Orbis Online

Orbis Online
233. Akhir Pertemuan Istana Naga



Setelah mendapat tekanan dari aura naga Ibane pertemuan rombongan Reus dengan para bangsawan Bailendra Kingdom berjalan cukup mulus. Bantuan ketiganya selama pertempuran melawan Menschrein Kingdom telah diterima oleh para bangsawan tanpa satupun penolakan.


   "Sebagai permintaan maaf sikap kami sebelumnya kami akan memberikan beberapa prajurit untuk kalian pimpin selama pertempuran berlangsung. Kalian boleh melatih mereka sebelum perang dimulai."


Pernyataan Julius disambut baik oleh beberapa bangsawan yang melihat hal ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kekuatan militer Bailendra Kingdom walau hanya sedikit, namun tak sedikit pula yang menolaknya mengingat Reus dan Ikshan adalah manusia yang tidak bisa dipercaya sepenuhnya.


Mereka paham bahwa Ibane adalah seorang Draconian yang merupakan sesama makhluk berdarah naga tetapi melihat kejadian sebelumnya, dia bisa dipastikan berpihak pada Reus dan Ikshan jika terjadi sesuatu.


   "Yang Mulia, maaf jika perkataanku terdengar kurang ajar tapi daripada prajurit, jika bisa kami lebih memilih kebebasan bertindak di medan pertempuran selama tidak merugikan Bailendra Kingdom."


Ikshan dan Ibane mengangguk pelan menyetujui perkataan Reus. Memang benar bahwa saat ini mereka berada di bawah komando militer Bailendra Kingdom namun di saat yang sama mereka bisa dibilang hanya kekuatan tempur sementara.


Ketika mereka memasuki kelompok militer tertentu maka mereka harus memperlihatkan kekuatan serta kemampuan mereka yang seharusnya tidak diumbar sedemikian rupa. Bukan tidak mungkin ada bangsawan Bailendra Kingdom membocorkan informasi mereka ke suatu pihak.


Julius terlihat mengelus dagu menutupi keterkejutannya melihat Reus mampu mengetahui salah satu tujuannya memberikan beberapa prajurit ini yang sebenarnya juga akan dia gunakan sebagai mata-mata.


Mungkin Julius tidak berniat jahat seperti yang dipikirkan Reus dan kawan-kawan tetapi sebagai seorang raja dia harus bersikap waspada demi kebaikan negerinya bahkan jika itu harus mencurigai negara aliansi ataupun orang terpercayanya, terutama dari orang-orang kuat yang harus diwaspadai seperti Reus dan Ibane.


Julius terlihat berpikir dan berdiskusi sejenak bersama ketiga dewan naga sebelum menjawab Reus.


   "Boleh saja tetapi kalian tetap harus ditemani oleh beberapa orang yang kami tentukan."


Perkataan Julius mengundang reaksi Ibane yang terlihat tidak senang. Hal itu membuat Julius segera menjelaskan alasan di balik pernyataannya.


   "Tolong jangan salah paham. Kami bukan bermaksud meragukan kekuatan kalian namun sebagai penguasa negara kami tidak bisa membiarkan kalian bergerak sebebas itu."


Kali ini giliran Reus yang mengusap dagu. Dia merasa perkataan Julius ada benarnya juga dan dia tidak begitu keberatan jika hanya bertambah satu atau dua orang. Dia lalu membicarakan hal ini sejenak bersama Ikshan dan Ibane.


Keduanya juga tidak mempermasalahkan hal tersebut asalkan gerakan mereka tidak terlalu dibatasi saat pertempuran nanti karena hal itu hanya akan membuat kekuatan mereka terbatas.


   "Kami setuju dengan syarat tersebut, Yang Mulia."


   "Sungguh? Terima kasih atas kerja sama kalian."


Julius menghela nafas berat merasa sedikit lega. Jika dia membiarkan kelompok Reus bergerak bebas tanpa diawasi seperti itu maka namanya sebagai penguasa Bailendra Kingdom bisa tercoreng.


   "Omong-omong kalian ingin imbalan seperti apa setelah semua ini selesai? Kalian tentu tidak akan bekerja sama jika tidak ada imbalan memuaskan, bukan? Aku ingin memastikan ini sebelum pertemuan ini selesai."


Kali ini Oscar sang perwakilan klan Draciel yang memegang posisi Sayap pada Tiga Dewan Naga yang bertanya. Hal ini segera menjadi perhatian seluruh bangsawan yang hadir di sana.


Reus tersenyum kecut tak menyangka masalah imbalan akan langsung dibahas saat ini juga.


   "Untuk imbalanku jika memungkinkan adalah telur naga atau petunjuk mengenai keberadaan naga yang dapat kukontrak."


Melihat Reus merasa bimbang Ibane menyebutkan imbalannya terlebih dahulu yang membuat sebagian bangsawan mengerutkan dahi. Mereka tak menyangka Ibane meminta hal seperti itu secara terang-terangan setelah melihat reaksi mereka terhadap pernyataan Reus yang membuat suasana ruangan berat sebelumnya.


   "Tuan Ibane, biarpun kami disebut Negeri Naga bukan berarti kami menyimpan telur naga atau sejenisnya. Mengenai petunjuk keberadaan naga juga tidak kami miliki. Jikapun kami menemukan petunjuk tersebut pun mungkin kami tidak akan meminta bantuan kalian dalam perang ini."


Julius tersenyum tipis sembari menjelaskan hal tersebut yang membuat Ibane menghela nafas berat.


   "Baiklah, jika tidak ada kedua hal tersebut maka imbalan standar sesuai kontribusiku di medan pertempuran juga tak masalah."


Sikap santai Ibane dalam menanggapi perkataan Julius mengundang rasa geram dari pihak bangsawan. Biarpun mereka telah merasakan kekuatan Dragon Aura Ibane tetap saja hal itu tidak membuatnya boleh bersikap demikian terhadap raja sebuah kerajaan, terutama kerajaan sebesar dan sekuat Bailendra Kingdom.


Julius sendiri tidak terlalu mempermasalahkan sikap Ibane sehingga dia tak mengambil pusing kelakukan Draconian tersebut.


   "Bagaimana dengan tuan Ikshan? Apakah ada permintaan tertentu?"


   "Hmm, kurasa aku tak membutuhkan hal-hal khusus. Mungkin aku akan memberikan imbalanku pada Reus mengingat permintaannya bisa dibilang cukup berat dan sulit dipenuhi oleh Bailendra Kingdom. Jika tidak bisa dipenuhi dengan satu imbalan maka ambillah dariku."


Reus berdeham sejenak mencairkan rasa gugup sebelum mengangkat suaranya.


   "Aku ingin informasi mengenai Tujuh Segel Naga sebanyak-banyaknya."


Hampir semua orang di ruangan tersebut tidak mengerti maksud Reus tetapi tidak bagi Julius dan ketiga dewan naga. Dahi mereka mengerut hebat begitu mendengar permintaan Reus.


   "Maaf tapi aku harus bertanya lebih dulu, dari mana tuan Reus mengetahui hal tersebut?"


Julius memicingkan mata memandang Reus yang seharusnya manusia biasa namun dapat mengetahui Tujuh Segel Naga yang notabenenya adalah rahasia keluarga kerajaan Bailendra Kingdom.


Reus tersenyum tipis melihat reaksi Julius dan ketiga dewan naga. Dia bisa menebak keempat orang ini pasti mengetahui satu atau dua hal mengenai segel Arshwind, bahkan mungkin keadaan Arshwind yang kini tersegel di kedalaman Dungeon Chaos Lair tertentu di suatu tempat.


   "Yang Mulia kelihatannya mengetahui maksudku namun aku tak bisa menjelaskan mengenai hal ini. Satu hal yang bisa kukatakan adalah aku tak memiliki maksud buruk terhadap Bailendra Kingdom menyangkut segel-segel ini."


Reus dan Julius saling beradu pandang sama-sama tak ingin mengalah. Julius memandangi Reus ingin membaca tujuan pemuda tersebut mengenai tujuh segel naga yang dimaksud, sementara Reus hanya memasang senyuman penuh percaya diri tak membiarkan raja tersebut menang dengan mudah.


Beberapa saat beradu pandang akhirnya Julius menghela nafas merasa tidak bisa membaca tujuan Reus, sedangkan Reus tersenyum puas melihat reaksi Julius yang nampaknya mengalah.


   "Baiklah, jika kontribusi tuan Reus dan tuan Ikshan dalam perang mencukupi maka aku bisa mempertimbangkannya secara positif."


   "Baik, aku harap Yang Mulia tidak mengecewakanku nantinya."


Setelah keduanya berjabat tangan mencapai mufakat berakhirlah pertemuan hari ini. Rombongan Reus diantar keluar oleh beberapa penjaga, begitupula para bangsawan yang nampak begitu penasaran dengan Tujuh Segel Naga yang disebutkan oleh Reus tetapi diminta pulang oleh Julius.


Saat ini hanya tersisa Julius, Oscar, Ariel, dan Salvinius di ruangan pertemuan. Mereka sama-sama duduk dalam diam sampai Ariel mengangkat suara.


   "Yang Mulia, apa manusia bernama Reus itu harus kuhabisi? Kelihatannya manusia bernama Ikshan itu juga perlu dibungkam."


   "Hentikan itu. Kau sudah melihat Dragon Aura milik tuan Reus, bukan? Terlebih lagi Dragon Aura tuan Ibane jauh lebih kuat. Jangan mengambil resiko yang tidak perlu."


   "Tapi, jika mereka mengetahui tentang tujuh segel itu kemungkinan besar mereka mempunyai hubungan dengan organisasi yang disebutkan oleh ramalan kuno tetua naga."


Mendengar perkataan Ariel baik Julius maupun dua Dragonewt lainnya tak mampu berkata-kata. Jika saja rombongan Reus memiliki situasi yang seperti Ariel pikirkan maka sampai Bailendra Kingdom hancur sekalipun Julius tidak akan menyerahkan informasi ini.


Julius menghela nafas sesaat melonggarkan setiap otot serta sel otaknya yang telah terpakai oleh banyak hal dalam satu hari ini.


   "Mari kita amati mereka terlebih dahulu. Jika mereka sungguh berhubungan dengan Order of Chaos maka kita harus rela mengorbankan beberapa persen jika tidak seluruh kekuatan militer kita untuk menghabisi mereka."


Oscar bereaksi mendengar tanggapan Julius yang dia rasa berlebihan.


   "Yang Mulia, kurasa mengorbankan seluruh kekuatan militer kita hanya demi mengatasi tiga orang saja itu terlalu berlebihan. Menurutku sekuat apapun mereka paling banyak hanya bisa mengatasi 10% kekuatan militer kita."


Salvinius mengangguk bersama Ariel menyetujui pendapat Oscar. Biarpun Reus dan Ikshan disebutkan oleh Aulcrat mampu memporak-pondakkan Lavore Kingdom hanya dengan beberapa orang, meski ditambah Ibane seharusnya mustahil melawan sebuah negara sebesar Bailendra Kingdom.


Lavore Kingdom adalah negara kecil yang jika dibandingkan mungkin kekuatan militernya tidak mencapai 30% kekuatan Bailendra Kingdom. Perkataan Julius memang terdengar begitu berlebihan sampai harus mengerahkan seluruh kekuatan militer.


   "Aku tahu itu. Hanya saja aku memiliki firasat buruk jika kita memusuhi Draconian itu."


Pandangan ketiga dewan naga tersebut menjadi berubah saat Julius menyinggung keberadaan Ibane. Pemuda tersebut sama sekali tidak terlihat kuat namun mampu melepaskan Dragon Aura sedahsyat itu hingga seluruh aura naga bangsawan Dragonewt di ruangan tadi disatukan pun mungkin tidak ada apa-apanya.


   "Perasaan dingin dan menakutkan itu mirip sesuatu yang diceritakan oleh Raja Pertama Bailendra Kingdom, kakek buyutku."


Julius menarik nafas dalam-dalam berusaha mengingat kembali sensasi Dragon Aura yang Ibane kerahkan sebelumnya.


   "Itu Dragon Aura yang sesungguhnya. Dragon Aura asli dari bangsa naga."