
Begitu Ibane kembali dari 'pertempuran berdarah'-nya, Reus menjelaskan dia pergi ke Alvast menggunakan Hyper Switch untuk mengantar Nocht demi menyelesaikan misi rahasia dari Aulcrat.
Ibane mengangguk pelan dapat menerima penjelasan Reus. Dia sendiri sudah kurang lebih mengetahui misi rahasia Reus dan Ikshan memiliki suatu hubungan dengan Nocht, tetapi karena privasi Ibane tidak ingin terlalu ikut campur dalam masalah pribadi ini.
"Yah, aku tidak akan protes lebih jauh jika itu demi misi rahasiamu."
"Terima kasih atas pengertiannya. Jika aku menerima kabar Nocht ingin kembali kemari, aku bisa mengantarmu ke Alvast."
"Ah, tidak perlu terlalu terburu-buru. Walaupun terlihat demikian, aku masih belum menemukan monster yang ingin kukontrak."
Ibane bercerita meskipun dia telah melihat banyak monster yang cukup kuat di sekitar Bailendra Kingdom, dia belum menemukan monster yang memenuhi persyaratan kontraknya dan dia tidak ingin pergi dari sini dengan tangan kosong.
Reus mengusap dagu mendengar penjelasan Ibane, merasa penasaran apakah standar kontrak Ibane yang terlalu tinggi atau monster-monster di sini yang tidak terlalu kuat, sebelum akhirnya dia menyadari sesuatu.
"Tunggu sebentar, apa kau berniat mencari naga untuk dikontrak?"
"Ah, ketahuan deh."
Dahi Reus langsung berkedut melihat Ibane yang bertingkah sok imut, bahkan hampir refleks melempar pedang di punggungnya. Jika itu gadis maka Reus akan bersyukur melihat hal tersebut, namun jika lelaki seperti Ibane membuat ekspresi serupa Reus hanya merasa jijik dan kesal.
Reus menghela nafas sesaat sebelum memijat dahinya yang terasa sedikit berdenyut.
"Kau yakin mampu mengatasi naga?"
"Tentu saja, jika tidak mana mungkin aku membahayakan diriku pergi ke negara yang penuh kebencian terhadap penampilanku ini?"
Ibane membusungkan dadanya sambil berkata demikian.
Reus sendiri sudah merasakan betapa kuatnya seekor naga saat hendak memasuki Ruins of Seven Dragon King, itupun hanyalah naga Undead yang kekuatan serta kemampuannya telah menurun jauh dari masa naga itu hidup.
Jika mengecualikan Arshwind yang dapat dia atasi menggunakan ratusan sihir berlevel tinggi yang telah diserap oleh Blackstar, Reus menduga kekuatan asli dari seekor naga hidup setidaknya lebih kuat daripada Wallface of Seven Dragon King dan Four-Headed Dragon King Statue.
Reus memang tak mengetahui pasti seberapa besar kekuatan Ibane, namun secara level seharusnya kekuatan Ibane tidak terlalu berbeda darinya jika Ibane bukanlah pemain abnormal seperti dirinya.
---
Nama : Ibane
Level : 260
Ras : Draconian
---
'Yah, ras Draconian seharusnya memiliki beberapa kelebihan dibanding manusia yang biasa-biasa saja, tidak baik menilai seseorang dari levelnya saja.'
Reus bergumam demikian dalam hati setelah mengingat kembali dirinya merupakan salah satu pemain berkekuatan jauh dari levelnya sendiri. Dia tidak ingin buru-buru menilai dan meremehkan seseorang yang belum terlalu dia kenal.
Ikshan dan Ibane mengangguk menyetujui arahan Reus. Keduanya sadar bahwa saat ini tubuh mereka masih belum pulih sepenuhnya, jikapun mereka memaksa melakukan sesuatu di luar penginapan maka dapat menimbulkan satu atau dua masalah mengingat Ikshan adalah manusia tulen sementara Ibane berpenampilan serupa meski berbeda ras.
Setelah perbincangan kecil tersebut Reus membuka internet melalui Solid Gear Ultimate Edition-nya, dia mencari kabar terbaru mengenai perseteruan Bailendra Kingdom dan Menschrein Kingdom yang makin memanas.
Tidak butuh waktu lama bagi Reus untuk mendapatkan kabar yang dia ingikan. Konflik kedua negara ini memang semakin buruk beberapa hari belakangan, terutama ketika Reus dan Ikshan datang ke Bailendra Kingdom yang dicurigai sebagian besar warganya adalah mata-mata Menschrein Kingdom.
Tentu saja Reus sudah berkali-kali menyangkal hal tersebut saat dipertanyakan tujuannya kemari pada setiap kota yang dia datangi, namun tetap saja sebagai manusia di negeri seperti ini apapun yang Reus katakan tetap tidak berguna.
"Oh, Menschrein Kingdom mulai merekrut Legion pemain untuk berpartisipasi terhadap perang melawan Bailendra Kingdom?"
Tidak perlu terlalu pintar untuk mengetahui hal ini akan terjadi cepat atau lambat, tapi ada satu hal yang membuat Reus mengerinyitkan dahinya.
"Tidak peduli ras anggota Legion, Menschrein Kingdom tetap akan menerima dan memberi imbalan bagi mereka yang berpartisipasi? Omong kosong macam apa ini?"
Menschrein Kingdom adalah negeri yang terkenal atas doktrin superioritas manusia di antara ras lainnya, menganggap ras manusia adalah terbaik di seluruh ras yang ada, lalu kerajaan yang sama ingin merekrut ras lain yang mereka anggap rendah?
Bagi Reus itu omong kosong terhebat dan paling tak tahu diri yang pernah dia ketahui.
Dia memang tidak begitu mengetahui rincian doktrin macam apa yang tertanam di Negeri Manusia tersebut, tetapi jika kabar ini benar Reus tidak bisa mengerti jalan pikiran raja Menschrein Kingdom.
Sebagai raja suatu negara tentu raja tersebut harus memikirkan reputasinya di antara warga kerajaan, namun apa yang raja itu lakukan saat ini benar-benar berlawanan dengan keinginan rakyat—atau setidaknya doktrin pada warganya. Hal ini dapat menurunkan reputasinya sebagai raja.
Saat Reus ingin mengambil kesimpulan tersebut terlintas sebuah kemungkinan mengapa raja Menschrein Kingdom melakukan hal yang bertentangan terhadap doktrin kerajaannya.
"Dia memanfaatkan perang untuk membasmi ras bukan manusia di Legion pemain?"
Wajah Reus menjadi gelap seketika saat ide tersebut terlintas.
Manusia memang ras yang cukup populer di kalangan pemain karena tidak butuh penyesuaian terlebih dahulu sebelum bermain, namun bukan berarti ras selain manusia tidak populer. Tidak sedikit pula Legion khusus yang beranggotakan ras bukan manusia di pihak pemain.
Raja Menschrein Kingdom bukan melupakan doktrin kerajaannya, justru karena doktrin itulah dia ingin membunuh dua burung dengan satu batu pada perang ini.
"Tapi, niat tersembunyi ini kurasa dapat ditebak oleh siapapun. Justru raja Menschrein Kingdom yang naif jika pernyataan seperti ini mampu menarik relawan dari Legion pemain."
Kerutan pada wajah Reus melunak sebelum tertawa kecil setelah berpikir kembali betapa bodohnya pengumuman ini, bahkan orang yang tak terlalu pintar seperti Ramsey pun pasti dapat mengetahui keganjilan yang terlihat jelas seperti ini.
Biarpun Reus berpikir demikian, tetap saja hal tersebut tidak bisa membuat dirinya mengalihkan perhatian. Dia kemudian membaca kabar bodoh ini lebih rinci dan memastikan Legion mana yang akan bergabung dalam pertempuran nanti.
Reus memang manusia dan dia tidak memiliki hubungan apapun dengan Bailendra Kingdom yang membuatnya harus ikut bertempur seperti di kota Hroud, namun melihat pola sejauh ini bukan tidak mungkin dia tak terlibat.
Beberapa waktu kemudian Reus menemukan sudah terdapat beberapa nama Legion yang berniat membantu Menschrein Kingdom. Tidak banyak namun cukup menarik perhatiannya, terutama dua nama Legion yang tidak asing baginya.
"Gaia's Tree dan Adventador, ya?"