
Hal pertama yang Reus lakukan seusai melepaskan diri dari dinding adalah meminum potion terbaik yang dia miliki untuk memulihkan HP serta Energy-nya. Memang tidak sampai pulih sepenuhnya, namun setidaknya cukup untuk mengerahkan Black Cloud satu atau dua kali.
Selagi Reus memulihkan HP serta tenaganya, Dungeon Boss, Four-Headed Dragon King Statue yang mungkin adalah hasil perubahan dari Wallface of Seven Dragon King, hanya berdiam diri memandangi Reus dari kejauhan tanpa menggerakkan satu kerkilpun.
"Dia menungguku pulih, mengamati kelemahanku, atau meremehkanku sebenarnya?"
Dahi Reus mengerut ketika mengetahui lawan berwujud patung naga raksasa berkepala empat tidak melakukan apapun terhadap dirinya saat ada kesempatan.
Reus memang berterima kasih karena diberi waktu untuk memulihkan diri, namun di saat yang sama tidak terima diremehkan sebegitu jauhnya hingga dianggap seperti seekor serangga tak bernilai.
Reus menggelengkan kepalanya menyingkirkan pikiran tak berguna dalam pertarungan, dia lalu menarik serangkaian nafas menenangkan diri sebelum memeriksa kondisinya.
Saat ini efek baik Dragon Power dan Dragon Spirit telah menghilang setelah waktu pemakaiannya habis. Memang disayangkan mengingat efek kedua skill tersebut sangatlah membantu, tetapi setidaknya Reus masih mempunyai kurang lebih 500% status tambahan dari Dragon Incarnation dan Dragonman Form.
Energy yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kedua skill ini memang tidaklah sedikit, namun kemampuannya memang tidak bisa diragukan—meski resiko setelah pemakaian Dragonman Form membuat Reus pusing tujuh keliling.
"Masih ada sekitar lima menit sebelum batas waktu Dragon Incarnation."
Reus menghela nafas pelan sambil bergumam demikian. Sekarang dirinya sudah lebih tenang daripada ketika terburu-buru menghabisi lawannya. Itu tidak bisa dipungkiri mengingat hanya tersisa kurang dari 2 menit sebelum durasi Dragon Power dan Dragon Spirit mencapai batasnya.
Pandangan Reus teralih menuju pedang hitam di tangan kirinya yang hampir saja ikut terhempas darinya saat dirinya terlempar. Beruntung Reus memiliki Psychokinesis yang mampu memanipulasi benda mati maupun hidup sehingga dapat menarik Blackstar kembali sebelum Black Form terlepas.
"Kalau lebih dari sepuluh detik saja kau terlepas dari tanganku, aku tidak percaya diri melawan Dungeon Boss satu ini nantinya."
Setelah berkata demikian, Reus lalu mengalihkan perhatiannya menuju sang Dungeon Boss, Four-Headed Dragon King Statue yang telah berdiri tegak menunggu dirinya menyerang.
Reus menghela nafas panjang sejenak sembari melompat-lompat kecil mempersiapkan gerakan selanjutnya, dia lalu tiba-tiba merendahkan lutut mengambil ancang-ancang berlari sebelum menentang lantai dan melesat secepat kilat.
"Aku datang!"
Dibantu oleh Psychokinesis yang diarahkan pada dirinya sendiri serta jumlah status Dex-nya yang kini lebih tinggi sekitar 500% dari normalnya, kecepatan Reus tidaklah manusiawi. Pemuda itu seakan berlari dalam kecepatan supersonik.
Meski kecepatannya di luar standar normal, Four-Headed Dragon King Statue dapat melihat dan bereaksi terhadap gerakan Reus dengan mudah. Dua kepala patung naga raksasa tersebut melepaskan kilatan laser cahaya menuju Reus seperti sebelumnya.
Dengan pikiran yang lebih jernih dan tenang, Reus mampu membaca serangan laser tersebut dan menghindarinya, bahkan tanpa harus mengaktifkan Laplace Forecast. Dia cukup mengaktifkan Adrenaline Mode karena dirinya sendiri sedikit kesulitan melihat sekeliling dalam kecepatan larinya sekarang.
Tidak butuh lebih dari tiga detik, Reus sudah berada tepat di bawah leher sang patung naga dengan senyuman lebar.
"Pasti kesulitan bukan karena lawanmu kecil? Tapi, aku tidak akan membuang keuntunganku! Swing! Energy Wave!"
Mengerahkan Swing sekaligus Energy Wave pada satu serangannya, Reus melayangkan sebuah tebasan berupa gelombang energi dari bawah yang sukses menghantam dagu salah satu kepala patung tersebut menggunakan Balmung.
Serangan Reus memang tidak sekuat beberapa waktu sebelumnya mengingat Dragon Power dan Dragon Spirit masih dalam kondisi pemulihan, namun cukup untuk memberi lawannya kejutan sekaligus menurunkan HP secara kasat mata.
"Pertahanannya memang gila."
Reus tersenyum masam dengan serangan seperti itu yang telah diperkuat setidaknya 500%, HP Four-Headed Dragon King Statue hanya berkurang tidak lebih dari dua persen. Pertahanannya sebagai patung yang bisa juga dikatakan golem, apalagi terbuat dari batu, memang tidak main-main.
Patung naga berkepala empat itu menyadari keberadaan Reus tepat di bawahnya berkat serangan barusan, dua kepala yang sedang senggang segera mengarahkan mulut mereka dan menembakkan laser lainnya kepada Reus.
Sayangnya dengan kecepatan langkah serta kejernihan pikirannya sekarang, Reus mampu memprediksi serangan tersebut dan menghindarinya bahkan tanpa Laplace Forecast maupun Adrenaline Mode.
"Lasernya itu memang terlalu berbahaya."
Seketika itu juga gerakan Four-Headed Dragon King Statue terhenti.
"Stun Potion memang terbaik dalam pertarungan seperti ini! Hidup Stun Potion!"
Reus ingin sekali berseru dan melompat-lompat melihat Stun Potion buatannya bahkan mampu membekukan gerakan lawan berlevel 380, namun kesempatan ini tentu tidak ingin Reus sia-siakan.
Dia berlari kecil mendekati salah satu kaki Four-Headed Dragon King Statue dan mendaratkan enam tebasan beruntun dengan sepasang pedang diselimuti asap hitam sekuat tenaga.
"Swing! Black Cloud!"
Braakk!!
Suara berderak menggema begitu keras ke segala penjuru ruangan. Dapat diketahui serangan berupa enam tebasan tersebut memang memberikan damage yang teramat besar, tetapi sayang konsumsi Energy-nya benar-benar berbanding lurus.
Menggunakan Black Cloud berhasil kembali menguras Energy Reus hingga mencapai angka berbahaya. Berkat itu Reus saat ini hanya bisa mengerahkan Black Cloud sekali lagi sebelum seluruh Energy-nya habis tak tersisa.
"Tapi, itu tidak akan menghentikanku! Black Cloud!"
Reus sekali lagi melayangkan Black Cloud pada tempat yang sama memastikan kaki raksasa tersebut runtuh.
Benar saja, terdapat retakan besar sesaat sesudah Reus mendaratkan Black Cloud pertama, lalu Reus mengincar tempat yang sama dengan salah satu serangan terkuatnya dan berakhir hancur. Four-Headed Dragon King Statue yang telah kehilangan sebelah kakinya langsung ambruk menghantam lantai mengguncang seisi Dungeon.
Mungkin beberapa orang akan berpikir bahwa Reus mati tertimpa badan raksasa dengan berat puluhan hingga ratusan ton tersebut, namun berkat skill serta pengambilan keputusan cepatnya dia bisa selamat.
"Kupikir aku akan gepeng jadi peyek tertimpa batu sebesar itu!"
Reus menghela nafas lega mendapati tubuhnya masih utuh tanpa luka berarti dengan senyuman kecil merasa dirinya hanya berjarak setipis kertas dengan penalti kematian Orbis Online barusan.
Kecepatan, status Dex Reus memang merupakan salah status tertingginya yang memungkinkan Reus bergerak secepat kilat, apalagi ditingkatkan hingga 500%-nya dengan Dragonman Form, namun secepat apapun dirinya Reus merasa tidak yakin dapat lolos dari maut seperti barusan lain kali.
Merasa tidak mampu bergerak secepat itu untuk meloloskan diri dari timpaan batu raksasa seberat ratusan ton tersebut, sebuah cara terlintas di benak Reus meski tak sepenuhnya yakin akan berhasil.
Reus menendang sebongkah batu bekas kaki Four-Headed Dragon King Statue yang kebetulan ada di dekat kakinya cukup jauh, lalu sesaat sebelum badan raksasa patung berkepala naga itu jatuh dia mengerahkan Hyper Switch yang membuatnya mampu bertukar tempat dengan benda lain yang telah dia sentuh.
Menendang sekalipun termasuk menyentuh meski tak secara langsung.
Four-Headed Dragon King tersebut terkejut begitu mengetahui sebelah kakinya hancur dan tak bisa digunakan. Sepandai apapun golem jika tidak memiliki saraf sensorik maka tak akan merasakan sakit.
Melihat lawannya tumbang tanpa perlawanan, bibir Reus melengkungkan senyuman lebar memandangi patung naga raksasa berkepala empat tersebut. Dia lalu mengerahkan Psychokinesis untuk terbang menuju sosok golem batu itu.
"Makan ini, patung sialan!"
Reus mengangkat Balmung yang kini telah diselubungi semacam asap hitam tipis setinggi mungkin ke atas. Pedang tersebut mengeluarkan aura hitam hebat yang dengan cepat berkumpul dan menyelimuti Balmung, membuat bilah hitam panjang hingga menembus langit-langit ruangan.
Tidak ingin membuang lebih banyak waktu dan kesempatan, Reus mengayunkan Balmung sekuat tenaga ke bawah sekuat tenaga, berniat membelah dua tubuh raksasa golem batu itu dalam satu serangan.
"Black Sky Sword Art Series : Second Form – Sunless Sky!
Ketika bilah hitam panjang Balmung menyentuh badan raksasa nan keras Four-Headed Dragon King Statue, sebuah ledakan besar tercipta disertai suara gemuruh dan guncangan hebat melanda seluruh Dungeon.