Orbis Online

Orbis Online
75. Gempuran Besar



Beberapa jam telah berlalu semenjak Reus memiliki skill Silent Strike yang ia beli dari Orbis Forum, sekarang Reus dan Dunk sudah tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam menghadapi para monster ras Chaos ini. Dunk menjadi umpan yang bertugas menarik perhatian para monster sedangkan Reus menyerang dari belakang.


Berkat kerja sama tersebut keduanya mengalami kenaikan level yang cukup besar. Level Reus bertambah hingga mencapai level 60-an, sementara Dunk sudah mendekati level 80.


   "Oh, drop item-nya lumayan juga."


Wajah Reus terlihat cukup senang melihat drop item yang masuk ke Inventory-nya setelah membunuh belasan monster Chaos ini. Beberapa Item di antaranya ada senjata, baju zirah, material untuk membuat Item, dan lain sebagainya. Meski ia mendapatkan drop item yang cukup banyak, Reus hanya tertarik pada beberapa saja.


---


Chaos Core


Material yang menjadi bahan Material tertentu oleh pemilik skill Enchant dan Smithing


---


Chaotic Blade


Level Req : 120


Dmg : 130-132


Dur : 300


Status Strength +20% ketika menghadapi ras Chaos


---


Chaotic Helmet


Level Req : 120


Def : 90


Damage -5% ketika menghadapi ras Chaos


---


Meskipun ia mendapatkan drop item Mid-Equip, Reus tak terlihat senang. Mengapa? Tentu saja karena syarat level yang harus ia penuhi untuk menggunakannya terlalu tinggi. Di Dungeon yang dipenuhi monster berlevel tinggi seperti ini seharusnya drop item semacam ini akan sangat membantu, namun sayang baik Reus maupun Dunk tak memiliki level yang cukup untuk mengenakannya.


Reus sangat menyayangkan drop item Chaotic Blade yang ia dapatkan karena memiliki damage lebih besar dan Enchant yang lebih efektif dalam melawan ras Chaos. Meski begitu, Reus merasa dirinya beruntung mengingat status Luc-nya sangat rendah tetapi masih bisa mendapatkan drop item selangka ini walau hanya sedikit.


   "Dunk, bagaimana situasinya? Apa masih banyak yang mengejar?"


   "Tidak begitu banyak, tapi setidaknya ada dua atau tiga monster Chaos lainnya yang berlevel 130-an berlalu-lalang di sekitar rumah ini."


Wajah Reus memburuk mendengar kabar dari Dunk. Dirinya memang sudah mengalami kenaikan level bersama Dunk sebelumnya sehingga status mereka juga meningkat, tapi melawan monster berlevel 130 pada levelnya sekarang bukanlah hal yang mudah—bahkan bisa dikatakan kalau sekarang Reus menjalankan misi setidaknya kesulitannya akan setinggi A atau S.


Saat ini Reus dan Dunk sedang bersembunyi di sebuah bangunan yang berbentuk rumah kecil berwarna merah yang terbuat dari batu bata. Chaos Lair memanglah sebuah Dungeon, tetapi hal itu tidak membatasi adanya peradaban tertentu yang dibangun di dalamnya.


Sambil berusaha membuat sebanyak mungkin HP Potion II, Reus juga menyusun rencana agar mereka bisa keluar dari tempat ini hidup-hidup. Walaupun besar kemungkinan mereka mati dan kehilangan level serta Item dari Inventory, setidaknya pengalaman Reus dan Dunk meningkat drastis dalam menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.


Ketika Reus sedang berkonsentrasi membuat HP Potion II, tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan kemunculan sebuah panel putih beserta suara sistem yang bergema di kepalanya.


   "{Selamat, anda mendapatkan titel Expert Player.} {Selamat, anda mendapatkan skill Expert Solution.}"


Reus lupa bernafas sejenak melihat pesan yang dibawakan oleh panel putih semi transparan ini. Bagaimana tidak? Dirinya tidak pernah menduga akan mendapatkan titel dan skill baru di tempat seperti ini, namun ia memutuskan untuk memeriksa titel dan skill yang baru ia dapat ini.


---


Titel yang berhasil didapatkan karena berhasil membunuh banyak monster yang berlevel 100 sebelum mencapai level 100


Respect +500, All status +50, All status +2 setiap kenaikan level


---


Expert Solution


Ketika melawan musuh berlevel di atas pengguna Str +10% dan exp +150%


---


Mata Reus melebar hingga bola matanya hampir keluar. Dirinya tidak bisa menahan rasa terkejut yang keluar begitu melihat apa yang ia dapat secara tak sengaja ini. Bukan hanya titel Expert Player, tetapi juga skill pasif bernama Expert Solution yang membuatnya lebih unggul saat bertarung dengan lawan yang levelnya lebih tinggi dari dirinya.


Sepuluh persen memang terdengar tidak banyak, tapi jika dipadukan dengan Black Form dan Breathing Power, serta titel Skill Inventor kekuatannya akan meningkat cukup jauh dari statusnya yang biasa. Bukan tidak mungkin Silent Strike akan lebih efektif untuk membuat keduanya keluar dari Dungeon ini.


Setelah menjernihkan pikiran dari keterkejutannya sebelumnya, Reus kemudian mengambil satu botol berisi cairan dari Inventory-nya yang bernama Strength Potion I. Potion ini memiliki khasiat yang mampu meningkatkan status Strength pengguna hingga 10% selama sepuluh menit.


Sebenarnya ia sudah cukup lama membeli Potion ini dari Orbis Forum, hanya saja ia belum menemukan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya. Jika ia meminum Strength Potion I ini bersamaan dengan menggunakan Black Form, Breathing Power, Skill Inventor, Expert Solution, Silent Strike, sekaligus menyerang memakai Blackstar dengan tusukan, kekuatannya bukan tidak mungkin menembus 200% dari status biasanya.


Sayang sekali Black Form miliknya saat ini sedang berada dalam status cooldown dan dapat digunakan lagi setelah 7 menit kemudian. Karena alasan ini jugalah Reus berusaha bersembunyi sebaik mungkin sambil membuat HP Potion II dan berbagai Potion lainnya yang berguna sebanyak-banyaknya.


Selama pemain belum sampai ke sebuah kota atau desa, atau setidaknya titik aman mereka takkan bisa log out. Maka dari itu Reus dan Dunk hanya bisa berjuang sekuat tenaga agar bisa keluar dari Dungeon ini dan mencari titik aman agar mereka bisa log out. Mengingat dunia ini adalah dunia virtual, kekuatan mental mereka akan terus terkuras jika berada dalam situasi seperti ini dalam waktu yang lama.


Sudah lebih dari lima belas menit semenjak Reus menerima titel dan skill baru dari sistemnya, tetapi ia masih membuat beberapa Potion. Dunk yang bertugas berjaga-jaga juga mengabarkan keberadaan mereka di tempat ini belum diketahui oleh para monster sehingga Reus memilih untuk tidak memikirkannya terlalu banyak dan fokus pada pembuatan HP Potion II hingga seluruh bahan pembuatan miliknya habis tak bersisa.


Reus pun menghentikan kegiatannya membuat Potion dan mendatangi Dunk yang sedang berjaga di dekat pintu masuk.


   "Suhu, kelihatannya ada yang tidak beres dengan mereka."


   "Hm? Maksudmu?"


   "Lihat pola gerakan mereka, sudah satu jam mereka tidak meninggalkan pola ini."


Dahi Reus mengerut melihat gerakan patroli para monster berlevel tinggi ini yang terus bergerak tetapi tidak pernah lebih hingga hilang pengawasan dari rumah ini. Beberapa detik kemudian Reus mendapat kemungkinan tertinggi tentang apa yang sebenarnya para monster ini lakukan.


Namun, belum sempat ia mengatakannya kepada Dunk mataya sudah melihat sekelompok monster ras Chaos yang datang dari satu arah menuju rumah tempat mereka berlindung dalam jumlah yang cukup besar. Menurut pengamatan Reus setidaknya jumlah mereka mencapai 30 orang.


   "Dunk, sebaiknya kita bersiap untuk benturan atau bahkan kematian."


   "Maksud Suhu?"


   "Bersiap saja!"


Reus kemudian berlari pelan mencari tempat berlindung paling aman di rumah ini sementara Dunk yang terlihat kebingungan itu hanya bisa mengikutinya.


Beberapa saat kemudian mereka berdua merasakan guncangan besar disertai suara ledakan besar nan beruntun dari jarak dekat. Guncangan dan ledakan besar ini disebabkan oleh sekelompok monster yang baru saja datang dan langsung melancarkan serangan sihir besar sekaligus beruntun yang membuat rumah tempat persembunyian Reus dan Dunk runtuh menjadi puing-puing batu bata.


---


Jangan lupa dukung terus Orbis Online dan authornya ea 😘