
Keluarnya Horb dari batas arena mengundang keheningan dari setiap Snow Troll dan Yeti yang hadir di sana, bahkan Ikshan tidak bisa berkata-kata menyaksikan serangan terakhir Reus pada Horb.
Body Clone? Skill yang mampu menggandakan avatar pemain? Ia mengetahui rumor tentang beredarnya skill yang dapat membuat seseorang mengklon penggunanya, namun setelah diteliti ternyata skill tersebut hanyalah bayangan dari kecepatan luar biasa yang dihasilkan pengguna.
Selain itu, tidak ada skill yang benar-benar bisa membuat klon dari sang pengguna yang dapat menyerang lawan seperti milik Reus sejauh Orbis Online rilis pertama kali. Paling jauh saja hanya pemain berkelas Illusionist yang mampu membuat bayangan dirinya untuk menipu lawan, tetapi tidak bisa menyerang.
Berbeda dari seluruh skill yang Ikshan tahu tentang penggandaan diri, Reus benar-benar mampu mengklon dirinya dan melayangkan serangan pada musuh. Ini tidak bisa diterima oleh akal sehatnya untuk sesaat.
Seusai pertandingan dinyatakan selesai oleh Snow Troll yang menjadi wasit duel, Reus melepas Black Form, Dragon Power, dan Dragon Spirit, serta klon dirinya perlahan-lahan memudar sampai akhirnya menghilang tanpa bekas. Ia melangkah mendekati Ikshan yang masih terbengong di pinggir arena.
"Yo, kau tak apa-apa? Wajahmu terlihat aneh."
"A-ah, aku tak apa-apa, hanya sedikit bingung dengan skill-skillmu yang terus mengejutkanku dan semuanya yang ada di sini."
"Yah, aku hanya bermaksud mencobanya sebagai taruhan, tapi kelihatannya aku memenangkan taruhan tersebut."
Reus memandang Horb yang tengah berusaha bangkit dibantu beberapa kaumnya sambil tersenyum tipis tak menyangka taruhan yang terlintas di benaknya berhasil. Ia menghela nafas mendapati dirinya memenangkan duel ini.
Sembari menunggu Horb yang sedang berjalan mendekatinya, Reus membuka penjelasan skill Body Clone dan membacanya sekali lagi.
---
Body Clone (1-1)
Mampu menciptakan klon fisik lengkap dengan status pengguna. Setiap 10% Energy yang dikerahkan akan menciptakan satu klon dengan 10% status pengguna selama 15 menit. Klon akan menghilang jika terkena 10 serangan biasa atau satu serangan critical.
Pengguna dapat memilih menambah jumlah klon atau memperkuat status pada suatu klon menggunakan jumlah Energy yang sesuai.
Energy : 10% / 1 klon (maks 10)
Cooldown : 1 jam
---
'Skill ini benar-benar mengerikan.'
Ia hanya bisa tersenyum senang merasa beruntung mendapatkan skill semengerikan ini. Sebelumnya Reus tak pernah mendengar adanya skill yang dapat mengklon penggunanya seperti Body Clone, namun pada kenyataannya dirinya mendapat skill ini.
Reus takkan pernah tahu bahwa ia merupakan pemain pertama yang mendapat skill semacam Body Clone.
"Hei, pertandingan yang hebat tadi itu. Aku benar-benar kalah telak melawanmu."
"Jangan merendah begitu, aku yakin kau masih menyembunyikan sebagian besar kemampuanmu. Aku hanya beruntung bisa membuatmu keluar arena secepat ini."
Horb menyalami Reus memberikan selamat telah memenangkan pertandingan sambil tersenyum pahit tak menyangka dirinya bisa dikalahkan sebelum mengeluarkan seluruh kemampuannya. Yah, itu salah satu tujuan Reus karena ia ingat beberapa skill Troll yang merepotkan, salah satunya Burning Blood.
Setelah menyalami Reus, pandangan Horb teralihkan menuju Ikshan yang berdiri di belakang pemain berambut perak itu.
"Kita bisa bertarung besok atau kapanpun kau mau seusai diriku pulih."
"Oh, kau masih ingin bertarung melawanku? Kuakui saja, mungkin aku lebih kuat dari temanku satu ini."
"Tidak masalah. Kalian ingin pengalaman bertarung, maka aku akan memberikannya sebisa mungkin."
Snow Troll raksasa itu tertawa kecil tak takut terhadap ucapan sang penantang.
Sepanjang hidupnya Horb sudah melalui banyak sekali pertarungan, salah satunya adalah melawan Immortal Being. Sampai sekarang ia masih bisa bertahan karena lawan-lawannya terlalu meremehkan dan bersikap sombong tak tahu apa-apa tentang dirinya, padahal Horb merupakan Snow Troll terkuat di Hroud.
Horb bisa dikatakan sebagai Dungeon Boss dalam Terowongan Horen ini, namun karena Hroud kurang dikenal di dunia luar tak ada penantang yang bisa mengalahkannya sampai sekarang. Berkat itu pula keadaan Hroud cukup berkelimpahan.
Setelah berbincang-bincang sebentar dengan Reus dan Ikshan, Horb mengajak keduanya datang ke kediamannya dan berpesta merayakan kemenangan keduanya. Tentu dua pemain tersebut menerimanya, tidak ada niat buruk di mata Horb saat mengundang mereka.
"Hoo, mengundang manusia tapi tak mengundangku?"
Sebuah suara asing terdengar lantang dari arah pintu masuk Hroud, membuat semua orang yang mendengarnya mengalihkan perhatiannya pada sumber suara tersebut.
Di sana nampak suatu sosok yang berpenampilan mirip manusia pada umumnya, hanya saja kulitnya berwarna ungu gelap, memiliki dua pasang mata merah menyala, serta sepasang tanduk hitam kecil di dahinya. Pakaian hitam dominan dengan kaus putih di dalamnya terlihat mencolok, seperti seorang pelayan bangsawan.
Seusai memastikan sosok yang merupakan sumber suara asing tersebut, mata Reus memicing ke arah pintu masuk yang di sana terdapat beberapa Snow Troll dan Yeti penjaga tergeletak di tanah tak bernyawa. Hal itu membuatnya menjadi waspada dan meraih Blackstar di punggungnya tanpa menariknya.
Sebelum dirinya hendak membalas ucapan sosok asing tersebut, Horb melangkah maju ke depan bersama gada kayunya dan mengangkat suara.
"Maaf, tapi siapa kau? Aku tak pernah mendengar atau melihatmu sebelumnya."
"Ah, di mana kesopananku? Namaku Ash Greyhold, seorang pembawa pesan."
Sosok itu membungkukkan tubuhnya sesaat memberi hormat layaknya pelayan menghormati tamunya. Reus dan lainnya menaikkan alisnya mendengar perkenalan Ash yang membawa firasat buruk ini.
"Aku datang kemari untuk membawakan pesan dari tuanku, namun nampaknya kelompok kalian cukup bersahabat dengan manusia."
Ash mengerinyitkan alisnya memperhatikan dua manusia yang ada di belakang Horb, Ikshan dan Reus.
"Kami bukan bersahabat dengan seluruh manusia, hanya mereka manusia yang kami akui sejauh ini."
"Begitu, kah? Sampai dirimu berkenan menjamu mereka dengan pesta?"
"Tentu saja, mereka mampu mengalahkanku demi membuktikan kemampuannya untuk bisa pergi dari tempat ini. Sebagai kewajiban dari pemimpin di tempat ini, aku harus menjamu kedua orang ini."
Mendengar balasan Horb, Ash mengusap dagunya sebentar sebelum mengambil selembar kertas dari sakunya, lalu membuka dan membacakannya keras-keras.
"Atas nama tuanku Lucius Maen'ra, aku Ash Greyhold, mengundang bangsa kalian untuk bergabung denganku demi mewujudkan ambisinya, yaitu membinasakan seluruh makhluk non-monster di dunia ini dan menciptakan dunia di mana monster dapat hidup damai tanpa takut akan teror dari makhluk non-monster."
Seluruh makhluk hidup yang mendengar pernyataan tersebut membelalakkan matanya, tak terkecuali Reus maupun Ikshan yang merupakan satu-satunya manusia di tempat itu. Butuh waktu beberapa detik sampai akhirnya Reus menyadari bahwa kedatangan Ash ada kaitannya dengan Main Story Orbis Online.
Dahinya mengerut hebat merasa khawatir atas pernyataan Ash barusan. Ia kemudian mengalihkan pandangannya pada Horb yang masih termenung di depannya berharap pemimpin kota Hroud ini tidak membuat situasi keduanya menjadi gawat.
---
Like, komen, dan vote untuk meninggalkan jejak sekaligus mendukung authornya 👍 . Masih banyak yang belum like lho~