Orbis Online

Orbis Online
228. Kejutan yang Tak Terduga



   "Uweek.... Kepalaku masih berputar-putar...."


Sudah dua hari berlalu semenjak Deus memutuskan mengambil rehat sejenak dari Orbis Online berkat Tuak Bangsawan Gila yang berefek sampai ke tubuh aslinya, kepalanya masih dilanda pening dan perutnya terasa berputar seperti gilingan gandum.


Biarpun Deus bukanlah orang yang mudah mabuk, tetap saja minuman keras dengan kadar alkohol setinggi 97% itu bukanlah sesuatu yang patut dikonsumsi. Jika dia meminum alkohol seperti itu di dunia nyata mungkin saat ini Deus sudah terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma.


   "Biarpun pusing dan mual di Orbis Online hanyalah ilusi yang dibuat dengan memanipulasi sinyal otak, jika rangsangan yang diterima terlalu berlebihan hingga seperti itu tubuh di dunia nyata juga dapat terpengaruh, ya? Aku harus lebih hati-hati."


Deus bersumpah di dalam hati mulai hari itu dirinya tidak akan pernah meminum 'alkohol setan' itu lagi, baik di Orbis Online maupun di dunia nyata.


Sesudah merasa lebih baik Deus membuka gorden kamarnya membiarkan sinar matahari membasuh tubuhnya setelah beberapa hari terus berada di dalam dunia Orbis Online. Dia mulai melakukan peregangan ringan mengingat dua hari terakhir ini dirinya terbaring lemas di atas kasur.


Sembari melakukan peregangan Deus berpikir kembali betapa konyolnya cara dirinya mati kali ini.


Kematian pertama Deus dapat dikatakan epik dan masih tergolong luar biasa karena tewas setelah memberi perlawanan luar biasa saat menghadapi Arshwind yang berlevel 500, sementara dirinya hanya berlevel sekitar 70-an.


Kematian keduanya tidaklah buruk mengingat sebelum tewas Deus telah meraih pencapaian luar biasa yang berhasil menuai cukup banyak perhatian dan sepak terjangnya sesudah itu berhasil mengguncang dunia Orbis Online.


Namun, kematian kali ini? Tidak hanya tak mencapai sesuatu yang berguna, dirinya juga mungkin telah menjadi pemain pertama yang tewas karena terlalu banyak minum alkohol. Itu pencapaian yang menyedihkan.


Setelah menyelesaikan peregangan terakhir yang diikuti oleh pelepasan stres, Deus mengambil beberapa makanan ringan untuk mengisi perut kemudian duduk di depan laptopnya yang telah terbuka dan menampilkan halaman web Orbis Forum.


   "Informasi mengenai perang itu memang bukan sesuatu yang bisa ditutup-tutupi, ya."


Deus tersenyum kecut saat membaca artikel kabar tentang perang antara Bailendra Kingdom dan Menschrein Kingdom yang kini menjadi berita paling dibicarakan di Orbis Forum. Hampir setiap orang di Orbis Forum membahas masalah ini.


Itu tidak perlu diherankan mengingat baik Bailendra Kingdom dan Menschrein Kingdom merupakan salah satu kerajaan paling kuat dan berkuasa di wilayah Plainfest Utara, tidak seperti Lavore Kingdom dan Gavore Kingdom yang masih tergolong kerajaan kecil dibanding keduanya.


Saat Deus asyik menelusuri kabar-kabar mengenai pertempuran antara Bailndra Kingdom dan Menschrein Kingdom yang akan datang matanya menangkap sebuah formulir online yang berisi berbagai nama pemain dan Legion di dalamnya.


   "Jadi, kabar mengenai Menschrein Kingdom merekrut pemain sungguhan? Dan cukup banyak yang berpihak pada Menschrein Kingdom rupanya, terutama pemain manusia."


Deus tersenyum kecut melihat jumlah nama pada daftar tersebut yang totalnya hampir mencapai tiga ribu orang, bahkan ini belum termasuk pemain yang ikut serta karena kewajiban dari Legion-nya seperti Gaia's Tree atau Adventador.


   "Melihat betapa menggiurkannya hadiah yang ditawarkan Menschrein Kingdom kurasa jumlah ini akan terus bertambah hingga saat-saat terakhir."


Selain hadiah yang menggiurkan, ras manusia merupakan salah satu ras yang paling banyak dipilih oleh pemain mengingat tidak perlu menyesuaikan diri untuk bermain dan Menschrein Kingdom adalah kerajaan manusia yang menjunjung tinggi manusia itu sendiri.


Sebagai manusia tentu saja berpihak pada Menschrein Kingdom merupakan pilihan wajar mempertimbangkan berbagai keuntungan yang bisa didapat di kerajaan tersebut dibanding Bailendra Kingdom yang kini terlihat seperti kerajaan monster kejam menurut pandangan doktrin Menschrein Kingdom.


Deus membaca daftar nama Legion yang berpihak pada Menschrein Kingdom dan berusaha mengingatnya sebisa mungkin. Sekilas hal ini tidak begitu berguna namun dengan mengingat daftar nama Legion-Legion ini Deus dapat mengeliminasi Legion mana saja yang berpotensi menjadi musuhnya di masa depan seperti Gaia's Tree dan Adventador.


Tidak hanya itu, ada kemungkinan juga terdapat Legion tertentu yang bekerja sama dengan Order of Chaos di balik layar. Deus cukup sering melihat pola seperti ini ketika bermain game RPG sejenis.


   "Baik, selama beberapa waktu mereka yang berasal dari Legion ini perlu kutambahkan ke daftar hitam di tokoku."


Deus memang tidak berencana membuat Potion untuk dijual seperti biasanya mengingat perang membutuhkan persediaan yang tidak sedikit, tetapi ini juga dia lakukan agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual-beli.


Dia tidak ingin anggota Gaia's Tree dan Adventador, musuh bebuyutannya menjadi lebih kuat karena membeli berbagai perlengkapan dari dirinya.


Setelah merasa cukup Deus kemudian beristirahat selama beberapa jam sebelum kembali menyelam ke dalam dunia Orbis Online.


Hal pertama yang dilihat Reus ketika membuka mata adalah langit-langit kamarnya di istana Lavore Kingdom. Dia bangkit sambil memeriksa statusnya yang kini menurun satu level.


---


Nama : Reus


Level : 227


Kelas : Freelancer


Respect : 3.981


Str : 3.124, Dex : 3.256, Vit : 2.326, Int : 1.843, Luc : 1.722, Conquer : 234


---


   "Status Conquer tidak ikut turun biarpun mati, ya? Itu melegakan mengingat status khusus seperti ini tak bisa diperkuat menggunakan Customize Point."


Reus menghela nafas lega melihat status Conquer sama sekali tak berubah. Biarpun dirinya masih belum mengetahui apa yang membuat status Conquer naik cukup cepat, Reus berpikir setidaknya status tersebut tidaklah berkurang.


Saat Reus hendak menutup layar status tersebut pandangannya mendapati sebuah panel lain mengambang di belakang panel status. Dia menutup panel status dan membuka panel di belakang itu.


---


The Foolish Drunkard


Titel yang didapatkan karena mengalami mabuk sampai mati!


Respect -100


Mendapatkan skill Drunken Expert


---


Drunken Expert I


Setiap 5% HP pengguna berkurang karena mabuk akan meningkatkan 1% All Status sampai status Drunk menghilang.


---


Dahi Reus berkedut membaca kedua layar tersebut, entah harus senang atau kesal melihat sepasang titel dan skill barunya.


Di satu sisi Reus merasa senang melihat skill Drunken Expert ini yang terlihat berguna di saat-saat tertentu, namun di sisi lain Reus merasa dirinya seakan diejek oleh Deraft Corporation selaku pengembang Orbis Online karena terbunuh oleh alkohol.


   "Jika salah satu dari mereka bermain Orbis Online akan kubunuh dia dua atau tiga kali."


Reus mengumpat dalam hati sebelum menarik serangkaian nafas demi menenangkan diri. Seusai Reus tenang barulah dia bangkit dari kasur dan berjalan menyusuri lorong istana hendak mengunjungi Aulcrat dan Nocht sekali lagi sambil berharap keduanya tidak sedang mabuk-mabukan.