
Bersamaan dengan habisnya kelompok monster elit yang baru saja muncul, pasukan monster mob yang sedang berperang melawan pasukan Raid pemain kehilangan semangat bertarungnya dan berusaha melarikan diri. Sayang sekali para pemain tidak berbelas kasihan kepada mereka dan membabat habis semua monster mob yang tersisa.
Kemenangan besar didapatkan oleh pihak Raid pemain. Selain level dan exp mereka bertambah, beberapa dari mereka mendapatkan skill dan Equip baru yang berasal dari drop item monster. Mereka juga mendapat banyak Byl dari perang ini, namun cukup banyak yang mati juga sebagai bayarannya.
Bagi Reus sendiri perang ini sangat menguntungkan. Level Swing-nya berhasil meningkat menjadi 1-2 saat peperangan berlangsung sehingga damage-nya akan menjadi lebih besar lagi untuk penggunaan berikutnya. Selain Swing, Blackstar juga mengalami peningkatan level hingga sebesar empat level sekaligus.
Tentu saja hal ini sangat menggembirakan hati Reus yang sedikit kesal karena Ramsey. Awalnya ia berniat untuk membantu Ramsey dan memberikan serangan terakhir pada kelima Field Boss yang sempat ia lawan salah satunya agar levelnya meningkat drastis, namun rencananya sia-sia dikarenakan Ramsey yang menghabisi mereka semua dalam satu serangan.
Yah, setidaknya ia mendapat beberapa drop item para Field Boss itu dari Ramsey. Sebagai kompensiasi tidak mendapat exp, Reus meminta setengah drop item dari hasil membunuh kelima Field Boss. Tentu saja Ramsey tidak bisa menolaknya memikirkan Reus menjadi tak berguna pada waktu itu padahal hendak membantu.
Seusai perang berakhir, Dalon dan sebagian besar pemain pergi ke desa Viredeta untuk memeriksa keadaan setempat sekaligus membebaskan para penduduk yang mengalami perlakuan mengerikan dari para monster mob sebelumnya yang diketahui dari rekaman video yang dikirim oleh Reus sebelumnya.
Sementara kebanyakan pemain memasuki desa Viredeta, Reus, Kynel, dan Ramsey berkumpul di satu tempat membahas hasil dan pengalaman perang yang mereka peroleh.
"Reus, apa sebenarnya kekuatanmu? Kau seorang Swordsman, tapi juga bisa mengeluarkan sihir, itu abnormal."
"Aku juga penasaran tentang hal itu."
Mengingat aksi Reus yang mengerahkan beberapa sihir sekaligus, Ramsey tidak bisa menahan rasa ingin tahunya lebih banyak lagi. Kynel pun merasakan hal yang sama. Mereka berdua berusaha memojokkannya, namun mereka pikir siapa Reus?
Orang yang bisa mengelak dengan seribu satu alasan, itulah julukan yang tepat bagi Reus.
"Itu skillku. Puas?"
Satu jawaban disertai tekanan yang memberitahu lawan bicaranya bahwa ia tidak suka dengan topik pembicaraan, Reus membungkam Ramsey dan Kynel di saat yang bersamaan. Keduanya hanya terdiam tidak berani menjawab perkataan Reus.
Selang beberapa saat setelah pembahasan terakhir mengenai kemampuan Reus, tiba-tiba muncul sebuah panel putih semi transparan di penglihatan ketiganya dan seluruh pemain yang masih berada di dalam dunia Orbis Online. Mereka bertiga nampak sedikit terkejut dengan kedatangan panel itu, tapi mereka segera membacanya secepat kilat.
""Update?""
Secara spontan satu kata tersebut terlontar dari ketiganya dalam waktu yang bersamaan.
"Oh, sudah waktunya update, ya? Aku lupa."
"Kau tahu ini, Ramsey?"
"Tentu saja, memangnya kamu tak melihat pengumumannya di Orbis Forum?"
"Aku ke sana ketika ingin menjual sesuatu, selain itu tidak pernah."
Ramsey menghembuskan nafas berat begitu mendapat jawaban mengesalkan dari Reus. Entah mengapa, kali ini ia merasa benar-benar kesal terhadap pemain berambut perak satu ini. Ia ingin sekali menghajarnya.
Tapi, Ramsey tidak melakukannya. Ia menelan semua emosinya dan menjelaskan semua tentang update yang ia ketahui kepada Reus dan Kynel yang kelihatannya bingung.
Seperti game MMORPG biasa, Orbis Online juga perlu mendapat maintenance dan update sebagai perawatan dan pembaharuannya secara rutin. Orbis Online dijadwalkan menghadapi maintenance setiap sebulan sekali dan biasanya di pertengahan bulan.
Sedangkan untuk update-nya sendiri tidak pernah dijadwalkan, namun setidaknya Orbis Online mengalami pembaharuan sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Biasanya update tidak dilakukan jika tak terjadi perubahan besar seperti memberi sebuah Equip baru, tapi kelihatannya update
kali ini akan mendatangkan sesuatu yang cukup besar.
"Aku mengerti."
Reus menganggukkan kepalanya beberapa kali memahami penjelasan yang diberikan oleh Ramsey yang disusul oleh Kynel. Reus memang sudah tahu terdapat istilah update dan maintenance pada game MMORPG, tapi baru kali ini ia mendengar maintenance yang sudah terjadwal.
"Baiklah, kalau begitu aku akan log out. Rasanya sudah lama sekali aku berada di dalam sini."
Reus hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan Ramsey. Ia mengalihkan pandangannya ke arah Kynel yang menebar senyum manisnya sejak tadi. Entah mengapa, rasanya Kynel menjadi sedikit menyeramkan jika saat terus tersenyum seperti itu.
"Kynel, ada apa denganmu?"
"Hmm? Apa ada yang salah dariku?"
''Kau tak sadar jika senyummu menyeramkan!?''
Reus dan Ramsey hanya bisa berteriak dalam hati mendapat jawaban singkat nan mengerikan yang biasa didapat dari seorang gadis yang sedang mengalami datang bulan. Tapi, mereka segera mengalihkan perhatian dari Kynel karena menurut mereka senyumnya terlalu mengerikan.
"N-ngomong-ngomong Ramsey, kira-kira berapa lama maintenance dan update ini?"
"Kalau tak salah maintenance berdurasi sekitar setengah jam, sedangkan update biasanya memakan waktu selama tiga sampai lima jam."
Reus sedikit terkejut mendengar jawaban dari Ramsey. Ia tak menyangka bahwa waktu untuk perawatan dan meng-update Orbis Online yang diperlukan Deraft Corporation sangat cepat dibandingkan game MMORPG lain yang pernah ia mainkan.
"Waktu selama itu hanya berlaku di dalam Orbis Online sehingga jika kita menunggu di dunia nyata akan terasa dua kali lebih cepat. Hebat, bukan?"
'Bukankah itu sudah terlalu cepat!?'
Reus kembali dikejutkan oleh lanjutan dari penjelasan Ramsey yang sempat tertunda. Ia hanya bisa melampiaskan rasa terkejutnya itu di dalam hati dengan berteriak. Tidak ingin memikirkan hal lain lebih banyak, Reus membuka menu yang dapat membuat pemain lain log out, namun jarinya dihentikan oleh kata-kata dari Kynel.
"Reus, apa kau memainkan game VRMMO full-dive lain?"
"Game lain?"
Yang dimaksud Kynel di sini adalah game VR online yang bukan RPG, namun tetap berbasis MMO. Dunia virtual pada waktu sekarang memang terdiri dari ratusan dunia, Orbis Online hanya salah satunya.
"Tidak. Kenapa memangnya?"
"Kalau begitu bisakah kamu bermain Society Online?"
'Society Online? Apa itu?'
Society Online, salah satu dunia virtual yang tercipta dari ribuan—atau bahkan jutaan—program. Game ini bukan game bergenre RPG atau shooter atau semacamnya, hanya sebatas simulasi yang menerapkan kehidupan nyata sebagai tujuan utama pemainnya.
Para pemain yang memainkan game ini dapat membuat avatarnya sendiri sesuai selera dan menjalani kehidupan sehari-hari seperti dunia nyata. Perbedaannya di dunia tersebut tak ada yang bisa mengatur dirimu kecuali peraturan yang ditetapkan oleh sistem.
Tidak ada orangtua, tidak ada sahabat, tidak ada keluarga, dan lain sebagainya. Tak ada batasan bagi seorang pemain untuk menjalani hidup di sana—kecuali uang dan usaha tentunya.
Meskipun sebenarnya cara bermain dan sistemnya sungguh sederhana, Society Online termasuk salah satu game populer yang banyak diminati oleh orang-orang dari segala usia. Bukan hanya karena merasa mendapatkan kehidupan kedua, para pemain juga bisa menjalin hubungan terhadap pemain-pemain lain.
"B-boleh saja. Aku akan bermain nanti."
"Kalau begitu temui aku di alun-alun kota! Namaku Diana di sana!"
"Baiklah kalau begitu."
Entah mengapa Reus tidak bisa memahami Kynel yang matanya sangat berbinar-binar. Namun karena takut Kynel memperlihatkan senyum mengerikannya lagi, Reus hanya mengiyakan ajakan Kynel.
Tepat setelah itu Kynel segera log out tanpa mengucapkan salam perpisahan dengan antusias. Reus dan Ramsey yang melihat hal itu hanya terdiam tanpa bisa menebak apa yang dipikirkan Kynel.
Lelaki itu memang kurang peka terhadap perasaan perempuan, ya?