
Blaarr! Blaarr! Blaaar!
Ledakan demi ledakan, getaran demi getaran, guncangan demi guncangan, semia ini dilalui oleh Reus yang terus berlari menghindari setiap serangan berupa semburan api dari Arshwind sang Dragon. Sudah sekitar dua menit lamanya ia terus berlari tanpa henti demi menghindari serangan Arshwind, tetapi ia belum menemukan celah sedikitpun yang membuatnya bisa mendekat sekaligus melancarkan serangan.
Dalam beberapa serangan Reus terlihat mengulurkan Blackstar untuk menyentuh semburan api Arshwind, tetapi bukannya terhisap malah api itu yang melahap poin Durability Blackstar dalam jumlah mengerikan. Setelah mengetahui ini Reus tidak lagi berniat menghisap api semengerikan ini lagi sebelum waktunya tiba.
Arshwind yang melihat pemain berambut perak itu hanya bisa mondar-mandir kesulitan menghindari serangannya nampak beberapa kali terkekeh pelan. Sudah lama ia tidak mendapatkan tamu, namun ia tak menyangka ada yang bisa menghindari semua serangan nafas apinya.
Arshwind bukanlah sesosok monster mob yang kurang cerdas, bahkan sebaliknya ia lebih cerdas dari kebanyakan NPC normal dunia Orbis Online lainnya. Ia tidak merasa kesal atau semacamnya saat melihat serangan demi serangan yang dirinya lancarkan dihindari dengan begitu mudahnya oleh makhluk kerdil di depannya ini, Arshwind melihatnya sebagai hiburan yang cukup langka mengingat dirinya sudah lama tertidur karena bosan di tempat ini.
Melihat usaha pemain ini yang begitu gigih untuk menghindari serangannya, Arshwind dengan sengaja menghentikan semburan apinya dalam beberapa detik. Hal ini bukan karena ia meremehkan Reus, tetapi sebagai penghargaan darinya terhadap manusia kerdil di depannya karena sudah bertahan lebih dari lima menit.
Reus yang merasa mendapat kesempatan segera melesat secepat mungkin tidak ingin melewatkan kesempatan emas seperti ini. Tidak merasa cukup dengan kecepatannya sekarang, Reus memanggil kelima Hollow Swords-nya dan menunggangi dua dari pedang tersebut lalu bergerak secepat angin menuju Arshwind.
Arshwind yang tidak menyangka kecepatan Reus meningkat secara signifikan itu terkejut dan segera bangkit bersiap menghadapi serangan serius, namun ia tahu bahwa manusia kerdil seperti Reus takkan bisa membuat lecet sekalipun pada sisiknya.
Ras Dragon memang terkenal dengan ketebalan dan kekerasan sisiknya yang melegenda, bahkan beberapa kabar menceritakan kalau terdapat Item-Item kelas tinggi terlangka yang pernah ditemukan mengandung sisik Dragon—Dragon Scale—yang menjadi bahan utamanya sehingga Durability yang dimiliki Item tersebut jauh di atas level Durandal atau Excalibur.
Sayang sekali Item-Item tersebut bukanlah milik pemain tetapi milik seorang NPC legenda yang dikatakan sangat kuat di sebuah kerajaan. Dikabarkan kalau NPC ini telah membunuh lebih dari seratus ras Dragon pada masa keemasannya dan meninggalkan Item-Item berharganya untuk disimpan oleh sebuah kerajaan bernama Bailendra Kingdom—sebuah kerajaan di benua Plainfest pada dunia Orbis Online.
Item milik NPC ini digadang-gadang sebagai Item kelas Relic yang bahkan Legion besar sekalipun belum pernah mendapatkannya. Meskipun Item tersebut sangat menggoda berbagai pemain maupun NPC, tidak ada orang gila yang ingin membuat dirinya menjadi musuh sebuah kerajaan—terutama Baliendra Kingdom yang merupakan salah satu kerajaan terkuat di benua Plainfest.
Kembali ke Reus.
Kecepatan Hollow Swords Reus terlalu cepat bahkan Reus sendiri terkejut dengan kecepatannya saat ini, tetapi ia tidak banyak mengeluh karena hanya dalam kurang dari lima detik dirinya sudah mencapai tubuh Arshwind tanpa kesulitan.
Saat mendekati tubuh Arshwind, Reus segera melompat hendak menghujamkan ketujuh pedangnya yang bisa ia kendalikan sekuat tenaga menembus sisik monster ini. Namun sayang sekali belum sempat Reus melaksanakan rencananya, dirinya sudah terhempas jauh berkat kepakan sayap Arshwind yang begitu kuat.
Reus sempat berguling beberapa kali di atas lantai batu selama beberapa detik hingga akhirnya berhenti dengan posisi berlutut. Ia merasakan sakit yang cukup hebat di seluruh tubuhnya berkat terpaan besar angin dari kepakan sayap Arshwind, bahkan Reus mengira beberapa tulangnya akan patah karenanya.
Tubuh seorang pemain di dalam game—atau yang biasa disebut avatar—akan sangat jarang mendapat luka serius seperti patah tulang atau semacamnya, tetapi parameter HP mereka yang akan berkurang banyak sebagai gantinya. Reus sendiri bisa melihat HP-nya turun hingga lebih dari setengahnya hanya karena terhempas dan terguling.
Reus mengambil HP Potion II dari Inventory-nya dan segera menegaknya habis memulihkan sekitar 20% HP-nya. Meski 20% terdengar sedikit, setidaknya bisa menyelamatkan hidupnya dalam keadaan kritis.
Melihat Reus meminum ramuan penyembuh, Arshwind kembali menyerang dengan bola-bola apinya, namun kali ini bola-bola apinya jauh lebih kecil tapi berkuantitas mengerikan. Jika beberapa serangan besar tidak bisa mengenai sasaran bergerak, lebih baik menggunakan kuantitas yang jauh lebih banyak meski dampaknya berkurang drastis.
Walaupun kekuatan bola-bola api ini jauh dibawah bola api sebelumnya, tetap saja dapat merengut lebih dari setengah HP Reus dalam sekali serang yang artinya jika Reus terkena sekali saja maka ia akan mati. Dahi Reus mengkerut begitu menyaksikan puluhan atau bahkan ratusan bola api kecil mengarah padanya.
'Ini bukan waktunya untuk mengatur avatar, tapi apa boleh buat.'
Arshwind melebarkan mata merahnya melihat kecepatan pemain yang sedang berhadapan dengannya. Tidak pernah ia melihat seorang manusia dapat meningkatkan kecepatannya begitu drastis dalam waktu yang dari lima detik.
Ketika Arshwind terkejut Reus dapat melihat celah dalam serangan bola api yang dilepaskan beruntun sejak tadi. Reus yang tidak ingin melepaskan kesempatan ini segera kembali mengaktifkan Hollow Swords-nya yang sempat menghilang dan dapat diaktifkan lagi. Ia menggunakan pedang-pedang hitamnya untuk berselancar di udara secepat mungkin mendekati kepala Arshwind.
Hanya dalam dua detik Reus sudah berada sekitar 15 meter dari kepala Arshwind yang membuat Dragon itu terkejut setengah mati. Pertarungan ini adalah pertarungan pertamanya semenjak bangun dari tidur panjangnya, wajar ia meremehkan lawan terutama lawanannya hanyalah manusia kerdil yang terlihat tak begitu kuat.
Dalam kepanikan Arshwind menyemburkan nafas apinya tanpa mengolahnya menjadi bola api secara spontan, sementara manusia yang menjadi sasarannya ini tersenyum tipis seolah-olah merasa dirinya bisa menang.
Reus menendang pedang hitam yang ia naiki dan melompat cukup tinggi menuju Arshwind. Tidak cukup sampai di sana, Reus segera mengendalikan pedang-pedangnya menyerang mata Arshwind. Meskipun tahu dirinya takkan bisa menang melawan monster berlevel setinggi ini, setidaknya Reus ingin memberi perlawanan yang cukup sengit di levelnya yang masih cukup rendah.
Jika ia bisa melakukannya maka Reus bisa mendapatkan rasa percaya dirinya sebagai pemain abnormal.
Jrass!
"Graaaa!!"
Auman keras memenuhi ruangan, kali ini auman tersebut disertai teriakan rasa sakit yang mendalam. Meksipun daya tahan dan levelnya sangat tinggi dibandingkan daya serang dan level Reus, tetap saja mata adalah organ dalam terbuka yang bisa diserang dari luar mengabaikan kekerasan sisik Dragon yang luar biasa.
Reus mendarat di tepi moncong Arshwind yang sedang mengamuk, namun ia tidak jatuh karena menancapkan kedua pedangnya sedalam mungkin pada moncong Arshwind. Walau tidak begitu dalam, setidaknya itu membuat Reus tak terhempas dari pijakannya.
Arshwind yang meraung kesakitan itu menggeliat sekuat tenaga merasakan sakit yang hebat pada matanya. Ia tak menyangka ternyata ada manusia yang bisa memikirkan kelemahan sosok bersisik keras seperti Dragon.
Di penghujung gejolak dan gunjangan yang dihasilkan Arshwind, akhirnya Reus terlempar tinggi-tinggi ke atas berkat durasi Self Dual Wielding yang hampir habis sehingga secara terpaksa Reus melepas dan mengembalikan Goblin Killing Sword ke dalam Inventory-nya.
Ketika Reus terlempar Arshwind membuka mata kanannya melihat manusia kerdil yang menjadi lawannya terlempar tak berdaya ke udara. Ras Dragon juga memiliki kemampuan regenerasi istimewa yang dapat menyembuhkan atau menumbuhkan bagian tubuhnya yang terluka atau terpotong dalam waktu cepat. Berkat kemampuan inilah Arshwind mendapat penglihatannya kembali meski hanya mata kanannya saja.
Arshwind merasa Reus sudah tidak bisa berbuat apa-apa di udara sehingga membuka mulutnya selebar mungkin berniat memakannya. Mengingat dirinya sudah lama tak mengisi perut, wajar jika ia ingin memakan Reus yang notabenenya adalah manusia, ras favorit Dragon.
Melihat Arshwind menunggunya dengan mulut yang terbuka lebar, Reus tersenyum kecil. Ia kemudian mengarahkan ujung Blackstar ke arah rahang lebar bergigi tajam tersebut.
"Magic Storm!"
---
Jangan lupa dukung terus Orbis Online dan authornya ea 😘