
"Jadi, kau kemari untuk menuntaskan misi rahasia dari Yang Mulia Aulcrat?"
"Begitulah."
Setelah Reus menjelaskan alasan dirinya berada di Alvast sesudah melakukan perjalanan menuju Bailendra Kingdom, Crystina mengusap dagunya merasa tertarik misi macam apa dan seberapa tinggi kepercayaan Aulcrat terhadap Reus yang beberapa waktu lalu adalah musuh paling berbahaya bagi kerajaannya.
Sekarang? Aulcrat malah memberi Reus kepercayaan penuh sampai memberinya misi rahasia tertentu yang mungkin akan membawa perubahan bagi Lavore Kingdom ke depannya.
Crystina mungkin berjasa karena ikut andil dalam pertempuran lalu dan menyingkap kedok Lucius Maen'ra, tetapi Reus dipandang berbeda oleh Aulcrat mengingat pemuda itulah satu-satunya yang berhasil menyadari dan menyelamatkan Raja Lavore Kingdom tersebut dari cengkeraman Lucius Maen'ra.
Sebagai Legionmaster dari Legion terbesar yang mendirikan cabang di Lavore Kingdom, Crystina tentu penasaran terhadap misi rahasia yang diberikan Aulcrat kepada Reus, tetapi dia berhasil menahan diri karena tidak ingin memutus hubungan baik dengan Reus maupun Aulcrat.
Reus bisa melihat wajah Crystina yang sedikit mengerut merasa penasaran atas misi rahasianya dari Aulcrat, dia lalu mengisyaratkan agar Crystina tidak ikut campur terhadap masalah ini.
"Tenang saja, biarpun cukup penasaran aku tidak berniat mencampuri misi rahasiamu itu. Aku masih sadar batasan masalah pribadi."
"Terima kasih atas pengertiannya, ketua Crystina."
Reus menyunggingkan senyuman kecil pada Crystina merasa senang gadis Ogre tersebut tidak ikut campur terlalu dalam, sekalipun Reus memperbolehkan belum tentu Aulcrat berkata serupa. Justru kepercayaan Aulcrat terhadap Reus mungkin akan berkurang.
"Omong-omong, kau sungguh tidak berniat bergabung dengan Crimson Castle?"
"Ketua Crystina, untuk kesekian kalinya aku perlu menolak tawaran tersebut."
Reus mengibaskan tangannya dengan tegas menolak, dia lalu kembali menjelaskan dia memiliki misi rahasia tertentu yang memerlukan kebebasan dalam bertindak. Jika Reus memasuki sebuah Legion maka keputusannya dalam misi tersebut dapat terganggu.
"Bahkan jika ketua Crystina hendak mengangkatku sebagai petinggi Legion agar menjamin kebebasan bertindakku, terdapat ratusan hingga ribuan orang yang tak akan menerima hal itu, terutama para NPC seperti Fyord."
Crystina mengangguk pelan menyetujui perkataan Reus. Dia sendiri sudah melihat betapa sulitnya hal tersebut direalisasikan. Walaupun Crystina sendiri yang merekomendasikan, ide menjadikan orang asing yang tak dikenal seperti Reus sebagai petinggi Legion itu mustahil diterima.
Lagipula, jikapun rekomendasi sejenis itu diterima maka akan menimbulkan kecurigaan tertentu yang dapat membongkar identitas Reus sebagai pemain yang paling dicari di seluruh Orbis Online saat ini.
Reus ingin sebisa mungkin menyembunyikan identitas serta rekam jejaknya dalam hal apapun demi menuntaskan Quest pemberian Arshwind. Mencari informasi mengenai tujuh segel Arshwind saja sudah lebih dari cukup untuk menarik perhatian suatu pihak, dia tidak ingin perjalanannya lebih terhambat dari sekarang.
Setelah berpikir beberapa saat mencari cara lain agar Reus menjadi anggota Crimson Castle, Crystina akhirnya menghembuskan nafas panjang sambil mengangkat bahu.
"Jadi, benar-benar tidak mungkin, ya?"
"Ya, maafkan aku."
Alasan terbesar Crystina menginginkan Reus selain kemampuannya yang terbilang amat mengerikan pada levelnya, Reus juga memiliki skill yang dapat membuat ratusan hingga ribuan potion dalam sekejap selama terdapat bahan baku yang cukup.
Sebuah skill seperti itu saja sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk mempengaruhi perkembangan suatu Legion. Ketersediaan sesuatu seperti potion sangatlah mempengaruhi hasil ekspedisi Dungeon suatu Legion, terutama jika ekspedisi berskala Full Raid Dungeon level tinggi.
Dengan kemampuan seperti itu, ditambah kekuatan Reus yang tidak masuk akal pada levelnya saat ini, Legionmaster mana yang berniat melepaskan pemain seperti Reus?
"Baiklah, jika kau sebegitunya bersikeras aku akan menyerah merekrutmu."
"Jika Quest rahasiamu itu sudah selesai, kabari aku dan aku akan memberimu undangan eksklusif sebelum Legion lain mendatangimu."
Pada hari itu Reus mengetahui dari pengalamannya dengan Crystina, dia harus lebih berhati-hati dalam bertindak agar tidak terlalu menonjol. Jika Crystina yang merupakan Legionmaster Crimson Castle saja begitu bersikeras merekrutnya, bagaimana dengan Legion papan atas seperti Asterisk Arc atau Heaven Throne?
Bukan tidak mungkin mereka akan mengancam Reus jika menolak rekrutan mereka.
***
Sesudah perbincangan dengan Crystina di markas cabang Crimson Castle, Reus memutuskan untuk pergi meninggalkan Alvast dan kembali ke Dragnar.
Dia mendapat kabar dari Nocht bahwa urusannya dengan Aulcrat mungkin akan memakan waktu hingga berhari-hari sehingga Nocht meminta Reus kembali saja ke Dragnar sampai dirinya memberi kabar melalui Crystina atau Ramsey.
"Haah, beruntung aku bisa pergi dari kota itu dengan cepat."
Sesampainya Reus di Toko Delima Hitam, dia menghela nafas berat melepaskan beban di pundak dan tenggorokannya. Walaupun terlihat tenang sebenarnya Reus merasa gugup saat berada di Alvast.
Bagaimanapun juga Reus mempunyai kenangan tak menyenangkan pada kota tersebut, mulai dari diambilnya Blackstar yang berujung pertempuran besar yang menghebohkan jagat Orbis Online hingga membebaskan raja Lavore Kingdom, Aulcrat dari tangan petinggi Order of Chaos.
Semua itu terjadi dalam hitungan hari sehingga membuat Reus selalu tertekan meski telah berdamai dengan Aulcrat.
Setelah merasa lebih tenang Reus kemudian berjalan keluar dari Toko Delima Hitam dan melangkah menuju penginapan, di sana dia disambut oleh Ibane yang berlari dan segera mencengkeram kerahnya.
"Reus, bagaimana bisa kau tega meninggalkanku di tempat seperti ini sedangkan kau dapat dengan bebasnya berpindah dari satu kerajaan ke kerajaan lainnya dalam sekejap?! Kau tahu bagaimana kadal-kadal ini memperlakukanku!"
"Hei tenanglah, aku pergi ke sana bukan untuk bersenang-senang! Dan tarik kata-katamu tentang 'kadal' itu! Lihatlah para penjaga dan pegawai penginapan ini melotot tak senang ke arah kita!"
Butuh beberapa waktu bagi Reus menenangkan Ibane yang menggoyangkan tubuhnya dengan keras sampai kepala Reus terasa berputar-putar, di saat yang sama Ibane juga merasa mual dan akhirnya pergi ke toilet untuk mengeluarkan isi perutnya.
"Oh, Arak Sungai Nirvana ternyata lebih mengerikan dari yang kuduga."
Reus tersenyum kering saat memperhatikan Ibane berlari terburu-buru menuju kamar kecil, di dalam hati sekali lagi Reus bersyukur dirinya tidak meminum arak tersebut tadi malam. Jika dia ikut minum 'arak iblis' itu mungkin saat ini Reus masih tertidur di kasur.
Namun berkat itu, dia terselamatkan dari luapan kekesalan Ibane yang sedikit lagi meledak. Dalam hati Reus mengucapkan terima kasih pada Nocht yang menyuguhkan Arak Sungai Nirvana pada Ibane semalam.
"Pantas saja aku mendengar keributan dari luar, ternyata kau sudah kembali, Reus."
"Ikshan, bagaimana keada—kelihatannya pertanyaan tersebut tidak diperlukan."
Ikshan yang baru saja keluar dari kamar untuk memeriksa keributan di luar memasang senyum kecut dengan wajah pucat, tanpa bertanya siapapun dapat mengetahui betapa mengerikannya pengalaman yang baru Ikshan lalui dari rona wajahnya.
Di sisi lain Reus sedikit terperanjat melihat gejala yang menunjukkan sifat Debuff seperti mual atau mabuk belum reda meski telah diberi potion level tinggi yang dapat mengatasi masalah serupa.
Ini membuktikan bahwa ketenaran Arak Sungai Nirvana sebagai salah satu alkohol paling keras sejagat Orbis Online memang bukan isapan jempol semata.