Orbis Online

Orbis Online
248. Pertempuran Naga dan Manusia VIII



Ledakan besar yang mengejutkan orang-orang yang menonton dari jauh itu tidak tercipta dari benturan Sunless Sky klon Reus dan sabit sosok bertopeng, melainkan suara hantaman sosok bertopeng dengan tanah di bawah.


   "Mengerikan juga kekuatannya."


Reus asli yang masih terkapar tak berdaya bergumam pelan merasa kagum terhadap kekuatan klonnya sendiri, padahal menurut ingatannya dia hanya memberikan kekuatan sebesar 10% dari status pada setiap klonnya tapi setelah mendapat peningkatan dari Black Predator, kekuatan mereka jauh melebihi dugaannya.


Klon Reus mulai berdatangan saat dia meminta bantuan secara telepatik. Dia sadar meski dengan Ouroboros Mode dirinya tetap kesulitan menghadapi sosok bertopeng tersebut tetapi jika terdapat sepuluh bantuan sekuat Reus sendiri, maka setidaknya pertarungan akan berjalan lebih mudah.


Reus hendak bangkit tidak yakin meski dengan semua itu sosok bertopeng dapat dikalahkan namun sayang, Debuff Stun yang ada padanya membuat Reus tidak bisa bergerak, lalu sebuah ide terlintas di benaknya.


   "Oh, Pscyhokinesis bisa digunakan seperti ini juga? Memang serba guna, ya, Psychokinesis itu. Hidup Psychokinesis!"


Reus mengangkat tangannya berseru gembira mendapati tubuhnya dapat digerakkan walau secara tidak langsung.


Saat ini Reus bukanlah menggerakkan badannya seperti biasa melainkan dia mengerahkan Psychokinesis terhadap dirinya sendiri. Memang gerakannya akan terasa lebih kaku mengingat dia belum pernah menggunakan skill tersebut dengan cara demikian tetapi setidaknya ini lebih baik daripada tergeletak tak berdaya.


   "Psychokinesis, ya? Menggunakan skill seperti itu untuk mengatasi Stun, terlebih lagi mempunyai skill sejenis klon.... Kau terlalu berbahaya."


Di tengah kegembiraannya Reus dapat mendengar suara sosok bertopeng. Sosok tersebut terlihat tidak mengalami luka berarti. Parameter HP-nya masih lebih dari 70% sementara HP Reus sudah berkurang lebih dari setengah.


Biarpun Reus mampu bergerak menggunakan Psychokinesis, Debuff Bleeding tidaklah menghilang. Dia sebenarnya ingin mencoba meminum Dragon Miracle Tears untuk menghilangkan seluruh Debuff yang dia terima tetapi sosok bertopeng tak mengizinkan.


   "Kau harus dibunuh setidaknya 10 kali agar tak menghalangi rencanaku!"


Sosok bertopeng melesatkan beberapa pisau hitam menuju Reus.


Klon Reus dengan sigap mengambil posisi hendak menangkis pisau-pisau tersebut menggunakan Balmung tetapi saat dia menebas salah satu pisau itu, pedangnya menembus seolah membelah udara. Pisau-pisau hitam yang berhasil menembus pertahanan segera menghujam tubuh klon Reus tersebut, hasilnya klon Reus mencapai batasnya dan menghilang.


   "Jester Knife?"


Dalam sekali lihat Reus dapat mengetahui pisau-pisau itu memiliki kemampuan seperti Jester Knife miliknya, sebuah kemampuan yang bisa menembus satu lapis pertahanan musuh. Skill yang amat menyebalkan bagi pemain berspesialis pertahanan.


   "Huh, dasar klon pengganggu."


Sosok bertopeng mengerutkan dahinya menyaksikan klon Reus mengorbankan diri untuk melindungi tubuh aslinya sekaligus membongkar skill lawan. Dia kemudian melirik kepada ketiga klon yang tersisa sebelum aura hitam memancar dari tubuhnya dan membentuk sesosok manusia setengah badan setinggi 3 meter sambil memegang sabit.


   "Kau memang kuat sampai memaksaku menggunakan Death Reaper tapi dengan ini selesai sudah."


Sosok bertopeng melesat cepat menuju ketiga klon Reus yang menghadang. Dia mengamuk menggunakan sabitnya menghadapi tiga klon Reus dibantu sosok manusia di belakangnya.


Reus menggunakan kesempatan itu untuk mengonsumsi Dragon Miracle Tears hanya demi membuang setetes Item tersebut secara sia-sia saat menyadari bahkan Dragon Miracle Tears sekalipun tidak mampu meniadakan efek Everlasting Curse.


Pada akhirnya Reus mengumpat pelan hanya bisa mengumpat pelan.


   "Kau berani mengalihkan perhatianmu dariku?!"


Seruan sosok bertopeng ditanggapi waspada oleh Reus. Dia menemukan lawannya telah berhasil menghabisi ketiga klonnya sekaligus menyadari sekelebat bayangan melata secepat kilat menuju arahnya di tanah.


Reus tidak mundur justru dia maju dan menebas bayangan tersebut menggunakan Blackstar, menyerap sang bayangan membuat sosok bertopeng melotot hebat namun tak membuatnya berhenti menyerang Reus.


Dia mengayunkan sabit besarnya sekuat tenaga ketika Reus memasuki jangkauannya. Sayang, Reus dapat bereaksi terhadap serangan lebar itu dan menahannya menggunakan Balmung.


   "Kau bisa menahan seranganku tapi bisakah kau menahan ini?"


Sosok manusia di belakang sosok bertopeng mengayunkan sabitnya mengarah kepada Reus tetapi bilah melengkung tersebut ditahan oleh lima pedang Hollow Swords yang baru saja menyelesaikan periode Cooldown-nya.


   "Mengapa tidak?"


Reus memasang senyum mengejek membuat sosok bertopeng merasa kesal.


Mereka beradu tenaga sesaat sebelum lagi-lagi Reus kalah tetapi perbedaannya, kali ini setelah Reus terpental dia langsung menggerahkan Psychokinesis untuk menekan sosok bertopeng sehingga lawannya itu tidak bisa segera menyerang.


Reus menggunakan berbagai kombinasi Black Cloud, Sunless Sky, Swing, Dragon Smite, serta beberapa skill serangan lain yang dia miliki tanpa perlu memikirkan daya konsumsi Energy-nya.


Saat ini status Int Reus mencapai 8.000 lebih yang berarti total Energy-nya tidak kurang dari 40.000. Mengingat setiap jurus Black Sky Sword Art Series memakai banyak Energy, Reus tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dan mengamuk sekuat tenaga tanpa memikirkan pemakaian Energy.


Reus juga tidak segan-segan mengerahkan seluruh Aura Skill serta beberapa Chant Skill yang dia miliki, tak lupa juga Laplace Forecast yang membuatnya bisa melihat prediksi gerakan lawan beberapa detik ke depan.


Gerakan Reus memang tidaklah seluwes biasanya namun berkat kombinasi skill yang menguras Energy-nya dengan cepat, Reus mampu menekan bahkan memukul mundur sosok bertopeng.


   'Apa-apaan orang ini?! Apa karena sebentar lagi dia akan mati jadi dia melawan sekuat tenaga?!'


Sosok bertopeng menjerit dalam hati tak pernah dia duga bukannya menyudutkan Reus, dia justru membuat lawannya makin menggila! Selama dirinya bermain dia tak pernah bertarung melawan orang seperti Reus!


Tak kuat terus beradu tebasan berulang kali dengan Reus, sosok bertopeng mengambil langkah mundur cukup jauh untuk menciptakan jarak sekaligus menarik nafas sesaat tetapi Reus tak berniat melepaskan momentum pertarungan yang berpihak kepadanya.


   "Mau lari? Tidak semudah itu! Psychokinesis!"


Reus melepaskan Psychokinesis membuat sosok bertopeng seakan menerima beban seberat puluhan hingga ratusan kilo di pundaknya, lalu mengerahkan Sprint melesat secepat angin dan menghujamkan kedua pedangnya menuju tubuh sosok bertopeng.


   "Argh!"


Sosok bertopeng menjerit pelan menyadari serangan tusukan kembar tersebut merengut setidaknya setengah total HP-nya sendiri. Sekarang HP-nya hanya tersisa tidak lebih dari 20% dalam sekali serang!


   "Baji-ngan tengik!"


Dia bisa merasakan kematian hanya tinggal sejengkal lagi dari dirinya sehingga membuat sosok bertopeng sedikit panik. Sosok manusia besar di belakangnya mengayunkan sabit berniat memenggal Reus dari jarak dekat.


Sayangnya, Reus sudah melihat serangan tersebut melalui Laplace Forecast dan mengambil langkah seperlunya menghindari sabit sang 'Pencabut Nyawa' dalam jarak setipis kertas, lalu kembali maju dan melayangkan serangan penghabisan.


   "Sunless Anchor Maxima!"


Dengan tebasan pedang kembar berbilah panjang tambahan dari kabut hitam Sunless Sky, Reus berhasil memisahkan kepala dan tubuh sosok bertopeng dalam sekali serang.