Orbis Online

Orbis Online
223. Kebuntuan dan Frustasi



Reus mengusap dagunya begitu menemukan nama yang cukup familiar di telinganya. Dia tidak akan heran jika terdapat nama Gaia's Tree di antara daftar ini mengingat Legion tersebut selalu berbuat onar di manapun mereka berada, tetapi dia tak menduga Adventador ikut berpartisipasi di pihak Menschrein Kingdom.


Adventador adalah Legion berukuran menengah mirip Gaia's Tree, namun dikabarkan Legion tersebut hanya tinggal selangkah lagi untuk mencapai tingkat Legion besar yang kurang lebih satu area dengan Legion kelas atas.


Legion pada dasarnya terbagi menjadi tiga tingkatan berdasarkan kekuatan serta jumlah anggotanya, yaitu Legion kecil, Legion menengah, dan Legion besar.


Gaia's Tree bisa dikatakan Legion menengah karena kekuatan mereka telah cukup untuk mencapai tingkat tersebut dan mereka juga telah mendirikan cabang di beberapa tempat. Mereka mungkin bisa dibilang Legion tingkat menengah yang hampir menjadi Legion besar jika bukan karena Reus menghancurkan cabang mereka di Alvast.


Sedangkan Adventador? Jika membandingkan Adventador dengan Crimson Castle yang merupakan Legion besar jelas tidak sebanding namun untuk Legion seukuran Gaia's Tree, Adventador dapat diumpamakan sebagai salah satu 'Raja Legion Menengah' saat ini.


   "Yah, itu tidak mengherankan mengingat mereka didukung oleh salah satu perusahaan ternama di Indonesia."


Reus masih ingat jelas bahwa Adventador merupakan Legion yang dihuni oleh Hiruma Tokoyasu, sosok pemuda tampan dan berdarah biru yang menjadi musuh bebuyutannya sejak bangku SMA yang juga pelaku di balik pahitnya kisah cinta masa mudanya.


Reus mungkin tidak begitu memikirkannya saat ini, namun dia tak pernah melupakan apa yang telah Hiruma dan Rea lakukan terhadapnya di masa lalu.


Saat Reus sibuk mengulas kejadian pahit yang membekas di ingatannya, sebuah ide terlintas di benaknya yang membuat bibir Reus menyunggingkan senyuman dingin nan lebar.


   "Bukankah ini kesempatan balas dendam yang langka? Aku tak boleh menyia-nyiakannya."


Di kehidupan nyata Reus tak pernah berani melakukan hal seperti balas dendam mengingat secara status sosial maupun kekuatan ekonomi dirinya akan kalah telak dari Hiruma, tetapi hal semacam itu tak berlaku di Orbis Online.


Hal tersebut kemudian membuat senyum Reus tak memudar sepanjang hari, dia bahkan menghabiskan seluruh waktunya pada hari itu untuk menyusun rencana bagaimana dirinya dapat berpartisipasi dalam perang antara Bailendra Kingdom dan Menschrein Kingdom ini.


   "Hei Reus, kami sudah jauh lebih baik setelah beristirahat seharian penuh, tapi kelihatannya kau berbanding terbalik. Lihatlah kantung hitam di matamu."


   "Apa yang dikatakan Ikshan itu benar, Reus. Kau harus beristirahat hari ini."


Pada pagi harinya saat sarapan, Ikshan dan Ibane mengomentari penampilan Reus yang terlihat berantakan setelah bergadang semalaman penuh demi menyukseskan rencana yang telah dia susun.


Sayangnya Reus tidak mengidahkan ucapan Ikshan dan Ibane, dia larut dalam kegembiraannya mendapatkan kesempatan balas dendam sambil melahap makanan tanpa sadar sendok demi sendok.


Ikshan dan Ibane menghela nafas sesaat sebelum meraih lengan Reus, masing-masing satu dan membawanya ke kamar agar pemuda tersebut dapat beristirahat.


Reus terlihat seperti orang yang kehilangan akal saat kekurangan jam tidur dan itu menakutkan bagi setiap orang yang melihatnya, bahkan petugas dan penjaga penginapan setempat sampai berkeringat dingin menyaksikan pemandangan tak biasa itu.


***


Setelah beristirahat beberapa jam, pikiran Reus menjadi lebih jernih. Keinginan balas dendamnya terhadap Hiruma melalui Legion Adventador masih ada, namun prioritasnya saat ini adalah mencari petunjuk mengenai segel Arshwind.


Karena itulah Reus mendatangi Ikshan di ruangannya untuk berdiskusi mengenai hal ini.


   "Sayangnya berkat kondisiku, aku belum mencari informasi lebih banyak belakangan ini."


   "Tidak masalah, Arak Sungai Nirvana itu memang terlalu kuat untuk ditangani oleh orang yang tak mempunyai skill atau daya tahan alami terhadap status abnormal sejenisnya."


Reus dan Ikshan kemudian mencocokkan kisah Dragonregin dan ukiran relief yang ditemukan Reus pada Ruins of Seven Dragon King untuk kesekian kalinya, namun sayang mau berapa kalipun didiskusikan tanpa adanya informasi baru akan sulit mengambil kesimpulan.


Jika dilihat dari ukiran relief yang Reus temukan Bailendra Kingdom memang didirikan oleh Tujuh Raja Naga dan mengalami puluhan hingga ratusan pertempuran demi melindungi bangsa naga beserta bangsa reptil lainnya dari kejaran bangsa yang takut akan kekuatan mereka, tetapi setelah semuanya berakhir ketujuh raja naga meninggalkan kerajaan yang mereka dirikan dan menghilang begitu saja.


Reus dan Ikshan berusaha menghubungkan dan menyatukan kedua cerita ini untuk mengungkap petunjuk mengenai segel Arshwind yang mungkin saja tersembunyi di suatu tempat di Bailendra Kingdom, tetapi sayang semuanya berujung nihil.


   "Haih, mencari sesuatu tanpa petunjuk seperti ini terlalu melelahkan bagi kita yang kurang pandai sejarah."


   "Benar sekali, terutama sejarah dunia yang jauh berbeda dari bumi."


Ikshan menghela nafas panjang sembari mengeluh, diikuti oleh Reus yang melemaskan punggungnya di lantai.


Dia memandang langit-langit merasa sedikit frustasi. Sudah cukup lama semenjak Reus menerima misi ini dari Arswhind, namun sampai sekarang dia belum menemukan satupun petunjuk.


Sedikit demi sedikit keputusasaan mulai menggerogoti hati dan pikiran Reus, namun dia masih ingat tingkat kesulitan misi ini teramat sulit yang bahkan sistem tidak bisa menentukan kesulitannya.


   'Kalau ini merupakan misi mudah, sistem Orbis Online tidak akan mengalami masalah dalam menentukan tingkat kesulitan misi ini.'


Reus menghela nafas berat sebelum tersenyum kecut, menyemangati dirinya agar tidak menyerah terlalu awal.


Lagipula, Reus sudah bertemu beberapa kenalan Arshwind seperti Harleina dan Randolf yang ternyata bisa dibilang pahlawan di masa lalu yang dapat menumpas Order of Chaos meski tak sampai ke akar.


Dia yakin Arswhind bukanlah naga jahat yang disegel oleh pahlawan mengingat kembali kisah yang pernah dikatakan Harleina dan Randolf.


Setelah beristirahat beberapa waktu Reus bangkit dan mengajak Ikshan makan siang di lantai bawah, parameter Hunger-nya telah memasuki daerah berbahaya. Ikshan segera menyetujuinya mengingat waktu juga telah menunjukkan jam makan siang.


   "Omong-omong, kau sudah mendengar tentang perekrutan besar-besaran di pihak Menschrein Kingdom yang juga menerima bantuan dari ras selain manusia? Terutama dari Legion pemain?"


   "Belum sama sekali, tapi bagiku itu terdengar seperti omong kosong. Barangkali mereka hanya ingin memanfaatkan kekuatan ras lain sekaligus mengubur mereka di medan perang."


   "Ah, sudah kuduga kau akan berkata demikian. Monyet sekalipun bisa menebak niat busuk Menschrein Kingdom, tapi kau pasti tidak akan percaya berapa banyak Legion yang hendak membantu mereka."


Reus membisikkan jumlah Legion yang dia ketahui telah pasti akan membantu Menschrein Kingdom di perang yang akan datang, tentu saja termasuk Gaia's Tree dan Adventador yang menjadi tujuan balas dendamnya.


Ikshan melotot hebat mendengar bisikan Reus, terutama mengenai Gaia's Tree yang tidak ada hentinya membuat masalah di sana-sini, namun dia sedikit banyak dapat menebak alasan di balik Gaia's Tree membantu Menschrein Kingdom.


   "Berapa hadiah yang ditawarkan Menschrein Kingdom sampai dapat menarik bantuan Legion-Legion ini?"


   "Hmm, kalau aku tak salah lihat sekitar 30 juta Byl untuk Legion besar, 10 juta untuk Legion berukuran menengah, sedangkan 5 juta untuk Legion kecil."


Mata Ikshan makin membulat mendengar angka yang disebutkan Reus. Harga setinggi itu memang terdengar teramat banyak bagi orang biasa, namun untuk sebuah Legion harga tersebut adalah hal yang wajar.


   "Jika bayarannya sungguh setinggi itu aku ragu ada Legion menengah yang tak tergiur. Mustahil Gaia's Tree tak berpartisipasi.


Ikshan memijat jidatnya yang kini berdenyut cukup keras, dia tak menyangka Menschrein Kingdom memasang tawaran setinggi itu untuk mendapatkan bantuan dari Legion pemain.


Gaia's Tree merupakan Legion menengah yang hampir menjadi Legion besar jika bukan karena ulah Reus yang menghancurkan salah satu cabangnya di Alvast beberapa waktu lalu, kesempatan emas seperti ini tentu tidak akan dilewatkan oleh mereka demi memulihkan diri.


Saat Reus dan Ikshan asyik mengobrol sambil berjalan menuju restoran penginapan, keduanya mendengar suara kegaduhan dari bawah yang salah satu suaranya kegaduhan tersebut terdengar tak asing.


Keduanya saling memandang sesaat sebelum mempercepat langkah untuk memastikan apa yang terjadi di bawah.