu mengalihkan pandangannya pada salah satu panel skill baru miliknya, Infinite Maxima.


Menurut penjelasannya, skill ini memiliki kemampuan untuk memperkuat salah satu serangan tertentu yang diinginkan Reus sama seperti Swing atau Dragon Smite, hanya saja skill ini memiliki satu kelemahan.


   "Skill tipe Charge, ya? Ini sedikit menyebalkan."


Reus memicingkan matanya menatap panel Infinite Maxima.


Skill tipe Charge sendiri merupakan salah satu tipe skill yang cukup langka ditemukan apalagi didapatkan. Skill tipe ini memerlukan sejumlah waktu tertentu agar bisa aktif dengan sempurna, lalu seringnya bisa digagalkan jika penggunanya terganggu sejenak saja.


Meski damage yang ditawarkan sangatlah besar hingga 1.500% jika sampai ke titik tertinggi, waktu serta jumlah Energy yang diperlukan untuk mengisi kekuatan hingga mencapai kekuatan maksimalnya sangatlah besar.


Reus sendiri sudah beberapa kali melihat skill setipe Infinite Maxima di berbagai game genre RPG lainnya yang pernah dia mainkan, namun dia hampir tidak pernah memakainya karena lebih sering gagal daripada berhasil.


Karena itulah dia tidak suka Infinite Maxima meski daya serangnya cukup luar biasa.


   "Yah, hitung-hitung menambah damage skill lain kurasa tidak masalah. Lagipula, penambahannya ini bisa kuatur."


Pada akhirnya setelah memikirkan kemungkinan kombinasi Infinite Maxima dengan skill lainnya, Reus menerima semua itu.


Dia tidak merasa perlu meningkatkan hingga lima menit penuh, sepuluh detik juga sudah mencapai 50% damage tambahan. Jika ditambah Swing dan Dragon Smite di saat yang bersamaan, serangannya bisa menjadi lebih mematikan.


Saat Reus memikirkan kemungkinan kombinasi skill lain, seseorang mengetuk pintu kamarnya.


   "Reus, kau ada di dalam? Ada yang ingin kubicarakan denganmu."


Suara yang tidak asing terdengar di telinga Reus yang segera bangkit dan membukakan pintu. Di sana terlihat sesosok Sylph bersama Aulcrat ditemani oleh Ikshan dari belakang.


Alis Reus seketika terangkat tinggi begitu menyadari dua sosok di depannya sekarang.


   "Sylph? Yang Mulia? Kenapa kemari?"


Keduanya tidak segera menjawab, Ikshan hanya tersenyum dari belakang seakan meminta Reus menerima mereka. Reus sendiri kebingungan tidak mengerti apa yang membuat Sylph maupun Aulcrat datang ke ruangannya, tetapi dia tak memiliki alasan untuk menolak.


Pada akhirnya Reus mempersilahkan ketiganya masuk, Aulcrat sendiri meminta penjaganya tinggal di luar ruangan agar dapat lebih bebas berbicara dan sempat mendapatkan protes keras. Untungnya Ikshan menenangkan penjaga Aulcrat sehingga pria sepuh tersebut dapat bicara lebih leluasa dengan Reus.


Reus menggaruk kepalanya sejenak melihat reaksi penjaga Aulcrat, namun dia bisa memakluminya mengingat baik dirinya maupun Ikshan telah membunuh banyak sekali prajurit Lavore Kingdom dalam pertempuran tempo hari.


Aulcrat menghela nafas berat setelah Ikshan menutup pintu, dia lalu memandang Reus dan mengangkat suara.


   "Tuan Reus, maaf mengganggu waktu istirahatmu. Aku dan Sylph memiliki sesuatu yang ingin kami bicarakan secara pribadi denganmu."


   "Sebenarnya aku tidak begitu terganggu atas kedatangan anda dan Sylph, tapi silahkan."


Aulcrat dan Sylph memandang satu sama lain selama beberapa saat sebelum mengangguk dan kembali menatap Reus.


   "Bisakah kami meminta bantuan tuan Reus yang mungkin untuk terakhir kalinya?"