Orbis Online

Orbis Online
168. Kekuatan Crimson Surt



   "Siapa kau sebenarnya?! Bagaimana kau bisa begitu cepat datang kemari?!"


Wanita pemanah itu berseru keras tidak percaya terhadap keberadaan Reus yang begitu cepat menutup jarak sejauh ratusan meter hanya dalam beberapa detik. Seharusnya jarak sebesar itu tidak bisa ditembuh manusia biasa dalam waktu singkat, terutama pada level Reus yang masih 150-an.


Reus tidak menanggapi pertanyaan wanita tersebut, dia lalu mengeluarkan dua buah pedang yang dia miliki dari Inventory dan menghujamkan salah satunya pada lengan sang wanita, membuat pemanah itu menjerit keras.


   "Kau bisa tetap hidup jika tidak banyak bertingkah."


Setelah berkata demikian Reus menghujamkan pedang terakhir pada kedua kaki sang wanita agar tidak bisa bergerak ke mana-mana atau berusaha mencabut pedang di lengannya.


   "Argghh!!"


Pemanah wanita itu menjerit begitu keras tetapi Reus tidak mengidahkannya, kini perhatiannya teralih pada busur milik si wanita yang tergeletak cukup jauh dari sana. Reus mengambil beberapa langkah sebelum menarik busur tersebut menggunakan Telekinesis.


Reus menangkap busur tersebut lalu memeriksa statusnya.


---


Arch of Shining Solar


Level Req : 250


Dmg : 940-960


Dur : 716


Bonus Skill : Sunlight Arrow


Setiap serangan akan mengandung elemen Light dengan True Damage sebesar 30% dari setiap kekuatan tembakan.


---


   "Pantas saja jubah ini tidak mampu melindungi atau setidaknya memperkecil luka pada lenganku sebelumnya."


Reus tertawa kecut membaca informasi mengenai busur di tangannya, Arch of Shining Solar.


True Damage merupakan buff spesial yang mampu mengabaikan perlengkapan lawan yang memungkinkan mencegah berkurangnya damage yang diberikan. Sebuah buff yang sangat langka dan begitu menyebalkan.


   "Kembalikan busurku!"


Wanita yang diketahui Reus bernama Arcus itu berseru keras melotot pada Reus sambil berusaha melepaskan kedua pedang yang mengunci tangan dan kakinya.


Reus tersenyum sinis memandang Arcus sebelum menyimpan busur di tangannya ke dalam Inventory, membuat Arcus tersedak dan menatap Reus penuh kebencian mendalam. Reus tidak mempedulikan reaksi Arcus karena pedang paling berharganya sendiri dirampas oleh pihak Lavore Kingdom.


Saat Arcus memberontak lebih jauh Reus menekan wanita tersebut menggunakan Telekinesis sambil mengonsumsi beberapa Life Potion untuk memulihkan kedua parameter HP dan Energy-nya.


Reus mengalihkan perhatiannya pada pertarungan Crystina melawan pria dengan pedang dan tameng tak begitu jauh dari tempatnya berdiri setelah memastikan kedua parameter terpentingnya berada di angka aman.


Di sana Crystina mengalami kesulitan dalam menyarangkan serangan telak karena Crystina menggunakan pedang besar yang berat sedangkan sang pria mengenakan pedang satu tangan dengan tameng dan sikapnya dalam pertarungan sejauh ini lebih mengedepankan pertahanan.


Meskipun pertahanan si pria terlihat tidak bisa ditembus oleh Crystina, wajahnya nampak khawatir terhadap kondisi tamengnya yang semakin lama semakin rapuh setiap kali berbenturan dengan Great Grega.


   "Ketua Crystina, biar kubantu!"


Dari kejauhan Reus berseru hingga dapat didengar baik oleh pria kesatria maupun Crystina, berhasil merebut perhatian keduanya selama beberapa saat. Reus tidak mempedulikan reaksi mereka dan mengerahkan Jester Knife pada tangan kirinya.


Dibantu oleh Telekinesis, Reus melempar sebilah pisau biru semi transparan di tangannya jauh lebih cepat dan kuat.


Pria tersebut kini menahan pedang Crystina menggunakan pedang satu tangannya, membuat wanita Ogre berambut merah itu terkejut dengan betapa besarnya status Str lawannya. Pria itu mengabaikan reaksi Crystina dan mengangkat perisainya berniat melindungi diri dari pisau yang dilempar oleh Reus dari jauh.


Sayangnya pisau yang dilempar Reus bukanlah pisau biasa tetapi Jester Knife, tentu saja pisau tersebut berhasil menembus perisai sang pria dan menghantam zirahnya, sukses membuatnya melotot hebat sekaligus keheranan. Bagaimana bisa ada serangan yang menembus seperti demikian?


Ketika perhatian sang pria teralihkan oleh kemampuan Jester Knife, tiba-tiba tekanan pedangnya menjadi lebih berat.


   "Ogre's Wrath!"


Tubuh Crystina memancarkan sinar merah terang diikuti kekuatannya yang meningkat drastis hingga menyentuh dua kali lipatnya, menyebabkan pedang lawannya tidak mampu menahan kekuatan Crystina.


Pedang si pria terlepas dari genggamannya sepersekian detik setelah Crystina mengerahkan skill rasnya, mengakibatkan lengan kanan sang pria terpotong begitu mulus beserta zirah besinya. Dia terbelalak ingin menjerit kesakitan namun dia sadar prioritasnya saat ini adalah menghindari serangan lawan di depannya.


Namun ketika dia mengambil satu langkah ke belakang, sebuah pedang melesat dan menusuk lengan kirinya tanpa kesulitan. Perhatiannya sontak teralih pada pedang tersebut sebelum memandang Reus yang dari kejauhan tersenyum.


   "Baji-ngan!"


Pria itu seketika murka dan hendak berlari menuju reus tetapi belum sempat dia mencapai langkah keempat, Crystina sudah berada tepat di belakangnya dengan Great Grega terangkat hingga titik tertingginya.


   "Full Swing."


Bersama gumaman kecil tersebut, pria yang hendak mencabik-cabik Reus menjadi beberapa bagian kini tewas dalam kondisi mengenaskan berkat serangan terakhir Crystina yang begitu kuat. Saking kuatnya pedang Crystina sampai tenggelam dan menciptakan retakan besar di tanah.


Reus yang menyaksikan semuanya dari jauh itu terkagum-kagum memandang Crystina. Dia melihat Full Swing tersebut jauh lebih kuat dari milik Horb Bloodborn, Snow Troll pemimpin kota Hroud yang pernah dia lawan.


   "Ah, itu dikarenakan skill rasnya, ya? Ogre's Wrath kalau tak salah."


Ogre's Wrath merupakan skill ras khusus milik Ogre. Dengan skill ini seorang Ogre mampu menggandakan status Str-nya hingga dua kali lipat selama beberapa saat namun dengan bayaran kehilangan setengah status Vit, tentu saja hal ini juga berlaku sementara waktu.


Selagi Reus sibuk memandangi Crystina dari kejauhan, Arcus yang sejak tadi berusaha membebaskan diri dalam diam kini berhasil melepaskan pedang yang mengunci tangannya. Dia juga telah melepas pedang di kakinya.


Meskipun kondisinya cukup buruk, Arcus mampu berdiri sambil menahan semua jeritan kesakitannya dalam hati. Dia mengenggam salah satu pedang yang menghujam tangannya dan berlari kecil berniat menikam Reus dari belakang.


   "Haih, aku sudah berkata kau mempunyai kesempatan hidup jika tidak banyak bertingkah, tapi kebaikanku kau sia-siakan."


Tanpa menoleh ke belakang, Reus menghela nafas sejenak sebelum mengerahkan Telekinesis pada pedang yang digenggam sekaligus pelindung lengan Arcus lalu diarahkannya menghujam leher Arcus sendiri.


Sampai akhir hayatnya Arcus mempelototi Reus dengan penuh kebencian sekaligus keheranan, tak percaya dirinya bisa mati di tangan seseorang berlevel 150-an.


Berkat melatih Telekinesis terus-menerus selama beberapa hari terakhir, kini level serta kemampuan skill tersebut telah meningkat cukup jauh.


---


Telekinesis (Level 2-3)


Mampu menarik atau mendorong benda mati dengan ukuran dan berat tertentu yang berjarak sekitar 27 meter dari pengguna tanpa menyentuhnya.


Pengguna juga bisa mengendalikan benda mati yang berada di luar jangkauan selama pengguna menyentuh benda itu sebelumnya. Kemampuan ini hanya terbatas hingga 10 detik setelah benda meninggalkan jarak jangkauan skill.


Energy : 7/detik


Cooldown : -


---


Kemampuan baru Telekinesis ini merupakan alasan mengapa Reus mampu melempar Jester Knife dengan tepat pada lawan Crystina sebelumnya.