Orbis Online

Orbis Online
80. Warisan



   "Immortal Being?"


   "Kau tak tahu mereka?"


Reus menggelengkan kepalanya dengan cepat. Arshwind tidak menduga bahwa bukan hanya tebakannya yang jelas takkan pasti, tapi juga orang yang ditanyainya tidak mengerti apa itu Immortal Being. Setelah menghela nafas Arshwind menjelaskan apa itu Immortal Being kepada Reus.


Immortal Being adalah sosok makhluk-makhluk yang tidak bisa mati. Mereka dapat mati, tetapi tidak untuk selamanya seperti makhluk hidup lain di dunia Orbis Online. Setiap kali mati tubuh Immortal Being akan terpecah dan berubah menjadi ribuan butiran cahaya biru keputihan dan akan bangkit di tempat tertentu.


Keberadaan Immortal Being memang bukanlah rahasia umum lagi bagi kebanyakan penduduk dunia Orbis Online, tetapi mereka dinilai terlalu merusak keseimbangan dunia. Mereka bisa bangkit berkali-kali dan memperkuat diri mereka dengan cepat, banyak orang yang iri dengan kemampuan ini.


Namun diketahui ketika mati para Immortal Being ini akan kehilangan sebagian kekuatannya untuk bangkit kembali. Memang mereka bisa memperkuat diri lagi, tetapi jika dihabisi terus menerus maka mereka akan kehilangan semangat dan akhirnya hilang untuk selamanya dari dunia Orbis Online.


Reus menepuk dahinya tidak menyadari yang dimaksud Immortal Being ini tidak lain dan tidak bukan adalah dirinya sendiri dan para pemain Orbis Online. Para pemain memang bisa dikatakan abadi karena mampu bangkit berulang kali dengan bayaran kehilangan sebagian kekuatan, namun tentu saja tidak ada pemain yang secara sukarela mati karena pasti akan kehilangan exp serta beberapa Item yang dimilikinya.


   "Menurut penjelasanmu barusan berarti aku termasuk salah satunya."


   "Benarkah?"


   "Tentu saja. Kau pikir kenapa aku terlihat tenang berhadapan denganmu yang membawa kematian pasti bagiku?"


   "Benar juga."


Arshwind mengelus dagunya dengan kaki depannya tidak memikirkan hal sesederhana itu. Sebenarnya Arshwind tidak memikirkan hal itu karena Immortal Being seharusnya juga cukup takut menghadapi dirinya.


Yah, yang menjadi masalah di sini adalah Reus itu sendiri. Dia sedikit kurang normal jika harus dibandingkan dengan pemain lainnya. Kalau saja ada pemain lain di tempat ini bersamanya sudah jelas siapa yang hanya tinggal di tempatnya. Sepertinya Reus tak menyadari perawakan uniknya sendiri.


   "Kalau begitu jika aku membunuhmu kau benar-benar akan bangkit kembali di tempat tertentu dengan kekuatan yang berkurang, bukan?"


   "Ya, begitulah. Tapi, tentu saja aku takkan kembali kemari dalam waktu dekat mengingat Dungeon ini jauh di luar kemampuanku."


Dahi Arshwind segera mengerut begitu mendengar kalimat terakhir Reus.


   "Kau bilang Dungeon ini jauh di luar kemampuanmu? Berapa levelmu?"


   "Iya, benar sekali. Aku level 65."


Arshwind tersedak oleh nafasnya sendiri ketika Reus menjawab pertanyaannya. Bagaimana bisa seorang manusia berlevel 65 mencapai ruangan terdalam dari Dungeon ini, bahkan sampai menumbangkan Arshwind sang Anarchy Lord yang berlevel tujuh kali lebih darinya?!


Sosok Dragon di hadapan Reus ini segera mengatur nafasnya sambil melihat manusia di depannya dengan teliti.


   'Setinggi apapun perbedaan level kami jika dihitung secara adil manusia ini sudah jelas menang!'


Arshwind mengumpat dalam hati menyadari dirinya tidak bisa melakukan apa-apa jika saja ia berlevel sekitar 200-an. Kalau saja Reus ini bisa menggunakan kekuatannya dengan baik, bukan tidak mungkin ia dapat menghancurkan Dungeon ini sendirian. Setidaknya itulah yang dipikirkan Arshwind karena tak mengetahui sumber kekuatan Reus yang sebenarnya membuat dirinya kalah.


Arshwind berdeham pelan sebelum melanjutkan pembicaraan.


   "Karena kau adalah Immortal Being aku bisa memberimu kematian yang cepat, tetapi aku ingin kau menerima beberapa Item sebagai tanda kekalahanku."


   "Tanda kekalahan? Bukankah aku jelas-jelas kalah darimu?"


   "Kau pikir seberapa jauh perbedaan level kita, hah?!"


Reus termundur sedikit karena terkejut berkat seruan keras Arshwind yang tak bisa menahan rasa kesalnya lebih lanjut. Tentu saja setiap orang akan merasa kesal jika dirinya dikalahkan oleh seseorang yang bahkan tidak menyadari telah memenangkan sesuatu.


Kemudian Arshwind berjalan menjauhi Reus ke belakang selama beberapa saat sebelum kembali lagi. Kali ini ia membawa cukup banyak Item termasuk ratusan keping koin emas. Mata Reus melebar begitu melihat Item-Item yang dibawa Arshwind barusan. Semua Item ini setidaknya berada di kelas High-Equip, bahkan ada beberapa Material langka seharga puluhan juta!


Mendengar itu Reus segera mengambil beberapa botol kaca kosong yang merupakan bekas pakai ramuan-ramuan yang pernah ia minum sebelumnya dari Inventory lalu menyerahkan semuanya kepada Arshwind meski tidak tahu apa yang akan dilakukan sang Dragon ini. Arshwind kemudian mengambil lima botol kaca saja sambil tertawa kecil melihat ekspresi kebingungan Reus.


Tanpa Reus ketahui maksudnya Arshwind menggigit bibirnya sendiri hingga mengalirkan darah, namun darah itu tidak terbuang sia-sia. Semua darah yang mengalir dari sana ditampung ke dalam kelima botol kaca yang diterimanya dari Reus. Pemain berambut putih keperakan ini masih nampak kebingungan tidak tahu apa yang sebenarnya Dragon ini lakukan.


Setelah kelima botol kaca tersebut penuh Arshwind menyerahkan botol-botol tersebut kepada Reus sambil meminta tiga botol lagi yang tentu diberikan.


Kali ini ia tidak menggigit bibirnya, tetapi melukai matanya dan nampak tetes demi tetes air mata mengalir dari mata Arshwind yang segera ditadahi menggunakan dua botol kaca Reus hingga penuh. Ia menyerahkan ketiga botol itu kepada Reus kemudian menjelaskan semuanya.


   "Lima botol berisi darahku itu disebut Dragon Blood Gist. Dengan meminum satu botol saja kau bisa meningkatkan kekuatanmu hingga setidaknya lima sampai sepuluh level di atasmu secara permanen. Hanya saja ada jarak waktu untuk mengonsumsi botol selanjutnya jika tidak mau menghancurkan levelmu."


Mata Reus kembali melebar mendengar penjelasan Arshwind mengenai darahnya sendiri. Ia tak menyangka satu botol kaca berisikan darah Arshwind dapat meningkatkan statusnya dua puluh sampai lima puluh poin status. Ini Item terhebat yang pernah ia temui sejauh dirinya berpetualang di dunia Orbis Online.


   "Yang terdapat di tiga botol selanjutnya adalah Dragon Miracle Tear, Item konsumsi yang bisa menyembuhkan siapapun dengan instan selama levelnya belum melampaui levelku yaitu 500 hanya dengan satu tetes saja. Item ini bisa juga digunakan menjadi Material bagi Potion level tinggi."


Reus sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi untuk membalas penjelasan Arshwind. Semua Item ini sangat berharga, bahkan terlalu berharga bagi dirinya pegang sekarang. Mengapa Dragon ini memberikan Item seberharga ini kepadanya yang notabenenya adalah musuh?


Ketika hendak menanyakan itu Arshwind sudah menjawab terlebih dahulu melihat tatapan Reus yang sungguh mengandung kata 'mengapa'.


   "Kau tahu, aku sudah tersegel di tempat ini selama lebih dari ratusan tahun. Aku rindu akan terbang di langit dan menapak tanah dengan kaki-kaki besarku. Aku bahkan sudah lupa bagaimana sensasi tanah dan batu. Kuharap dengan ini aku bisa mempercayakan kebebasanku di tanganmu suatu hari nanti."


Pada saat Arshwind menjelaskan alasannya memberikan semua Item berharga ini secara cuma-cuma, terdapat panel putih semi transparan yang tiba-tiba muncul di hadapan Reus. Panel itu tidak bisa dilihat oleh Arshwind atau siapapun.


---


Pemberi Quest : Arshwind – The Anarchy Lord


Jenis Quest : Pembebasan


Kesulitan : ?


Arshwind sang Anarchy Lord telah tersegel di ruangan terdalam Chaos Lair oleh sosok misterius. Hancurkan segel tersebut dan beri Arshwind kebebasan berjalan di bumi dan terbang di langit!


Segel Arshwind The Anarchy Lord : 0/7


Reward : ???


---


Reus menahan nafasnya menyimak isi panel tersebut yang ternyata adalah panel Quest. Yang membuat nafas Reus tertahan sudah jelas tingkat kesulitannya yang tidak manusiawi hingga tidak terbaca oleh sistem! Tingkat kesulitan macam apa yang bahkan melebihi tingkat kesulitan Quest tertinggi yang diketahui ada di dunia Orbis Online?


Terdengar suara dari kerongkongan Reus menelan ludah menyadari Quest ini sudah jelas terlalu mengerikan baginya. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Quest ini tidak perlu dipertanyakan lagi karena tidak mungkin diselesaikan dalam jangka waktu satu atau dua tahun. Namun, Reus menganggukkan kepalanya menerima Quest tersebut.


   "Hei manusia, aku ingin mewarisi beberapa skill yang kumiliki kepadamu. Kau tak keberatan?"


Belum selesai dikejutkan dengan tingkat kesulitan Quest yang diterimanya barusan, Reus hampir terkena serangan jantung mendengar ucapan Arshwind. Sebelumnya ia mendapatkan begitu banyak Item berharga dari Arshwind, sekarang Dragon ini ingin menurunkan beberapa skillnya kepada manusia yang bahkan namanya tak ia ketahui? Ini jelas-jelas hari paling mengejutkan Reus dalam hidupnya.


Pemain berambut putih keperakan ini hanya mengangguk sekali tanpa kata-kata—atau lebih tepatnya ia tidak bisa mengucapkan apapun saking terkejutnya. Arshwind sendiri tersenyum tipis melihat kesediaan manusia di hadapannya mewarisi beberapa skill miliknya.


   "Sebelum itu boleh kutahu namamu, pembebasku di masa depan?"


---


Jangan lupa dukung terus Orbis Online dan authornya ea 😘