
Beberapa hari setelah undangan raja sampai di tangan Reus, terdengar kabar bahwa pemuda berambut perak tersebut datang bersama kawan-kawannya. Saat ini mereka tengah berjalan menuju ruang tahta di antar oleh pelayan istana.
Sesampainya Reus dan kawan-kawan di ruang tahta, Aulcrat menyambut mereka semua dengan baik, terutama Reus. Dia hampir saja bersujud di kaki Reus jika tidak menyadari posisinya sebagai raja suatu negeri.
"Penyelamatku, kau lagi-lagi membantuku padahal aku belum memberikan imbalan untukmu setelah kejadian lalu."
"Tidak perlu, Yang Mulia. Seharusnya akulah yang membawa hadiah sebagai tebusan atas kerusakan dan kerugian yang dialami Lavore Kingdom beberapa hari lalu."
"Kau tidak perlu berbuat demikian, tuan Reus. Justru akulah yang harusnya disalahkan karena telah dirasuki oleh makhluk kegelapan itu."
Reus dan Aulcrat berbincang-bincang sejenak sebelum suara batuk palsu menyadarkan Reus, dia menoleh ke sumber suara tersebut yang ternyata adalah Ikshan. Dia memberi tanda kepada Reus agar tidak usah berbelit-lebit dan langsung ke intinya saja.
Reus mengangguk pelan memahami maksud Ikshan, dia juga ikut berdeham sekali dan melakukan pembicaraan serius dengan Aulcrat.
"Baiklah, Yang Mulia. Bisakah aku mengetahui akar masalah antara para bangsawan termasuk dirimu dengan Sylph?"
Aulcrat kemudian menceritakan semua yang dia ketahui tentang Sylph dan kejadian yang menimpa pria malang tersebut lima tahun lalu.
Sylph de Corvette adalah seorang penyihir yang amat terkenal di Lavore Kingdom. Dia sangat ahli dalam sihir angin, petir, dan air sehingga jika sihir-sihirnya digabungkan maka akan menimbulkan badai, karena itulah Sylph dijuluki sebagai Warlock of Gale.
Awalnya Sylph hanya seorang penyihir biasa yang melindungi kerajaan dari ancaman namun lambat laun, Sylph diakui oleh masyarakat sekitar hingga Aulcrat memberikan gelar bangsawan dan daerah kepadanya untuk diperintah.
Walaupun hanya tanah tandus yang tidak layak dihuni, Sylph tak mengeluh. Dia menerima gelar dan daerah yang dianugerahkan oleh Aulcrat kepadanya.
Beberapa tahun berselang semenjak dinobatkannya Sylph sebagai bangsawan Lavore Kingdom, prestasinya dalam mengembangkan daerahnya menggunakan sihir yang dia kuasai terdengar ke seluruh kerajaan sehingga mengundang banyak warga bermigrasi ke wilayah Sylph.
Semua itu tidak berlangsung terlalu lama hingga Aulcrat dikuasai oleh Lucius Maen'ra lima tahun lalu dalam rangka mencuci otak serta mengubah seluruh Lavore Kingdom menjadi pasukan tambahan untuk Order of Chaos, sekaligus mengacaukan kekuatan benua Plainfest agar lebih mudah diserang nantinya.
"Menurut ingatanku, tidak hanya Lavore Kingdom yang terkena dampaknya tetapi banyak negeri lain. Aku mengetahuinya karena aku terhubung dengan pikirannya selama lima tahun lamanya."
Aulcrat segera menambahkan alasan dia bisa mengetahui sebagian rencana Lucius Maen'ra. Reus tidak terlalu mempedulikan alasan Aulcrat, asalkan dia mendapatkan informasi yang valid maka dia tak terlalu peduli dengan alasan informasi ini diketahui.
Prestasi Sylph bukan hanya membawa pujian dari masyarakat sekitar, banyak bangsawan yang iri terhadap kekuatan dan prestasi Sylph. Hal itu kemudian dimanfaatkan oleh Lucius Maen'ra untuk meruntuhkan Sylph agar mudah mengendalikannya.
Lucius mengumpulkan kaum bangsawan yang tidak menyukai Sylph, akhirnya terpilihkan keluarga Zackfone yang akan menjadi aktor utama dalam mengeksekusi kejadian lima tahun lalu.
Aulcrat juga mengatakan bahwa kelompok yang menghadang jalan sekaligus menghancurkan wilayah kekuasaan Sylph merupakan Order of Chaos yang Lucius samarkan menjadi organisasi kuat tertentu.
"Jadi, karena itu dia bisa kalah...."
Reus menggigit kukunya sendiri selama Aulcrat bercerita, dirinya tidak pernah menyangka bahwa Order of Chaos sudah bergerak selama itu dan belum terdeteksi oleh publik. Mungkin satu-satunya yang mampu mendeteksi keberadaan mereka di benua Plainfest ini hanyalah Harleina, Sage of Nature.
Ketika suasana tegang menyelimuti Reus dan kawan-kawan, sebuah suara feminim disertai panel semi transparan serentak muncul di depan wajah mereka semua.
"{Selamat, Main Story [Chapter I : Bangkitnya Kegelapan] telah diselesaikan! Membuka akses menuju [Chapter II : Kaki dan Tangan Kegelapan]! Semua pemain akan Log Out paksa dalam satu jam.}"
---
Main Story
Bayangan kegelapan telah ditemukan dan dikalahkan! Telah diketahui kegelapan ini ternyata mulai menanamkan pengaruh mereka di benua Plainfest, berusaha menganggu, mengurangi, serta merebut kekuatan negeri-negeri tertentu.
Kegelapan bukan hanya satu melainkan tersebar ke seluruh benua Plainfest dalam bentuk yang bisa jadi tidak terduga.
Bongkar kedok mereka dan mulailah perlawanan, buat mereka mengetahui bahwa Plainfest tidak selemah yang mereka pikirkan!
---
Kelima pemain yang berada di dalam istana mendengarkan seluruh cerita Aulcrat hingga selesai terbelalak hebat memandang panel semi transparan yang mengapung di depan wajah mereka.
Reus dan Ikshan tidak terlalu terkejut karena mereka memang sudah menduga akan ada kemajuan terhadap Main Story ketika ancaman mengenai Order of Chaos terungkap ke seluruh dunia.
"Ada apa? Apakah ceritaku ada yang salah?"
Aulcrat bisa melihat kelima Immortal Being di depannya terlihat membeku, seolah terkejut akan sesuatu dari ceritanya.
"Ah tidak, kami baru saja mengalami kemajuan karena mendengarkan ceritamu."
"Benarkah? Itu kabar baik di antara kabar buruk ini."
Reus dan Aulcrat melanjutkan perbincangan mereka mengenai kemungkinan rencana Lucius Maen'ra dan Order of Chaos ke depannya, mengingat satu-satunya yang melihat langsung pikiran Lucius adalah Aulcrat. Tidak ada informasi yang lebih berharga dari mulutnya saat ini.
Di sisi lain ketika Reus dan Aulcrat kembali mengobrol, wajah Crystina memburuk dan terlihat begitu kusut. Dia tak ingin percaya terhadap omong kosong Reus mengenai Order of Chaos namun melihat kemajuan terhadap Main Story, mustahil Crystina menolak kenyataan lebih dari ini.
Ramsey yang sering terlihat santai dan tak terbebani sekalipun kini menunjukkan raut wajah yang tidak terlalu berbeda dari Crystina, dia dapat merasakan dunia Orbis Online akan mulai berubah ke depannya berkat keberadaan Main Story ini.
"Kalian mungkin sudah bisa mempercayai tentang keberadaan Order of Chaos ini, bukan?"
Ikshan berceletuk ketika menyaksikan perubahan ekspresi pada Crystina dan Ramsey. Keduanya menoleh ke arah Ikshan sejenak merasa seperti dipermainkan namun anggapan tersebut tidaklah salah, mereka dipermainkan oleh keraguan mereka sendiri terhadap Reus.
Crystina dan Ramsey tidak menanggapi sindiran Ikshan, mereka lalu sibuk mengirimkan pesan kepada rekan-rekan mereka yang berada di Crimson Castle untuk mengonfirmasi apakah mereka juga mendapatkan panel notifikasi serupa.
Ternyata anggota Crimson Castle lainnya juga menerima panel berisi notifikasi yang sama, bisa diketahui bahwa panel ini muncul di hadapan seluruh pemain yang sedang bermain saat ini.
"Ketua, perkataan Reus tentang Order of Chaos ini terbukti benar. Apa lagi yang kita tunggu?"
Di tengah kesibukannya mengabari para anggotanya, Kynel menepuk pundak Crystina dan memperingatkan agar dirinya harus segera memberi perintah untuk meningkatkan level dengan cepat.
Crystina mengangguk kepada Kynel, dia mengirimkan perintahnya kepada seluruh anggota Crimson Castle untuk menaikkan level dan menghimpun kekuatan secepatnya, baik pemain maupun NPC.
Di sisi lain Reus dan Aulcrat sendiri baru saja selesai membicarakan mengenai Order of Chaos.
"Baik, kalau begitu bisa aku mengunjungi Sylph sekarang?"
"Tentu, tuan Reus. Tentu."
Reus dan Aulcrat segera melangkah menuju penjara bawah tanah istana meninggalkan keempat pemain itu dalam ruang tahta dengan kebingungan.