
“Heh, musuh kecil seperti mereka bukan tandingan High Mage sepertiku! Hahahahaha!”
Selesai menghabisi semua monster mob berbentuk buah-buahan yang mengepung mereka, Mirage menyombongkan diri sambil membusungkan dadanya yang rata. Violet dan Fira memperlihatkan senyum masam, sedangkan Edmund dan Kuro menatap Mirage dengan tatapan datar.
Dalam pertarungan mereka kali ini yang paling banyak berperan adalah Mirage dan Violet karena mereka dapat bertarung dari jarak menengah dan jauh. Meski Mirage merupakan pemain berkelas Mage yang menggunakan sihir sebagai senjata, bukan berarti setiap kali menyerang Energy-nya akan terkuras. Untuk kelas seperti penyihir terdapat pengecualian, mereka menyerang dengan bola sihir tanpa menggunakan Energy sedikitpun.
Tentu memakai skill tetap menguras Energy.
Sebagai Gunner, Violet harus memiliki kekuatan ekonomi yang tinggi untuk membeli peluru-peluru yang ia gunakan. Satu selongsong peluru berisikan 50 peluru saja seharga 100 Byl, sangat mahal, bukan? Selain itu, belum tentu musuh yang ia lawan mati hanya dengan satu peluru. Meski harus memiliki kekuatan ekonomi yang tinggi, hal ini tak menghalangi para pemain mengincar kelas Gunner.
Berbeda dari pistol, amunisi crossbow jauh lebih murah tapi yang merepotkan adalah crossbow hanya dapat menampung satu sampai tiga anak panah khusus crossbow sekaligus. Walau tak terlalu efesien dalam pertarungan melawan kelompok, damage yang dihasilkan cukup besar—yang jelas lebih besar daripada pistol.
“Ah, aku terkena status poison.”
“Kau ini... nih, Antidote.”
“Terima kasih, Kuro.”
Kuro—sang Samurai—memberi Violet sebuah botol berisi cairan berwarna biru langit. Violet menerima botol tersebut dan segera meminumnya. Alhasil, status poison yang menyerang dirinya hilang.
“Violet, aku ingin menanyakan ini sejak dulu. Bagaimana caramu terbang menggunakan sayap?”
“Ah, mudah saja. Aku hanya membayangkan diriku terbang dan bergerak ke arah mana, maka sayapku akan bergerak sendiri.”
“Jadi kau bisa bergerak di udara seperti di darat?”
“Kau bisa anggap seperti itu.”
Ras Celestial adalah salah satu ras di dunia Orbis Online yang dapat terbang dengan kemampuan mereka sendiri. Mereka memiliki sepasang sayap burung putih dan terlihat seperti malaikat bagi para NPC—padahal hanya seorang pemain biasa. Ras Celestial memiliki keunggulan dalam Respect yang sejak pembuatan karakternya mereka akan diberi 100 Respect sebagai poin awal, status Dex-nya cukup tinggi, dan kecepatan HP Recovery-nya sedikit lebih cepat dari ras lain.
Melihat keunggulan dari ras ini, cukup banyak pemain yang memilih ras Celestial. Bukan hanya keunggulannya, tapi mereka juga bisa terbang seperti ras Fairy.
Ras Fairy merupakan salah satu ras yang bisa terbang di dunia Orbis Online. Medley yang merupakan pemain sekaligus pembawa acara Orbis View yang pernah di tonton Reus memilih ras ini. Kebanyakan ras Fairy memilih kelas Mage dan sejenisnya karena diberikan bonus status Int sehingga lebih tinggi daripada ras lain.
Ngomong-ngomong soal Int, kalian pasti penasaran kenapa status Int Reus tinggi padahal ia adalah Swordsman, bukan? Hal ini terjadi karena sistem canggih dari Solid Gear yang dapat membaca kemampuan asli seseorang hanya dari otaknya saja. Dengan kata lain, status Int tinggi milik Reus adalah karena Solid Gear membaca bahwa kelebihan Reus ada di daya serap dan pengetahuannya sehingga terciptalah status Int yang tinggi pada awal pembuatan karakter.
Beberapa perusahaan juga menggunakan Solid Gear untuk tes pekerjaan dengan melihat kemampuan seseorang sehingga lebih efesien dan menghemat waktu. Walaupun Solid Gear mempunyai kemampuan hebat, beberapa game Virtual-Reality full-dive tak menggunakan sistem satu ini. Para pengembang game tersebut lebih memilih untuk para pemain memulai dari nol tanpa terikat kemampuan di dunia nyata—karena pada dasarnya dunia virtual seperti ini diciptakan sebagai tempat pelarian bagi beberapa orang.
“Hei, kalian sudah dengar ada pemain yang menjual HP Potion I secara besar-besaran dan menghilang secara tiba-tiba di Orbis Forum?”
“Ya, aku tahu! Kalau tak salah namanya Reus, kan? Bagaimana ia bisa mendapatkan HP Potion I sebanyak itu? Apa dia mengambil kelas produksi Alchemist?”
Mendengar ucapan Fira, Mirage dan lainnya terkejut. Bagaimana Fira tahu kalau pemain bernama Reus ini adalah pemain baru? Jawabannya sederhana, itu karena nama ‘Reus’ tak sampai 200 pemain dan Fira juga rutin melihat Orbis Forum untuk memantau barang dagangannya dan barang-barang yang dijual di sana, tapi ia tidak pernah melihat ada pemain bernama ‘Reus’ yang pernah menjual Item, Potion, atau bahkan Equipment.
Mirage menanyakan hal yang mengganjal pikirannya dan Fira menjawabnya tanpa ragu. Tapi yang menjadi pertanyaan di benak Fira adalah ‘darimana pemain bernama Reus ini tahu kebutuhan para pemain yang bahkan channel tv khusus Orbis Online jarang memberitakan hal ini dan hanya pemain Orbis Online yang dapat memasuki Orbis Forum?’.
“Kenapa enggak kirim pesan saja ke pemain itu? Bukannya kau bisa bertanya secara langsung?”
Mendengar saran dari Kuro, Fira dan lainnya tercengang untuk sesaat—kecuali Edmund yang sedang menegak botol berisi air mineral.
“Kuro, kau jenius!”
“Jenius apanya?”
“Itu benar-benar tak terlintas di benak kami, ya kan, Violet, Fira?”
“”Benar!””
‘Mana mungkin, kalian saja yang lelet!’
Kuro hanya bisa berteriak dalam hati melihat ketiga pemain begender perempuan di hadapannya ini terlalu lambat berpikirnya. Bagaimana mereka tidak menyadari hal sekecil itu?
***
Di sebuah kamar yang penuh dengan boneka dan serba merah muda, seorang gadis dengan pakaian minim melepas Solid Gear dari kepalanya dan bangkit duduk di kasurnya. Ia menghela nafas sedikit, lalu berjalan menuju meja yang di atasnya terdapat sepaket CPU, monitor, keyboard, mouse, speaker, dan segala macam lainnya. Meja serta sepaket perangkat elektronik tersebut juga berwarna merah muda.
Ia membuka Orbis Forum di komputernya dan mencari pemain bernama Reus yang sering menjual HP Potion I di forum itu. Setelah beberapa menit mencari, akhirnya ia menemukan pemain bernama Reus yang ia cari. Meski kotak tempat biasanya ikon Item atau Material terpasang untuk barang yang dijual kosong, ia tahu bahwa Reus inilah yang ia cari. Darimana? Dari satuan level Orbis Forum-nya.
Dalam Orbis Forum juga terdapat level yang menunjukkan seberapa aktif seorang pemain di dalam Orbis Forum. Bukan hanya sekedar pajangan, level Orbis Forum juga bermanfaat bagi pemain. Semakin tinggi level Orbis Forum, maka pemain tersebut akan mendapatkan banyak bonus setiap harinya dan berbagai diskon terhadap barang yang tersedia di Orbis Mall—pasar resmi yang didirikan dan diatur oleh Deraft Corporation sendiri.
Di Orbis Mall terdapat banyak barang-barang langka yang dijual, namun harganya juga sangat fantastis. Item paling murah saja senilai 500.000 Byl, bukankah itu keterlaluan? Selain itu, semua hasil penjualan tersebut hanya akan menguntungkan Deraft Corporation sendiri.
“Reus... namanya sedikit familiar.”
Gadis itu terdiam sebentar melihat nama pemain yang ingin ia kirimi pesan, namun ia segera melakukan apa yang menjadi tujuannya.
“{Permisi, apa aku boleh bertanya sesuatu? Bagaimana caranya kau mendapatkan begitu banyak HP Potion I? Apa kau mengambil kelas produksi Alchemist?}”
Setelah menunggu kira-kira setengah menit, pesannya segera dibalas oleh pemain yang bersangkutan. Gadis tersebut membulatkan matanya karena ternyata tak butuh waktu lama untuk Reus membalas pesan dan juga jawaban atas pertanyaannya juga mengejutkan dirinya.