Orbis Online

Orbis Online
198. Dragon Guardian Golem



Wallface of Seven Dragon King, sesuai namanya patung kepala naga yang menempel pada dinding ruangan itu berjumlah tujuh buah. Bukan hanya itu, Wallface of Seven Dragon King inilah yang tak disangka-sangka adalah Dungeon Boss dari Ruins of the Seven Dragon Kings.


Mata Reus terbelalak hebat melihat informasi level Wallface of Seven Dragon King pada panel semi transparan yang melayang di hadapannya, secara refleks menelan ludah sesudah menoleh ke depan memastikan lawannya sekali lagi.


Dia memang sudah berhadapan dengan banyak makhluk, dari Undead yang makhluk mati hingga seseorang ras Chaos yang begitu kuat, tetapi tak pernah terlintas di benaknya bahwa saat ini lawan yang harus dihadapinya adalah sebuah dinding—atau mungkin lebih tepatnya patung di dinding.


Di saat Reus masih terheran-heran terhadap situasinya, sebuah batu besar terbang menuju wajahnya dengan kecepatan mengerikan. Beruntung baginya mempunyai kemampuan Adrenaline Mode yang mampu mempercepat kesadarannya sebanyak 10%, Reus berhasil menghindari batu tersebut dengan memiringkan kepalanya.


Blaarr!!


Batu tersebut menghantam dinding ruangan di belakang Reus, tertancap begitu dalam dan menciptakan beberapa retakan besar yang membuat lebih banyak garis-garis retakan menjalar ke seluruh dinding ruangan.


Reus yang menyaksikan itu terbelalak dan menelan ludah.


   "Kalau aku gagal menghindari serangan barusan, mungkin aku sudah mati sekarang."


Dia kemudian mengalihkan pandangannya ke depan menuju ketujuh Golem batu berbentuk Lizardmen dan Dragonewt tersebut lalu memeriksa level mereka.


 


Dragon Guardian Golem


Level : 250


 


Keringat dingin mengalir deras menuruni dahi dan pipi Reus disertai senyuman kering menghiasi bibirnya.


   "Aku, pemain berlevel 201 melawan tujuh musuh berlevel 250 sekaligus Dungeon Boss berlevel 350 seorang diri? Di mana sebenarnya keseimbangan dunia ini?"


Reus ingin mengeluh lebih jauh mengenai situasi mengerikan di hadapannya saat ini, namun musuh tidak menunggunya beraksi. Salah satu Golem tersebut melemparkan batu besar di lantai menuju Reus sekali lagi.


Reus yang tidak melepas kewaspadaannya segera bereaksi, dia mengambil satu langkah ke samping menghindari lemparan batu itu. Sayangnya kali ini tidak hanya satu Golem yang melempar batu ke arahnya, melainkan empat sekaligus.


Reus berdecak sesaat sebelum mulai berlari menyamping menghindari lemparan batu beruntun dari keempat golem, namun semuanya tidak semudah itu. Tiga golem yang tersisa maju mendekatinya berniat melawan dirinya dalam jarak dekat dengan senjata mereka masing-masing.


   "Kalian maju? Kalau begitu akan kuhadapi kalian semua sekaligus!"


Reus berseru keras terhadap situasi tak masuk akal ini sebelum menendang lantai melesat cepat menuju ketiga golem batu berbentuk Lizardmen dan Dragonewt tersebut sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


   "Makan ini! Heavy Flash Swing!"


Traaang!!


Tebasan Reus menjadi begitu kuat setelah naik ke level 200 dengan tambahan improvisasi dari kecepatan lari serta ayunan dengan kedua tangannya, namun pedang Reus berhasil ditahan oleh salah satu golem tersebut yang menggunakan tombak.


Golem pengguna tombak itu terhempas beberapa langkah ke belakang setelah menerima serangan Reus tetapi tak mendapatkan kerusakan berarti. Hal itu membuat Reus sekali lagi terbelalak hebat.


   'Heavy Flash Swing sama sekali tak mempan?'


Sejauh ini Heavy Flash Swing masih terus Reus pakai dalam menghadapi berbagai lawan dan setidaknya masih berefek sedikit, namun apa yang dia lihat saat ini sama sekali berbeda.


Selain tidak menerima kerusakan berarti, golem batu itu hanya terpental beberapa langkah ke belakang yang menandakan betapa besar ketahanannya.


   "Cih, ini sih sudah bukan waktunya mengasah kemampuan lagi."


Reus mengambil sebuah lompatan besar ke belakang berniat menciptakan jarak aman, namun sebelum itu sepercik cahaya dari arah lain berhasil mencuri perhatiannya. Seketika itu juga sepercik kilat berwarna merah menyala melesat cepat menuju dirinya.


Blaarr!!


Kilat merah itu berhasil menghantam dan menghancurkan dinding ruangan menciptakan sebuah lubang besar di sana, tetapi sasaran utamanya berhasil meloloskan diri dari serangan dadakan berkekuatan besar tersebut.


   "Benar juga, saking fokusnya terhadap tujuh golem ini aku sampai lupa bos utama yang harus kulawan."


Saat suasana mulai menegang, terdengar suara Reus dari suatu tempat. Semua perhatian golem maupun patung dinding naga terarah pada langit-langit ruangan asal suara tersebut.


Di salah satu sisi terlihat sosok Reus tengah berdiri tegak secara terbalik di langit-langit ruangan tanpa bantuan alat apapun.


Para golem tertegun sejenak tak memahami bagaimana cara Reus dapat berdiri secara terbalik di langit-langit ruangan tanpa bantuan apapun seperti itu, tetapi entah karena terbuat dari batu atau tidak memiliki kecerdasan cukup, mereka mengambil batu besar di lantai dan melemparnya sekuat tenaga pada Reus.


   "Melempar batu seperti ini kepadaku sekarang tidaklah berguna."


Reus hanya mengangkat sedikit dagunya dan semua batu yang melesat menuju dirinya terhenti di udara untuk sesaat, kemudian jatuh ke lantai dan pecah menjadi ratusan serpihan batu kecil.


Para golem terkejut melihat kejadian gaib tersebut. Memang mereka tidak mempunyai atau mampu menunjukkan emosi mereka karena terbuat dari batu, tetapi dari gerak-geriknya dapat terlihat jelas mereka semua tertegun terhadap kemamuan Reus yang mampu menghentikan semua batu yang mereka lempar tanpa menyentuhnya.


Benar, apa yang Reus lakukan barusan adalah Psychokinesis. Dia menghentikan laju batu-batu tersebut secara instan dan melepasnya.


Jika dia mau Reus sebenarnya bisa melemparkan bebatuan tersebut kembali pada pelemparnya, tetapi dia memutuskan untuk tidak melakukannya karena dapat menguras Energy-nya jauh lebih cepat mengingat menghentikan beberapa batu dengan kecepatan seperti itu membutuhkan Energy yang tidak sedikit.


Sekedar informasi tambahan, Reus mampu berdiri secara vertikal di langit-langit ruangan tanpa bantuan apapun itu juga merupakan hasil dari Psychokinesis yang dia kerahkan pada dirinya sendiri.


Reus memandangi ketujuh golem yang tengah tertegun itu untuk sesaat, lalu melepaskan Psychokinesis pada dirinya dan mendarat di lantai dengan sempurna, membuat para golem tersadar kembali.


Mereka kembali menyerang. Empat golem melempar batu lain dari belakang sementara tiga golem batu sisanya melangkah maju berniat menyerang Reus dalam jarak dekat.


Reus sendiri menyunggingkan senyuman kecil pada bibirnya melihat reaksi mereka yang cukup cekatan. Dia lalu mempersiapkan kuda-kuda bertarungnya menggunakan dua pedang.


   "Baik, jika itu yang kalian inginkan!"


Sambil mengaktifkan Black Form, Dragon Power, serta Dragon Spirit secara bersamaan, Reus kemudian melesat menuju ke arah ketiga golem batu yang menggunakan senjata jarak dekat disertai Sprint yang meningkatkan status Dex-nya sebesar 30% untuk sesaat.


Reus menghilang dari pandangan ketiga golem sejenak sebelum muncul kembali di depan mereka dengan kedua pedang di tangannya yang bertumpuk dan siap diayunkan secara bersamaan.


   "Icipi menu spesial untuk kalian! Wild Style : Flash Double Anchor!"


Dalam sekali tebasan menggunakan kedua senjata kesayangannya, Reus mampu menghempaskan ketiga golem tersebut cukup jauh hingga membentur dinding ruangan dan menciptakan retakan besar di sana.