
Sebuah ledakan beserta getaran kecil mengguncang tempat berdirinya Reus sesaat tadi.
"Huaah, hampir saja aku K.O sekejap."
Untungnya Reus dapat menghindar di saat-saat terakhir sehingga ia tidak terserang dengan telak. Bayangkan saja jika Reus tak bisa menghindar, mungkin ia sudah menjadi rata dengan tanah.
Setelah menghindar, Reus memperhatikan sosok monster yang menyerangnya terlebih dahulu. Dari suara dan ukuran bayangannya, kemungkinan besar monster ini ras berukuran raksasa seperti Giant atau Troll.
Seperti dugaannya, sosok penyerang tersebut adalah NPC dengan ras Troll. Salah satu ras yang tersedia untuk dipilih oleh pemain sebagai rasnya ketika awal memasuki dunia Orbis Online.
Troll merupakan salah satu ras dengan ukuran raksasa dalam Orbis Online yang tingginya dapat mencapai tiga meter. Biasanya ras ini diberkahi dengan status Str dan Vit yang tinggi, namun Dex dan Int rendah.
Ras Troll biasanya adalah ras yang sering dipandang sebagai monster dan tidak begitu disukai oleh para NPC ras mana pun. Pasalnya monster-monster mob dengan ras Troll itu biasanya sangat barbar dan suka menghancurkan apa saja di depannya sehingga hampir tak diterima oleh pihak NPC mana pun.
Troll di depan Reus saat ini berwujud mirip manusia dengan tinggi sekitar dua setengah meter, kulit pucat, kurus tapi buncit, mengenakan sepicik kain cokelat pada pinggangnya, dan membawa sebuah gada kayu besar. Troll ini memiliki level bekisar 30 sampai 40-an.
'Troll, ya? Str dan Vit yang tinggi, lalu resistensinya terhadap api itu cukup merepotkan.'
Meski Reus bukanlah pemain berkelas Mage atau semacamnya, ia bisa memanfaatkan bola api yang dilontarkan oleh monster lain. Ia tahu bahwa si Troll yang menggunakan skill sihir api tadi, namun monster lain yang kira-kira memiliki status Int tinggi dan berkelas Mage atau sejenisnya.
Mungkinkah Goblin Shaman? Kemungkinannya cukup besar mengingat kalau Goblin dan Hobgoblin sudah menguasai Wolf Plain di dekat Livetuna. Tapi kalau berbicara soal kemungkinan, peluang terbesarnya adalah monster dengan kelas Haunter yang memiliki skill sihir elemen api.
Haunter merupakan salah satu kelas Bronze-Class yang mirip Mage dan Enchanter, namun bedanya Haunter adalah kelas yang mengandalkan bantuan dari arwah untuk menyerang maupun bertahan—tapi bukan semacam Necromancer. Ghost yang membuat Reus terkejut tadi adalah salah satu skill sihir dasar kelas Haunter.
"Guhaaa!"
Si Troll kembali mengayunkan gada kayunya secara vertikal menargetkan Reus, namun karena gerakannya yang cukup lambat sasarannya sudah bergerak menghindar. Alhasil, serangan berkekuatan besar nan lambat itu hanya menghancurkan tempat berpijaknya Reus sesaat tadi.
Reus yang tak ingin melewatkan kesempatan emas ini mendaratkan tiga tebasan disertai Swing dalam durasi tujuh detik. Untuk seorang pemain berkelas seperti Swordsman yang statusnya berpusat pada Str dan Dex, melawan monster berkecepatan rendah itu tak masalah.
Sayangnya, tiga serangan yang disertai Swing itu tidak memberi dampak yang begitu besar. Reus dapat melihat bar HP si Troll hanya berkurang sekitar 6% saja. Ia mendecakkan lidahnya melihat situasi yang tak menguntungkan dirinya ini.
Hollow Swords yang mengintarinya tadi sudah lenyap sebelum si Troll menyerang dan sampai sekarang cooldown-nya belum selesai. Hal ini membuat Reus sedikit kesulitan. Meskipun memiliki Blackstar yang sangat hebat bagi pemula seperti dirinya, Reus hanya bisa mengulur waktu sambil bertahan untuk mendapat efek Enchant dari pedangnya itu agar semakin kuat.
'Kalau begini tak ada pilihan selain menggunakan itu, ya?'
Reus memperlihatkan ekspresi kesal mengetahui dirinya berada dalam kesulitan tingkat tinggi bahkan hanya karena melawan sesosok Troll. Ia tahu hanya ada satu cara yang bisa meningkatkan kekuatannya secara drastis. Ya, menggunakan Bonus Skill yang diberikan oleh Blackstar, Black Form.
Ia menggenggam erat Blackstar, lalu mengangkat suaranya.
"Black Form : On."
Seketika itu juga udara di sekitar Reus terhempas hebat hingga membuat rerumputan, semak-semak, dan dahan-dahan pohon di sana bergoyang. Terlihat sesuatu berwarna hitam tengah merambat dari telapak tangan kanan Reus yang menggenggam Blackstar dan menyebar hingga menyelimuti tubuhnya hampir secara keseluruhan.
Penampilan Reus saat ini terlihat seperti sedang memakai jaket jubah berwarna hitam pekat yang terdapat titik-titik berwarna ungu kecil di beberapa tempat, namun nampaknya itu bukanlah sekedar jaket jubah biasa.
Di ujung bawah yang menjuntai ke belakang hampir menyentuh tanah sepuluh sentimeter lagi ada sesuatu hitam yang memancar-mancar layaknya lidah api pada matahari. Bukan hanya di ujungnya, tapi di pundak dan punggung tangannya juga terdapat sesuatu yang sama.
Itu terlihat seperti energi berwarna hitam yang memancar keluar dari jaket jubah tersebut.
Tidak sampai di sana saja, mata bagian kanan Reus terlihat berubah warna. Bagian putihnya berubah menjadi hitam dan bagian irisnya nampak lebih gelap daripada mata kirinya. Apakah ini semua efek penggunaan Bonus Skill Black Form dari Blackstar?
Reus merasakan ada yang berubah dari dirinya sehingga memutuskan untuk memeriksa tubuhnya terlebih dahulu. Selain penampilan, ia juga merasa jauh lebih kuat daripada sebelumnya. Ia melengkungkan bibirnya ke atas memperlihatkan sebuah senyum kegembiraan.
"Graaoo!!"
Sayangnya Reus tidak memiliki waktu untuk mengagumi dirinya sendiri, sang Troll sudah mengayunkan gada kayunya secara vertikal lagi kepadanya. Ia menyadari hal ini dan segera menghindar karena tidak mungkin untuk menahan serangan dahsyat seperti itu, bisa-bisa status Dur Blackstar akan langsung menurun drastis.
Reus tidak sekedar menghindar, tapi ia juga mengerahkan tebasan Flash Swing yang membuat dirinya dalam sekejap berada di belakang si Troll.
Ia yang baru saja sadar dirinya sudah berada di sisi belakang sang Troll itu terkejut. Karena ini pertama kalinya Reus mencoba Black Form, tak heran jika ia sendiri terkejut. Ia tidak pernah tahu kalau hanya dengan mendapat tambahan 50% pada status Str dan Dex bisa membuat perbedaan hingga sejauh ini.
Hal tersebut membuat Reus berhasil memperoleh kembali kepercayaan dirinya yang sempat memudar tadi.
Namun belum ada satu detik setelah dirinya menebas si Troll, lagi-lagi bola api melesat dari bayangan pohon dalam hutan di hadapannya. Sayang sekali, Reus dapat melihat jalur lintasan bola tersebut yang kemudian menebasnya menggunakan Blackstar.
Melalui tebasan itu, bola api yang tadinya hampir mengenai Reus malah menghilang diserap oleh pedang hitam milik sang pemain berambut putih ini. Reus yang sudah menyerap bola api tersebut memilih untuk mengubahnya menjadi Energy sehingga bar Energy-nya pulih sampai hampir penuh.
Reus kemudian berbalik dan memberi lima tebasan Swing sekuat tenaga pada sang Troll yang di belakangnya, lalu menambahkan lima tebasan Hollow Swords yang durasi cooldwon-nya telah habis.
Pada akhirnya Reus menggabungkan kelima pedang bayangan itu menjadi satu dan mengambilnya menggunakan tangan kiri. Ia memberi sebuah serangan berputar 360 derajat yang disertai Swing pada punggung lawannya.
Karena Hollow Swords tidak termasuk Equip seperti pedang dan merupakan skill, sistem tidak mengaktifkan Self Dual Wielding.
Setelah tebasan berputar tadi, Reus melompat setinggi si Troll dan mengayunkan Blackstar dan Hollow Swords secara bersamaan membelah monster setinggi dua meter ini. Alhasil, dua bagian kanan dan kiri Troll jatuh ke arah yang berlawanan.
Namun, Reus tidak melupakan satu monster yang sejak tadi mengintai dan mempersiapkan serangan apinya dari arah hutan. Ia segera berlari ke arah keluarnya bola api tadi mengejarnya masuk ke dalam hutan.
Tak sampai sepuluh detik, ia dapat melihat sesosok Goblin dengan Magic Staff dan sebuah bola kaca transparan yang berisi sepercik api merah membara di dalamnya.
Tidak perlu diselidiki ataupun membuang-buang waktu, Reus langsung menebas lehernya menggunakan kedua pedang yang ia genggam saat ini. Seketika itu juga kepala sang Goblin terpisah dari tubuhnya dan jatuh ke tanah dalam keadaan tak bernyawa.