PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Damn



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐



🌹 Happy Reading 🌹


Brakhhhhh...........


meja berisi berbagai makanan dan minuman itu dalam sekejap terbalik hingga semua berserakan hancur.


Pria tampan dengan kaos hitam berbalut jaket kulit senada itu membalik meja dengan tatapan mata nyalang langsung ke arah meja dimana Angel telah menangis didalam pelukan Amber.Sedang pria berwajah manis yang kini terlihat menganga ngeri melihat wajah bengis kawannya itu hanya bisa diam sembari memangku piring berisi kentang goreng dan juga segelas ice tea.Tristan mengunyah secara slow motion kala bulu romanya berdiri melihat dua iblis jantan itu kini berdiri bersisian dan tak lama berjalan dengan langkah berat penuh emosi meninggalkan Tristan yang menatap miris meja resto yang kini terbalik hancur.kasihan!.


semua pengunjung resto segera berdiri panik terutama mereka yang duduk didekat dua pria yang kini mengeluarkan aura bengis nya.


deg...........


manik Natasha dan Stefani melotot horor saat kini kedua tangan kanan Arkansas itu berdiri tepat didepan meja Angel,Amber dan Kayra.


Natasha dan Stefani melangkah mundur dengan tubuh bergetar takut,sementara dua orang rekan model mereka sudah saling melemparkan tatapan nakal ke arah Ryu dan Axel.mereka tidak tau saja,tatapan tajam yang dilayangkan dua iblis itu bukan tatapan mata tergoda ,namun tatapan mata penuh kemarahan!.


"Kayra bawa angel dan Amber membersihkan tubuh mereka!" ucap Axel dengan ekspresi wajah dingin dan nada suara penuh ancaman.kayra bergidik,apa semua teman-teman si Mesum buaya darat itu selalu beraura mencekam seperti ini? yah Kayra tak mau ambil resiko selain mengangguk patuh dan membawa tubuh bergetar Angel pergi bersama Amber.


"jangan bunuh mereka Ryu,ini mainan kami" bisik Amber saat melewati tubuh pria itu.axel menarik lengan Amber pelan hingga gadis itu berbalik dan menatapnya dalam diam.


"hah........pulanglah dan istirahat ini sudah malam" ucap Axel ditengah nafasnya yang memburu menahan emosi.Amber terdiam dan tersenyum kikuk saat perhatian kecil yang diberikan Axel begitu terasa manis.


resto kini terasa hening kala semua mata tertuju pada dua pria tampan dan tiga orang model majalah dewasa yang saling menatap sengit.


Natasha dan Stefani mundur tak mau terlibat lebih jauh,untungnya mereka tak ikut main fisik.bisa dibunuh mereka oleh tangan kanan Hades itu nanti.


Ryu perlahan mendekat,langkahnya semakin terasa mengintimidasi dan saat berada di depan wanita yang menyiram rambut indah gadisnya,Ryu mengeram dan.


Byur.........


entah sejak kapan,sup panas itu kini langsung ditumpahkan pria itu ke atas kepala model wanita dengan dress ketat dan dandanan menjijikkan memenuhi wajahnya.


"ARKHHHHH.....PANAS.....PANAS.... PANAS......PRIA SIAL*N!! APA YANG KAU LAKUKAN?!!" jerit wanita itu,kulit kepalanya terasa melepuh kala kuah panas itu menyiram kepala nya.Ryu terkekeh dan melempar mangkuk itu jauh hingga hancur.para pengunjung menjerit kala wanita berambut merah maroon itu terjatuh sambil memegang kepalanya merintih.


dan tak jauh disana,seorang membawa satu buah ember besar berisi air yang telah diisi dengan cuka dan bubuk cabe,Axel terbahak lalu menarik lengan wanita yang telah menyiram jus kerambut amber.


dan .......


Bluk.....bluk.......


wanita itu meronta kala Axel dengan sadis memasukkan kepala wanita itu kedalam ember dan menekannya hingga bernafas saja terasa sulit,resto terasa mencekam dengan dua pria tampan yang kini asik dengan permainan mereka.


"hah....hah...hah...am...ampun to...tolong lepas...lepaskan aku hah......" wanita dengan rambut sebahu itu terengah-engah kala Axel terus menekan kepalanya tenggelam dalam ember penuh air cuka dan bubuk cabai,mata,hidung semua terasa perih dan terbakar.Axel terdiam menikmati semua penderita wanita itu.


disisi Ryu,pria itu menarik rambut korbanya dan.


Srakhhhhhh.......


belati yang bertengger manis dibalik jaket kulitnya memotong acak rambut bercat merah itu.wanita itu menjerit saat kulit kepalanya begitu terasa sakit akibat kuah panas dan kini pria itu dengan sadis menjambak rambutnya .


"beraninya kau menyakiti gadisku!! sudah bosan hidup?!!" geram Ryu dengan senyum manis yang terasa mencekam.


"kumohon hiks...maafkan aku" isak wanita itu mengiba.Ryu terkekeh sinis dan tak lama.


Greph.......


pria itu mencekik kuat leher wanita itu hingga tubuh itu melayang tak menapak.wajahnya mulai memucat disertai urat-urat pada wajah dan lehernya mulai nampak dan membiru.


Brugh......


tubuh itu terhempas hingga membentur meja pengunjung lain.


uhuk........


wanita itu terbatuk darah dengan tangan menyentuh leher serta nafas yang terengah-engah,meraup udara sebanyak mungkin dan menatap sayu pada sosok mengerikan sang dewa Yama.


Axel pun sama,setelah puas menyiksa korbanya,pria itu menginjak perut wanita itu dan menendangnya hingga terhempas jauh.katakanlah mereka tidak punya hati,menyiksa wanita sebegitu keji dan brutal.tapi mereka perduli? tidak! siapa pun yang mengusik milik mereka harus menderita dan mati,jika perlu.


Ryu dan Axel kini menatap tiga wanita yang berdiri sedikit jauh, menatap mereka dengan tubuh mengigil.


"perhatikan mulut kotor kalian! jika ku dengar kalian mencari gara-gara lagi dengan milik kami.akan ku robek mulut busuk itu!!" tekan Ryu dingin,pria itu mengambil seluruh makan yang berkuah dari atas meja pengunjung lain dan dengan kejam menyiram semua itu keatas wanita yang sudah terkulai tak sadarkan diri.


sedang Axel setelah menyayat kedua pipi korbanya langsung pergi setelah melempar tatapan penuh ancaman pada natasha.


Greph........


pria manis itu memeluk tubuh mengigil Natasha dan menepuk punggungnya iba.


dibalik pelukan itu, Tristan menyeringai licik dengan tangan yang terus menekan punggung Natasha.


"sabar ya kak Natasha,Ryu dan Axel memang kejam.lain kali jangan pakai cara murahan ,kan rugi sendiri" gelak Tristan setelah melepas pelukannya.Natasha menatap sinis dan mengeram menahan emosi.


pria manis itu berlari menyusul dua Kawanya dengan lambaian tangan riang serta senyum misterius.


hening, Natasha membalik tubuhnya saat tawa hina serta bisikan para pengunjung yang tertuju pada dirinya.


"Stefani,mereka semua kenapa hah?!! kenapa menatap ku seperti jijik ?!!" tanya Natasha geram,Stefani membalik dan melotot kala melihat sebuah kertas besar tertempel di punggung terbuka Natasha.


wanita itu meraih kertas dan membacanya,maniknya melotot disertai tatapan murka Natasha.


"TRISTAN.....DASAR ANAK YATIM PIATU SI*LAN!!! TUNGGU PEMBALASANKU!!" murka Natasha begitu membaca tulisan dengan warna lipstik merah itu begitu menjatuhkan harga dirinya.pria manis itu sungguh jahil!.


begini hasil keusilan Tristan......


' wanita gila,model murahan dengan harga 80 juta semalam.siapa berminat hubungi Tristan 08xxxxxxx walau tubuh dan wajah hasil operasi tapi bisa dijamin 100 % uang kembali jika tidak puas:)'


🖤🖤🖤***


di dalam mobil Tristan terbahak-bahak hingga hampir menangis,Ryu dan Axel menggeleng takjub akan ulah jahil si bungsu namun tak ayal mereka tertawa juga.


"kapan kau buat tulisan itu Tan?" tanya Ryu yang sudah berhasil menormalkan ekspresi wajahnya kembali kalem.


"pengangguran ya begini Ryu,jahil tidak tertolong" ucap Axel menimpali.


Tristan menatap sinis kearah Axel lalu menjawab pertanyaan Ryu dengan wajah polos-polos Dajjal nya.


"saat kalian sibuk aku meminta lipstik seorang pengunjung berbekal wajah manis dan tampan ku ini.setelah dapat ya aku main-main sedikit tak apakan? lagipula bosan sendiri kalau hanya menonton" ucap Tristan santai tanpa dosa.Axel menggeleng dan setelah selesai memerintah anggota delta mengurus kekacauan mereka segera kembali pulang ke rumah masing-masing setelah mengantar Tristan kembali ke mansion Wiguna dulu.


🖤🖤🖤


pagi hari menjelang dengan mentari yang bersinar hangat.dua orang gadis lengkap suasana hati riang berjalan bersisian disebuah lorong rumah sakit,senyum bengis tercetak jelas pada bibir tipis yang berpoles liptin pink lembut itu.


kretttt.......


pintu ruang rawat itu tergeser perlahan dan terlihatlah dua orang wanita yang terbaring lemah tak berdaya diatas brangkar.


"show time Am!!" ucap gadis dengan rambut yang menjuntai indah ter-blow.


kedua gadis itu menatap dua wanita yang tengah terkulai lemas diatas ranjang.Kayra mendekat dan mengambil sebuah jarum suntik dari balik jaketnya.


gadis itu menyuntik obat bius berdosis tinggi kedalam selang infus ke dua wanita yang masih diam tertidur lemah.sedang Amber telah kembali setelah pergi sejenak tadi,gadis itu mendorong dua buah kursi roda.


dengan susah payah,Kayra dan Amber mengangkat tubuh calon korban mereka ke kursi roda dan mulai melangkah keluar.


"gila.......berat sekali ini Medusa!! tau gini kuajak Nixon tadi!!" umpat Amber yang tengah mengatur nafas akibat kelelahan mengangkat tubuh wanita berambut sebahu keatas kursi roda yang akan ia dorong.Kayra terkekeh kemudian mengusap peluh dilehernya dengan punggung tangannya.


"kebanyakan dosa......sudahlah sebentar lagi juga kita bantai hihihi........" gelak Kayra riang.Amber mendengus dan tak lama memakaikan masker dan selimut pada wanita malang itu, demi menutupi sosok kedua wanita itu dari sorot Cctv.


sementara itu dilain tempat..........


Lima pasang mata tengah menatap sebuah layar yang menampilkan kegiatan dua gadis cantik yang sama sekali tak sesuai dengan prilakunya mereka .


seorang pria paruh baya terkekeh dan menatap geli wajah jengkel dua pria muda tampan yang nampak tak berkedip melihat ulah gadis mereka.


"apa yang kalian tunggu?!! cepat urusi ulah gadis kalian itu,bikin sakit kepala papi saja!!" ucap Bimo jenaka,pria paruh baya itu mengerling nakal melihat wajah geram para putra sahabat nya.


"ck!! papi dari pada mengurusi gadis kami,lebih baik urusi saja si Gabril.ilmuwan gila itu terus saja mengantungi anak gadis orang!!" balas Axel sengit.Bimo terbahak mengingat kelakuan putra tunggalnya itu,Gabril memang nol besar jika menyangkut cinta.


"sudah sana,ribut terus seperti ibu-ibu pasar!pergi sana urusi dua macan galak itu" kompor Tristan dengan wajah belagu polos-polos setan.Ryu dan Axel mendengus namun tak ayal segera mengambil kunci mobil dan melangkah pergi.kedua gadis itu harus diberi hukuman dulu agar jera!.


"hahahaha...dasar anak muda!!" gelak Bimo yang ditatap bingung oleh Tristan.


"wah....berarti papi mengakui bahwa papi sudah tua?hahah.....papi...papi,keriput itu diurusin " ejek.Tristan terbahak-bahak kemudian lari ngibrit saat sebuah keyboard sudah terangkat ditangan Bimo siap dilemparkan ke arah si babyface iblis itu.


"TRISTAN!!!!! DASAR KAMU ANAK KURANG AJAR!! BERANINYA MENGEJEK PAPI MU SENDIRI!!!" amuk Bimo tapi sayang sekali ,bukanya takut.si pria manis itu justru lari dengan tawa membahana nya.bimo mengelus dada berusaha bersabar menghadapi si polos putra Bungsu BE.


TBC........