
Butuh waktu setidaknya lima belas menit hingga seluruh status Reus kembali normal seperti sedia kala, dia dapat bergerak dengan leluasa setelah efek samping Dragonman Form dan kemampuan Astral Protocol berakhir.
Reus segera bangkit dan melakukan sedikit pemanasan khawatir tubuhnya mengalami kram jika bergerak secara tiba-tiba setelah berdiam diri cukup lama. Dia juga menemukan stamina, HP, serta Energy-nya telah pulih cukup banyak.
"Hmm.... HP dan Energy bisa pulih sendiri, tapi tidak dengan Equip-ku."
Reus menggerutu pelan ketika mendapati kondisi Dragon Scale Cloak terlihat begitu menyedihkan, kini jubah sisik naga itu tidak bisa lagi disebut jubah karena penampilannya yang hanya tersisa bagian lengan dan secuil sisik pada bagian dada.
"Kurasa aku akan meminta Ikshan memperbaiki zirah ini lagi nanti jika memungkinkan. Semoga saja bisa."
Setelah berkata demikian Reus mengganti Dragon Scale Cloak serta seluruh Equip seri Dragon-nya menjadi Equip biasa, tidak ingin merusak perlengkapan berharga tersebut lebih jauh.
Biarpun Ikshan mampu memperbaiki semuanya seperti sedia kala, persediaan Dragon Scale di Inventory Reus tetaplah terbatas walau dalam jumlah luar biasa. Dia tidak ingin menghabiskan Material berharga seperti Dragon Scale terlalu cepat.
Alasan dibalik kerusakan Dragon Scale Cloak serta kondisi Reus yang berubah menjadi roh pembalas dendam untuk sementara karena Astral Protocol tidak lain dan tidak bukan adalah serangan terakhir Four-Headed Dragon King Statue.
Dragon Beam Unison yang dikerahkan patung naga raksasa berkepala empat—tersisa dua—tidak meleset mengingat betapa kecilnya jarak antara Reus dengan Dungeon Boss tersebut. Reus menerima serangan besar itu secara telak tanpa perlawanan sampai HP-nya hampir menyentuh angka nol berkali-kali.
Beruntung bagi Reus yang memiliki skill bawaan dari kelas Freelancer, HP Stack, dia bisa menghindari kematian instan dari serangan sekuat itu.
HP Stack mempunyai kemampuan untuk menyimpan poin HP yang dapat diambil kembali sewaktu-waktu dibutuhkan, namun ketika HP penggunanya mendekati angka nol maka HP yang tersimpan akan secara otomatis terhisap demi menjaga HP agar penggunanya tetap hidup.
Alasan lain mengapa Reus bisa bertahan dari serangan semengerikan Dragon Beam Unison tersebut adalah efek dari Dragonman Form, Dragon Crown, serta Dragon Incarnation yang masih aktif di detik-detik terakhir.
Jika bukan karena status Vit Reus yang ditingkatkan tidak kurang dari 1.000% maka pemuda berambut putih keperakan ini sudah habis sebelum mendaratkan serangan penghabisan untuk menghancurkan lawannya.
"Dan berkat itu selain Equip seri Dragon, status Dur Balmung juga berada dalam bahaya."
Reus memandang pedang berhiaskan cakar naga berwarna merah pada gagangnya itu sebelum menghela nafas berat, bersyukur Balmung tidak hancur setelah terkena Dragon Beam Unison.
---
Balmung
Pedang spesial hasil dari evolusi Dragon Slayer Sword dan sinkronisasi dengan titel Dragon Slayer pengguna. Balmung hanya bisa digunakan oleh tuan yang telah diakuinya, jika orang lain memegangnya maka akan berubah menjadi Dragon Slayer Sword biasa untuk sementara.
Dmg : 1.100-1.200
Dur : 13
Ability : Blood of Fafnir
Bonus Skill : Dragon Incarnation
Melawan Dragon damage +300%
---
"Andaikan aku masih bersikeras menggunakan Black Form dari Blackstar...."
Reus bisa membayangkan apa jadinya jika dia tidak memasukkan Blackstar ke dalam Inventory sesaat sebelum terkena Dragon Beam Unison, mungkin bukan hanya hancur tapi bisa jadi melebur menjadi debu.
Jika itu sungguh terjadi maka dirinya bukan hanya frustasi, tetapi dia juga mungkin akan menerima hukuman berat dari Randolf karena membiarkan pusaka luar biasa seperti Blackstar musnah di tangannya. Bukan tidak mungkin Randolf akan terus membunuhnya hingga turun berpuluh-puluh level.
"Yah, aku bisa mengurus itu nanti. Sekarang ada hal yang tidak kalah pentingnya."
Reus kemudian mengalihkan perhatiannya menuju sebuah lubang besar di dinding bekas Wallface of Seven Dragon King berada yang ternyata terdapat ruangan tersembunyi di balik dinding tersebut.
Four-Headed Dragon King Statue dan Wallface of Seven Dragon King merupakan satu sosok yang sama, keduanya adalah Dungeon Boss dari Ruins of Seven Dragon King. Perbedaannya adalah Wallface merupakan bos yang tidak bergerak dan memberi kesan menjaga, sementara Four-Headed sebaliknya.
Dia melangkah mendekati ruangan tersembunyi itu setelah menyimpan Balmung ke dalam Inventory dengan kewaspadaan tinggi.
Memang benar dapat dipastikan Wallface of Seven Dragon King dan Four-Headed Dragon King Statue merupakan Dungeon Boss dari Ruins of Seven Dragon King ini dilihat dari levelnya, namun tidak jarang dalam game bergenre RPG seperti Orbis Online ruangan tersembunyi memiliki sesuatu yang disebut Hidden Boss.
Seperti namanya Hidden Boss adalah bos tersembunyi dalam suatu Dungeon. Mereka seperti Field Boss namun ada atau tidaknya mereka tak bisa diprediksi karena semenjak perilisan perdana Orbis Online, belum ada lebih dari seratus Hidden Boss yang diketahui keberadaannya hingga saat ini.
Hidden Boss memang amatlah langka sebab bukan hanya karena Dungeon tertentu yang memiliki ruangan tersembunyi, tetapi juga kemungkinan menemukan Hidden Boss di antara sepuluh ruangan tersembunyi hanya satu.
Selain teramat langka setiap Hidden Boss juga dikabarkan memiliki kemampuan Buff dan Debuff yang merepotkan, jika harus memilih maka orang-orang yang pernah melawan Hidden Boss akan lebih memilih untuk berhadapan dengan Dungeon Boss saking merepotkannya.
Tentu di balik kesulitan yang melebihi Dungeon Boss itu, hadiah mengalahkan Hidden Boss sangat menggiurkan bagi banyak pemain, bahkan Legion besar sekalipun tidak akan melepaskan Hidden Boss jika menemukannya meski harus membayar mahal hanya demi mengalahkannya saja.
Menurut kabar yang beredar, sebagian besar Ultra Equip berkualitas tinggi serta Growth Item yang dikenal luas di kalangan pemain didapatkan dari Hidden Boss tertentu. Belum ditambah kemungkinan adanya harta pada ruangan tersembunyi tempat berdiamnya Hidden Boss tersebut.
Hal inilah yang kemudian membuat Hidden Boss begitu diburu oleh pemain maupun NPC.
Reus sendiri sudah kelelahan dan perlengkapan terbaiknya sudah compang-camping setelah bertarung habis-habisan melawan Wallface dan Four-Headed, jika ruangan tersembunyi Ruins of Seven Dragon King ini dijaga oleh sesosok Hidden Boss maka dirinya hanya bisa pasrah kalau tidak bisa kabur.
"Semoga saja tidak ada kejutan yang berbahaya."
Sambil bergumam demikian Reus menelan ludahnya memantapkan hati sebelum mengambil langkah lebih jauh memasuki ruangan tersembunyi. Baru beberapa langkah Reus ambil tiba-tiba obor di dinding menyala secara bertahap dari pintu masuk menuju sisi ruangan terjauh seperti ruangan bos.
Jantung Reus berdetak lebih cepat ketika mendapati sambutan tersebut. Saat dia menyatakan tidak ingin bertarung lebih banyak untuk hari ini, dirinya mendapat sambutan seperti persiapan melawan Dungeon Boss.
Ketika semua obor di dinding menyala terang dan menyinari seisi ruangan dengan nyala api, dahi Reus sedikit mengerut mendapati pemandangan yang tersaji di depan matanya.
"Apa ini?"