
Jester Knife, sebuah skill yang berhasil didapatkan oleh Reus melalui titel Crazy Slaughter yang hanya akan diberikan kepada seseorang yang berhasil membunuh 100 musuh dalam sekali serang.
Pada umumnya sangat sulit bagi pemain maupun NPC untuk membunuh beberapa musuhnya dalam waktu yang bersamaan, bahkan bagi pemain berlevel tinggi dan skill-skill hebat saja akan sulit melakukannya jika tidak disertai bantuan. Untuk mengalahkan lima musuh sekaligus pun sudah termasuk hebat dikalangan pemain biasa dan umumnya hal ini sangat menyulitkan.
Bagi pemain profesional sendiri membunuh beberapa musuh sudah termasuk hal yang wajar, namun hanya sampai pada batasan yang dapat dihitung dengan satu jari tangan. Jika berbicara membunuh musuh sekaligus hingga dua jari tangan atau lebih sedikit, biasanya mereka pemain profesional berkelas sejenis Mage yang menggunakan Magic Skill dengan area damage.
Namun, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa biasanya skill berdampak area damage tidak menghasilkan damage yang begitu kuat sehingga sangat jarang ada pemain yang dapat membasmi beberapa musuh sekaligus sendirian hanya menggunakan skill jenis AoE.
Di antara sekian banyak skill, dikatakan hanya Ultimate Skill sajalah yang dapat mengalahkan beberapa musuh sekaligus hingga melebihi seluruh jari yang dimiliki seorang manusia jika dihitung. Tetapi, pernyataan tersebut dibantah oleh tindakan Reus beberapa waktu lalu.
Ledakan besar di Terowongan Horen yang disebabkan Reus sebelumnya merupakan reaksi dari perubahan suhu udara dingin yang menyebar ke seluruh terowongan, kemudian dipanaskan secara tiba-tiba dan menyebar sehingga terciptalah ledakan besar yang membunuh lebih dari seribu Snow Troll dan Yeti secara bersamaan.
Lalu, mengapa Reus dan Ikshan bisa selamat dari ledakan yang bahkan dapat membunuh seribu Snow Troll dan Yeti di saat yang sama? Jawabannya adalah sihir Earth Castle.
Sihir ini berhasil Reus lahap melalui Blackstar ketika berhadapan dengan salah satu Nue yang memiliki Magic Skill elemen tanah untuk memenuhi persyaratan Special-Class-nya saat masih berada di kota Bayfrost, salah satunya Earth Castle.
Sihir elemen tanah biasanya kuat dalam segi pertahanan sehingga terdapat banyak sekali sihir pertahanan yang digunakan Nue yang sebelumnya ia hadapi. Meskipun tanah merupakan satu kesatuan dari dunia Orbis Online itu sendiri, pembentukan tanah yang menjadi sebuah benteng tebal dan kuat tersebut hanya bisa dimanipulasi oleh sihir tanah sehingga ia berpikir Blackstar mampu menelannya dan digunakan di waktu yang tepat.
Kembali ke Reus.
'Skill ini nampaknya akan sangat berguna ke depannya.'
Reus tersenyum kecil sambil diliputi rasa terkejut ketika mengerahkan Jester Knife untuk pertama kalinya setelah mendapatkannya.
---
Jester Knife (1-1)
Mampu menciptakan sebuah pisau lempar hanya dengan menggunakan Energy. Jika dilempar pisau dapat mengabaikan satu lapis pertahanan target.
Energy : 100
Cooldown : 1 menit
---
Saat membaca penjelasan skill ini untuk pertama kali, Reus hampir menjerit histeris dan membangunkan Ikshan yang sedang tidur dengan pulasnya semalam. Mengabaikan pertahanan lawan? Meskipun hanya satu lapis, skill ini akan menjadi sangat mengerikan apabila belum diketahui lawan dan bisa menjadi senjata rahasia.
Selain mengabaikan satu lapis pertahanan lawan, skill ini juga dapat digunakan sebagai senjata cadangan selama beberapa saat jika senjata Reus terlempar atau hancur ketika pertarungan sedang berlangsung.
Skill yang serba guna, bukan?
Walau Horb terdengar sedikit meremehkan Reus, sebenarnya yang ia lakukan adalah memancing lawannya agar mengeluarkan lebih banyak kemampuannya supaya dirinya dapat mengetahui kekuatan asli Reus dan mengantisipasinya.
Horb merupakan keturunan dari Bloodborn, keluarga Snow Troll di gunung Horen yang terkenal atas kekuatan dan kejeniusannya dalam pertarungan langsung. Keturunan Bloodborn memiliki skill istimewa yang hanya bisa diwariskan oleh keturunan utama Bloodborn, yaitu Fight Instinct.
Pemegang skill ini mampu mempelajari gerakan-gerakan lawan dalam waktu singkat saat bertarung, kemudian otaknya akan merespon gerakan apa yang harusnya dilakukan oleh pengguna. Hal ini kemudian diterapkan tubuh pengguna dan seolah menjadi jenius dalam pertarungan.
Sejauh ini Horb dapat melihat dan mengantisipasi gerakan lawannya sehingga serangan Reus kurang bekerja, namun begitu Reus mengerahkan seluruh kemampuannya ia tidak bisa lagi membaca pola serangan Reus.
Pemain berambut perak itu mendecakkan lidahnya kecil, kemudian segera melesat menghilang dari pandangan setiap makhluk yang ada di sana membuat Horb lagi-lagi terbelalak. Dalam sekejap, Reus terlihat sedang mengulurkan tangan kanannya ke belakang hendak mengayunkan Blackstar sekuat tenaga menghantam perut Horb lagi.
Ia berniat menghantamkan Swing disertai Dragon Smite pada Horb dan membuatnya terhempas keluar arena, mengingat sulit membuat Snow Troll raksasa ini terluka berkat Mithril Chainmail Robe di seluruh tubuhnya untuk sekarang.
Sayangnya, Horb sudah mengetahui sasaran Reus selanjutnya dan segera melangkah ke samping demi menghindari serangan mematikan tersebut. Benar saja dugaannya, serangan Reus meleset jauh dan sekarang hampir tidak ada waktu bagi pemain berambut perak ini menghindar ataupun menahan serangannya.
Melihat celah ini Horb pun segera mengangkat gada kayunya, kemudian mengayunkannya sekuat tenaga secara horizontal menuju tubuh Reus yang terbuka lebar pertahanannya. Senyumnya mengembang sambil terus melayangkan serangannya.
Namun di saat dirinya berniat menyarangkan serangannya, Horb melihat sebuah senyuman tipis memenuhi bibir lawannya sebelum terbuka sedikit dan terdengar suara kecil.
"Hollow Swords!"
Ketika dua kata tersebut terucap, lima pedang hitam semi transparan muncul di sekitar tubuh Reus secara tiba-tiba mengejutkan seluruh penonton yang ada di sana, tak terkecuali Horb maupun Ikshan. Reus lalu melompat sedikit hingga mendapat ketinggian yang cukup untuk menghindari serangan Horb, membuat semua penonton tercengang terhadap timing-nya.
Ketika gada tersebut melesat begitu saja mengenai udara, ia menendang sebuah pedang Hollow Swords-nya yang ada di sampingnya dan melesat menembus angin menuju tubuh raksasa Horb bersama Blackstar yang siap diayunkan bersama keempat pedang Hollow Swords lainnya yang sudah disatukan di tangan kiri.
Belum cukup sampai di sana, Reus juga mengerahkan salah satu skill barunya yang tidak lain adalah taruhan di saat-saat seperti ini.
"Body Clone!"
Dalam sekejap muncul dua Reus lainnya di kanan dan kirinya yang masing-masing membawa Blackstar dan Hollow Swords sama seperti dirinya yang asli, membuat Horb terbelalak lebih lebar sampai bola matanya hampir lepas.
Tak ingin membuang kesempatan ini, Reus kemudian mengerahkan seluruh kekuatannya dalam ayunan kedua pedangnya bersama klonnya.
""Swing! Dragon Smite!""
Horb yang tidak bisa bereaksi saking cepatnya kejadian itu, hanya bisa diam menerima serangan berkekuatan penuh dari tiga Reus secara bersamaan. Hal tersebut membuatnya terhempas jauh keluar batasan arena dan menabrak para Snow Troll dan Yeti yang ada di jalur terbang Horb.
---
Like, komen, dan vote untuk meninggalkan jejak sekaligus mendukung authornya 👍. Masih banyak yang belum like lho~