
Black Sky Sword Art Series adalah satu dari dua Series Skill ciptaan Randolf Wallenstein yang ditujukan untuk para pengguna pedang. Series Skill ini dipadukan dari dua Series Skill yang masing-masing memiliki elemen berlawanan, Black Abyss Sword Art Series dan Divine Sky Sword Art Series.
Biasanya hal seperti menyatukan dua teknik yang benar-benar berlawanan sangatlah mustahil, namun bagi seorang pendekar pedang yang dijuluki The Sword Lord tersebut, hal itu bukan tidak mungkin.
Berkat keberhasilannya menyatukan dua teknik yang saling berkontradiksi, Randolf dikenal sebagai Sword Lord dan berdiri di puncak para pengguna pedang di masa lalu dengan dua teknik pedang mematikan ini.
Sekarang Randolf mewariskan salah satu dari teknik tersebut kepada Reus, membuat pemuda itu semakin handal dalam memainkan pedangnya.
Memang benar belum terlalu lama semenjak Reus menerima Black Sky Sword Art Series dari Randolf, tetapi berkat berbagai pertarungan yang selama ini dia hadapi, Reus berhasil meningkatkan penguasaannya terhadap Black Sky Sword Art Series hingga menyentuh level 1-5 dalam waktu singkat dan membuka bentuk kedua dari teknik ini.
Semua itu hanya bisa dia lakukan berkat salah satu skill pemberian Randolf, Sword Body yang meningkatkan kecepatan penguasaan seluruh skill yang berhubungan dengan pedang hingga 100%.
"Black Sky Sword Art Series : Second Form – Sunless Sky!"
Bilah hitam panjang yang menyelimuti Balmung bergerak mengikuti arah ayunan lengan Reus menghantam badan raksasa Four-Headed Dragon King Statue. Memang tidak sampai membelah tubuh batu raksasa itu, tetapi setidaknya berhasil menimbulkan kerusakan yang tidak sedikit.
Parameter HP patung dengan empat kepala naga tersebut menyusut cukup banyak dibanding serangan-serangan Reus sebelumnya, bahkan hampir mengurangi seperlima HP dari totalnya dalam satu kali serang.
Four-Headed Dragon King Statue terlihat terkejut terhadap tebasan terakhir yang Reus berikan, namun Reus belum menyelesaikan teknik kedua dari Black Sky Sword Art Series tersebut.
"Hei, aku masih belum selesai menyerang! Terima ini!"
Sambil berseru demikian, Reus menarik Blackstar yang kini bilahnya diselimuti oleh asap hitam yang semakin memanjang seperti Balmung. Dia lalu tanpa pikir panjang mengayunkan pedang hitam di tangannya menghantam patung raksasa tersebut.
Guncangan dan suara menggelengar sekali lagi menjalar ke seluruh Dungeon membuat semua makhluk yang berada di dalamnya berlarian menyelamatkan diri seolah Dungeon ini dapat runtuh kapan saja.
Sepasang serangan terakhir Reus memang berhasil mengurangi HP Four-Headed Dragon King Statue lebih dari yang dia perkirakan, tetapi di saat yang sama seluruh Energy yang telah dia pulihkan langsung habis hanya dengan satu teknik tersebut.
"Series Skill memang dahsyat, tapi jumlah Energy yang diperlukan juga tidak main-main."
Reus tersenyum kecut begitu mengetahui parameter Energy-nya menunjukkan dirinya hanya bisa mengerahkan dua kali Swing sebelum benar-benar menyentuh angka nol. Dia pun melepaskan Psychokinesis dan mendarat di lantai dengan aman.
Black Sky Sword Art Series (1-5)
Black Sky Sword Art Series adalah Series Skill ciptaan Randolf Wallenstein dari ilmu pedang kegelapan, Black Abyss Sword Art Series, dan ilmu pedang cahaya, Divine Sky Sword Art Series.
Series Skill ini lebih condong ke arah ilmu pedang kegelapan sehingga setiap serangannya mengandung elemen Dark.
First Form – Black Cloud
Level Req : 1-1
Memberikan 300% Damage pada setiap serangan sebanyak enam tebasan beruntun.
Energy : 800
Cooldown : -
Second Form – Sunless Sky
Level Req : 1-5
Memberikan 920% Damage pada setiap serangan sebanyak dua tebasan beruntun.
Energy : 1.000
Cooldown : 10 detik
Level Req : 2-3
Reus ingin melanjutkan serangan, namun apa yang dia bisa tanpa Energy? Sebelum lawannya mulai bergerak dan menyerang dirinya lagi, Reus sekali lagi mengonsumsi Energy Potion terbaiknya.
Memang cukup disayangkan menggunakan dua Energy Potion terbaik dalam waktu berdekatan, tapi itu lebih baik daripada mati.
Sesudah parameter Energy-nya terisi kembali—walaupun tak sampai penuh—Reus mengerahkan Psychokinesis dan meluncur ke depan berniat menyarangkan serangan lainnya, tetapi sebelum itu sebuah kilatan cahaya khas berhasil ditangkap matanya.
Reus dengan cepat melompat dari tempatnya berdiri menghindari serangan laser Dungeon Boss raksasa tersebut. Benar saja, terdapat sebuah kawah besar di tempat berdirinya tadi berkat laser Four-Headed Dragon King Statue.
"Walaupun sudah diperkuat dengan Dragon Incarnation dan Dragonman Form, kalau terkena sekali saja bisa aku bisa langsung tamat."
Reus tertawa kering melihat kawah besar tempatnya berdiri sebelumnya, dia lalu bisa merasakan sejumlah serangan laser lain melesat menuju arahnya dengan cepat. Reus berdecak pelan sebelum mengayunkan Blackstar dan Balmung bersamaan menepis semua laser tersebut.
"Sial, Blackstar yang tidak akan bisa bertahan jika begini terus!"
Reus mengumpat melihat kondisi Blackstar yang sekarang cukup membahayakan.
Kemampuan Blackstar menyerap sihir memang amatlah berguna saat menghadapi serangan sihir dari penyihir atau sejenisnya, tetapi dalam situasi seperti ini Magic Devour tidak dapat diandalkan karena angka Durability Blackstar lebih cepat terkuras daripada melahap sihir itu sendiri.
Reus kemudian memeriksa status Dur pada Balmung khawatir kondisi pedang tersebut tidak lebih baik dari Blackstar karena terus dia gunakan untuk menyerang, beruntung status Dur Balmung masih mampu bertahan hingga paling sedikitnya setengah jam ke depan.
Reus diam-diam menghela nafas lega mengetahui Durability Balmung masih di angka aman, tetapi hal itu tidak berlaku bagi Blackstar.
"Aku ingin memperbaikinya dengan Golden Emergency Hammer, tapi...."
Dia melirik Four-Headed Dragon King Statue yang sudah siap melancarkan serangan laser lain.
"Tidak ada waktu untuk itu!"
Begitu kilatan cahaya khas laser bersinar, Reus segera melesat menghindari semuanya. Berbeda dari sebelumnya, kali ini bukan hanya satu atau dua melainkan keempat kepala naga pada patung batu tersebut menembakkan laser cahaya bersamaan membuat Reus harus fokus menghindar.
Dia bahkan sampai mengerahkan Laplace Forecast dan Adrenaline Mode sekaligus agar mampu menghindari semuanya. Berkat itu Energy Reus terkuras lebih cepat dari sebelumnya karena harus mengerahkan Psychokinesis dan Laplace Forecast di satu waktu, belum lagi sesekali melayangkan Swing dan Energy Wave untuk menyerang dari kejauhan.
Sekilas Reus memang terlihat tenang, namun di dalam pikiran Reus mulai tertekan. Selain didesak agar terus menghindar dan menguras Energy, Reus juga memperkirakan batas waktu Dragon Incarnation hanya tersisa sebentar lagi.
Memang benar meski efek Dragon Incarnation telah habis, masih ada Dragonman Form yang meningkatkan seluruh statusnya hingga 500%, tapi masalahnya bahkan peningkatan status sekitar 800% tidak mampu menumbangkan Four-Headed Dragon King Statue ini, apa yang bisa dilakukan dengan 500%?
Reus menggeretakkan gigi sejenak lalu mengambil sebuah keputusan yang bisa dianggap nekat.
"Aku tidak tahu apa efek sampingnya, tapi di saat seperti ini aku tak boleh pilih-pilih."
Reus kemudian mengeratkan genggamannya pada Blackstar dan menyerap Energy dari sihir yang telah dia kumpulkan, lalu memfokuskan pikiran menuju Balmung.
"Sword Full Control Arts : Balmung!"
Setelah mengaktifkan salah satu skill yang berhasil Reus dapatkan dari pelatihan selama dua bulan di dunia Orbis Online, bilah Balmung bergetar dan mengeluarkan aura biru kemerahan yang membuat bulu kuduk Reus merinding dan di waktu yang sama, Four-Headed Dragon King Statue yang sejak tadi menyerang tiba-tiba terdiam.
Reus bisa merasakan getaran dan kekuatan hebat mengalir menuju lengannya dari Balmung, tetapi berbeda dari saat dirinya menggunakan Blackstar Full Control pada Blackstar, Balmung tidak berusaha bergerak sendiri atau mencoba mengambil alih tubuhnya.
Senyuman kecil mengembang di bibir Reus sebelum melirik Four-Headed Dragon King Statue yang kini terlihat ragu menyerang Reus.
"Sekarang aku akan mengembalikan semuanya sekaligus!"