Orbis Online

Orbis Online
216. Perjalanan Sedetik



   "Bisa kau ulangi? Mungkin aku salah dengar."


   "Tidak, kau tak salah dengar."


Reus menjelaskan ulang mengenai sebotol air bening yang dia pegang saat ini menanggapi Nocht yang kini terbelalak hebat tak percaya terhadap apa yang Reus katakan.


Benar, botol berisi air bening tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Dragon Miracle Tears, sebuah Item konsumsi ajaib pemberian Arshwind The Anarchy Lord yang dapat menyembuhkan segala macam cedera dalam setetes saja selama level pengguna tidak lebih dari 500.


Wajah Nocht memucat seakan kehilangan seluruh darahnya ketika memastikan Reus tidak sedang berbohong padanya. Dia sedikit mengetahui keberadaan Item ini melalui dongeng dan cerita kuno, tetapi Nocht tak pernah menyangka dia akan menemukan Item ini secara langsung.


   "Apa ini sungguhan? Air mata ini sungguh berasal dari sesosok naga hidup? Bangsa yang dikatakan paling kuat di seluruh dunia dan berharga diri tinggi itu? Dan dia memberikan ini padamu?"


   "Aku tidak tahu harus bagaimana menjawab semua pertanyaanmu, tapi ya, aku mendapatkan ini dari sesosok naga hidup secara sukarela."


Nocht menggosok mata serta mencubit kulitnya sendiri beberapa kali memastikan dirinya tidak sedang bermimpi, nyatanya dia meringis pelan merasakan sakit. Seketika Nocht sadar hal ini sungguh nyata.


Naga adalah bangsa kuno yang telah lama tak terlihat di dunia—atau setidaknya di benua Plainfest. Mereka disebut-sebut sebagai bangsa terkuat sekaligus penguasa dunia di masa lalu, kekuatan serta kemampuan mereka teramat sulit ditandingi oleh orang-orang zaman sekarang.


Memang di dalam Dragonreign ataupun relief pada Ruins of Seven Dragon Kings tidak disebutkan naga adalah makhluk berharga diri tinggi, namun dalam berbagai literasi hal ini sudah seperti pengetahuan umum. Tidak ada yang menyangkalnya.


Reus sedikit banyak memahami reaksi Nocht setelah mengetahui keberadaan Dragon Miracle Tears dan membiarkan sosok Blackmoon Dwarf tersebut tenang, dia sendiri hampir tidak percaya saat Arshwind memberikan Item seberharga ini kepadanya.


Jangankan Dragon Miracle Tears, Dragonblood Gist dan Equip seri Dragon yang tersimpan dalam Inventory-nya pun mungkin bisa dikatakan adalah Item yang kelangkaannya melebihi Ultra-Equip, terutama setelah Special Trait Set-nya terkuak.


Reus merasa semua ini terlalu berlebihan dia terima dari sosok naga besar itu, namun dia juga tidak bisa menolak barang-barang dengan harga selangit ini, apalagi dia memiliki kelas yang mampu menggunakan Equip apa saja tanpa terbatas Level Requirement ataupun Unique Class Equip. Begitu pula dengan Unique Class Skill.


Setelah Nocht merasa lebih tenang dia segera menyetujui syarat Reus. Jikapun Reus meminta dirinya membuat beberapa Equip tingkat Ultra sekaligus, Nocht akan segera menyanggupinya demi mendapatkan setetes Dragon Miracle Tears tersebut.


Reus menambahkan Dragon Miracle Tears ini hanya sedekar menyembuhkan cedera dan belum pernah dia gunakan untuk menghilangkan kutukan sehingga dia meminta Nocht tidak berharap banyak, tetapi Nocht tidak mempermasalahkan hal tersebut.


Dia mengaku mendapat kesempatan melihat bahkan menggunakan Dragon Miracle Tears dalam legenda ini saja sudah lebih dari cukup.


   "Baik, kalau begitu biar aku membantumu membereskan barang-barang ini agar urusan di sini lebih cepat selesai."


   "Tidak perlu berbuat demikian, kau akan membuatku semakin berhutang padamu."


   "Kita berada di pihak yang sama, tuan Nocht. Jangan sungkan begitu."


Reus tertawa sejenak sebelum mengangkat kedua tangannya ke atas mengerahkan Psycokinesis pada setiap barang yang bisa dia raih dalam jarak jangkauan, lalu mengangkat semuanya sekaligus membuat Nocht melongo hebat.


   "Jadi, di mana aku harus meletakkan semua ini?"


   "Ah? Oh, di ruang bawah tanah saja."


Reus mengangguk pelan dan melangkah menuju ruang bawah tanah yang ditunjuk Nocht bersama puluhan benda melayang mengekorinya dari belakang, meninggalkan Nocht yang masih melotot.


Butuh beberapa waktu bagi Nocht sadar kembali. Dia menggaruk kepalanya dalam kebingungan sambil bergumam pelan.


   "Apa aku terlalu banyak minum semalam sampai membuatku berhalusinasi?"


***


Setelah semua barang dagang di Toko Delima Hitam dibereskan dan Nocht juga telah siap, Reus mengaktifkan Hyper Switch sambil memegang pundak Nocht. Tentunya sesudah meninggalkan sebuah benda yang bisa digunakan bertukar untuk kembali ke Dragnar dalam sekejap.


Pandangan Nocht memburam sesaat sebelum berganti dari ruang bawah tanah tokonya menjadi sebuah kamar yang cukup asing baginya.


   "Baik, kita sudah sampai."


   "Hmm? Memang apa yang kau harapkan? Berputar-putar dan mengucapkan mantra kuno disertai pose aneh?"


Nocht tidak bisa membalas perkataan Reus. Dia mengakui dalam hati bahwa pikiran itu sempat terlintas di benaknya.


Reus tidak ambil pusing komentar Nocht, dia sendiri mengalami pertukaran Hyper Switch yang tak bisa dipercaya saat pertama kali mencobanya. Berpindah tempat dari jarak yang jauh hanya dalam sepersekian detik itu terlalu menakjubkan.


   'Andaikan di dunia nyata aku juga bisa menggunakan skill ini, aku tidak perlu lagi repot-repot mengendarai angkot menuju kampus atau manapun.'


Sesudah bergumam dalam hati, Reus kemudian membuka pintu kamar dan mendapati terdapat sepasang penjaga berdiri di hadapannya memberi hormat membuatnya sedikit terkejut.


   ""Kami sudah menunggu kedatangan anda, tuan Reus.""


   "Oh, cepat juga responnya."


Reus mengusap dagunya sejenak merasa kagum terhadap kecepatan peredaran informasi Crimson Castle padahal baru kurang dari sepuluh menit sesudah dirinya menghubungi Crystina mengenai kedatangannya.


   'Yah, kurasa itu karena sistem pesan antar pemain.'


Dia bisa menebak dengan nama baik serta pengaruh Crystina terhadap Aulcrat berkat aksinya beberapa waktu lalu yang menggemparkan sejagat Orbis Online, Crimson Castle dapat menempatkan semacam duta atau wakil Legion di istana sehingga kedatangannya yang tiba-tiba bisa disambut baik oleh pihak istana.


Mengingat hubungan baik Reus dan Aulcrat pula, Crystina yang notabenenya adalah rekan Reus juga mendapat hak khusus, terutama saat membawa nama Crimson Castle. Dalam waktu singkat Legion tersebut berhasil menanamkan pengaruh yang cukup besar di kota ini.


   "Oh, tempat ini benar-benar istana Lavore Kingdom."


Nocht berdecak kagum sambil mengelus dagunya berusaha menutup keterkejutannya begitu melihat lorong di luar kamar yang tidak asing.


   "Ah, mungkinkah anda tuan Nocht Alvarion? Penempa kerajaan yang dicari oleh Yang Mulia?"


   "Benar, itu aku. Bagaimana keadaan Yang Mulia Aulcrat?"


   "Beliau sedikit sibuk membereskan masalah yang disebabkan oleh sosok yang merasukinya selama lima tahun terakhir, tapi Yang Mulia pasti akan senang melihat kedatangan anda."


   "Begitukah? Kalau begitu aku akan menunggu saja di kamar ini sampai Yang Mulia dapat mengosongkan waktunya. Tidak apa-apa, kan, Reus?"


   "Tentu saja, itu salah satu alasan mengapa aku meminta kamar ini."


Reus membiarkan Nocht beristirahat di kamar pemberian Aulcrat, dia sedikit banyak paham cukup banyak kejutan yang belum pernah Nocht lihat dari dirinya sehingga butuh waktu bagi Blackmoon Dwarf tersebut untuk mencerna semuanya.


Selagi menunggu Nocht beristirahat, Reus memutuskan berjalan-jalan mengelilingi istana lebih dulu untuk menghabiskan waktu. Dia memang dapat segera kembali ke Dragnar setelah Cooldown Hyper Switch selesai, tapi Reus tidak merasa ingin berbuat demikian.


   "Dengan ini aku bisa menghirup udara segar tanpa tatapan sinis dan mengancam dari para penduduk Bailendra Kingdom. Aku tak boleh membuang kesempatan seperti ini."


Setelah bergumam demikian Reus berjalan sambil bersiul menikmati kedamaian yang cukup lama tidak dia rasakan, kemudian sebuah pikiran terlintas di benaknya. Seketika itu juga langkahnya terhenti disertai raut wajah masam.


Dia baru teringat suatu hal penting yang dia lupakan di Dragnar.


   "Kalau dipikir lagi bukannya aku bisa mengirim Ibane kemari dengan skill ini agar dia bisa keluar dari negeri itu?"


Reus termenung selama beberapa saat menyadari kebodohannya.


Kalau saja Ibane mengetahui saat ini dirinya sedang berada jauh di Bailendra Kingdom menggunakan Hyper Switch, bukan tidak mungkin Ibane akan melayangkan protes besar menyembunyikan hal seperti ini darinya.


Beberapa detik berselang Reus menepis hal itu dari pikirannya dan kembali berjalan dengan langkah ringan.


   "Kalau itu terjadi maka terjadilah, toh aku tak bisa berbuat apa-apa selain meminta maaf dan mengatarnya kemari kalau dia memang meminta."